Anda di halaman 1dari 35

UTS Pajak Internasional

Dikumpulkan: hari Rabu, tgl 6 Mei 2015


Dalam sesi ini, kita akan mengkaji prinsip-prinsip pajak umum (termasuk
aplikasi perjanjian pajak) yang berlaku terhadap investasi asing di negara
anda. Pembahasan mengenai isu-isu pajak akan didasarkan pada studi kasus
berikut ini.
STUDI KASUS
Software House Inc. adalah penduduk fiskal dari Republica. Perusahaan ini
mengembangkan dan mendistribusikan software rak (software kemasan) dan
bermaksud untuk memperluas operasi bisnisnya ke negara anda. Perusahaan
ini sedang mempertimbangkan proposal berikut ini
a;

Distribusi software ke konsumen di negara anda melalui pemasaran


langsung.
Software House akan memasarkan produk-produk software-nya melalui
iklan dalam majalah komputer yang beredar di negara anda. Pelanggan
yang ingin membeli software akan mempunyai dua opsi
i;

Formulir pemesanan (order form) akan dimasukkan dalam iklan


majalah. Pelanggan di negara anda dapat mengisi formulir
pemesanan tersebut (termasuk detil kartu kredit) dan mengirimkan
ke kantor pusat Software House di Republica. Sesudah detil kartu
kredit diperiksa, Software House menerima pesanan pelanggan.
Software disimpan dalam CD-ROM yang dikirim dari gudang
Software House di Republica langsung ke pelanggan di negara anda.
Kemasan software meliputi stiker di bagian depan yang menyatakan
bahwa pelanggan diberi lisensi untuk menggunakan software
tersebut dengan syarat mereka tidak boleh mengkopi software.
Selanjutnya dinyatakan bahwa jika pelanggan membuka kemasan,
maka pelanggan dianggap menyetujui syarat ini.

ii;

Iklan majalah merujuk pelanggan di negara anda ke website Software


House. Jika pelanggan memerlukan bantuan dalam memilih software
yang tepat, maka mereka dapat berkorespondensi melalui website
1

International Taxation and Tax Treaties


tersebut dengan sales assistant di Republica. Pelanggan membayar
software dengan memberikan detil kartu kredit mereka. Sesudah detil
kartu kredit pelanggan diperiksa, Software House mengirimi
pelanggan e-mail yang berisi kode pemesanan yang kemudian dapat
digunakan oleh pelanggan untuk mengunduh (download) software
dari website. Pada awal proses mengunduh software, suatu pesan
muncul di layar yang menjelaskan bahwa pelanggan diberi lisensi
untuk menggunakan software dengan syarat tidak boleh mengkopi
software. Jika pelanggan setuju, kemudian pelanggan mengklik ikon
continue pada website dan software pun diunduh.
Atau, sesudah memilih software, pelanggan diminta untuk mengklik
ikon yang menghubungkan pelanggan dengan website pembayaran
milik Software House yang terletak pada server di Republica atau
Tax Haven.
Menurut kedua proposal tersebut, Software House tidak akan
mempunyai tempat usaha atau karyawan sendiri di negara anda.
b;

Distribusi software ke pelanggan di negara anda melalui peritel


independen.
Software House mengadakan perjanjian dengan Retailer Ltd. (sebuah
perusahaan tanpa keterkaitan yang merupakan penduduk fiskal dari
negara anda) untuk mendistribusikan software dari Software House di
negara anda melalui toko-toko milik Retailer. Retailer merupakan gerai
ritel terbesar untuk software kemasan di negara anda. Software House
dan Reailer mengadakan kontrak dimana Software House memberi
lisensi pada Retailer untuk menggunakan software dengan memberi sublisensi kepada pelanggan di negara anda.
Atau, kontrak bisa menunjuk Retailer sebagai agen dari Software House
untuk mengadakan perjanjian lisensi antara Software House dan
pelanggan di negara anda. Mekanisme lisensinya sama.
Kontrak antara Software House dan Retailer dirundingkan dan
ditandatangani di Republica.

