Anda di halaman 1dari 26

FARMASI FISIKA

TEGANGAN PERMUKAAN
pertemuan Ke-6
2
3
Bilamana beberapa fase berada bersama-sama, maka batas
di antara fase-fase ini dinamakan antarmuka (interface).

Antar muka dapat berada dalam beberapa jenis, yang dapat berwujud
padat, cair atau gas.
Tabel 1. Penggolongan Antarmuka

Fase Jenis antarmuka dan contoh


Gas - gas Tidak ada antar muka
Gas - cair Antarmuka cair, air dengan udara

Gas - padat Permukaan padat, permukaan meja

Cair - cair Antarmuka cair-cair, emulsi

Cair - padat Antarmuka cair-padat, suspensi

Padat - padat Antarmuka padat-padat, partikel serbuk


Fenomena antar muka di dalam bidang
farmasi dan kedokteran:

Faktor yang sangat penting antara lain mempengaruhi penyerapan obat pada bahan
pembantu padat dalam obat jadi.

Penetrasi molekul melalui membran biologis.

Pembentukan dan kestabilan emulsi, dan dispersi partikel tak larut dalam media cair untuk
membentuk sediaan suspensi.
Tegangan Permukaan
Kohesif???
Adhesif???
8
9
10
11
 Jika panjang kawat L 5 cm dan massa yang diperlukan untuk
memecahkan film sabun 0,50 g. Hitung tegangan permukaan
larutan sabun. Gravitasi : 981 cm/sek2

Gaya kebawah  massa  gravitasi


0,50g 981cm/sek2
  49dyne/cm
10cm

 Hitung usaha (kerja,work) untuk menarik kawat 1 cm ke bawah.

Karena luas bertambah dengan 10 cm2 , maka


W  49dyne/cm10cm2  490 erg

13
13
14
15
Pengukuran Tegangan Permukaan

a. Metode Kenaikan Kapiler

– Tegangan permukaan diukur dengan


melihat ketinggian air/cairan yang
naik melalui suatu kapiler
– Metode kenaikan kapiler hanya dapat
digunakan untuk mengukur tegangan
permukaan tidak bisa untuk
mengukur tegangan antarmuka

γ =½rhρg
Percobaan menentukan tegangan permukaan dengan cara ini, harus
memperhatikan beberapa hal, yaitu :
• Bejana luar harus mempunyai garis tengah yang besar dibandingkan
dengan kapilernya.
• Tabung kapiler garis tengahnya harus seragam dan penampang
lintangnya harus bundar.
• Dinding kapiler sebaiknya dibasahi lebih dulu sebelum dimulai
pengukuran.
• Suhu harus diawasi (dikontrol)
γ= ½ rhρg

Keterangan:
γ = tengangan permukaan (dyne/cm atau N/m)
r = jari-jari pipa kapiler (cm/m)
h = ketinggian cairan di pipa kapiler
ρ = Masa jenis cairan
g = gaya gravitasi

18
 Metode cincin du-nouy, dapat digunakan untuk mengukur
tengangan permukaan ataupun tegangan antarmuka.
 Prinsip dari alat ini, adalah gaya yang diperlukan untuk
melepaskan suatu cincin platina-iridium yang dicelupkan pada
permukaan atau pada antarmuka sebanding dengan tegangan
permukaan atau tegangan antarmuka dari cairan tersebut.

19
20
Teg. Permukaan Teg. Antarmuka
Zat Zat
(dyne/cm) melawan air (dyne/cm)
Air 72,8 Air raksa 375

Gliserin 63,4 n-Heksan 51,1

As. Oleat 32,5 As. Oleat 15,6

Benzena 28,9 Benzena 35,0

Kloroform 27,1 Kloroform 32,5

Karbon tetraklorida 26,7 n-Oktil alkohol 8,52

Minyak jarak 39,0 As. Kaprilat 8,22

Minyak zaitun 35,8 Minyak zaitun 22,9

Minyak biji kapas 35,4 Etil eter 10,7

Petrolatum (cair) 33,1

21
 Suatu zat yang berbentuk cairan akan mengalami
penyebaran bila ditaruh pada permukaan cairan lain
bila gaya adhesi antara kedua jenis cairan tersebut
lebih besar dibandingkan gaya kohesinya

S = γS - (γL + γLS)

Keterangan:
γS = Tegangan Permukaan cairan dibawah (yang diberi cairansebar)
γL = Tegangan Permukaan cairan sebar
γLS= Tegangan antarmuka kedua cairan
 Bila suatu molekul atau ion tertentu
terdispersi pada cairan maka akan terjadi 2
kemungkinan
– Terjadi adsorpsi positif = Molekul-molekul
membagi diri pada antarmuka atau permukaan
cairan
– Terjadi adsorpsi negatif = Molekul-molekul tidak
membagi diri pada antarmuka atau permukaan
cairan
SURFAKTAN Lipofilik Hidrofilik

• Surfaktan / Surface Active Agent


adalah zat aktif permukaan atau zat
yang diabsorpsi pada
aupunantarmuka suatu cairan
• Surfaktan merupakan molekul yang
bersifat amfifil yaitu suatu molekul
yang memiliki gugus hidrofil (suka air)
dan lipofil (suka minyak) sehingga
surfaktan memiliki afinitas/dan
berikatan baik itu dengan pelarut
polar (air) ataupun nonpolar (minyak)
• Sifat surfaktan yang amfifil
menyebabkan surfaktan diadsorpsi
pada antar muka baik itu cair/gas
atau cair/cair
• Pada suatu antar muka padatan
akan muncul lapisan listrik ganda
• Potensial nernst perbedaan
potensial antara permukaan
sesungguhnya dengan daerah
netral listrik
• Potensial zeta (ζ) adalah
perbedaan potensial antara
lapisan yang terikat kuat dengan
daerah netral listrik
• Harga potensial zeta penting untuk dipelajari
pada dunia farmasi terutama berkaitan
dengan pembuatan sediaan dispersi kasar
(suspensi)
• Bila harga potensial zeta terlalu kecil maka
gaya tolak menolak antara partikel tersuspensi
menjadi lemah dan kemungkinan terjadi
penggabungan partikel (flokulasi)