Anda di halaman 1dari 52

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/1

STANDAR KOMPETENSI :
1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi dan persamaangaris lurus

KOMPETENSI DASAR
1.1 Melakukan operasi aljabar

INDIKATOR
1. Menyelesaikan operasi tambah , kurang dari suku satu dan suku dua.
2. Menyelesaikan perkalian ,pembagian dan pangkat pada suku sejenis atau tak
sejenis

ALOKASI WAKTU
4 Jam pelajaran (2 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat :
1. Menyelesaikan operasi tambah suku satu dan
suku dua
2. Menyelesaikan operasi kurang suku satu dan
suku dua
3. Menyelesaikan operasi kalian pada suku sejenis
atau tak sejenis
4. Menyelesaikan operasi pembagian pada suku
sejenis atau tak sejenis
5. Menyelesaikan operasi perpangkatan pada
suku sejenis atau tak sejenis

B. MATERI AJAR
1. Penjumlahan suku satu dan suku dua
2. Pengurangan suku satu dan suku dua
3. Perkalian suku satu dan suku dua
4. Pembagian suku satu dan suku dua
5. Perpangkatan suku satu dan suku dua

C. METODE PEMBELAJARAN
1. Diskusi, penemuan dan tanya jawab

D. Langkah-langkah kegiatan

Pertemuan pertama
Pedahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang koefisien , variabel dan konstanta
Motovasi : Apabila sisdwa dapat menguasai materi ini dengan baik maka akan
mahir dalam melakukan operasi hitung
Kegiatan inti
1. Dengan berdialog siswa diingatkan kembali tentang koefisien , variabel dan
konstanta
2. Guru dan siswa mendiskusikan tentang penjumlahan, pengurangan dari suku
satu dan suku dua .
3. Siswa mengerjakan latihan 2 pada buku … halaman… No …

1
Penutup
a. Dengan bimbingan guru siswa diminta
membuat rangkuman
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. Guru memberikan PR

Pertemuan ke dua

Pendahuluan
Apersepsi : 1. membahas PR
2. Mengingat kembali tentang operasi penjumlahan dan pengurangan
pada suku satu dan suku dua
Motivasi : Apabila sisdwa dapat menguasai materi ini dengan baik maka akan
mahir dalam melakukan oprasi hitung

Kegiatan inti
1. Guru dan siswa mendiskusikan tentang
perkalian ,pembagian dan perpangkatan pada
suku yang sejenis dan tak sejenis
2. Siswa mengerjakan latihan dua pada buku…
halaman … no …

Penutup
a Dengan bimbingan guru siswa diminta membuat rangkuman
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. Guru memberikan PR

F. PENILAIAN
Tekhnik : tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan lisan dan tertulis
Instrumen:
1. Tentukan koefisien dari x untuk bentuk aljabar beikut: 2x2 – 5x + 2y
2. Tentukan hasil penjumlahan dari:
a. 2a – 7a + a b. 3x + 8y – 5x – 4y
3. Tentukan hasil pengurangan 6x + 3 dari 2x – 5
4. Sederhanakan bentuk berikut:
a. 2(3x + 5y) b. 6p – 3(4p – 2q) c. (2x + 3) (3x – 1)
d. 12 a3 : 4 a e. 24 x5y4 : 3 x2y f. (30a4b4 : 6 a2b3) x 2 a
g. (4 x2y)3 h. (2a + 3)2 i. (3x + 2)5

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

2
3
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/1

STANDAR KOMPETENSI :
1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi dan persamaan garis lurus

KOMPETENSI DASAR
1.2. Menguraikan bentuk aljabar kedalam faktor-faktornya

INDIKATOR
1. Menyebutkan faktor-faktor suku aljabar
2. Menguraikan bentuk aljabar kedalam faktor-faktornya

ALOKASI WAKTU
4 Jam pelajara (2 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat menyebutkan faktor suku aljabar berupa konstanta atau variabel
2. Siswa dapat menguraikan bentuk aljabar kedalam faktor-faktornya

B. MATERI AJAR
1. Faktorisasi suku aljabar

C. METODE PEMBELAJARAN
Metode pengajaran yang dipakai adalah : tanya jawab, penemuan

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN

Pertemuan pertama
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang operasi aljabar dan FPB
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan mahir
dalam pemfaktoran

Kegiatan Inti
a. Dengan berdialog siswa diminta menyebutkan faktor suku aljabar yang
berupa : konstanta, variabel dari soal yang diberikan oleh guru
b. Guru bersama siswa mendiskusikan cara menyatakan faktor dari satu suku,
dua suku dan seterusnya
c. Siswa disuruh mengerjakan PR halaman…,no….,buku…..

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR

Pertemuan Kedua
Pendahuluan
Apersepsi : Membahas PR
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan trampil
dalam menyelesaikan SPLDV

4
Kegiatan Inti
a. Dengan berdialog siswa diminta untuk menyebutkan faktor dari bentuk
aljabar : selisih dua kuadrat
b. Dengan berdialog siswa diminta untuk menyebutkan faktor dari bentuk
aljabar : ax2 + bx + c jika a = 1
c. Dengan berdialog siswa diminta untuk menyebutkan faktor dari bentuk
aljabar : ax2 + bx + c jika a ≠ 1
d. Siswa disuruh mengerjakan PR halaman…,no….,buku…..

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR

E. ALAT DAN SUMBER


Buku teks

F. PENILAIAN
Tekhnik : tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan lisan dan tertulis
Instrumen
1. Faktorkan bentuk-bentuk berikut:
a. 25ab b. 10a – 15b c. 3a + 9b + 6c
2. Faktorkan bentuk-bentuk berikut
a. a2 - 9 b. a2 - 12a + 36 c. 2x2 + 7x + 5

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

5
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/Ganjil

STANDAR KOMPETENSI :
1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi dan persamaangaris lurus

KOMPETENSI DASAR
1.3 Memahami relasi dan fungsi

INDIKATOR
1. Menyebutkan dengan kata-kata relasi dalam kehidupan sehari hari
2. Menyatakan relasi dengan diagram panah
3. Menyatakan suatu fungsi dengan notasi

ALOKASI WAKTU
3 Jam pelajaran (2 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. siswa dapat menyebutkan dengan kata kata relasi dalam kehidupan sehari hari
2. Siswa dapat menyatakan relasi dengan diagram panah
3. Siswa dapat menyatakan suatu fungsi dengan notasi
B. MATERI AJAR
1. Relasi dan fungsi

C. METODE PEMBELAJARAN
Metode pengajaran yang dipakai adalah : tanya jawab, ceramah dan diskusi

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


* Pertemuan pertama
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang koordinat kartensius
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu
siswa dalam menyelesaikan masalah sehari hari
Kegiatan Inti
a. Dengan berdialog siswa diminta menyebutkan contoh relasi dalam kehidupan
sehari hari
b. Guru bersama siswa mendiskusikan cara menyatakan relasi
c. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber

* Pertemuan pertama
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang koordinat kartensius
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu
siswa dalam menyelesaikan masalah sehari hari
Kegiatan Inti
a. Dengan berdialog siswa diminta menyebutkan contoh fungsi dalam kehidupan
sehari hari
b. Guru bersama siswa mendiskusikan cara menyatakan fungsi
c. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber

6
Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR

E. ALAT DAN SUMBER


Buku teks, Mistar, kertas berpetak

F. PENILAIAN
Tekhnik : tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan lisan dan tertiulis
Instrumen
1. Sebutkan 3 contoh relasi dalam kehidupan sehari hari
2. Buatlah diagram panah yang menunjukkan relasi “ dua kurangnya dari “ dari
himpunan A = {0,2,3,5} ke himpunan B = {2,4,5,6,7}
3. Tuliskan rumus dari f : x 4x + 1

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

7
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/ Ganjil

STANDAR KOMPETENSI :
1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi dan persamaan garis lurus

KOMPETENSI DASAR
1.4 Menentukan nilai fungsi

INDIKATOR
1. Mengnitung nilai fungsi
2. Menentukan bentuk fungsi jika nilai dan data
fungsi diketahui.

ALOKASI WAKTU
3 Jam pelajara (2 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. siswa dapat menghitung nilai fungsi
2. Siswa dapat menentukan bentuk fungsi jika nilai dan data fungsi diketahui.

