Anda di halaman 1dari 23

Masalah Ekonomi

3.1 Mengevaluasi masalah- masalah ekonomi


4.1 Menyajikan solusi terhadap masalah ekonomi di lingkungannya

By: Nur Sallamah, S.Pd


A.Inti Masalah Ekonomi
Bagaimana manusia memenuhi
kebutuhannya yang tidak terbatas di satu
pihak dengan alat pemuas yang terbatas di
pihak lain

B. Masalah Pokok Ekonomi


1. Menurut Ekonomi Klasik
2. Menurut Ekonomi Modern

By: Nur Sallamah, S.Pd


1.Teori Klasik 2.Teori modern
 Masalah produksi. Jika produksi  Barang dan jasa apa yang
tidak berlangsung dengan baik diproduksi (WHAT)
sesuai dengan rencana dan keadaan,  Bagaimanan cara
barang dan jasa tidak aka tersedia. memproduksi barang dan
 Masalah distribusi, adalah kegiatan jasa tsb (HOW)
menyalurkan barang dari tempat
 Untuk siapa barang dan jasa
produsen ke tempat konsumen.
Kegiatan konsumsi tidak akan dapat tsb diproduksi (FOR WHOM)
berlangsung dengan baik jika
kegiatan distribusi terganggu.
 Masalah konsumsi. Diperlukan Untuk siapa
langkah alternatif dalam konsumsi barang
Bagaimana diproduksi
barang dan jasa, pasalnya ada cara
Barang apa memproduksi
beberapa sumber daya yang jika yang akan
dikonsumsi terus menerus akan diproduksi
habis pada suatu waktu dan memicu
kelangkaan.
C. Solusi Terhadap Masalah Ekonomi
1. MEMBUAT PILIHAN YANG TEPAT
Masalah Ekonomi dapat UNTUK BERTINDAK
diatasi dengan beberapa
alternatif, antara lain:  Beberapa hal yang perlu dilakukan
1. Membuat pilihan yang dalam menentukan pilihan yang
tepat untuk bertindak. tepat:

2. Memanfaatkan biaya a. Analisis biaya oportunitas


peluang. (opportunity cost analysis)

3. Menentukan skala b. Analisis biaya manfaat


prioritas c. Mengidentifikasi faktor pendorong
4. Pengelolaan keuangan. kegiatan ekonomi

5. Menerapkan sistem d. Menyadari trade off


ekeonomi yang tepat. e. Berpegang pada prinsip ekonomi
a. Biaya peluang /Opportunity
cost b. Analisis biaya manfaat

 Adalah Biaya yang dikorbankan  Analisis biaya manfaat


apabila menggunakan sumber Adalah suatu teknik yang
daya untuk suatu pilihan tertentu digunakan untuk
yang diukur dari manfaat membandingkan berbagai
penggunaan sumber daya tsb biaya dengan manfaat yang
untuk pilihan lain, biaya peluang diharapkan.
muncul karena pilihan yang harus c. Mengidentifikasi faktor
dihadapi atas kelangkaan. pendorong kegiatan ekonomi
 Biaya peluang dapat menjadi
dasar pilihan jika mengerjakan  Berasal dari diri sendiri
alternatif yang tidak jadi dipilih, manusia
hasilnya sesuatu yang tidak  Berasal dari luar diri
didapat dibandingkan dengan manusia(lingkungan atau
sesuatu yang didapat setelah iklan)
memilih alternatif tindakan.
d. Menyadari trade off

 Situasi ketika seseorang harus membuat keputusan


untuk memilih sesuatu hal dengan mengorbankan
hal yang lain dengan alasan ekonomis

e. Berpegang pada prinsip ekonomi

 Prinsip tindakan dengan pengorbanan tertentu untuk


mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya
Prinsip Ekonomi
 Manusia berusaha untuk mendapatkan
hasil sebesar-besarnya(tertentu) dengan
pengorbanan sekecil-kecilnya(tertentu)

 Karena kebutuhan manusia sangat


banyak sedangkan jumlah sumber daya
untuk memenuhi kebutuhan sangat
terbatas shg mendorong manusia
bertindak rasional
2. MEMANFAATKAN BIAYA PELUANG

Contoh.
Rina ingin pergi ke suatu tmpat wisata, untuk itu dia harus
membayar biaya transportasi sebesar Rp 300.000,00 dan membeli
tiket masuk Rp 100.000,00 Jika rina tidak pergi berlibur, dan tetap
bekerja rina mendapat upah kerja Rp 200.000,00 berapa biaya
peluang dari berlibur itu ?