International Taxation and Tax Treaties


Software House tidak akan mempunyai tempat usaha atau karyawan
sendiri di negara anda.
c;

Distribusi software di negara anda melalui kantor perwakilan


Software House akan mendirikan kantor perwakilan di negara anda untuk
memasarkan produk-produk software-nya di negara anda. Kantor tersebut
akan mencari distributor potensial untuk produk-produk Software House
di negara anda. Kantor ini akan mengurus pengiklanan produk-produk
Software House di negara anda dalam publikasi dagang dan secara reguler
mengunjungi distributor software komputer di negara anda dengan katalog
dan daftar harga. Kantor ini juga akan mengiklankan produk-produk
Software House ke pelanggan di negara anda dalam majalah komputer.
Kantor ini akan menerima pesanan dari distributor dan konsumen di
negara anda. Kantor akan memeriksa detil kartu kredit dari pesanan yang
diterima dari konsumen. Semua pesanan akan dikirim ke kantor pusat
Software House di Republica untuk diterima. Terkait dengan distributor,
pesanan hanya akan diterima sesudah Software House melakukan
pemeriksaan kredit terhadap distributor di negara anda. Software House
bisa mempertimbangkan semua nasihat dari staf kantor perwakilan
mengenai penerimaan pesanan.
Pesanan akan dipenuhi oleh Software House dari gudangnya di
Republica dan dikirim langsung ke distributor atau konsumen di negara
anda. Kantor akan menyimpan sedikit stok barang Software House di
negara anda utamanya sebagai contoh dagangan, meski kantor bisa
kadang-kadang memenuhi pesanan kecil dari stok ini.
Kantor akan diawaki oleh seorang perwakilan yang dikirim dari kantor
pusat Software House di Republica dan oleh orang lokal yang
memberikan dukungan kesekretariatan. Perwakilan dikirim ke negara
anda secara bergilir, namun selama tak lebih dari lima bulan dalam sekali
waktu.

d;

Distribusi software di negara anda melalui cabang

International Taxation and Tax Treaties


Software House akan membuka gerai ritel di ibukota negara perusahaan
anda. Gerai ritel tersebut akan menjual produk-produk Software House
kepada konsumen dan akan juga mendistribusikan produk ke gerai ritel
yang tidak berkaitan di kota-kota lain di negara anda. Software House
akan menugaskan personil penjualan dan technical support dari kantor
pusatnya di Republica ke kantor cabang di negara anda. Personil tersebut
akan dikirim ke negara anda secara bergilir, tetapi selama tak lebih dari
lima bulan dalam sekali waktu. Personil technical support akan
menangani keluhan mengenai produk-produk cacat.
Software akan dikopi ke CD-ROM di kantor pusat di Republica dan
dikirimkan ke gerai ritel di negara anda. Penetapan biaya standar untuk
software yang didistribusikan di negara anda adalah sebagai berikut biaya
pembuatan di Republica adalah $30 (termasuk pengembangan program);
harga grosir di Republica adalah $80; biaya transportasi ke Republica adalah
420; biaya yang dikeluarkan oleh cabang yang dimasukkan dalam biaya
barang berdasarkan penetapan biaya absorpsi adalah $20; dan harga ritel di
negara anda adalah $200. Kantor ritel juga akan membayar ongkos
manajemen kuartalan kepada kantor pusat yang meliputi biaya staf penjualan
dan staf teknis yang dikirim ke kantor dan untuk manajerial umum, akuntansi
dan legal support. Software House memiliki pinjaman cukup besar di
Republica yang dipakai untuk mendukung aktivitasnya di seluruh dunia.
Software House juga akan mencari kontribusi tahunan dari gerai ritel untuk
biaya bunga atas pinjaman ini.
Kantor ritel boleh memasok produk-produk Software House untuk
distributor di negara tetangga ke negara anda.
Kantor pusat Software House bisa mengadakan penjualan langsung ke
pelanggan di negara anda melalui website Software House.
e;

Distribusi software di negara anda melalui anak perusahaan.


Software House akan membentuk badan hukum berupa anak perusahaan
dengan kepemilikan penuh di negara anda. Anak perusahaan tersebut
akan diberi lisensi oleh Software House untuk membuat kopi software