B. MATERI AJAR
fungsi

C. METODE PEMBELAJARAN
Metode pengajaran yang dipakai adalah : tanya jawab dan diskusi

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


* Pertemuan pertama
Pendahuluan
Apersepsi : Membahas PR
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat
membantu siswa dalam menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Siswa mencermati cara guru menghitung nilai fungsi
b. Siswa bersama sama mendiskusikan cara menghitung nilai fungsi
c. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR .

* Pertemuan ke dua
Pendahuluan
Apersepsi : Membahas PR
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat
membantu siswa dalam menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Siswa mencermati cara guru mnyusun suatu fungsi jika nilai dan data diketahui.
b. Siswa bersama sama mendiskusikan cara menentukan bentuk fungsi jika nilai
dan data diketahui.
c. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber.

8
Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR .

E. ALAT DAN SUMBER


Buku teks

F. PENILAIAN
Tekhnik : tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan tertulis
Instrumen
1. Jika f(x) = 4x – 2, tentukan N ilai f(3) dan f(-2)

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

9
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/Ganjil

STANDAR KOMPETENSI :
1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi dan persamaan garis lurus

KOMPETENSI DASAR
1.5 Membuat sketsa grafik fungsi aljabar sederhana pada sistim koordinat
kartesius
INDIKATOR
1. Menyusun tabel pasangan nilai peubah dengan nilai fungsi
2. Menggambar grafik fungsi pada koordinat kartesius

ALOKASI WAKTU
4 Jam pelajaran (2 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
3. siswa dapat membuat tabel pasangan nilai peubah dengan nilai fungsi
4. Siswa dapat menggambar grafik fungsi pada bidang koordinat kartesius

B. MATERI AJAR
2. Grafik fungsi aljabar

C. METODE PEMBELAJARAN
Metode pengajaran yang dipakai adalah : diskusi dan penemuan

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


Pertemuan pertama
Pendahuluan
Apersepsi : 1. Membahas PR
2. Mengingat kembali tentang nilai fungsi
Motivasi : 1. Pembuatan tabel sangat mendukung terhadap kebenaran
pembuatan grafik fungsi
2. Grafik fungsi akan diperlukan dalam membuat data
permintaan dan penawaran barang pada dunua usaha
Kegiatan Inti
a. Siswa bersama guru berdialog tentang tujuan pembelajaran dan
mengkaitkan materi yang akan dipelajari dengan kehidupan sehari hari
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan cara
membuat tabel fungsi
c. Masing masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya
sedangkan kelompok lainnya menanggapi
d. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR .

10
Pertemuan kedua
Pendahuluan
Apersepsi : 1. Membahas PR
2. Mengingat kembali tentang nilai fungsi
Motivasi : 1. Pembuatan tabel sangat mendukung terhadap kebenaran
pembuatan grafik fungsi
2. Grafik fungsi akan diperlukan dalam membuat data
permintaan dan penawaran barang pada dunua usaha
Kegiatan Inti
a. Siswa bersama guru berdialog tentang tujuan pembelajaran dan
mengkaitkan materi yang akan dipelajari dengan kehidupan sehari hari
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan cara
menggambar grafik fungsi pada koordinat kartesius.
c. Masing masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya
sedangkan kelompok lainnya menanggapi
d. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR .

E. ALAT DAN SUMBER


Buku teks, penggaris

F. PENILAIAN
Tekhnik : tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan tertulis
Instrumen
1. Diketahui g(x) = -3x + 8 . lengkapilah tabel berikut

x -2 -1 0 1 2 3
f(x)

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

11
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/1

STANDAR KOMPETENSI :
2. Memahami bentuk aljabar relasi ,fungsi dan persamaan garis

KOMPETENSI DASAR
1.6 Menentukan gradien persamaan suatu garis lurus.

INDIKATOR
1. Mengenal pengertian gradien
2. menentukan gradien garis lurus dalam berbagai
bentuk
3. Menentukan persamaan garis lurus melalui
satu titik dengan gradien tertentu
4. Menentukan persamaan garis melalui dua titik
5. Menggambar grafik garis lurus

ALOKASI WAKTU
6 Jam pelajaran (3 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. siswa dapat menyebutkan pengertian gradien
2. siswa dapat menentukan gradien suatu garis
3. siswa dapat menentukan persamaan garis lurus melalui satu titik dengan
gradien tertentu
4. siswa dapat menentukan persamaan garis melalui dua titik
5. Siswa dapat menggambarkan grafi garis lurus

B. MATERI AJAR
Garis lurus

C. METODE PEMBELAJARAN
Metode pengajaran yang dipakai adalah : Tanya jawab, demontrasi dan diskusi

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


* Pertemuan Pertama
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali sistem koordinat kartesius
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan membantu
siswa dalam memahami pelajaran berikutnya
Kegiatan Inti
a. Siswa bersama guru berdialog siswa diminta menyebutkan pengertian
gradien
b. Siswa bersama guru mendiskusikan cara menentukan gradien suatu garis
c Siswa mengerjakan latihan dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. guru memberikan PR

* Pertemuan ke dua
Pendahuluan
Apersepsi : Membahas PR

12
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan membantu
siswa dalam memahami pelajaran berikutnya

13
Kegiatan Inti
a. Dengan tanya jawab siswa diminta menyebutkan bentuk bentuk persamaan
garis
b. Guru mendemontrasikan cara menentukan persamaan garis
c. Siswa mengerjakan soal latihan dari buku sumber.

Penutup
. a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. Guru memberikan PR .

* Pertemuan ketiga
Pendahuluan
Apersepsi : Membahas PR
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan membantu
siswa dalam memahami pelajaran berikutnya

Kegiatan Inti
a. Guru memdemontrasikan langkah langkah menggambar grafik suatu garis
b. Guru membeimbing siswa mwnggambar grafik suatu garis
c. Siswa mengerjakan soal latihan dari buku sumber.

Penutup
. a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR .

E. ALAT DAN SUMBER BELAJAR


Buku teks, pengaris, papan berpetak

F. PENILAIAN
Tekhnik : Tes tulis
Bentuk Instrumen : tes lisan dan tes uraian
Instrumen
1. Sebutkan pengertian gradien
2. Tentukan gradien garis melalui :
a. (3,4) dan titik pusat
b. (2,1) dan (5,-6)
3. Diketahui persamaan garis y = 3x + 1. Tentukan gradien garis :
a. yang sejajar dengan garis diatas
b. Yang tegak lurus dengan garis diatas
4. Sebutkan bentuk bentuk persamaan garis
5. Tentukan persamaan garis dengan gradien ½ dan melalui titik (-1,5)
6. Tentukan persamaan garis melalui titik (-2,-4) dan (1,3)
7. Gambarlah grafik dari persamaan garis
a. 3x + 2y +6 = 0
b. y = -4x

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

14
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/Ganjil

STANDAR KOMPETENSI :
2. Memahami sistem persamaan linie dua varibel dan menggunakannya dalam
pemecahan masalah

KOMPETENSI DASAR
2.1 Menyelesaikan sistem persamaan linier dua variabel

INDIKATOR
1. Menyebutkan perbedaan PLDV dan SPLDV

ALOKASI WAKTU
6 Jam pelajaran (3 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. siswa dapat membedakan PLDV dengan SPLDV
2. Siswa dapat menunjukkan SPLDV dari berbagai bentul anjabar
3. Siswa dapat menentukan akar-akar SPLDV dengan cara grafik, substitusi dan
eliminasi
B. MATERI AJAR
1. Sistim persamaan linier dua variabel
2. Akar –akar dalam SPLDV

C. METODE PEMBELAJARAN
Metode pengajaran yang dipakai adalah : diskusi dan penemuan

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN

Pertemuan pertama
Pendahuluan
Apersepsi : 1.Mengingat kembali tentang kesamaan
2 Mengingat kembali tentang persamaan satu variabel
3. Mengingat kembali tentang persamaan garis lurus
Motivasi : Apabila materi ini dikuasi dengan baik maka akan membantu
siswa dalam menyelesaikan masdalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Siswa bersama guru berdialog tentang tujuan pembelajaran dan
mengkaitkan materi yang akan dipelajari dengan kehidupan sehari hari
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan PLDV dan
SPLDV
c Dengan berdiskusi diharapkan siswa dapat membedakan antara PLDV dan
SPLDV
d. Masing-pmasing kelompok menyampaikan hasil diskusinya dan kelompok
lain menanggapinya
e. Siswa memperhatikan dan menyimak berbagi bentuk PLDV dan SPLDV
yang disajukan
f. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber.

15
Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR .

