SURVEY TANAH
ASRI NURDIANA, ST, MT
PENGERTIAN
Survei adalah teknik riset dengan memberi batas yang
jelas atas data, penyelidikan, peninjauan di suatu
daerah. Menyurvei adalah memeriksa, menyelidiki,
meninjau. Penyurvei adalah orang yang
menyurvei. Survei tanah adalah serangkaian kegiatan
yang dilakukan untuk dapat membedakan tanah satu
dengan yang lain yang kemudian disajikan dalam suatu
peta (Tamtomo, 2008)
PENGERTIAN
Survei tanah adalah metode atau cara mengumpulkan data
dengan turun langsung kelapangan. Data yang diperoleh
berupa data fisik, kimia, biologi, lingkungan, dan iklim.
Kegiatan survei terdiri dari kegiatan dilapangan, analisis
dilaboratorium, mengklasifikasikan tanah kedalam
sistem taksonomi atau system klasifikasi tanah,
melakukan pemetaan tanah atau interpretasi atau
penafsiran dari survei tanah dan ahli teknologi pertanian
(Abdullah, 1996)
TUJUAN SURVEY
• Tujuan survei tanah adalah mengklasifikasikan,
menganalisis dan memetakan tanah dengan
mengelompokkan tanah-tanah yang sama dan hampir
sama sifatnya ke dalam satuan peta tanah tertentu
dengan mengamati profil tanah atas warna, struktur,
tekstur, konsistensi, sifat-sifat kimia dan lain-lain
(Hardjowigeno, 1995)
METODE SURVEY (Rayes, 2007)
a. metode grid (menggunakan prinsip pendekatan sintetik)
b. metode fisiografi dengan bantuan interpretasi foto
udara (menggunakan prinsip amalitik)
c. metode grid bebas yang merupakan penerapan
gabungan dari kedua metode survey. Biasanya dalam
metode grid bebas, pemeta ‘bebas’ memilih lokasi titik
pengamatan dalam mengkonfirmasi secara sistematis
menarik batas dan menentukan komposisi satuan peta.
Tahap-Tahap dalam Survei Tanah
1. Tahapan Persiapan
PETA
STUDI FOTO
TOPOGRAF
PUSTAKA UDARA
I
a. Studi pustaka merupakan gambaran umum tentang
daerah yang akan diteliti berdasarkan hasil penelitian
yang sudah ada atau berbagai sumber lain. Seperti
tujuan, perizinan, estimasi biaya, pembuatan kerangka
acuan, pengumpulan data awal, dan bebrbagai peta
dasar serta citra.
Tahapan survei atau pengamatan lapangan biasanya
dilakukan dalam tiga bentuk kegiatan survei yaitu
pengamatan identifikasi (menggunakan boring tanah),
pegamatan detail (pembuatan minipit) dan dekripsi
profil. Dua kegiatan survei yang paling umum dilakukan
adalah pengamatan identifikasi yang dilakukan dengan
mengambil sampel tanah menggunakan bor tanah dan
mencatat keterangan-keterangan/data-data penting di
lapangan. sementara pengamatan detail juga sangat sering
dilakukan pada pengamatan detail dilakukan penggalian
profil untuk identifikasi horison-horison tanah.
b. Peta topografi merupakan unsur kedua
yang penting karena merupakan peta dasar
untuk melakukan pengamatan di lapangan.
c. Foto udara, komponen yang penting untuk
informasi mengenai fisiografi & penggunaan
tanah serta untuk memberikan mosaik.
2. Tahapan Pendahuluan
Yaitu persiapan administrasi dan orientasi daerah
studi.
a. Penyiapan administrasi penting dilakukan untuk
mendapatkan izin dari masyarakat di sekitar yang
diwakilkan dari beberapa pihak saja.
b. Orientasi daerah studi penting dilakukan dalam
rangka memperoleh gambaran umum tentang
daerah pengamatan.
3. Tahapan Utama
Melakukan identifikasi jenis-jenis tanah dan
faktor yang berpengaruh terhadap kondisi
tanah.