Biaya transportasi Rp 300.000,00


Tiket masuk Rp 100.000,00
Biaya eksplisit Rp 400.000,00
Penghasilan jika tidak berlibur (biaya implisit) Rp 200.000,00
Biaya bertamasya Rp 600.000,00
Biaya peluangnya adalah pendapatan yang tidak jadi didapat karena memilih untuk
pergi bertamasya, yaitu Rp 200.000,00
Perbedaan biaya peluang dengan
biaya sehari-hari
Contoh Skala Prioritas

 Biaya peluang muncul karena Risma memiliki uang saku Rp


perusahan melakukan suatu 60.000,00 perminggu, kebutuhan
kegiatan dan mengorbankan Risma selama satu minggu yaitu
kegiatan lain ongkos angkot ke sekolah, kas,
tabungan dan lain- lain.
 Biaya sehari-hari muncul dari
kegiatan apa yang dilakukan atau
kegiatan lainnya yang tidak bisa
dilakukan.
3. SKALA PRIORITAS Prinsip Pilihan Konsumen

 Mempertimbangkan alternatif
Mencari cara yang terbaik untuk
pilihan
mengelola sumber daya yang ada
agar kebutuhan manusia tetap dapat  Pendapatan yang terbatas
terpenuhi,dimulai dari kebutuhan  Sebuah barang dapat digantikan
yang paling penting yang lain
 Pengetahuan dan pengalaman
konsumen
 Terjadinya hukum nilai marginal

No Kebutuhan Biaya
1 Transportasi Rp 20.000,00
2 jajan Rp 25.000,00
3 Kas Rp 4.000,00
4 tabungan Rp 5.000,00
5 Lain-lain Rp 6.000,00
jumlah Rp 60.000,00
4. PENGELOLAAN KEUANGAN 5. SISTEM EKONOMI

 Membuat pembukuan keuangan Perpaduan dari aturan-aturan


atau cara-cara yang merupakan
 Memonitor dan mengevaluasi satu kesatuan dan digunakan
 Menabung untuk mengatasi masalah
ekonomi

Sistem Ekonomi yang paling banyak digunakan di berbagai negara

Sistem ekonomi tradisional


Sistem ekonomi komando
Sistem ekonomi pasar
Sistem ekonomi campuran
A. SISTEM EKONOMI
TRADISIONAL

Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional


1. Teknik produksi dipelajari secara
turun temurun dan bersifat
sederhana
2. Hanya menggunakan sedikit modal
3. Pertukaran dilakukan dengan
sistem barter (barang ditukar
dengan barang
4. Belum mengenal pembagian kerja
5. Masih terikat dengan tradisi
6. Tanah merupakan tumpuan
kegiatan produksi dan sumber
kemakmuran
KELEBIHAN SISTEM EKONOMI TRADISIONAL
1)Menumbuhakan insiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur
kegiatan ekonomi. Masyarakat tidak perlu menunggu komando dari
pemerintah
2)Setiap individu bebas untuk memilih sumber-sumber daya produksi.
Hal ini mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi
3)Timbul persaingan untuk maju karena kegiatan ekonomi
sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat
4)Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi karena barang yang
kurang bermutu tidak akan laku di pasar
5)Mendorong hubungan kerjasama dan kerukunan sehingga terdapat
keselarasan antar individu
6)Barang dihasilkan untuk kepentingan hidup masyarakatnya
sehingga mengurangi peborosan
7)Adat istiadat dan tradisi relatif terjaga
8)Alam relatif terjaga karena masyarakat cenderung menjaga
kelestarian lingkungan disekitarnya
Kekurangan Sistem Ekonomi
Tradisional

