Anda di halaman 1dari 2

PROPANOLOL Indikasi: Digunakan untuk mengobati atau mencegah gangguan yang meliputi migrain, arrhythmias, angina pectoris, hipertensi,

menopause, dan gangguan kecemasan. Efek Samping: Efek CNS (kelelahan, depresi, pusing, kebingungan, gangguan tidur); Efek CV (gagal jantung, sumbatan jantung, kedinginan, impotensi pada laki-laki); Efek berturut-turut (bronchospasma pada pasien yang rentan & obat-obatan dengan beta1 harus digunakan secara selektif pada pasien ini); Efek GI (N/V, diare, konstipasi); Efek metabolik (bisa memproduksi hiper atau hipoglikemia, perubahan dalam serum kolesterol & trigliserid. OZID OMEPRAZOLE Indikasi: Efek Samping: Tukak duodenum,tukak lambung,, refluks esofagitis erosif ulseratif, sindroma Zollinger-Ellison Ruam kulit, sakit kepala, mual, diare, konstipasi, kembung, urtikaria, pruritus, mulut kering,

Manfaat Vitamin K: Vitamin K diperlukan untuk pembentukan tulang pada janin dan faktor-faktor pembekuan II, VII, IX, X. Faktorfaktor anti pembekuan protein C dan S dalam hati. Vitamin K berguna untuk mengkatkan biosintesis faktor pembeku darah yaitu protrombin, faktor VII/prokonvertin, faktor IX, faktor X hingga membantu proses pembekuan darah dan mencegah terjadinya perdarahan bila mengalami luka KALNEX Indikasi Untuk fibrinolisis lokal seperti epistaksi, prostatektomi, konisasi serviks. Edema angioneurotik hereditas. Pendarahan abnormal sesudah operasi secara umum. Pendarahan sesudah operasi gigi pada penderita haemofilia. Menoragia Efek samping Gangguan-gangguan gastrointestinal, mual, muntah-muntah, anorexia, pusing, exanthema, dan sakit kepala dapat timbul pada pemberian secara oral. Gejala-gejala ini menghilang dengan pengurangan dosis atau penghentian pengobatannya. Dengan injeksi intra vena yang cepat dapat menyebabkan dizziness dan hipotensi. Spironolakton adalah diuretik penghemat Kalium. Menghambat aldosteron, yang menstimulasi penyerapan kembali Na dan pengeluaran K. Indikasi: Untuk mengobati kondisi dimana terlalu banyak terdapat aldosterone dalam tubuh. (Aldosteron adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenalin untuk membantu mengatur keseimbangan garam dan air dalam tubuh). Untuk mengobati edema (fluid retention) pada penderita gagal jantung kongestif, cirrhosis pad hati, atau gangguan ginjal yang disebut sindrom nefrotik. Untuk mengobati atau mencegah hipokalemia Kadar potassium rendah dalam darah). Efek Samping: Efek CNS (sakit kepala, keadaan mengantuk, ataksia, kebingungan mental);EfekGI (kram, diare); Endokrin & metabolis (gynecomastia, hirsutism, ketidakteraturan menstruasi, impotensi, acidosis sedang, hiponatremia, hiperkalemia, dan peningkatan BUN (blood urea nitrogen) yang temporer). CEFOTAXIM .: INDIKASI :. Infeksi berat yang disebabkan oleh patogen-patogen yang sensitif terhadap Cefotaxime seperti : - Infeksi saluran napas, termasuk hidung dan tenggorokan. - Infeksi pada telinga. - Infeksi kulit dan jaringan lunak. - Infeksi tulang dan sendi.

- Infeksi genitalia, termasuk gonore non-komplikata. - Infeksi abdominal. Efek Samping: 1. Reaksi hipersensitivitas (urticaria, pruritus, ruam, reaksi parah seperti anaphylaxis bisa terjadi); Efek GI (diare, N/V, diare/radang usus besar); Efek lainnya (infeksi candidal) 2. Dosis tinggi bisa dihubungkan dengan efek CNS (encephalopathy, convulsion); Efek hematologis yang jarang; pengaruh terhadap ginjal dan hati juga terjadi. 3. Perpanjangan PT (prothrombin time), perpanjangan APTT (activated partial thromboplastin time), dan atau hypoprothrombinemia (dengan atau tanpa pendarahan) dikabarkan terjadi, kebanyakan terjadi dengan rangkaian sisi NMTT yang mengandung cephalosporins. COMBIVENT Indikasi: Efek Samping: Bronkospasme yang berhubungan dengan PPOK pada pasien-pasien yang diterapi dengan Ipratropium Br dan salbutamol. Sakit kepala, pusing, gelisah, takikardi, tremor halus pada otot rangka, palpitasi, hipokalemia serius, mual, muntah, berkeringat, otot lemah, mialgia atau kram otot, mulut kering, disfonia, komplikasi pada mata , reaksi tipe alergi.

ASAM FOLAT Indikasi : Anemia megaloblastik dan makrositik akibat defisiensi asam folat. EFEK SAMPING Reaksi alergi, bronkospasme, wajah memerah, gatal, erupsi sementara LASIX Injeksi: a. Edema karena penyakit jantung b. Edema karena penyakit hati (asites) c. Edema karena penyakit ginjal e. Insufisiensi jantung akut, terutama pada edema paru f. Untuk mengurangi produksi kemih akibat gestoses (yang berhubungan dengan kehamilan nephrosis), setelah memulihkan vol cairan normal. g. Edema karena luka bakar h. Untuk mendukung diuresis paksa pada kasus keracunan Efek Samping: Kehilangan Ca, K, Na, gangguan GI, nefrokalsinosis pada bayi prematur, metabolik alkalosis, diabetes. Jarang : syok anafilaktik, depresi sumsum tulang, reaksi alergi, pankreatitis akut, gangguan pendengaran.

BISOLVON Indikasi: Efek Samping: Terapi sekretolitik dan ekspektoran untuk meredakan batuk dan mengencerkan sekresi mukus Gangguan GI ringan. Reaksi alergi, terutama ruam kulit. Peningkatan kadar transaminase, sakit kepala dan vertigo