Anda di halaman 1dari 37

Morning Report

3-9 Nov 2014

Pasien 1 (6-11-2014, 13.50 WIB)


Ny.

M, 37 tahun, kiriman dari Puskesmas


Tumpang dengan tekanan darah tinggi dan
bekas SC 7 tahun lalu
Menarche : 13 tahun HPHT : 14-02-2014
HPL : 21- 11-2014

Pemeriksaan Fisik
T: 180/100; N: 98; S: 36,1; RR: 22
Abdomen: TFU 32 cm, puka, membujur,
letak kepala, sudah masuk PAP, DJJ
frekuensi 130x/menit reguler.
Genital: VT: v/v blood slym (+), po 2
cm, eff 25%, ket (+), kepala H1.

Pemeriksaan penunjang
06-11-2014
Hb : 12,0
Hct : 34,5
Eri : 4,14 juta
Leu : 13.880
SGPT : 9
Ureum : 11
HbSAg :

Tromb : 282.000
BT : 130
CT : 1130
GDS : 85
SGOT : 15
Crea : 0,62
Albumin : -

Diagnosa:

GII P1001 Ab000, UK 38-39 minggu


dengan suspect PEB dan bekas SC 7 tahun
lalu.

Terapi

SM protab
Nifedipin 3 x 10 mg
Cek proteinuria ulang
Observasi TTV, DJJ & His
Jika sewaktu-waktu ada kegawatan mohon
lapor

observasi
Pukul 18.00
v/v blood slym (+), po 9 cm, eff 75%, ket (+),
kepala H2

Pukul 20.45
Dilakukan
amniotomi
dan
pimpin
persalinan 30 mnt tidak maju, kepala tetap
H2. DJJ frekuensi 146 x/mnt reguler.
Pukul 21.15
Lapor dr.IBP a/p : observasi

Pukul 21.30
a/p dr.ibp : siapkan cito jam 23.00 WIB
Pukul 22.50
Pasien berangkat ke IKO kemudian masuk
HCU Dx: Post SC P2002 Ab000 d/i PEB
dan bekas SC 7 tahun lalu

Pasien 2

(6-11-2014, 01.10 WIB)

Ny. P, 38 tahun, rujukan dari PKM Turen


karena tekanan darah tinggi
Keluhan : Nyeri perut (-), kembung (+), Mual
(+), muntah (-), pusing (+)
Menarche : 11 tahun HPHT : 14-3-2014
HPL : 21-12-2014 UK 33-34 minggu

Pemeriksaan Fisik
KU : cukup, anemis (-/-)
TD : 190/150; N: 90; RR: 20; S: 36,4,
Abdomen: TFU 23 cm, puka, membujur,
letak kepala, belum masuk PAP, DJJ
frekuensi 145x/menit reguler.
Genital : VT: v/v blood slym (-), po
menutup.

Pemeriksaan Penunjang
06-11-2014
Hb : 12,7
Hct : 35
Eri : 4,37 juta
Leu : 16.880
SGPT : 64
ureum : 31
HbSAg :

tromb : 108.000
BT
: 130
CT
: 10
GDS : 77
SGOT : 117
Crea
: 1,04
Proteinuria : +3

Diagnosa:

GIII P2002 Ab000 uk 33-34 minggu dengan PEB


dan Prematur

Terapi:

SM protab
Dexamethasone 2 x 6 mg
IVFD Futrolit 32 tpm
Pasang DC
Pro SC

Pasien 3

(7-11-2014, 02.40 WIB)

Ny. I usia 34 thn rujukan dari bidan


dengan pembukaan 3 dan badan panas
Menarche : 12 tahun HPHT : 8-2-2014
HPL : 15-11-2014 UK: 38-39 minggu

PEMERIKSAAN FISIK
KU : cukup, anemis (-/-)
TD : 140/80; N: 96; RR: 25; S: 38,
Abdomen: TFU 27 cm, puki, membujur,
letak kepala, sudah masuk PAP, DJJ
frekuensi 175x/menit reguler, his 10menit
2-3 kali durasi 30 detik
Genital : VT: v/v blood slym (+), po buka 7
cm, eff 75%, teraba kepala.