Pertemuan ke dua
Pendahuluan
Apersepsi : 1.Membahas PR
2 Mengingat kembali pengertian SPLDV
Motivasi : Apabila materi ini dikuasi dengan baik maka akan membantu
siswa dalam menyelesaikan masdalah sehari hari
Kegiatan Inti
a. Siswa bersama guru berdialog tentang tujuan pembelajaran dan
mengkaitkan materi yang akan dipelajari dengan kehidupan sehari hari
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan beberapa
bentul aljabar yang disampaikan guru untuk diberikan alasan apakah
merupakan SPLDV atau bukan
c. Masing-pmasing kelompok menyampaikan hasil diskusinya dan kelompok
lain menanggapinya
d. Guru menyampaikan ulasan hasil diskusi untuk meluruskan mengenai
konsep SPLDV
e. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
a. Guru memberikan PR .

Pertemuan ke tiga
Pendahuluan
Apersepsi : 1.Membahas PR
2 Mengingat kembali pengertian substuti dan grafik garis lurus
Motivasi : Apabila materi ini dikuasi dengan baik maka akan membantu
siswa dalam menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Siswa bersama guru berdialog tentang tujuan pembelajaran dan
mengkaitkan materi yang akan dipelajari dengan kehidupan sehari hari
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan cara
menyelesaiakan SPLDV dengan cara grafik
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya dan kelompok
lain menanggapinya
d. Peserta didik menyimakan tentang penyelesaian SPLD dengan
menggunakan cara eliminasi dan substitusi yang disampaikan oleh guru
e. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. Guru memberikan PR .

E. ALAT DAN SUMBER


Buku teks, penggaris dan kertas berpetak

F. PENILAIAN
Tekhnik : tes tulis
Bentuk instrumen : Daftar Pertanyaan dan uraian

16
Instrumen
1. dari bentuk : 2x – 4y = 6 dan x + 2y = 7
a. apakah bentuk aljabar diatas merupakan sistem persamaan
b. ada berapa variabelnya
c. apakah variabelnya
d. Sebutkan apakah ben tu aljabar diatas
2. Amati bentuk aljabar dibawah apakah merupakan SPLDV atau bukan :
a. 4x + 2y = 2
b. 2x – 4y = 6 dan x + 2y = 7
c. 2x – 4 y = 6 dan x + 2y < 7
3. Tentukan nilai x dan y pada sistem persamaan dua variabel
2x – 4 y = 6 dan x = 2y = 7 dengan cara :
a. Grafik b. Substitusi c. Eliminasi

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

17
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/Ganjil

STANDAR KOMPETENSI :
2. Memahami sistem persamaan linier dua varibel dan menggunakannya dalam
pemecahan masalah

KOMPETENSI DASAR
2.2 Membuat model model matematika dari masalah
yang berkaitan dengan system persamaan linier
dengan 2 variabel .

INDIKATOR
1. Membuat model matematika dari masalah
sehari hari yang berkaitan dengan SPLDV.

ALOKASI WAKTU
2 Jam pelajaran (1 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
4. Siswa dapat membuat model matematika dari masalah sehari hari yang
berkaitan dengan SPLDV .

B. MATERI AJAR
Sistem persamaan linier dua variable.

C. METODE PEMBELAJARAN
Metode pengajaran yang dipakai adalah : diskusi dan penemuan

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang SPLDV.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasi dengan baik maka siswa dapat
menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Siswa bersama guru mendiskusikan model matematika dari masalah sehari
hari
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan cara
membuat model matematika tersebut.
c. Masing-pmasing kelompok menyampaikan hasil diskusinya dan
kelompok lain menanggapinya
d. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR .

E. ALAT DAN SUMBER


Buku teks, penggaris dan kertas berpetak

F. PENILAIAN
Tekhnik : tes tulis
Bentuk instrumen : Uraian

18
19
Instrumen
1. Harga 4 pensil dan 5 buku tulis Rp 19.000,- sedangkan harga 3 pensi dan 4
buku tulis Rp 15.000,- Tulislah model matematikanya.

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

20
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/Ganjil

STANDAR KOMPETENSI :
2. Memahami sistem persamaan linier dua varibel dan menggunakannya dalam
pemecahan masalah

KOMPETENSI DASAR
2.3 Menyelesaikan model matematika dari masalah
yang berkaitan dengan sistem
persamaan linier dengan 2 variabel dan penafsirannya

INDIKATOR
1. Mennentukan penyelesaian SPLDV dengan
metode substitusi
2. Mennentukan penyelesaian SPLDV dengan
metode eliminasi
3. Menyelesaikan model matematika dari masalah
yang berkaitan dengan SPLDV dan
penafsirannya
4. Menyelesaikan model matematika dari masalah
yang berkaitan dengan menggunakan grafik
garis lurus yang berkaitan dengan SPLDV
ALOKASI WAKTU
6 Jam pelajaran (3 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat menyelesaikan SPLDV dengan metode substitusi
2. Siswa dapat menyelesaikan SPLDV dengan metode eliminasi
3. Siswa dapat membuat model matematika dari masalah sehari-hari yang
berkaitan dengan SPLDV
4. Dapat menyelesaikan model matematika dengan menggunakan grafik garis
lurus yang berkaitan dengan SPLDV

B. MATERI AJAR
1. Menyelesaikan sistem persamaan linier dua variabel dengan metode substitusi
2. Menyelesaikan sistem persamaan linier dua variabel dengan metode eliminasi
3. Menyelesaikan model matematika dari masalah sehari-hari yang berkaitan
dengan SPLDV melalui metode grafik
C. METODE PEMBELAJARAN
Metode pengajaran yang dipakai adalah : diskusi dan penemuan

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN

* Pertemuan pertama
Pendahuluan
Apersepsi : 1. Membahas PR
2. Mengingat kembali tentang sebelumnya
Motivasi : Apabila materi ini dikuasi dengan baik maka siswa dapat
menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti

21
a. Siswa bersama guru mendiskusikan model matematika dari masalah sehari
hari
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan cara
menyelesaikan model matematika tersebut dengan metode eliminasi

22
c. Masing-pmasing kelompok menyampaikan hasil diskusinya dan
kelompok lain menanggapinya
d. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR .

* Pertemuan ke dua
Pendahuluan
Apersepsi : 1. Membahas PR
2. Mengingat kembali pengertian SPLDV
Motivasi : Apabila materi ini dikuasi dengan baik maka akan membantu
siswa dalam menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Siswa bersama guru berdialog tentang tujuan pembelajaran dan
mengkaitkan materi yang akan dipelajari dengan kehidupan sehari hari
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan beberapa
model matematika dari masalah sehari-hari yang berkaitan dengan SPLDV
c. Masing-pmasing kelompok menyampaikan hasil diskusinya dan kelompok
lain menanggapinya
d. Guru menyampaikan ulasan hasil diskusi untuk meluruskan mengenai
metode substitusi
e. Siswa mengerjakan tugas latihan dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. Guru memberikan PR .

* Pertemuan ke tiga
Pendahuluan
Apersepsi : 1. Membahas PR
2. Mengingat kembali pengertian substuti dan eliminasi
Motivasi : Apabila materi ini dikuasi dengan baik maka akan membantu
siswa dalam menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Siswa bersama guru berdialog tentang tujuan pembelajaran dan
mengkaitkan materi yang akan dipelajari dengan kehidupan sehari hari
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan cara membuat
model matematika dari masalah sehari-hari yang berkaitan dengan SPLDV
dan menyelesaikannya dengan metode grafik
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya dan kelompok
lain menanggapinya
d. Guru mengulas cara menyelesaikan SPLDV dengan metode grafik
e. Siswa mengerjakan latihan soal dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. Guru memberikan PR .