International Taxation and Tax Treaties


untuk didistribusikan di negara anda. Menurut perjanjian lisensi, anak
perusahaan akan membayar Software House royalti sebesar $10 per item
software kemasan yang diproduksi.
Ada fleksibilitas mengenai bagaimana modal (ekuitas dan hutang) anak
perusahaan dibentuk.
Software House memindahkan untuk sementara waktu personil technical
support ke anak perusahaan. Personil tersebut dipindah sementara selama
enam bulan dan terus dibayar oleh Software House. Anak perusahaan
membayar Software House ongkos manajemen untuk kerja yang
diberikan oleh personil yang dipindah sementara. Ongkos tersebut sama
dengan dua kali gaji karyawan plus pengeluaran tambahan.
Software House berkepentingan pada apakah anak perusahaan akan
memenuhi syarat untuk mendapat potongan pajak (tax holidays) di
negara anda. Untuk itu, anak perusahaan boleh mengekspor produk ke
distributor di negara tetangga.
Pikirkan implikasi pajak dari proposal diatas di negara anda menurut hukum
pajak domestik. Apa perbedaan yang akan timbul jika ada perjanjian pajak
antara Republica dan negara anda?
ISU-ISU YANG TIMBUL DARI STUDI KASUS
Studi kasus tersebut menciptakan beberapa isu pajak pendapatan yang
berhubungan dengan investasi asing ke negara anda. Pada pokoknya, studi
kasus itu meminta anda untuk memikirkan bagaimana posisi pajak di negara
anda berubah ketika tingkat aktivitas ekonomi dari investor asing di negara
anda meningkat. Pertama, anda memikirkan isu-isu pajak tersebut atas dasar
bahwa tidak ada perjanjian pajak antara negara anda dan Republica. Kedua,
anda diminta untuk mengetahui apakah ada perubahan akibat pajak jika ada
perjanjian pajak antara negara anda dan Republica. Sebelum menelaah fakta
spesifik pada studi kasus tersebut, beberapa hal umum mengenai Software
House akan dikemukakan.
Pengantar perjanjian pajak

International Taxation and Tax Treaties


Saat ini ada sekitar 2000 perjanjian pajak yang berlaku. Beberapa negara
mempunyai banyak perjanjian pajak. Contohnya, Inggris mempunyai lebih
dari 100 perjanjian pajak yang berlaku saat ini. Negara-negara lain bisa
memiliki sedikit perjanjian pajak, perjanjian ini merupakan perjanjian lama
dengan bekas negara kolonial, atau perjanjian yang dirundingkan dengan
mitra dagang penting. Selama sepuluh tahun terakhir, banyak negara aktif
dalam perundingan perjanjian pajak.
Apa posisi negara anda? Apakah ada banyak perjanjian pajak yang
berlaku? Adakah kebijakan mengenai perundingan perjanjian aktif?
Sebagian besar perjanjian pajak yang berlaku saat ini mengikuti OECD
Model Tax Convention on Income and Capital (OECD Model).
Commentary

to

the

OECD

Model

merupakan

alat

penting

dalam

menginterpretasikan perjanjian pajak. Model dan Commentary direvisi secara


reguler dan dimutakhirkan oleh OECD. PBB juga telah menyusun modal
perjanjian pajak. Model ini memakai OECD Model sebagai itik awal dan
dalam beberapa ketentuan penting memberi negara asal ( source country) hak
yang lebih besar untuk mengenakan pajak dibanding menurut OECD Model.
Revisi rancangan Model PBB telah disusun tahun ini.
Hubungan hukum antara perjanjian pajak dan hukum pajak domesik
bervariasi dari satu negara ke negara ain. Contohnya

Perancis Konstitusi menetapkan bahwa perjanjian (termasuk perjanjian


pajak) harus didahulukan daripada hukum domestik sebelumnya dan
sesudahnya.

Jepang Konstitusi mengharuskan kewajiban dalam perjanjian dipatuhi


dengan tepat

ini menetapkan superioritas perjanjian atas hukum

domestik.

Australia perjanjian menjadi berlaku karena diundangkan sebagai bagian


dari hukum domestik. Jadi, suatu perjanjian dapat dibatalkan oleh
undang-undang selanjutnya. Tetapi, ada peraturan khusus dalam hukum
pajak yang menetapkan bahwa seandainya terjadi inkonsistensi antara
suatu perjanjian pajak dan hukum domestik, maka perjanjian pajaklah
6

International Taxation and Tax Treaties


yang berlaku. Peraturan ini tidak termuat dalam Konstitusi, melainkan di
Keputusan Parlemen Biasa. Oleh karena itu, Parlemen selalu bebas untuk
membatalkan suatu perjanjian pajak, asalkan ada tujuan yang jelas.

Amerika Serikat hukum pajak domestik dan perjanjian pajak berstatus


sama. Seandainya ada pertentangan, yang paling belakangan diundangkan
akan berlaku. Jadi, perjanjian pajak dapat (dan pernah) dibatalkan oleh
hukum domestik yang diundangkan lebih akhir.

