Anda di halaman 1dari 8

JJIMDAK

Jjimdak merupakan menu khas warga korea saat musim panas yang tidak boleh terlewatkan.
Makanan ini berasal dari kota Andong, provinsi Gyeonsangbuk. Ada beberapa versi yang
berbeda dari Jjimdak dalam masakan Korea, tergantung pada daerah itu berasal dan bahan
yang digunakan. Pada umumnya bahan utama jjimdak yaitu ayam. Sebelum kita membahas
resep dan cara pembuatan jjimdak, kita akan bahas asal-asul jjimdak.
Sejarah
Ada banyak cerita yang mengungkap sejarah jjimdak. Beberapa diantaranya mengatakan
bahwa Jjimdak adalah makanan khusus masyarakat Andong selama periode Joseon yang
hanya dimakan untuk acara-acara khusus saja. Kisah yang lain mengatakan bahwa asal
muasal jjimdak bermula dari tahun 1980an dimana para pedagang ayam di Andong Gu
Market membuat sajian ini sebagai salah satu usaha menangkis ekspansi para toko-toko ayam
goreng (fried chicken) yang dimiliki oleh barat. Usaha ini ternyata manjur karena betapapun
makanan barat makin dikenal oleh warga Korea, namun jjimdak tetap saja populer.
Resep jjimdak
Bahan untuk 4 porsi:
Paha ayam, mie tepung, kecap, saus tiram, sirup beras (atau sirup jagung), gula coklat gelap,
minyak sayur, kering paprika merah, kentang, bawang putih, mentimun, bawang hijau,
wortel, jamur putih, bawang merah, cabai hijau , cabai merah, lada hitam, minyak wijen, dan
biji wijen.
Petunjuk memasak
Total waktu persiapan dan memasak : 50 menit sampai 1 jam.
Siapkan ayam dan mie
1. Potong kelebihan lemak dari 3 paha ayam (dada atau sayap) dan potong-potong
seukuran dadu (1 inci x 2 inci) atau bias juga sesuai selera.
2. Bilas ayam dalam air dingin dan rendam selama beberapa menit. Tiriskan dan
sisihkan.
Rendam 100 gram (3,5 ons) dari mie pati dalam air dingin.

Membuat saus

Kombinasikan cangkir saus kedelai, cangkir saus tiram, cangkir sirup beras (atau
sirup jagung), dan 1 sdm gula merah gelap dalam mangkuk. Sisihkan.

Siapkan sayuran:
1. Potong 3 kentang berukuran sedang ke dalam potongan tebal (sesuai selera).
2. Iris 1 wortel ukuran sedang menjadi beberapa potongan (sesuai selera).
3. Iris 1 bawang bombai ukuran sedang, kemudian cincang.
4. Cincang 1 cabai merah dan 2 cabai hijau.
5. Potong 1 cangkir jamur putih ke dalam potongan seukuran dadu (sesuai selera).
6. Potong 5-7 batang daun bawang potong 2 inci panjang.
7. Tumbuk bagian putih bawang hijau iris memanjang, dan rendam dalam air dingin
selama 10 menit sebelum dikeringkan.

Persiapan bahan-bahan sudah selesai. Mari kita memasak!


1. Panaskan wajan, tambahkan 1-2 sendok makan minyak sayur.
2. Potong 2-3 paprika merah kering, potong inci panjang. Tumis dalam minyak panas
dan selama 10-15 detik sebelum ditiriskan.

3. Tambahkan ayam.
* tip: untuk mencegah dari percikan minyak, tempatkan ayam di tepi panci kemudian dorong
perlahan ke tengah panic dengan sendok kayu.
4. Aduk ayam dengan sendok kayu beberapa kali. Biarkan masak dengan tutup terbuka
selama sekitar 3-5 menit.
5. Balikan ayam ke arah atas, aduk cepat, dan biarkan masak dengan tutup terbuka selama 3-5
menit.
6. Tambahkan bawang putih cincang dan jahe, aduk beberapa menit sampe harum.

7. Tambahkan potongan kentang, saus, dan 2-3 gelas air. Masak selama 10 menit dengan
panas tinggi dengan tutupnya tertutup.

8. Buka tutup, tambahkan wortel dan bawang, kemudian masak lagi selama 10 menit.
Biarkan tutup terbuka.

9. Tambahkan mie tepung basah dan dikeringkan, iris paprika merah, cabai hijau, jamur
putih, dan mentimun. Aduk terus selama 7-10 menit dengan panas tinggi sampai
cairan braising mengental dan mie terlihat tembus.

10. Matikan api dan tambahkan 2 sdt lada hitam dan 1 sdm minyak wijen. Campur
bersama-sama.
11. Sajikan ke piring saji dan hiasi dengan daun bawang cincang dan taburkan sedikit biji
wijen di atasnya sebelum disajikan.
Jjimdak siap disajikan. Nikmati dengan nasi atau sesuai selera.
Credit
http://en.wikipedia.org/wiki/Andong_jjimdak
http://www.maangchi.com/recipe/dakjjim