Anda di halaman 1dari 25

RUANG LINGKLUP PEKERJAAN KEFARMASIAN

BAGI APOTEKER DIINSTANSI PEMERINTAHAN

Pembimbing Dinas Kesehatan Kota Bogor


Dra. Nurhaedah, Apt

Disusun Oleh :

1. Syarah Diyah Ayu Budiyono, S.Farm 17340-148


2. Rista Yulia, S.Farm 17340-149
3. Rifzal Nirwan Haris, S.Farm 17344-126

Program Studi Apoteker


Fakultas Farmasi
Institut Sains Dan Teknologi Nasional
Jakarta Selatan
2018/2019
DASAR
HUKUM

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan


kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi
Undang-Undang Nomor 36 Tahun setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat
2009 tentang Kesehatan (Pasal 3) yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi
pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara
sosial dan ekonomis.

Peraturan Presiden Republik Jaminan Kesehatan adalah jaminan berupa perlindungan


Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 kesehatan agar peserta memperoleh manfaat
Tentang Perubahan Kedua Atas pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam
Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan
2013 Tentang Jaminan Kesehatan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau
(Pasal 1) iurannya dibayar oleh pemerintah.

Pekerjaan Kefarmasian dalam pengadaan, produksi,


Peraturan Pemerintah Republik
distribusi atau penyaluran, dan pelayanan sediaan farmasi
Indonesia No. 51 tahun 2009 tentang
harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai
Pekerjaan Kefarmasian (Pasal 2)
keahlian dan kewenangan untuk itu.
Lanjutan...

Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang


Peraturan Menteri Kesehatan menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan
Republik Indonesia Nomor 75 tahun upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan
2014 tentang Puskesmas (Pasal 1) lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif,
untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang
setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.

Peraturan Walikota Bogor Nomor


Daerah adalah Kota Bogor. Pemerintah Daerah adalah
56 Tahun 2016 Tentang Kedudukan,
Walikota sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan
Susunan Organisasi, Tugas Dan
Daerah yang memimpin pelaksanaan urusan
Fungsi, Serta Tata Kerja Perangkat
pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah.
Daerah Di Lingkungan Pemerintah
Walikota adalah Walikota Bogor.
Kota Bogor

Pemenuhan pangan yang aman dan bermutu


Keputusan Kepala Badan POM merupakan hak asasi setiap manusia, tidak terkecuali
RI Nomor pangan yang dihasilkan oleh Industri Rumah Tangga
HK.03.1.23.04.12.2205 Tahun Pangan (IRTP). Undang-Undang Nomor 36 Tahun
2012 tentang Pedoman 2009 tentang Kesehatan dalam Pasal 111 ayat (1)
Pemberian Sertifikat Produksi menyatakan bahwa makanan dan minuman yang
Pangan Industri Rumah Tangga digunakan masyarakat harus didasarkan pada standar
dan/atau persyaratan kesehatan.
TUJUAN PEKERJAAN
KEFARMASIAN
(SK MenKes tentang KONAS)
TUJUAN KONAS

Menjamin mutu, keamanan dan khasiat produk


kefarmasian (obat, kosmetika, obat tradisional)
Penilaian dan pengujian melalui proses pendaftaraan,
pengawasaan dan pengendalian. Adanya dasar hukum, dan
penegakan hukum secara konsisten. Penyempurnaan ketentuan
sarana produksi, sarana distribusi sampai dengan tingkat
pengecer.

Menjamin ketersediaan, pemerataan dan


keterjangkauan obat essensial
Rasionalisasi harga obat dan pemanfaatan obat generik
Penerapan sistem pengadaan secara terpusat pada sektor publik
Pengembangan dan evaluasi terus-menerus, model dan bentuk
pengelolaan obat dalam sektor publik.

Penggunaan obat rasional


Penerapan DOEN dalam setiap pelayanan kesehatan
Adopsi obat dari DOEN pada pengadaan obat
Penerapan pelayanan kefarmasian
KEWENANGAN PEMERINTAH TERHADAP
SEDIAAN FARMASI

UPAYA KESEHATAN SDM KESEHATAN FARMALKES, DAN


MAKANAN MINUMAN

• Penerbitan izin apotek, toko


• Pengelolaan UKP • Penerbitan izin praktik
obat, toko alat kesehatan dan
Daerah Kab/Kota dan dan izin kerja tenaga
optikal
rujukan tingkat Daerah kesehatan
• Penerbitan izin usaha mikro
Kab/Kota • Perencanaan dan
obat tradisional (UMOT)
• Pengelolaan UKM pengembangan SDM
• Penerbitan sertifikat alat
Daerah Kab/Kota kesehatan untuk UKM
kesehatan kelas 1 (satu)
rujukan tingkat Daerah dan UKP Daerah
tertentu perusahaan Rumah
Kab/Kota Kab/Kota
Tangga
• Penerbitan izin rumah
• Penerbitan izin produksi
sakit kelas C dan D dan
makanan dan minumam pada
fasilitas pelayanan
Industri Rumah Tangga
kesehatan tingkat
• Pengawasan post-market
Daerah Kab/Kota
produk makanan minuman
Industri Rumah Tangga
Lanjutan...

PEMERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG


KESEHATAN

• Pemerdayaan masyarakat bidang kesehatan


melalui tokoh kabupaten/kota, kelompok
masyarakat, organisasi swadaya masyarakat dan
dunia usaha tingkat kabupaten/kota
RUANG LINGKUP
PENGELOLAAN OBAT DAN BMHP
(SK MenKes)

PERENCANAAN PENGADAAN/
PENERIMAAN
KEBUTUHAN PERMINTAAN

PENCATATAN DAN
PENDISTRIBUSIAN PENYIMPANAN
PELAPORAN
PENGELOLAAN OBAT DI TINGKAT DINAS
DAN PUSKESMAS

PERENCANAAN OBAT
DAN PENGADAAN

PENGGUNAAN/ MANAJEMEN PENERIMAAN DAN


PENGELUARAAN ADMINISTRASI PENYIMPANAN

DISTRIBUSI OBAT
MELAKSANAKAN PERENCANAAN DAN
PENGADAAN OBAT di DINAS KESEHATAN
Lanjutan...
PENERIMAAN OBAT

Kekuatan
Memeriksa Tanggal Jumlah
Dokumen Batch
Faktur Kadaluarsa Izin Edar
Kemasan

Pemeriksaan kualitas Setiap jenis obat yang


secara organoleptis diterima.
Lanjutan...

Melaksanakan Mencatat semua Melaksanakan


pemantauan penerimaan obat di dokumentasi
status pesanan Buku Penerimaan terhadap
sesuai realisasi penerimaan

Menandatangani Memasukkan obat


berita acara serah yang diterima ke
terima obat dan/atau dalam gudang
SBBK obat
PENYIMPANAN / PENDISTRIBUSIAN

Mengatur dan Memelihara Mencatat segala


menyusun letak kondisi gudang penerimaan dan
obat di gudang agar selalu bersih, pengeluaran Obat
sesuai prinsip rapi, teratur dan di Kartu Stok
FIFO dan FEFO aman Gudang

Melaksanakan
Mencatat segala Memelihara kondisi pemeriksahan dan
penerimaan dan gudang agar selalu pemberian obat di
pengeluaran Obat di bersih, rapi, teratur LPLPO berdasarkan
Kartu Stok Gudang dan aman hasil analisis LPLPO
dan Stok optimum
Lanjutan....

Droping 24 Stok opname setiap


Pengecekan SBBK
Puskesmas per jenis obat dari
sebelum dan sesudah
triwulan (12 pkm per berbagai sumber
penyerahan obat
periode droping) setiap akhir triwulan.

Inventarisasi obat
kadaluarsa
PENCATATAN DAN PELAPORAN

Memasukkan data Memasukkan data obat


penerimaan setiap jenis obat keluar di kartu induk masing
berdasarkan faktur di kartu masing obat berdasarkan
Induk masing masing SBBK.

Pengarsipan yang terkait Pelaporan dan dokumentasi


dengan semua dokumen Mutasi obat perbulan),
pengelolaan obat triwulan, semester, dan
tahunan (terpadu).

Mencatat, melaporkan, dan


memusnahkan obat kadaluarsa.
PELAYANAN KEFARMASIAN DI
PUSKESMAS

Pelayanan Farmasi Klinik

Pengkajian resep

Pemberian informasi obat

Konseling

Visite pasien

Pemantauan dan pelaporan efek samping obat

Pemantauan terapi obat

Evaluasi penggunaan obat


PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS
SUB
UNIT SUB UNIT
KIA/KB BP UMUM
SUB UNIT
RUANG
OBAT
PUSTU
GUDANG PUSKESMAS
OBAT

SUB UNIT
SUB UNIT
RUANG
PELAYANAN SUB UNIT BP GIGI
OBAT GIZI
PENGADAAN BARANG & OBAT-OBATAN
DI DINKES

Pengadaan
Langsung

Metode

E- Penunjukan
Purchasing Langsung
• Adalah Metode • Adalah metode • Adalah tata cara
Pemilihan untuk pemilihan untuk pembelian barang/jasa
mendapatkan penyedia mendapatkan penyedia melalui sistem katalog
barang/pekerjaan barang/pekerjaan elektronik.
konstruksi/jasa lainnya konstruksi/jasa
yg bernilai paling konsultasi/jasa lainnya
banyak dalam keadaan
Rp.200.000.000 tertentu.

Pengadaan Penunjukan E-
Langsung Langsung Purchasing
Proses pemesanan dengan E-Purchasing
dilakukan dengan online melalui website LKPP
Proses Distribusi Obat Dari
DINKES Ke PUSKESMAS

DINKES PUSKESMAS

LPLPO LPLPO

-Sisa Stock -Memeriksa


-Permintaan Obat -Pemberian Jatah
-Stock Optimum -SBBK
POR

Sasaran

NAKES PASIEN
MASYARAKAT

-PIO
-Seminar -Konseling
-Penyuluhan -Gema Cermat
-Dagusibu
BINDAL
POM

Sasaran

SARFAS Pelaku Usaha


MASYARAKAT

-Makanan
-Apotek -Obat
-Toko Obat -DW
-PBF -PKK