Pada umumnya, perjanjian pajak hanya membatasi saja, karena mereka


menetapkan keadaan dimana suatu negara (sebagai negara asal) dapat
mengenakan pajak atas pendapatan milik warganegara dari negara ain yang
ikut perjanjian. Mereka tidak menciptakan tanggung gugat yang mana ini
tidak ada menurut hukum pajak domestik. Jadi, biasanya, jika tidak ada
pengenaan pajak menurut hukum domestik, maka tidak perlu bagi kita untuk
mempertimbangkan posisi menurut suatu perjanjian pajak. Tetapi, beberapa
negara menetapkan dalam perjanjian mereka atau dalam hukum domestik
bahwa yurisdiksi yang lebih luas atas pajak yang ditetapkan dalam suatu
perjanjian juga berlaku terhadap hukum domestik.
Contohnya, menurut hukum domestik Australia, Australia mempunyai
yurisdiksi untuk mengenakan pajak terhadap non-penduduk hanya atas
pendapatan yang berasal dari Australia. Ini berarti bahwa, tanpa ada ketentuan
khusus, jika suatu perjanjian memberi Australia yurisdiksi untuk mengenakan
pajak pendapatan, maka yurisdiksi itu hanya dapat digunakan jika
pendapatannya adalah pendapatan yang berasal dari Australia karena alasan
hukum pajak domestik Australia (yakni, pendapatan tersebut adalah
pendapatan yang berasal dari Australia karena peraturan mengenai asal dalam
hukum dalam negeri). Dalam banyak perjanjian pajak Australia, ada ketentuan
khusus yang mengatur hal ini. banyak perjanjian memasukkan Pasal Asal
Pendapatan yang menetapkan bahwa, semua pendapatan yang Australia
mempunyai yurisdiksi menurut perjanjian diperlakukan sebagai pendapatan
yang berasal dari Australia karena alasan perjanjian dan karena alasan hukum

International Taxation and Tax Treaties


domestik Australia. Pasal ini berpotensi untuk benar-benar memperluas (bukan
membatasi) yurisdiksi Australia untuk mengenakan pajak.
Tanpa adanya peraturan khusus seperti itu, struktur analisis yang
melibatkan suatu perjanjian pajak biasanya adalah sebagai berikut
a; Apa posisi menurut hukum pajak domestik?
b; Jika ada tanggung gugat menurut hukum pajak domestik, apakah suatu
perjanjian pajak membatasi ataukah meniadakan tanggung gugat itu?
Apa hubungan antara perjanjian pajak dan hukum domestik di negara
anda?
Satu contoh dilontarkan oleh salah satu delegasi mengenai isu ini.
Menurut hukum domestik, uang sewa peralatan diperlakukan sebagai laba
usaha, tetapi menurut suatu perjanjian uang itu diperlakukan sebagai
royalti. Karena alasan hukum domestik, karakterisasi sebagai royalti
mengakibatkan pengenaan pajak yang lebih besar (meski dengan
mempertimbangkan perjanjian tersebut). Masalahnya adalah, menurut
suatu peraturan yang lebih mendahulukan penerapan perjanjian daripada
hukum domestik, apakah karakterisasi perjanjian tersebut diterapkan
karena alasan hukum domestik. Ada diskusi mengenai isu ini, meski tidak
muncul jawaban yang jelas.
Beberapa isu spesifik yang timbul dari sudi kasus akan dibahas
dibawah ini.
Software House Inc. adalah penduduk fiskal dari Republica. Perusahaan ini
mengembangkan dan mendistribusikan software rak (software kemasan) dan
bermaksud untuk memperluas operasi bisnisnya ke negara anda.
Software House bukanlah penduduk negara anda. Ini berarti bahwa,
berdasarkan norma internasional, perusahaan ini dapat dikenai pajak di negara
anda hanya atas pendapatan yang berasal dari dalam negeri. Ada dua
pendekatan luas terhadap penentuan asal pendapatan. Suatu negara bisa
memasukkan banyak peraturan asal dalam legislasi pajaknya. Satu contohnya
adalah Amerika Serikat. Atau, penentuan asal sebagian besar bisa diserahkan
pada pengadilan. Ini pada umumnya merupakan pendekatan di negara-negara