E. ALAT DAN SUMBER


Buku teks, penggaris dan kertas berpetak

23
F. PENILAIAN
Tekhnik : tes tulis
Bentuk instrumen : Uraian
Instrumen
Harga dua baju dan tiga kaos Rp.85.000,00 sedangkan harga tiga baju dan tiga
kaos adalah Rp. 75.000,00.
a. Buatlah model matematika bentuk diatas
b. Tentukan harga sebuah baju dan sebuah kaos dengan metode Eliminasi
c. Tentukan harga sebuah baju dan sebuah kaos dengan metode substitusi
d. Tentukan harga sebuah baju dan sebuah kaos dengan metode grafik

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

24
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/1

Standar Kompetensi :
3. Menggunakan teorema Pythagoras dalam pemecahan masalah

Kompetensi Dasar :
3.1 Menggunakan teorema Pythagoras dalam pemecahan masalah

Indikator :
1. Menemukan teorema Pythagoras;
2. Menghitung panjang sisi segitiga siku-siku, jika dua sisi lain diketahui;
3. Menghitung perbandingan sisi segitiga siku-siku istimewa (salah satu sudutnya
300, 450, 600);
4. Menentukan bilangan yang merupakan tripel Pythagoras;

Alokasi waktu : 8 x 40 menit (4 pertemuan)

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menemukan teorema Pythagoras dengan melakukan
penyelidikan;
2. Siswa dapat menggunakan rumus teorema Pythagoras untuk menghitung
salah satu sisi segitiga siku-siku jika dua sisi yang lain diketahui;
3. Siswa dapat menyatakan perbandingan sisi-sisi segitiga siku-siku istimewa;
4. Siswa dapat mencari bilangan-bilangan yang merupakan tripel Pythagoras;
5. Siswa dapat menggunakan tripel Pythagoras untuk membuktikan suatu
segitiga merupakan segitiga siku-siku;

Materi Ajar
Teorema Pythagoras :
• Perbandingan sisi-sisi segitiga siku-siku istimewa (salah
satu sudutnya 300, 450, atau 600);
• Tripel Pythagoras;

Metode, Pendekatan, dan Model Pembelajaran


Diskusi kelompok, penemuan terbimbing, dan ekspositori melalui pendekatan
induktif dengan model pembelajaran kooperatif.

Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama:
Pendahuluan:
Apersepsi : Mengingat kembali tentang luas persegi, luas segitiga, kuadrat dan
akar kuadrat;
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan dapat membantu
para siswa menemukan teorema Pythagoras yang banyak digunakan
untuk memecahkan masalah matematika dan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Inti :
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-
masing kelompok terdiri dari 3 – 5 orang;
2. Guru memberikan masalah mengenai segitiga siku-siku untuk didiskusikan
dalam kelompok;
3. Siswa mendiskusikan dalam kelompok mengenai hubungan antara luas
persegi pada sisi miring segitiga siku-siku dan sisi siku-sikunya dengan ukuran
sisi pada segitiga masing-masing kelompok berbeda-beda;
4. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya;
5. Siswa dan guru menyimpulkan hasil diskusi;

25
6. Berdasarkan kesimpulan guru menjelaskan rumus/teorema Pythagoras;
7. Siswa`menuliskan rumus Pythagoras berdasarkan gambar berbagai
segitiga siku-siku.

Penutup:
a. Dengan bimbingan guru, siswa diminta untuk membuat rangkuman;
b. Siswa dan guru melakukan refleksi;
c. Guru memberikan tugas (PR);

Pertemuan kedua:
Pendahuluan:
Apersepsi : a. Membahas PR;
b. Mengingat kembali rumus teorema Pythagoras
Motivasi : Dengan rumus Pythagoras, siswa akan dapat menerapkan dalam
matematika dan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Inti :
a. Sesuai dengan kelompok yang tersedia, siswa berdiskusi tentang cara
menggunakan rumus/teorema Pythagoras pada segitiga siku-siku;
b. Guru menjelaskan cara menentukan atau menghitung panjang
segitiga siku-siku, jika dua sisi lainnya diketahui;
c. Siswa mengerjakan soal-soal yang berhubungan dengan teorema
Pythagoras

Penutup:
a. Dengan bimbingan guru, siswa diminta untuk membuat rangkuman;
b. Siswa dan guru melakukan refleksi;
c. Guru memberikan tugas (PR);

Pertemuan ketiga:
Pendahuluan:
Apersepsi : Siswa mengingat kembali rumus/teorema Pythagoras dan Sifat-
sifat segitiga samasisi
Motivasi : Dengan memahami rumus/teorema Pythagoras siswa akan dapat
memecahkan masalah kehidupan sehari-hari yang berkaitan
dengan teorema Pythagoras;

Kegiatan Inti :
a. Guru memberikan suatu segitiga sama sisi yang diketahui panjang sisi-
sisinya, dan membuat garis tinggi dari salah satu sudutnya sehingga
terbentuk segitiga siku-siku yang salah satu sudutnya 300 atau 600 ;
b. Dari segitiga siku-siku yang terbentuk, siswa menghitung
panjang garis tinggi segitiga samasisi
c. Berdasarkan panjang sisi segitiga siku-siku tersebut dengan sudut 300
atau 600, siswa`menyatakan perbandingan sisi-sisi segitiga siku-siku
istimewa;
d. Guru memberikan soal/tugas dengan besar sudut istimewa 450;

Penutup:
a Dengan bimbingan guru, siswa diminta untuk membuat rangkuman;
b Siswa dan guru melakukan refleksi;
c Guru memberikan tugas (PR);

Pertemuan keempat:
Pendahuluan :
Apersepsi : Siswa mengingat kembali rumus Pythagoras;
Motivasi : Dengan mempelajari tripel Pythagoras siswa dapat menentukan
jenis-jenis segitiga

Kegiatan Inti :

26
a. Disediakan beberapa kelompok bilangan, masing-masing terdiri dari 3
bilangan, Siswa menentukan kelompok bilangan yang memenuhi rumus
Pythagoras;
b. Guru memberikan ukuran sisi-sisi segitiga, kemudian siswa mengecek
apakah merupakan segitiga siku-siku, segitiga tumpul, atau segitiga lancip;
c. Siswa mengerjakan latihan;

Penutup:
a. Dengan bimbingan guru, siswa diminta untuk membuat rangkuman;
b. Siswa dan guru melakukan refleksi;
c. Guru memberikan tugas (PR);

Alat dan Sumber Belajar


Buku teks, papan tulis dan buku berpetak, model-model segitiga

Penilaian
Teknik : Kuis, Tes Tertulis
Bentuk instrumen : Uraian

Instrumen :
1. Perhatikan segitiga siku-siku berikut !

b a

A B
c
Tentukan hubungan antara a,b dan c !

2. Suatu segitiga siku-siku panjang sisi miringnya 17 cm dan salah satu sisi siku-
sikunya 15 cm. tentukan panjang sisi siku-siku yang lain, kemudian hitung
luasnya.
3. Nyatakan perbandingan sisi segitiga siku-siku berikut !

3 cm

A 30o B
4. Manakah yang merupakan tripel Pythagoras
a. 12,13,15 c. 6,8,9
b. 20,21,29 d. 14,16,20

5. Diketahui ∆ ABC berukuran panjang AB = 24 cm, AC`= 7 cm, dan BC = 25 cm.

Buktikan bahwa ∆ ABC merupakan segitiga siku-siku !

Mengetahui
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M __________________


NIP. 130 923 161 NIP.

27
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/Ganjil

STANDAR KOMPETENSI :
3. Menggunakan teorema phytagoras dalam pemecahan masalah

KOMPETENSI DASAR
3.2. Memecahkan masalah pada bangun datar yang berkaitan dengan teorema
pytagoras

INDIKATOR
1. Menghitung perbandingan sisi sisi segi tiga siku siku istimewa
2. Mencari perbandingan sisi sisis segi tiga siku siku istimewa dengan
menggunakan teorema phytagoras.
3. Menghitung panjang diagonal pada bangun datar.
4. Menggunakan teorema phytagoras untuk menghitung panjang diagonal sisi,
pada bangun datar.