Pemeriksaan penunjang
07-11-2014
Hb : 11,1
Leu : 28.200
Hct : 33,5
Eri : 4,65 juta
Tomb : 212.000

Diagnosa:

GII P1001 Ab000 uk 38-39 dengan inpartu


fase aktif + OF

Terapi :

Pasang DC
Infus NS 20 tpm
Ceftriaxone 2 x 1 gr
Xylomidon 2 x 2 cc bila suhu turun
Paracetamol 3 x 500 mg
Partus spontan pkl. 05.30 WIB, P, BBL: 3.225

Pasien 4

(5-11-2014, 13.50 WIB)

Ny. I usia 35 tahun dengan thn rujukan


dari puskesmas dengan bekas SC 10
tahun lalu
Menarche : 13 tahun HPHT : 21-2-2014
HPL : 28-11-2014 uk 36-37 minggu

Pemeriksaan fisik
KU : baik, anemis (-/-)
TD : 130/90; N: 93; RR: 20; S: 37,
Abdomen: TFU 31 cm, puka, membujur,
letak kepala, belum masuk PAP, DJJ
frekuensi 144x/menit reguler,
Genital : VT: v/v blood slym (+), po buka 2
cm, eff 25%, ket (+), teraba kepala.

Diagnosa:

GII P1001 Ab000 uk 36-37 minggu dengan


bekas SC 10 tahun lalu

Terapi :
Infus RL 20 tpm
Ceftriaxone 2 x 1 gr
Ketorolac 2 x 1 ampul
Pasang DC
Pro SC

PASIEN 5

(5-11-2014, 20.05 WIB)

Ny.

S, 37 tahun, kiriman dari puskesmas


Pagelaran dengan APB.

5-11-2014:

17.40: keluar darah dari jalan lahir


18.00: periksa ke PKM lalu dirujuk karena APB
20.05: tiba di IGD RSUD Kanjuruhan

Menarche

: 12 tahun HPHT : 15-03-2014


HPL : 22- 12-2014 UK: 32-34 minggu

Pemeriksaan fisik
T: 100/80; N: 98; S: 36,1; RR: 20, anemis +/+
Abdomen: TFU 25 cm, puka, membujur,
letak kepala, belum masuk PAP, DJJ
frekuensi 130x/menit reguler.
Genital: inspekulo: v/v darah, po tampak
menutup

pemeriksaan penunjang

USG (5-10-2014): plasenta previa totalis

Laboratorium (5-11-2014)
Hb
: 9,8
Hct
Eri
: 3,64
Trom : 199.000 GDA
CT
: 1130
BT
HbSAg: negatif

: 27,9
Leu : 7.540
: 71
: 1

Diagnosa:

G3P2002Ab000 UK 32-34 minggu dengan


plasenta previa totalis

Terapi:
IVFD RL 20 tpm
Pasang DC
Kalnex 3x500 mg
Dexa protab
Lapor bila perdarahan banyak

PASIEN 6

(5-11-2014, 20.00 WIB)

Ny. J, 32 th, rujukan puskesmas


Pagelaran dengan nyeri perut post oyok.

5-11-2014:
10.00: oyok karena perut terasa tidak nyaman.
15.00: oyok lagi karena perut masih terasa sakit
18.00: periksa ke puskesmas karena perut
terasa semakin nyeri dirujuk ke RSUD
20.00: tiba di IGD RSUD Kanjuruhan

Menarche: 11 tahun HPHT:15-7-2014


HPL: 22-4-2015 UK:16-18 minggu

Pemeriksaan fisik
T: 120/80; N: 80; S: 36; RR: 20
Abdomen: TFU setinggi pusat,
ballotement (+), DJJ sulit dicari
Genetalia: VT: v/v tenang, po menutup,
nyeri goyang portio (+), cavum douglasi
tidak menonjol.