International Taxation and Tax Treaties


Anglo. Contohnya, di Australia, pengadilan menyatakan bahwa penentuan asal
pendapatan adalah fakta praktis yang sulit; ini bukanlah konsep hukum
melainkan sesuatu yang dianggap sebagai asal pendapatan riil oleh manusia
praktis. Dalam teorinya, ini berarti bahwa tidak ada peraturan determinatif
yang berkaitan dengan asal pendapatan, sebaliknya asal pendapatan bergantung
pada fakta dan keadaan tiap kasus. Dalam praktiknya, pengadilan menekankan
faktor-faktor tertentu dalam menentukan asal dari jenis-jenis pendapatan
tertentu. Contohnya, tempat pelaksanaan merupakan faktor penting dalam
menentukan asal pendapatan kerja.
Menurut pendekatan legislatif maupun yudisial, peraturan mengenai
asal didefinisikan dengan mengacu pada karakter pendapatan. Ini berarti
bahwa peraturan (atau faktor) berbeda berlaku dalam menentukan asal
berbagai golongan pendapatan. Dengan demikian, penentuan asal pada
pokoknya bersifat schedular (sesuai golongan). Analisis dua-tahap
diperlukan
1;

Ketahui karakter pendapatan yang diperoleh.

2;

Terapkan peraturan mengenai asal yang relevan dengan golongan pendapatan

Bagaimana sumber pendapatan ditentukan menurut hukum domestik di


negara anda? Apakah peraturan mengenai asal pendapatan ditetapkan
dalam hukum domestik? Atau apakah asal pendapatan ditentukan oleh
keputusan pengadilan? Atau apakah itu campuran antara hukum domestik
dan keputusan pengadilan?
a; Distribusi software ke konsumen di negara anda melalui pemasaran
langsung
Software House akan memasarkan produk-produk software-nya melalui iklan
di majalah komputer yang beredar di negara anda. Konsumen yang ingin
membeli software akan mempunyai dua opsi
i;

Formulir pemesanan akan dimasukkan dalam iklan majalah. Pelanggan


di negara anda dapat mengisi formulir pemesanan tersebut (termasuk
detil kartu kredit) dan mengirimkan ke kantor pusat Software House di
Republica. Sesudah detil kartu kredit diperiksa, Software House

International Taxation and Tax Treaties


menerima pesanan pelanggan. Software disimpan dalam CD-ROM yang
dikirim dari gudang Software House di Republica langsung ke pelanggan
di negara anda. Kemasan software meliputi stiker di bagian depan yang
menyatakan bahwa pelanggan diberi lisensi untuk menggunakan
software tersebut dengan syarat mereka tidak boleh mengkopi software.
Selanjutnya dinyatakan bahwa jika pelanggan membuka kemasan, maka
pelanggan dianggap menyetujui syarat ini.
Software House memperoleh pendapatan dari distribusi software ke
konsumen di negara anda. Masalahnya adalah apakah negara anda
mempunyai yurisdiksi untuk mengenakan pajak atas pendapatan. Ini akan
bergantung pada asal pendapatan yang ditentukan menurut hukum domestik.
Jika pendapatan berasal dari sumber di negara anda, maka perlu ditentukan
apakah suatu perjanjian pajak memungkinkan yurisdiksi negara anda untuk
mengenakan pajak dalam kasus ini.
Masalah pertama yang muncul berdasarkan fakta studi kasus adalah
mengkarakterisasikan pendapatan yang didapat oleh Software House dari
distribusi software ke konsumen di negara anda. Bentuk legal dari transaksi
adalah

lisensi

untuk

menggunakan

software

bukan

penjualan.

Jika

karakterisasi hukum pajak mengikuti bentuk legal, maka pendapatan yang


didapat oleh Software House bisa dikarakterisasikan sebagai royalti. Atau,
transaksi bisa dikarakterisasikan sebagai penjualan yang tunduk pada
pembatasan penggunaan yang bisa diberikan terhadap software.
Jika pendapatan yang didapat oleh Software House dikarakterisasikan
sebagai royalti, maka asal pendapatan bisa didasarkan pada tempat tinggal
dari pembayar royalti atau tempat dimana lisensi digunakan. Salah satu dari
ini akan menentukan sumber di negara anda. Selanjutnya, jika pendapatan
dikarakterisasikan sebagai royalti yang berasal di negara anda, maka pajak
mungkin dipungut dengan memotong pajak. Tetapi, pemungutan pajak akan
sulit mengingat konsumen di negara anda membayar royalti. Jika ada
perjanjian antara Republica dan negara anda yang mengikuti OECD Model,