ALOKASI WAKTU
8 Jam pelajaran (4 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
5. Siswa dapat menghitung panjang diagonal bangun datar
B. MATERI AJAR
4. Bangun datar
C. METODE PEMBELAJARAN
Metode pengajaran yang dipakai adalah : diskusi kelompok,denomtrasi dan
penemuan

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


* Pertemuan pertama
Pendahuluan
Apersepsi : 1.Membahas PR
2. Mengingatkan kembali materi yang lalu
Motivasi : Apabila materi ini dikuasi dengan baik maka siswa dapat
menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Siswa dan guru berdialog tentang kegiatan pembelajaran
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok
c. Tiap kelompok mendiskusikan cara menghitung perbandingan sisi sisi
segi tiga siku siku istimewa.
d. Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya kelompok lain
menanggapinya
e. Guru mengulas cara menghitung perbandingan sisi sisi segi tiga siku
siku istimewa.
f. Siswa mengerjakan soal dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum

28
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR

29
* Pertemuan kedua
Pendahuluan
Apersepsi : 1.Membahas PR
2. Mengingatkan kembali materi yang lalu
Motivasi : Apabila materi ini dikuasi dengan baik maka siswa dapat
menyelesaikan masalah sehari hari
Kegiatan Inti
a. Siswa dan guru berdialog tentang kegiatan pembelajaran
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok
c. Tiap kelompok mendiskusikan cara mencari perbandingan sisi sisi segi tiga
siku siku istimewa dengan menggunakan teorema phytagoras.
d. Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya kelompok lain
menanggapinya
e. Guru mengulas cara menghitung perbandingan sisi sisi segi tiga siku siku
istimewa.
f. Siswa mengerjakan soal dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR

* Pertemuan ketiga
Pendahuluan
Apersepsi : 1.Membahas PR
2. Mengingatkan kembali materi yang lalu
Motivasi : Apabila materi ini dikuasi dengan baik maka siswa dapat
menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Siswa dan guru berdialog tentang kegiatan pembelajaran
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok
c. Tiap kelompok mendiskusikan cara menghitung panjang diagonal pada
bangun datar.
d. Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya kelompok lain
menanggapinya
e. Guru mengulas cara menghitung perbandingan sisi sisi segi tiga siku siku
istimewa.
f. Siswa mengerjakan soal dari buku sumber.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR

* Pertemuan keempat
Pendahuluan
Apersepsi : 1.Membahas PR
2. Mengingatkan kembali materi yang lalu
Motivasi : Apabila materi ini dikuasi dengan baik maka siswa dapat
menyelesaikan masalah sehari hari
Kegiatan Inti
a. Siswa dan guru berdialog tentang kegiatan pembelajaran
b. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok
c. Tiap kelompok mendiskusikan cara menggunakan teorema phytagoras untuk
menghitung panjang diagonal sisi, pada bangun datar.
d. Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya kelompok lain
menanggapinya
e. Guru mengulas cara menghitung perbandingan sisi sisi segi tiga siku siku
istimewa.
f. Siswa mengerjakan soal dari buku sumber.

30
Penutup
a. Dengan bimbingan guru , siswa merangkum
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan PR

E. ALAT DAN SUMBER


Buku teks, penggaris , model bangun datar dan kalkulator

F. PENILAIAN
Tekhnik : kuis dan tes
Bentuk instrumen : lisan dan tertulis
Instrumen
Suatu persegipanjang mempunyai panjang sisi 8 cm dan 6 cm. Hitunglah
panjang diagonalnya

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

31
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/Genap

STANDAR KOMPETENSI :
4. Menentukan unsur-unsur ,bagian lingkaran serta ukurannya.

KOMPETENSI DASAR
4.1 Menghitung keliling dan luas lingkaran

INDIKATOR
1. Menggambar sebuah lingkaran
2. Menggambar sebuah lingkaran beserta unsur-unsurnya

ALOKASI WAKTU
2 Jam pelajara (1 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat menggambar lingkaran
2. Siswa dapat menggambar lingkaran beserta unsur-unsurnya
3. Siswa dapat menuliskan batasan –batasan unsur lingkaran
4. Siswa dapat menuliskan contoh unsur-unsur lingkaran dalam kehidupan sehari-
hari.

B. MATERI AJAR
Bagian-bagian lingkaran

C. METODE PEMBELAJARAN
Diskusi kelompok, Demontrasi,tanya jawab dan penugasan.

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN

Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang unsur dan bagian-bagian lingkaran
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu
siswa pada pertemuan berikutnya

Kegiatan Inti
a. Siswa dan guru berdialog, kemudian siswa dikelompokkan dalam
beberapa kelompok yang terdiri dari 4-5 siswa
b. Siswa diminta mendiskusikan dan menyimpulkan unsur-unsur lingkaran
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya dan
kelompok lain diminta untuk menanggapinya
d. Siswa menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan unsur lingkaran
dalam kehidupan sehari-hari.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru, siswa diminta untuk membuat rangkuman
b. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. Guru memberikan tugas (PR)untuk persiapan pertemuan berikutnya

F. PENILAIAN
Tekhnik : tes
Bentuk instrumen : Isian

32
Instrumen 4.1 .
1. Gambarlah sebuah lingkaran lengkap dengan unsur-unsurnya.
2. Pada gambar disamping ,manakah yang
merupakan:
a. Diameter
b. Juring
c. Tembereng

C
3. Perhatikan gambar disamping, sebutkan semua B
garis yang merupakan:
Jari-jari D A
Aphotema O
Diameter
Talibusur
Busur

4. Tulis salah satu contoh unsur-unsur lingkaran dalam kehidupan sehari-hari

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

33
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/ Genap

STANDAR KOMPETENSI :
4. Geometrid an pengukuran
4. Menentukan unsur-unsur ,bagian lingkaran serta ukurannya.

KOMPETENSI DASAR
4.2 Menghitung keliling dan luas lingkaran

INDIKATOR
1. Menentukan nilai pendekatan phi
2. Menentukan nilai phi
3. Menentukan rumus keliling dan luas lingkaran
4. Menghitung keliling dan luas lingkaran

ALOKASI WAKTU
10 Jam pelajara (5 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
6. siswa dapat menentukan nilai phi
7. Siswa dapat menentuka rumus keliling dan luas lingkaran
8. Siswa dapat menghitung keliling dan luas lingkaran

B. MATERI AJAR
5. Nilai phi
6. Keliling dan luas lingkaran dalam pemecahan masalah

C. METODE PEMBELAJARAN
Diskusi kelompok, Demontrasi dan penemuan

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


* Pertemuan pertama
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang unsur dan bagian-bagian lingkaran
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu
siswa dalam menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok 3-5 siswa diminta untuk mengukur keliling dan diameter
benda-benda yang permukaannya berbentuk lingkaran dengan diameter yang
berbeda
b. Secara berkelompok siswa diminta menghitung hasil bagi nilai keliling
lingkaran dibagi diameter
c. Siswa diminta mendiskusikan hasilnya dengan kelompoknya
d. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya
e. Guru bersama siswa membuat kesimpulan tentang nilai phi =3,14 atau 22/7

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. guru memberikan tugas PR.

34
* Pertemuan kedua
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang nilai phi = k/d
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu
siswa mempelajarai rumus kelling dan luas lingkaran

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok 3-5 siswa diminta untuk mengukur keliling dan diameter
benda-benda yang permukaannya berbentuk lingkaran dengan diameter yang
berbeda
b. Secara berkelompok siswa diminta mengukur nilai keliling lingkaran , diameter
dan jari-jarinya
c. Siswa diminta mendiskusikan hubungan antara hasil dari phi x diameter
dengan keliling lingkaran dengan kelompoknya
d. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya, ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya
e. Guru bersama siswa membuat kesimpulan tentang rumus keliling lingkaran
( K=phi x d atau K=2phi x r )

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. guru memberikan tugas PR.

* Pertemuan ketiga
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang rumus-rumus luas bidang datar.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu
siswa mempelajarai rumus kelling dan luas lingkaran

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok 3-5 siswa diminta untuk membuat juring-juring dengan
sudut-sudut tertentu.
b. Secara berkelompok siswa diminta menyusun juring-juring lingkaran disusun
menjadi bidang datar yang rumus luasnya sudah dipelajari.
c. Siswa diminta mendiskusikan pada kelompoknya untuk menemukan rumus
luas lingkaran berdasarkan juring yang telah dibentuk menjadi bidang datar.
d. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya, ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya
e. Guru bersama siswa membuat kesimpulan tentang rumus luas lingkaran ( L=phi
x r x r atau L=1/4xphi x d x d )

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
c. guru memberikan tugas PR.

* Pertemuan keempat.
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang rumus Keliling lingkaran( K=2phi x r atau
K=Phi x d).
Motivasi : Banyaknya benda-benda yang permukaannya berbentuk lingkaran
dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok 3-5 siswa .
b. Secara berkelompok siswa diminta mendiskusikan cara menghitung keliling
lingkaran.
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya, ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya
d. siswa menyelesaikan soal latihan dari buku sumber.

35
Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. Guru memberikan tugas PR

* Pertemuan ke lima.
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang rumus Keliling dan luas lingkaran.
Motivasi : Banyaknya benda-benda yang permukaannya berbentuk lingkaran
dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan kita.

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok dengan beranggotakan 3-5 siswa .
b. Secara berkelompok siswa diminta mendiskusikan cara menghitung luas
lingkaran dengan rumus.
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya, ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya.
d. Guru besama siswa menyimpulkan cara menghitung luas lingkaran dengan
rumus.
e. siswa menyelesaikan soal latrihan dari buku sumber.