KARAKTERISTIK LAHAN
Temperatur Lamanya
Curah hujan
udara masa kering
Kelembaban
Drainase
udara
KARAKTERISTIK LAHAN
Bahan Kedalaman
Tekstur
kasar tanah
Bahaya
Lereng Genangan
erosi
Batuan di Singkapan
permukaan batuan
KARAKTERISTIK LAHAN
Kejenuhan Reaksi
KTK liat
basa tanah
C-organik Salinitas Alkalinitas
PENYELIDIKAN TANAH
Penyelidikan tanah bertujuan untuk
memperoleh data-data yang dibutuhkan
untuk perencanaan pondasi
15
Tujuan Penyelidikan Tanah
Menetukan sifat-sifat
Menentukan
tanah yang terkait
kapasitas dukung
dengan perancangan
tanah menurut tipe
struktur yang
fondasi yang dipilih
dibangun diatasnya
Menentukan tipe dan Untuk mengetahui
kedalaman fondasi posisi muka air tanah
16
Tujuan Penyelidikan Tanah
Menentukan besarnya
Untuk memprediksi tekanan tanah terhadap
besarnya penurunan dinding penahan tanah atau
pangkal jembatan
Pada proyek jalan raya dan
Menyelidiki keamanan suatu irigasi, penyelidikan tanah
struktur bila penyelidikan berguna untuk menentukan
dilakukan pada bangunan letak-letak saluran, gorong-
yang telah ada sebelumnya gorong, penentuan lokasi
dan macam bahan timbunan
17
Fungsi Pondasi
Menerima beban dari bangunan atas (upper
structures) , memikul, melimpahkan &
meratakan ke lapisan tanah di bawahnya.
18
MEKTAN - Penyelidikan Tanah 19
20
21
Kriteria Perencanaan
1. Daya dukung ijin ≥ tegangan yang terjadi atau
angka keamanan terhadap keruntuhan geser
cukup
2. Penurunan yang terjadi ( total and differential
settlement) masih dalam batas yang diijinkan
3. Aman terhadap pengaruh luar misalnya
penggerusan, dll
22
• Penyelidikan tanah untuk perancangan fondasi
terdiri dari beberapa tahap, yaitu :
1) Pengeboran atau penggalian lubang uji
2) Pengambilan contoh tanah ( setiap jarak 0.75 – 3 m)
3) Pengujian contoh tanah dilapangan atau
dilaboratorium
4) Analisis hasil uji tanah untuk perancangan kapasitas
dukung
23
MEKTAN - Penyelidikan Tanah 24
25
SIFAT TANAH
1. Sifat fisik (physical properties)
• Ukuran butir
• Liquid limt & plastic limit ( batas atterberg)
• Kadar air
• Unit Weight ( g ), Specific Gravity Gs
• Dll.
26
SIFAT TANAH
2. Sifat mekanis (mechanical properties) parameter kuat
geser c, f.
• Unconfined compression test (uji kuat tekan bebas)
• Direct shear test (uji geser langsung)
• Triaxial compression test (uji tekan 3 sumbu)
• Vane shear test
3. Sifat kemampatan (compressibility characteristics)
Uji konsolidasi (oedometer test)
4. Sifat hidrolis (hydraulics properties)
Uji permeabilitas (constant head & falling head)
27
• Berdasarkan penyelidikan tanah, tanah di bagi
kedalam berbagai soil class, yang didasarkan pada:
- Daya dukung tanah (allowable bearing capacity)
- Kondisi letak air tanah (Ground Water Condition)
Kering (dry) atau jenuh (submerged)
- Sudut keruntuhan tanah (Soil Frustrum Angle)
- Kondisi lapisan bawah (Ground Layer Condition)
Tanah (soil) atau Batuan (Rock)
28
JENIS PENYELIDIKAN TANAH
PENYELIDIKAN
DI LAPANGAN
PENYELIDIKAN
DI
LABORATORIUM
29