10

International Taxation and Tax Treaties


maka yurisdiksi negara anda untuk mengenakan pajak atas royalti akan
dibatalkan oleh kk itu karena OECD Model menetapkan tarif nol atas royalti.
Jika pendapatan yang didapat oleh Software House dikarakterisasikan
sebagai pendapatan penjualan, maka ada beberapa kemungkinan peraturan
mengenai asal yang bisa berlaku. Beberapa negara, khusus negara-negara
civil law, memasukkan suatu peraturan dalam hukum domestik mereka yang
serupa dengan yang ada dalam perjanjian pajak (ikatan dengan beberapa
perusahaan di negara anda

bisa disebut perusahaan tetap [permanent

establishment]). Jika ini pendekatan di negara anda, maka pendapatan


penjualan berasal di negara anda jika pendapatan ini dikaitkan dengan
aktivitas perusahaan Software House di negara anda. Definisi perusahaan
bisa sama dengan perusahaan tetap dalam perjanjian pajak negara anda atau
bisa lebih luas sehingga memberi negara anda hak lebih besar untuk
mengenakan pajak dalam kasus-kasus non-perjanjian.
Dalam

menentukan

yurisdiksi

untuk

mengenakan

pajak

atas

pendapatan perjanjian di negara-negara Anglo, pembedaannya bisa antara


berdagang dengan negara dan berdagang di negara. Jika pendekatan ini
berlaku di negara anda, jika semua yang dilakukan oleh Software House
adalah berdagang dengan negara anda, maka tidak ada yurisdiksi untuk
mengenakan pajak. Tetapi, jika Software House berdagang di negara anda,
maka ada yurisdiksi untuk mengenakan pajak. Masalahnya kemudian adalah
menentukan apakah Software House berdagang dengan atau di negara anda.
Karena alasan ini, pembedaan ditarik antara berdagang biasa (yakni,
membeli dan menjual barang), dan membuat/memproses/memproduksi dan
menjual. Pada kasus berdagang biasa, pendekatan yang diambil oleh
pengadilan adalah bahwa aktivitas ekonomi yang menghasilkan pendapatan
penjualan adalah aktivitas penjualan. Penentuan atas tempat terjadinya
aktivitas ini memfokuskan utamanya pada tempat penjualan. Tempat
penjualan pada umumnya dianggap sebagai tempat dimana kontrak
penjualan ditandatangani.

11

International Taxation and Tax Treaties


Pada kasus membuat/memproses/lain-lain, pendapatan dibagi diantara
berbagai lokasi dimana aktivitas terjadi. Ini bisa dilakukan secara praktis
(contohnya, pembagian 50/50 antara tempat pembuatan dan tempat penjualan)
atau ini bisa didasarkan pada analisis fakta dan keadaan atas berbagai
kontribusi aktual berbagai aktivitas bagi perolehan pendapatan. Bagian dari
pendapatan yang dibagi untuk aktivitas pengembangan dan pembuatan
software akan berasal di Republica dimana aktivitas itu berlangsung. Bagian
dari pendapatan yang dibagi untuk aktivitas penjualan software akan berasal di
tempat terjadinya penjualan. Seperti halnya dengan berdagang biasa,
penekanan khusus bisa diletakkan pada tempat kontrak.
Menurut pendekatan apapun yang berlaku di negara anda terhadap
pendapatan penjualan, pendapatan penjualan tidak mungkin akan berasal di
negara anda. Software House tidak mempunyai tempat usaha, karyawan atau
agen di negara anda dan, karena itu, tidak akan mempunyai perusahaan tetap
di negara anda. Asalkan pesanan diterima di kantor pusat di Republica, maka
tempat kontrak akan diluar negara anda.
Dalam kasus ini, karakterisasi pendapatan akan menjadi penting
disebabkan oleh berbagai peraturan mengenai asal pendapatan yang bisa
berlaku. Jika pendapatan dikarakterisasikan sebagai royalti, maka pendapatan
bisa berasal di negara anda, tetapi jika pendapatan dikarakterisasikan sebagai
pendapatan penjualan, maka pendapatan tidak akan berasal di negara anda.
Lalu apa karakterisasinya? Karakterisasi pajak atas transaksi bisa mengikuti
karakterisasi undang-undang perdagangan di negara anda. Dengan demikian,
ini akan perlu mempertimbangkan undang-undang perdagangan terlebih dulu.
Atau, terlepas dari bentuk legalnya, karakterisasi pajak bisa didasarkan pada
substansi ekonomi (bukan bentuk) dari transaksi.
Dalam konteks perjanjian (yang bisa juga relevan karena alasan hukum
domestik, sikap OECD adalah bahwa bila software disediakan untuk
penggunaan personal atau bisnis internal oleh pembelinya, maka pembayaran
untuk software tersebut dianggap sebagai laba usaha dan bukan royalti. Ini
berlaku sekalipun software bisa dilindungi dengan hak cipta dan bahwa ada