1) Lebih rentan karena bergantung pada kondisi alam


2) Standar hidup masyarakatnya cenderung rendah
3) Tekhnologi yang digunakan cenderung sederhana
dan tradisional
4) Cenderung menolak perubahan sehingga
masyarakat kurang berkembang
Ciri-ciri sistem ekonomi komando
B. SISTEM EKONOMI  Semua alat dan sumber daya
KOMANDO produksi dimiliki dan dikuasai oleh
negara sehingga hak milik
Pada sistem ekonomi komando (sistem perorangan hampir tidak ada (tidak
ekonomi terpusat/ perencanaan) peran diakui)
pemerintah sangat dominan,  Pekerjaan yang tersedia dan siapa
sedangkan peran masyarakat atau
yang akan bekerja ditentukan oleh
pihak swasta sanagat kecil. Contoh
pemerintah. Rakyat tidak memiliki
negara yang menerapkan : korea
utara, kuba kebebasan untuk memilih pekerjaan
 Kebijakan ekonomi diatur oleh
pemerintah. Pemerintah membuat
rencana pembangunan nasional.
Segala keputusan dalam
perekonomian berada ditangan
pemerintah. Dengan demikian,
perencanaan, pengorganisasian, dan
pengawasan seluruhnya turut
dilaksanakan oleh pemerintah
Kekuatan sistem ekonomi komando

1) Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran, atau berbagai


masalah ekonomi lainnya
2) Pemerintan menentukan kegiatan produksi sesuai dengan perencanaan sehingga
pasar dalam negeri berjalan lancar
3) Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan
4) Jarang terjadi krisis ekonomi karena kegiatan ekonomi direncanakan oleh
pemerintah

Kelemahan sistem ekonomi komando


1) Mematikan inisiatif individu untuk maju karena segala kegiatan
ekonomi diatur secara terpusat
2) Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
3) Masyarakat tidak memiliki kebebasan untuk memilih sumberdaya
Ciri- ciri sistem ekonomi pasar
 Semua sumber daya produksi menjadi milik
C. SISTEM EKONOMI PASAR masyarakat