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. guru memberikan tugas PR

E. ALAT DAN SUMBER


Buku teks, Mistar, kertas berpetak

F. PENILAIAN
Tekhnik : tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan lisan dan tertiulis
A. Instrumen 4.2.1 & 4.2.2 Menemukan nilai phi
1. Nilai pendekatan phi jika dinyatakan dengan pecahan biasa adalah.

2. Nilai pendekatan phi jika dinyatakan dengan pecahan desimal adalah.


B. 4.2.3 Menentukan rumus keliling dan luas lingkaran.
a. Jika phi = K/d maka, K= . . . .
b. Jika d= 2r maka, rumus keliling lingkaran yang berjari-jari (r ) adalah . . .
.
c. Rumus luas lingkaran yang berjari-jari x cm adalah . . . .
d. Rumus luas lingkaran yang berdiameter y cm adalah . . .

C. 4.2.4 Menghitung keliling dan luas lingkaran .


1. Pak Anton akan membuat taman berukuran 6 m x 5 m ,pada taman tersebut
ada kolam berbentuk lingkaran yang berjari-jari 3,5 m, disekeliling kolam dibuat
jalan yang lebarnya 0,5 m dan sisanya ditanami rumput maka :
a. Hitunglah luas taman yang dapat ditanami rumput.
b. Jika biaya pembuatan jalan adalah Rp 300.000’ / m persegi maka,
berapakah biaya pem buatan jalan seluruhnya.

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

36
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/ Genap

STANDAR KOMPETENSI :
4. Geometrid an pengukuran
4. Menentukan unsur-unsur ,bagian lingkaran serta ukurannya.

KOMPETENSI DASAR
4.3 Menggunakan hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juring dalam,
pemecahan masalah.

INDIKATOR
1. Mengenal hubungan sudut pusat dan sudut keliling jika menghadap busur yang
sama,
2. Menentukan besar sudut keliling jika menghadap diameter dan busur yangsama.
3. Menentukan panjang busur ,luas juring dan luas tenbereng.
4. Menghitung panjang busur, luas juring dan tembereng.
5. Menemukan hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juring dan
menggunakannya dalam pemecahan masalah.
6. Menggunakan hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juring dan luas
tembereng.

ALOKASI WAKTU
12 Jam pelajara (6 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. siswa dapat mengenal hubungan sudut pusat dan sudut
keliling jika menghadap busur yang sama.
2. Siswa dapat menentukan besar sudut keliling jika menghadap diameter dan
busur yang sama.
3. Siswa dapat menentukan panjang busur, luas juring dan luas tembereng.
4. Siswa dapat menghitung panjang busur, luas juring dan luas tembereng.
5. Siswa dapat menggunakan hubungan sudut pusat,panjang busur, luas juring an
luas tembereng.
6. Siswa dapat menemukan hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juring dan
menggunakannya dalam pemecahan masalah.

B. MATERI AJAR
Lingkaran

C. METODE PEMBELAJARAN
Diskusi kelompok, Demontrasi dan penemuan

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


* Pertemuan pertama
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang unsur dan bagian-bagian lingkaran
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu
siswa dalam menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok 3-5 siswa diminta untuk mengenal sudut pusat dan sudut
keliling jika menghadap busur yang sama.
b. Siswa diminta mendiskusikan hasilnya dengan kelompoknya
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya

37
d. Guru bersama siswa membuat kesimpulan .

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
d. guru memberikan tugas PR.

* Pertemuan kedua
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang lingkaran.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu
siswa memecahkan masalah sehari hari.

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok 3-5 siswa diminta untuk menentukan besar sudut keliling
jika menghadap diameter dan busur yang sama.
b. Siswa diminta mendiskusikan hasilnya dengan kelompoknya
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya, ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya
d. Guru bersama siswa membuat kesimpulan.

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. guru memberikan tugas PR.

* Pertemuan ketiga
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang lingkaran
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu
dalam memecahkan masalah sehari hari.

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok 3-5 siswa diminta untuk menentukan panjang busur, luas
juring dan luas tembereng..
b. Siswa diminta mendiskusikan hasilnya , dengan kelompoknya.
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya, ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya
d. Guru bersama siswa membuat kesimpulan .

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. guru memberikan tugas PR.

a. Pertemuan keempat.
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang lingkaran.
Motivasi : Banyaknya benda-benda yang permukaannya berbentuk lingkaran
dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok 3-5 siswa .
b. Secara berkelompok siswa diminta mendiskusikan cara menghitung panjang
busur, luas juring dan luas tembereng.
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya, ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya
d. siswa menyelesaikan soal latihan dari buku sumber.

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. Guru memberikan tugas PR

38
* Pertemuan ke lima.
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang lingkaran.
Motivasi : Banyaknya benda-benda yang permukaannya berbentuk lingkaran
dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan kita.

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok dengan beranggotakan 3-5 siswa .
b. Secara berkelompok siswa diminta mendiskusikan untuk menemukan
hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juringdan menggunakannya dalam
pemecahan masalah.
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya, ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya.
d. Guru bersama siswa membuat kesimpulan.
e. siswa menyelesaikan soal latrihan dari buku sumber.

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. guru memberikan tugas PR

* Pertemuan ke enam.
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang lingkaran.
Motivasi : Banyaknya benda-benda yang permukaannya berbentuk lingkaran
dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan kita.

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok dengan beranggotakan 3-5 siswa .
b. Secara berkelompok siswa diminta mendiskusikan untuk menggunakan
hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juringdan menggunakannya dalam
pemecahan masalah.
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya, ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya.
d. Guru bersama siswa membuat kesimpulan.
e. siswa menyelesaikan soal latrihan dari buku sumber.

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. guru memberikan tugas PR

E. ALAT DAN SUMBER


Buku teks, Mistar, kertas berpetak

F. PENILAIAN
Tekhnik : tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan lisan dan tertiulis

Instrumen
1. Jika sudut A adalah sudut pusat dan sudut B adalah sudut keliling, sebutkan
hubungan antara sudut A dan sudut B jika kedua sudut itu menghadap busur
yang sama.
2. Berapa besar sudut kelilingjika menghadap diameter yang sama.

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

39
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMP Negeri 1 Kwadungan


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VIII/ Genap

Standar Kompetensi : 4. Menentukan unsur-unsur lingkaran serta ukurannya


Kompetensi Dasar : 4.4 Menghitung panjang garis singgung persekutuan dua
lingkaran
Indikator : 1. Menemukan sifat sudut yang dibentuk oleh garis singgung
dan garis yang melalui titik pusat
2. Mengenali bahwa melalui suatu titik pada lingkaran hanya
dapat dibuat satu garis singgung pada lingkaran tersebut.
3. Membuat dan menggambar dua garis singgung lingkaran
yang melalui satu titik di luar lingkaran.lingkaran
4. Membuat garis singgung persekutuan dua lingkaran
berdasarkan kedudukan dua lingkaran
Alokasi Waktu : 8 jam pelajaran (4 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat melukis garis singgung lingkaran yang ditarik dari titik pada
lingkaran dan dari titik luar lingkaran
b. Siswa dapat menentukan sifat sudut yang dibentuk oleh garis singgung
dan garis yang melalui titik pusat
c. Siswa dapat menghitung panjang garis singgung yang ditarik dari titik
luar lingkaran
d. Siswa dapat menentukan panjang talibusur dari dua titik singgung yang
ditarik luar lingkaran
e. Siswa dapat menyebutkan syarat kedudukan dua lingkaran :
berpotongan, bersinggungan dan saling lepas

B. Materi Ajar
Garis singgung lingkaran , garis singgung persekutuan dua lingkaran

C. Metode Pembelajaran
Ceramah, demonstrasi, tanya jawab, dan pemberian tugas

D. Langkah-langkah kegiatan
* Pertemuan Pertama
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali garis singgung lingkaran yang ditarik dari
titik di luar lingkaran, dan dalil Pythagoras.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik akan membantu
siswa dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang
berhubungan dengan garis singgung persekutuan dua
lingkaran

Kegiatan Inti
a. Dengan menggunakan gambar lingkaran yang dipotong garis, dijelaskan
sifat garis singgung lingkaran.

Catatan :
1) Garis singgung suatu lingkaran adalah suatu garis yang
memotong lingkaran hanya pada satu titik.
2) Garis singgung suatu lingkaran tegak lurus dengan jari-jari
lingkaran yang melalui titik singgungnya.
b. Dengan menggunakan jangka dan penggaris, diperagakan cara melukis
garis singgung lingkaran.

