Anda di halaman 1dari 17

Cheesekut

Anggota Kelompok

1. Bagus Prayogo (11247) 4. Aulia Anindita (12031)


2. Intan Dyah ATD (11157) 5. Annisa Widyasmara (12029)
3. Fitri Lestari (12281) 6. M. Sony Jaya Wisuda (12287)
Mengapa diberi nama cheesekut
Karena produk ini perpaduan antara cream cheese,biskuit dan topping
VISI DAN MISI
VISI MISI
 Membuat Camilan Cheesekut dengan  Mempertahankan Rasa Cheesekut
kualitas no 1 selalu sama setiap dikonsumsi

 Membuat Konsumen Cheesekut


 Mempertahankan Kualitas dari setiap
Menikmati Camilan Dengan Rasa
bahan pembuat cheesekut
Terbaik
 Memastikan Setiap Produk
Cheesekut Yang Dijual Merupakan
Produk Yang Dibuat Di Hari Yang
Sama
Latar Belakang
Hal yang mendasari dibuatnya produk ini adalah karena terinspirasi
produk dari Malaysia dan penggemar keju. Selain itu, selalu mencoba
makanan atau minuman diberbagai tempat dan berbagai variasi penyajian
jarang menemukan cream cheese yang sesuai degan ekspetasi konsumen,
sehingga menggugah kami untuk membuat cream cheese dengan rasa yang
baru dan sesuai dengan permintaan konsumen maka dari itu kami membuat
produk ini.
MENGAPA MELAKUKAN USAHA INI?

Karena ingin lebih berinovasi dengan membuat produk ini dan


mempopulerkan produk cheesekut ini.
PERBEDAAN DENGAN KOMPETITOR

Kebanyakan menggunakan roti(cake) sedangkan produk kami


menggunakan biskuit dan hal tersebut masih jarang dijumpai di pasaran saat
ini. Serta terdapat pula berbagai varian rasa produk cheesekut ini ( ovaltine,
oreo, milo, keju, dll )
DESAIN PRODUK
Kemasan produk transparan agar pembeli
dapat melihat isi produk dan untuk
penyajian berpola bertumbuk karena
apabila terlalu banyak cream cheese
terlalu eneg dan terdapat pula berbagai
varian rasa produk cheesekut ini
Pembuatan Cheesekut
*Alat dan Bahan nantinya digunakan untuk analisis ekonomi

Alat : Bahan :
1. Keju
1. Mixer
2. Susu
2. Saringan 3. Biskuit
3. Solet 4. Aneka Topping
Analisis Ekonomi

Biaya Tetap (Biaya Pembelian Alat) : Rp. 300.000


Biaya Variabel (Biaya Pembelian Bahan) : Rp. 650.000/60Cup
Harga Cheesekut : Rp. 15.000/ Cup
Net Present Value (NPV) • NPV = Net Present Value ( dalam rupiah )
: • Ct  = Arus kas per tahun pada periode t
Keterangan
• C0 = Nilai investasi awal pada tahun ke 0 ( dalam rupiah )
• r = Suku bunga atau discount rate ( dalam % )
Estimasi Yang Digunakan
Perhitungan : 1. Suku Bunga 10%
Ct  = (15.000 X 60) – 650.000 = 250.000/Perbulan = 3.000.000/tahun 2. Produksi Tiap Bulan 60 Cup

C0 = 300.000
r = 10 %
NPV = ( C1 / 1 + r ) + ( C2 / ( 1 + r )2 ) + ( C3 / (  1 + r )3 ) + … + ( Ct / ( 1 + r )t ) – C0
= (3.000.000/ (1+0.1)) + (3.000.000/ (1 + 0.1)²) + (3.000.000/ (1+0.1)³) – 300.000
= 2.727.272 + 2.479.338 + 2.253.944 – 300.000
= 7.160.554
Internal Rate of Return (IRR)
i1 = Tingkat Diskonto yang ke-1
i2 = Tingkat Diskonto yang ke-2
NPV1 = Net Present Value i1
NPV2 = Net Present Value i2

Perhitungan : • Faktor Diskonto 15%


i1 = 10% NPV2 = (3.000.000 x 1,407) – 300.000
i2 = 15% NPV2 = 4.221.000 – 300.000
Investasi awal = 300.000 NPV2 = 3.921.000
Arus kas per tahun 3.000.000 selama 3
• Menghitung IRR
tahun
7.158.000 (15%-
IRR = 10% +
• Faktor Diskonto 10% 7.158.000 – 3.921.000 10%)
NPV1 = (3.000.000 x 2,486) – 300.000 = 10% + (1,98)(5%)
NPV1 = 7.458.000 – 300.000 = 10% + 9.9%
NPV1 = 7.158.000 = 19,9%
TARGET PASAR
• Mahasiswa/i
• Pelajar
• Wiraswasta
• dan lain2
PEMASARAN PRODUK
TERIMA KASIH
JANGAN LUPA KEPOIN
@dapoer_ngaul

DITUNGGU ORDERANNYA SIST

Anda mungkin juga menyukai