Sistem ekonomi pasar merupakan  Pemerintah tidak ikut campur tangan secara
kebalikan dari sistem ekonomi komando. langsung dalam keg iatan ekonomi
Pada sistem ekonomi pasar , kegiatan  Masyarakat terbagi atas dua golongan, yaitu
ekonomi dilakukan oleh swasta. golongan pemberi kerja atau pemilik
Pemerintah hanya mengawasi dan sumber daya produksi dan golongan pekerja
melakukan kegiatan ekonomi yang  Timbul persaingan dalam masyarakat. Hal
berhubungan dengan penyelenggaraan itu sebagai konsekuensi adanya kebebasan
negara. Contoh negara : Amerika Serikat, memilih sumber-sumber daya produksi
Inggris, Prancis, dan Jeman sehingga terjadi persaingan dalam mengejar
keuntungan
 Setiap kegiatan ekonomi didasarkan atas
motif keuntungan
 Kegiatan ekonomi selalu
mempertimbangkan keadaan pasar. Pasar
merupakan dasar setiap tindakan ekonomi.
Contohnya barang yang dibutuhkan
masyarakat dan cara memproduksi barang
yang bermutu tinggi didasarkan pada
aktivitas di pasar
Kelemahan Sistem Ekonomi Pasar:
1. Sulit untuk melakukan pemerataan
Kekuatan Sistem Ekonomi Pasar pendapatan karena persaingan yang
1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi tinggi. Sebagian besar pendapatan
masyarakat dalam melakukan kegiatan jatuh ke pemilik modal atau majikan.
ekonomi. Masyarakat tidak perlu Golongan pekerja hanya menerima
menunggu arahan dari pemerintah sebagian kecil pendapatan
2. Pemilik sumber daya produksi
2. Setiap individu bebas untuk memiliki
mengeksploitasi golongan pekerja,
sumber-sumber daya produksi. Hal ini
sehingga yang kaya semakin bertambah
mendorong partisipasi masyarakat
kaya, sementara yang miskin cenderung
untuk melakukan kegiatan ekonomi
tetap menjadi miskin
3. Timbul persaingan untuk maju karena
3. Sering terjadi monopoli yang
kegiatan ekonomi sepenuhnya
merugikan masyarakat, hal ini
diserahkan kepada inisiatif masyarakat
merupakan konsekuensi dari
4. Menghasilkan barang-barang bermutu penumpukan modal di tangan golongan
tinggi karena barang yang kurang tertentu yang mengakibatkan
bermutu tidak akan terjual di pasar terjadinya monopoli secara alamiah
5. Efisiensi dan efektifitas tinggi karena 4. Sering terjadi gejolak dalam
setiap tindakan ekonomi didasarkan perekonomian karena kesalahan alokasi
atas motif mencari keuntungan sumber daya produksi oleh masyarakat
D. SISTEM EKONOMI
CAMPURAN
Dalam sistem ekonomi campuran,
pemerintah dan masyarakat saling Ciri-ciri sistem ekonomi campuran
berinteraksi dan saling membantu dalam
memecahkan masalah ekonomi. Kegiatan 1. Pihak pemerintah dan pihak
ekonomi masyarakat diserahkan pada swasta bekerja sama melakukan
mekanisme pasar. kegiatan ekonomi
Namun pada batas tertentu, pemerintah 2. Tatanan ekonomi merupakan
tetap melakukan kendali dan campur mekanisme pasar, tetapi masih
tangan. Tujuan pemerintah dalam terdapat campur tangan
melakukan campur tangan adalah agar
pemerintah
perekonomian tidak lepas kendali dan
tidak hanya menguntungkan pemilik 3. Terjadi persaingan dalam
modal besar. perekonomian, tetapi pemerintah
tetap campur tangan jika terjadi
gejolak ekonomi dan secara terus
menerus mengadakan
pengawasan
Kelemahan Sistem Ekonomi
Kekuatan Sistem Ekonomi Campuran:
Campuran
1. Terdapat kesulitan untuk
mementukan batas kegiatan
1. Terjaminnya kestabilan ekonomi
ekonomi yang seharusnya
2. Pemerintah dapat lebih fokus dilakukan oleh pemerintah
untuk menggerakkan sektor usaha ataupun swasta
yang dapat menaikkan taraf hidup
2. Terdapat untuk menentukan batas
masyarakat lemah melalui usaha
sumber produksi yang dapat
mikro dan menengah (UMKM )
dikuasai oleh pemerintah ataupun
3. Terdapat kebebasan berusaha swasta
sehingga mampu mendorong
partisipasi dan kestabilan
masyarakat
4. Terdapat pengakuan atas hak milik
individu terhadap sumber daya
produksi, meskipun hak
kepemilikan tersebut dibatasi
E. SISTEM EKONOMI INDONESIA Karakteristik perkonomian Indonesia
Sistem ekonomi Pancasila atau sistem menurut UUD 1945 Pasal 33
ekonomi demokrasi yang merupakan 1. Perekonomian disusun sebagai usaha
perwujudan dari falsafah Pancasila dan bersama berdasarkan atas asas
UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan kekeluargaan
dan kegotongroyongan dari,oleh dan untuk
2. Cabang-cabang produksi yang penting
rakyat di bawah pimpinan dan bagi negara dan yang menguasai hajat
pengawasan Pemerintah. hidup orang banyak dikuasai oleh
negara
3. Bumi dan air dan kekayaan alam yang
terkandung di dalamnya dikuasai oleh
negara dan dipergunakan untuk
sebesar-besar kemakmuran rakyat
4. Perekonomian berdasar atas demokrasi
ekonomi dengan prinsip kebersamaan,
efisiensi berkeadilan, berkelanjutan,
berwawasan lingkungan, kemandirian,
serta dengan menjaga keseimbangan
kemajuan dan kesatuan ekonomi
nasional
Nilai-nilai dasar perkonomian Indonesia
menurut UUD 1945 Pasal 33
SISTEM EKONOMI INDONESIA • Usaha bersama. Perekonomian disusun
atas dasar usaha antara pemerintah dan
Sistem perekonomian Indonesia dalam swasta. Pemerintah melalui BUMN bahu-
penerapannya harus menghindari hal- membahu dengan pihak swasta
membangun perekonomian
hal negatif sebagai berikut:
• Usaha vital dikuasai oleh negara dengan
a) Sistem ekonomi liberal yang bebas, keberadaan BUMN. Perusahaan
yaitu sistem ekonomi yang tambang, perusahaan air minum, ataupun
menumbuhkan eksploitasi atau kereta api, ditangani oleh negara
pemerasan terhadap manusia • Keputusan tentang APBN harus
b) Sistem ekonomi komando, yaitu sifat berdasarkan atas hak dan kedaulatan
negara beserta aparatur ekonomi rakyat yang diwakili oleh anggota DPR
yang dominan mendesak, serta • Tiap warga negara berhak atas pekerjaan
mematikan potensi serta daya kreasi dan penghasilan
ekonomi swasta • Perekonomian nasional diselenggarakan
c) Adanya persaingan yang tidak sehat, berdasarkan demokrasi ekonomi dengan
prinsip kebersamaan, efisiennsi,
pemusatan kekuatan ekonomi hanya
berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan
pada satu kelompok, dan lingkungan, kemandirian, serta dengan
keberadaan monopoli yang menjaga keseimbangan
merrugikan masyarakat
SEKIAN