40
c. Dengan metode tanya jawab, siswa diarahkan untuk mendapat suatu
kesimpulan bahwa : melalui suatu titik pada lingkaran dapat dibuat sebuah
garis singgung sedangkan jika titik tersebut terletak di luar lingkaran maka
dapat dibuat dua garis singgung lingkaran.
d. Dengan mengunakan gambar garis singgung lingkaran, dijelaskan cara
menghitung panjang garis singgung lingkaran.
Catatan :
A AB = panjang garis singgung lingkaran
Dengan menggunakan dalil Pythagoras :
AB = OB 2 − OA 2 dengan OA = r
B
O

e. Dengan menggunkan gambar , dijelaskan mengenai layang-layang garis


singgung.
Catatan :
Layang-layang garis singgung dibentuk dari dua garis singgung dan dua
jari-jari
f. Bersama siswa membahas contoh-contoh
g. Siswa diminta mengerjakan soal latihan
( guru memantau dan membimbing siswa khususnya siswa yang
mengalami kesulitan ).
h. Beberapa siswa diminta menyajikan hasil kerjanya di depan kelas
sementara siswa yang lainnya menanggapi.

Penutup
a. Dengan bimbingan guru siswa diarahkan untuk membuat rangkuman .
b. Guru memberikan tugas (PR)

2. Pertemuan Kedua
Pendahuluan
Apersepsi : Membahas PR
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik akan membantu
siswa dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang
berhubungan dengan garis singgung lingkaran
Kegiatan Inti
a. Dengan menggunakan gambar kedudukan dua lingkaran, dijelaskan
beberapa kemungkinan garis singgung persekutuan dua lingkaran.
Catatan :
Dua lingkaran masing-masing berjari-jari r1 dan r2 dengan r1 > r2 dan MN
= Jarak antara dua pusat lingkaran
1) Dua lingkaran bersinggungan luar, syarat : MN = r1 + r2
2) Dua lingkaran berpotongan, syarat : MN < r1 + r2
3) Dua lingkaran saling lepas, syarat : MN > r1 + r2
Perluasan materi syarat kedudukan dua lingkaran
4) Jika MN = 0 maka dua lingkaran sepusat
5) Jika MN + r2 = r1 atau MN = r1 – r2 maka dua lingkaran
bersinggungan dalam.
b. Mengecek pemahaman siswa
c. Bersama siswa membahas contoh-contoh
d. Siswa diminta mengerjakan beberapa soal latihan.
( guru memantau dan membimbing siswa khususnya siswa yang
mengalami kesulitan ).
e. Beberapa siswa diminta menyajikan hasil kerjanya di depan kelas
sementara siswa yang lainnya menanggapi.
Penutup
a. Dengan bimbingan guru siswa diarahkan untuk membuat rangkuman .
b. Guru memberikan tugas (PR)

41
* Pertemuan ke tiga.
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang lingkaran.
Motivasi : Banyaknya benda-benda yang permukaannya berbentuk lingkaran
dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok 3-5 siswa .
b. Secara berkelompok siswa diminta mendiskusikan tentang cara menentukan
panjang tali busur dari dua titik singgung yang ditarik luar lingkaran

c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya, ,kelompok lain


diminta untuk menanggapinya
d. siswa menyelesaikan soal latihan dari buku sumber.

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
e. guru memberikan tugas PR

* Pertemuan ke empat
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang lingkaran.
Motivasi : Banyaknya benda-benda yang permukaannya berbentuk lingkaran
dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan kita.

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok dengan beranggotakan 3-5 siswa .
b. Secara berkelompok siswa diminta mendiskusikan untuk . Membuat
garis singgung persekutuan dua lingkaran berdasarkan kedudukan dua
lingkaran
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya,
,kelompok lain diminta untuk menanggapinya.
d. Guru bersama siswa membuat kesimpulan.
e. siswa menyelesaikan soal latrihan dari buku sumber.

Penutup
a. Siswa dan guru melakukan refleksi
b. guru memberikan tugas PR

E. Alat dan Sumber Belajar


Buku teks, lingkungan

F. Penilaian
Teknik : tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan tulis

Instrumen
1. Lukislah garis singgung persekutuan lingkaran dari gambar
di bawah !

2. Perhatikan gambar !
Ada berapakah garis singgung persekutuan
yang dapat dibuat pada gambar di samping!

42
3. Diketahui jari-jari dua lingkaran pusat A = 5 cm dan pusat B
= 3 cm. Jika jarak pusat kedua lingkaran 7 cm, maka kedudukan kedua
lingkaran adalah ....
•A
4. Perhatikan gambar!
a. AB disebut
garis apakah!
b. PQ disebut
B• •
garis apakah!
• Q
P

1. Perhatikan gambar !
PA garis singgung lingkaran, ∠ OPA A
= 2a0 dan ∠ AOP = 3a0. Tentukan
nilai a !
O P

2. Perhatikan gambar !
AB garis singgung lingkaran, OA = 13 B
cm dan OB = 5 cm. Hitunglah panjang
AB!
O A

3. Perhatikan gambar !
PA dan PB garis singgung lingkaran, B
OA = 6 cm dan OP = 10 cm.
Hitunglah:
a. Panjang AP O P
b. Luas ∆ OAP
c. Luas OAPB A
d. Panjang talibusur AB

4. Diketahui lingkaran pusat O berjari-jari 3 cm, titik P di luar


lingkaran dengan jarak 5 cm dari pusat O.
a. Lukislah garis singgung lingkaran pusat O yang ditarik dari titk P
b. Hitunglah panjang garis singgung lingkaran tersebut

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

43
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMP Negeri 1 Kwadungan


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VIII/II

Standar Kompetensi : 4. Menentukan unsur-unsur lingkaran serta ukurannya

Kompetensi Dasar : 4.4 Menghitung panjang garis singgung persekutuan dua


lingkaran
Indikator : 1. Melukis garis singgung persekutuan dalam dan luar dua
lingkaran
2. Menentukan panjang garis singgung persekutuan
dalam dan luar dua lingkaran

Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran (2 x pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta Didik mampu:
a. Melukis garis singgung persekutuan dalam dan luar dua lingkaran
b. Menentukan panjang garis singgung persekutuan dalam dan luar dua
lingkaran

B. Materi Ajar
Garis singgung persekutuan dalam dan luar dua lingkaran

C. Metode Pembelajaran
Ceramah, demonstrasi, tanya jawab, dan pemberian tugas

D. Langkah-langkah kegiatan
1. Pertemuan Pertama
• Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali garis singgung lingkaran yang ditarik dari
titik di luar lingkaran, dan dalil Pythagoras.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik akan membantu
siswa dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang
berhubungan dengan garis singgung persekutuan dua
lingkaran

• Kegiatan Inti
a. Dengan menggunakan gambar kedudukan dua
lingkaran, dijelaskan beberapa kemungkinan garis singgung
persekutuan dua lingkaran.
b. Dengan menggunakan jangka dan penggaris,
diperagakan cara melukis garis singgung persekutuan dalam dua
lingkaran
c. Dengan menggunakan gambar garis singgung
persekutuan dalam dua lingkaran, dijelaskan cara menghitung panjang
garis singgungnya.

Catatan :
Misal MN = jarak pusat dua lingkaran dan
PQ = panjang garis singgung persekutuan dalam, maka :
PQ = MN 2 − (r1 + r2 ) 2

d. Bersama siswa membahas contoh-contoh


e. Siswa diminta mengerjakan beberapa soal latihan.
( guru memantau dan membimbing siswa khususnya siswa yang
mengalami kesulitan ).

44
f. Beberapa siswa diminta menyajikan hasil kerjanya
di depan kelas sementara siswa yang lainnya menanggapi.