12

International Taxation and Tax Treaties


pembatasan atas penggunaan yang bisa diberikan terhadap software. Ini berlaku,
setidaknya bila software disediakan dalam medium CD-ROM atau cakram.
Sikap ini kurang jelas bila software diunduh oleh pelanggan (lihat di bawah ini).
Jadi, jika karakterisasi pendapatan penjualan berlaku, maka negara
anda tidak mungkin mempunyai yurisdiksi untuk mengenakan pajak atas
pendapatan yang berasal dari distribusi software di negara anda.
Karakterisasi pendapatan apa yang berlaku pada transaksi ini di negara
anda? Peraturan mengenai asal pendapatan apa yang berlaku pada royalti
dan pendapatan penjualan?
ii; Iklan majalah merujuk pelanggan di negara anda ke website Software
House. Jika pelanggan memerlukan bantuan dalam memilih software
yang tepat, maka mereka dapat berkorespondensi melalui website
tersebut dengan sales assistant di Republica. Pelanggan membayar
software dengan memberikan detil kartu kredit mereka. Sesudah detil
kartu kredit pelanggan diperiksa, Software House mengirimi pelanggan
e-mail yang berisi kode pemesanan yang kemudian dapat digunakan
oleh pelanggan untuk mengunduh (download) software dari website.
Pada awal proses mengunduh software, suatu pesan muncul di layar
yang menjelaskan bahwa pelanggan diberi lisensi untuk menggunakan
software dengan syarat tidak boleh mengkopi software. Jika pelanggan
setuju, kemudian pelanggan mengklik ikon continue pada website dan
software pun diunduh.
Atau, sesudah memilih software, pelanggan diminta untuk mengklik
ikon yang menghubungkan pelanggan dengan website pembayaran
milik Software House yang terletak pada server di Republica atau Tax
Haven.
Isu dasarnya sama dengan (i). Fakta bahwa medium pengiriman produk adalah
medium elektronik bukan pos/kurir tidak secara mendasar mengubah metode
analisis yang diuraikan diatas (meski, ini bisa mengubah hasil). Sikap menurut
hukum domestik anda harus dipertimbangkan terlebih dulu. Jika tidak ada
peraturan khusus, jika tidak ada yurisdiksi untuk mengenakan pajak menurut

13

International Taxation and Tax Treaties


hukum domestik, maka tidak perlu mempertimbangkan penerapan suatu
perjanjian pajak. Jika ada yurisdiksi untuk mengenakan pajak menurut hukum
domestik, maka penerapan suatu perjanjian pajak harus dipertimbangkan.
Seperti dinyatakan diatas, negara anda akan mempunyai yurisdiksi untuk
mengenakan pajak hanya jika pendapatan berasal di negara anda. Langkah
pertama dalam menentukan asal pendapatan meliputi mengkarakterisasikan
pendapatan. Sesudah karakter pendapatan ditentukan, maka peraturan mengenai
asal pendapatan untuk karakter pendapatan harus diterapkan.
Karakterisasi pendapatan yang berasal dari penyediaan produk-produk
digital kurang jelas dibanding jika produk disediakan dalam medium CDROM aau cakram. Ini merupakan topik penyelidikan oleh Technical Advisory
Group dari OECD. Dalam rancangan laporannya, Technical Advisory Group
mengidentifikasi

dua

pandangan

mengenai

karakterisasi.

Pandangan

mayoritas menyatakan bahwa penyediaan suatu produk digital untuk


penggunaan privat atau bisnis internal adalah sama dengan penjualan.
Analisisnya sama dengan bila produk disediakan dalam medium CD-ROM
atau cakram (lihat diatas). Menurut pandangan ini, karakterisasi royalti
terbatas pada kasus-kasus dimana ada transfer hak yang memungkinkan
eksploitasi komersial atas hak cipta oleh transferee.
Pandangan minoritas menyatakan bahwa pembayaran oleh pelanggan
bukanlah untuk kopi dari produk digital karena itu tidak ada sampai
pelanggan mengunduh produk ke hard disk atau medium non-temporer lain
(seperti CD-ROM). Karena pelanggan membuat kopi, maka pembayaran
diadakan untuk hak untuk membuat kopi. Jadi, pembayaran dinyatakan
diadakan oleh pelanggan untuk hak untuk menggunakan hak cipta dan
karenanya adalah royalti.
Karakterisasi apa yang berlaku di negara anda?
Isu yang berhubungan dengan karakterisasi royalti adalah sama seperti diatas.
Jika pendapatan dikarakerisasikan dengan tepat sebagai pendapatan penjualan
menurut undang-undang negeri di negara anda, maka masalahnya adalah
menentukan asal dari pendapatan itu. Ada pembahasan luas mengenai penerapan