Pemeriksaan penunjang
Laboratorium (5-11-2014)
Hb
: 12,0
Hct : 33,6
Eri
: 4,83
leu : 11.110
Trom
: 246.000
HCG
: positif

Diagnosa:

G4P3002Ab00 UK 16-18 minggu dengan


nyeri abdomen post oyok

Terapi:
IVFD RL 20 tpm
Pro USG
Observasi di Kaber

USG (6-11-2014):

Kista coklat 11,7x9 cm

Pasien 7

(7-11-2014, 19.30 WIB)

Ny. D, 23 tahun, datang ke IGD RSUD


Kanjuruhan dengan keluhan keluar
darah dari jalan lahir.
24-10-2014: periksa ke bidan, diberi obat
namun masih tetap keluar flek.
7-11-2014:

18.00: perdarahan banyak dari jaln lahir, 1


pembalut, disertai perut terasa mules.
19.30: pasien tiba di IGD RSUD Kanujurhan

Menarche: 14 tahun HPHT: 31-07-2-14


HPL: 7-04-2015 UK 16-18 minggu

Pemeriksaan fisik
T: 130/90, N: 88, S: 36,7, RR: 20
Abdomen: TFU setinggi pusat, distended
(+)
Genetalia: v/v darah + stolsel, po 1
jari.

Pemeriksaan penunjang
Laboratorium (7-11-2014)
Hb
: 10,1
Hct : 28,7
Eri
: 3,49
leu : 7.460
Trom
: 185.000
GDA : 57
CT
: 25
BT : 130
HbSAg : negatif

Diagnosa:

G1P0000Ab000 UK 14-16 minggu dengan


abortus insipien

Terapi:
IVFD RL 30 tpm
Inj. Kalnex bila perdarahan banyak
Pro USG
Observasi

Pasien 8

(7-11-2014, 16.00 WIB)

Ny. D, 35 tahun, rujukan dari RSU Mitra


delima karena tekanan darah tinggi.

7-11-2014
12.00: mual, nafas sesak lalu periksa ke bidan
TD: 180/120 mmHg dirujuk ke RSMD
12.30: periksa di
RSMD TD: 175/117 mmHg,
protein urine +3 terapi:

Drip RL MgSO4 40 % 4 gr IV
Nifedipin 10 mg IV
Pasang DC
Rujuk ke RSUD

16.00: tiba di IGDRSUDKanjuruhan

Pemeriksaan fisik
Menarche: 13 tahun, HPHT: 4-3-2014
HPL: 11-12-2014, UK: 35-36 minggu
T: 168/94, N: 121, S: 35,8, RR: 23
Abdomen: TFU 24 cm, puka, DJJ (+)
122 x/menit irreguler
Genetalia: VT: v/v tenang, po menutup

Diagnosa:

G2P1001Ab000 UK 35-36 minggu dengan PEB


impending Eklamsia

Terapi:

IVFD RL 20 tpm
Pasang DC
O2 6L/menit
Nifedipine 10 mg
SM protab
Dexa protab
Pro SC

Pasien 9

(8-11-2014, 00.50 WIB)

Ny. Y, 20 tahun, pasien rujukan


puskesmas karena bayi besar dan perut
terasa kenceng-kenceng.

7-11-2014
22.00: periksa ke bidan dengan keluhan
kenceng-kencengdirujuk ke puskesmas
22.30: tiba di puskesmas dan dirujuk ke RSUD
karena bayi besar
00.50: tiba di IGD RSUD Kanjuruhan

Menarche: 14 tahun, HPHT: 15-2-2014,


HPL: 22-11-2014, UK: 38-39 minggu

Pemeriksaan fisik
T: 140/100, N: 75, S: 37, RR: 20
Abdomen: TFU 34 cm, puka, letkep,
masuk PAP, DJJ 130 x/menit, reguler
Genetalia: VT: v/v blood slym, po 3
cm, ketuban (+), eff 25%, kepala H-II

Diagnosa:

G1P0000Ab000 UK 38-39 minggu dengan


observasi inpartu

Terapi:
Observasi TTV dan DJJ
Observasi his dan pembukaan portio

07.50: Partus spontan, bayi laki-laki,


BBL: 3700 gr, PB: 54 cm, LK: 34 cm, LD:
34 cm, LLA: 13 cm

TERIMAKASIH.