45
E. Penutup
a. Dengan bimbingan guru siswa diarahkan untuk membuat rangkuman dari
contoh-contoh soal yang telah diselesaikan, kemudian siswa diajak untuk
menentukan sifat-sifat yang sesuai dengan contoh soal
b. Guru memberikan tugas (PR)

F. Alat dan Sumber Belajar


Buku teks, lingkungan

G. Penilaian
Teknik : tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan tulis

H. Instrumen
1. Diketahui jari-jari dua buah lingkaran 5 cm
dan 3 cm. Jarak pusat kedua lingkaran 10 cm. Hitunglah panjang garis
singgung persekutuan dalam dua lingkaran ?
2. Diketahui panjang garis singgung
persekutuan dalam dua lingkaran 12 cm, panjang jari-jari dua lingkaran 6
cm dan 3 cm. Hitunglah jarak pusat kedua lingkarannya ?
3. Diketahui jarak pusat kedua lingkaran pusat
O dan P 17 cm, panjang garis singgung persekutuan dalamnya 15 cm. Jika
panjang jari-jari lingkaran pusat O adalah 6 cm, maka pajang jari-jari
lingkaran pusat P adalah ....
4. Diketahui jari-jari lingkaran pusat A = 4 cm
dan pusat B = 2 cm. Jarak pusat kedua lingkaran 7,5 cm.
a. Lukislah garis singgung persekutuan dalamnya
b. Hitunglah panjang garis singgung persekutuan dalamnya

2. Pertemuan Kedua
• Pendahuluan
Apersepsi : Membahas PR
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik akan membantu
siswa dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang
berhubungan dengan garis singgung persekutuan dua
lingkaran

• Kegiatan Inti
a. Dengan menggunakan jangka dan penggaris,
diperagakan cara melukis garis singgung persekutuan luar dua
lingkaran
b. Dengan menggunakan gambar garis singgung
persekutuan luar dua lingkaran, dijelaskan cara menghitung panjang
garis singgungnya.
Catatan :
Misal MN = jarak pusat dua lingkaran dan
PQ = panjang garis singgung persekutuan luar, maka :
PQ = MN 2 − (r1 − r2 ) 2
c. Bersama siswa membahas contoh-contoh
d. Siswa diminta mengerjakan beberapa soal latihan.
( guru memantau dan membimbing siswa khususnya siswa yang
mengalami kesulitan ).
e. Beberapa siswa diminta menyajikan hasil kerjanya di
depan kelas sementara siswa yang lainnya menanggapi.

E. Penutup
a. Dengan bimbingan guru siswa diarahkan untuk membuat rangkuman dari
contoh-contoh soal yang telah diselesaikan, kemudian siswa diajak untuk
menentukan sifat-sifat yang sesuai dengan contoh soal

46
b. Guru memberikan tugas (PR)

47
F. Alat dan Sumber Belajar
Buku teks, lingkungan

G. Penilaian
Teknik : tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan tulis
H. Instrumen
1. Hitunglah panjang garis singgung
persekutuan luar dua lingkaran, jika panjang jari-jari dua lingkaran masing-
masing 2 cm dan 1 cm dan jarak pusatnya 5 cm !.
2. Panjang garis singgung persekutuan
luar dua lingkaran 16 cm. Jika panjang jari-jari dua lingkaran masing-
masing 14 cm dan 2 cm, maka hitunglah jarak pusat kedua lingkaran ?
3. Diketahui dua lingkaran pusat M dan
N. Panjang jari-jari lingkaran pusat N = 2 cm dan panjang garis singgung
persekutuan luarnya 12 cm. Jika jarak pusat kedua lingkaran 13 cm, maka
hitunglah panjang jari-jari lingkaran pusat M !
4. Gambar
di bawah menunjukkan penampang tiga buah
kaleng minuman yang panjang jari-jari alasnya
7 cm diikat dengan tali. Hitunglah panjang tali
minimum yang melilit 3 buah kaleng tersebut !

5. Diketahui jari-jari lingkaran pusat O =


3,5 cm dan pusat P = 1,5 cm. Jarak pusat kedua lingkaran 6,5 cm.
a. Lukislah garis singgung persekutuan luarnya
b. Hitunglah panjang garis singgung persekutuan dalamnya

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

48
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SM P Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/Genap

STANDAR KOMPETENSI :
5. Memahami sifat sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian bagiannya, serta
menentukan ukurannya.

KOMPETENSI DASAR
5. 1 Mengidentifikasi sifat sifat kubus, balok, prisma dan limas serta bagian bagiannya.

INDIKATOR
1. Menyebutkan unsur- unsur kubus, balok, prisma, ,limas, rusuk, bidang sisi, diagonal
bidang, diagonal ruang, bidang diagonal.

ALOKASI WAKTU
2 Jam pelajaran ( 1 kali pertemuan )

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat menyebutkan unsure unsure kubus, balok, prisma, ,limas, rusuk,
bidang sisi, diagonal bidang, diagonal ruang, bidang diagonal.

B. MATERI AJAR
Kubus, balok, prisma tegak, limas.

C. METODE PEMBELAJARAN
Diskusi kelompok, Demontrasi dan penemuan

D. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


Pertemuan pertama
Pendahuluan
Apersepsi : Mengingat kembali tentang unsur dan bagian-bagian kubus
dan balok.
Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik maka akan dapat
membantu siswa dalam menyelesaikan masalah sehari hari

Kegiatan Inti
a. Dengan berkelompok 3-5 siswa diminta untuk menyebutkan unsure unsure
kubus dan balok,prisma dan limas dengan menggunakan modewl.
b. Siswa diminta mendiskusikan hasilnya dengan kelompoknya
c. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya ,kelompok lain
diminta untuk menanggapinya
d. Guru bersama siswa membuat kesimpulan.

Penutup

a. Siswa dan guru melakukan refleksi


b. guru memberikan tugas untuk persiapan pertemuan berikutnya

E. ALAT DAN SUMBER


Buku teks, Mistar, kertas berpetak

F. PENILAIAN
Tekhnik : tes
Bentuk instrumen : Pertanyaan lisan dan tertiulis

49
Instrumen

1. Perhatikan balok di bawah ini , sebutka rusuk tegaknya, sebutkan diagonal


ruangnya dan sebutkan bidang alas dan atasnya !

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata Pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M _________________


NIP. 130 923 161 NIP.

50
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMP Negeri 1 Kwadungan


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
KELAS/SEMESTER : VIII/2

Standar Kompetensi :
5. Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta
menentukan ukurannya.

Kompetensi Dasar :
5.1 Mengidentifikasi sifat-sifat kubus, balok, prisma, dan limas, serta bagian-
bagiannya.

Indikator :
• Menyebutkan unsur-unsur kubus, balok, prisma, dan limas : rusuk, bidang sisi
diagonal bidang sisi, diagonal ruang, dan bidang diagonal.

Alokasi waktu : 2 x 40 menit (1 pertemuan)

Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat menyebutkan diagonal-diagonal ruang yang terdapat pada
sebuah balok;
b. Siswa dapat menggambarkan bidang diagonal pada sebuah balok;
c. Siswa dapat menentukan banyaknya bidang diagonal yang terdapat pada
sebuah balok
Materi Ajar
a. Unsur-unsur kubus, balok, prisma, dan limas.

Metode, Pendekatan dan Model Pembelajaran


a. Diskusi kelompok, tanya jawab, penugasan melalui pendekatan CTL dengan
model pembelajaran koperatif.

Langkah-langkah Pembelajaran
Pendahuluan :
Apersepsi : Mengingatkan kembali tentang rumus luas bangun datar

Motivasi : Apabila materi ini dikuasai dengan baik, banyak manfaatnya dalam
kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Inti :
1. Dengan berdialog, siswa diminta menyebutkan contoh bangun-bangun
ruang dalam bentuk kehidupan sehari-hari yang berbentuk kubus, balok,
prisma dan limas;
2. Guru dan siswa mendiskusikan tentang unsur-unsur yang terdapat pada
bangun-bangun ruang sisi datar;
3. Siswa menyelesaikan soal-soal bangun-bangun ruang sisi datar yang
terdapat pada buku sumber (karangan ……., halaman ….. , latihan……..
nomor …….);

Penutup:
a. Dengan bimbingan guru, siswa diminta untuk membuat rangkuman;
b. Siswa dan guru melakukan refleksi;
c. Guru memberikan tugas (PR);

Alat dan Sumber Belajar


Buku teks dan model-model bangun ruang sisi datar.

51
Penilaian
Teknik : Tes Lisan
Tes Unjuk Kerja
Bentuk instrumen : Daftar Pertanyaan
Uji Kerja Produk

Instrumen :
Perhatikan gambar balok ABCD.EFGH berikut !
H G
E F

D
C
A
B
a. Sebutkan diagonal-diagonal ruang pada gambar balok di atas !
b. Gambarlah bidang diagonal pada gambar di atas !
c. Ada berapa buah bidang diagonal pada gambar di atas ?

Mengetahui
Kepala SMP Negeri 1 Kwadungan Guru Mata pelajaran

Drs. SUNARYO, M.M __________________


NIP. 130 923 161 NIP.

52