14

International Taxation and Tax Treaties


suatu perjanjian pajak dalam kasus ini, khususnya apakah ada perusahaan tetap.
Jika peraturan mengenai asal pendapatan dalam hukum domestik anda
didasarkan pada konsep perusahaan tetap, maka pembahasan itu akan relevan
menurut hukum domestik (lihat dibawah ini). Tetapi, jika negara anda
menggunakan peraturan berbeda untuk menentukan asal pendapatan menurut
hukum domestik, maka peraturan itu harus diterapkan terlebih dulu sebelum
perjanjian dipertimbangkan. Seperti dinyatakan diatas, tanpa ada peraturan
khusus, jika tidak ada yurisdiksi untuk mengenakan pajak menurut hukum
domestik, maka tidak perlu mempertimbangkan penerapan perjanjian pajak.
Seperti dibahas diatas, beberapa bagian dari laba adalah pendapatan
yang berasal dari Republica berdasarkan fakta bahwa software dikembangkan
dan dibuat di Republica. Masalahnya adalah apakah beberapa bagian dari
software dibagi dengan negara anda berdasarkan lokasi aktivitas penjualan.
Sejauh tempat kontrak relevan dalam menentukan tempat penjualan,
masalahnya adalah dimana kontrak antara Software House ditandatangani.
Suatu kontrak ditandatangani di tempat dimana tanda terima (acceptance)
diterima. Ini akan memerlukan analisis transaksi menurut hukum kontrak.
Contohnya, analisis berikut ini bisa berlaku
1; Website bisa menjadi undangan untuk memandang (dengan cara yang
sama dimana pemajangan barang di toko biasanya akan dianggap sebagai
undangan untuk memandang dan bukan penawaran untuk menjual oleh
penjaga toko).
2; Pesanan yang diserahkan oleh pelanggan bisa dianggap signifikan
penawaran untuk membeli.
3; Pengiriman produk digital ke pelanggan bisa dianggap sebagai
penerimaan atas penawaran pelanggan. Ini diterima oleh pelanggan di
negara anda dan, oleh karena itu, tempat kontraknya adalah negara anda.
4; Atau, lisensi bisa dianggap sebagai penawaran balik oleh Software
House yang diterima oleh pelanggan ketika mereka selanjutnya
mengunduh software. Dalam kasus ini, dimanakah tanda terima diterima
oleh Software House? Server di negara anda yang menampung website

15

International Taxation and Tax Treaties


Software House ataukah komputer Software House di Republica? Apakah
karyawan Software House harus tahu bahwa software telah diunduh
sebelum kontrak diadakan?
5; Selama diskusi, satu alternatif lain dibahas bahwa lisensi bukanlah
penawaran balik melainkan pencarian informasi lebih lanjut oleh
Software House mengenai penawaran pelanggan untuk membeli.
Dalam analisis ini, penjualan ditandatangani di negara anda ketika
pelanggan mengunduh software.
Analisis akan bergantung pada pengembangan hukum kontrak dalam
bidang penjualan di Internet. Peraturan apapun mengenai asal pendapatan
yang didasarkan pada undang-undang formal seperti empat kontrak dapat
dimanipulasi, karena suatu kontrak dapat ditandatangani di manapun para
pihak menentukan bahwa kontrak harus ditandatangani.
OECD telah membahas penerapan pasal laba usaha terhadap penjualan
di Internet. Pembahasan ini bisa relevan untuk negara-negara yang
menerapkan prinsip-prinsip serupa menurut hukum domestik mereka. Seperti
ditekankan diatas, penerapan suatu perjanjian pajak hanya terjadi jika ada
yurisdiksi untuk mengenakan pajak menurut hukum domestik. Bila penerapan
suatu perjanjian pajak relevan berdasarkan fakta-fakta diatas, maka masalah
penting yang berkaitan dengan pasal lana usaha adalah apakah Software
House mempunyai perusahaan tetap di negara anda.
Definisi dasar dari perusahaan tetap dinyatakan pada pasal 5(1) dari
OECD Model suatu tempat usaha tetap dimana usaha dari suatu perusahaan
dijalankan sepenuhnya atau sebagian. Definisi ini dapat diuraikan menjadi
tiga kondisi
1; Apakah Software House mempunyai tempat usaha di negara anda?
2; Jika ya, apakah tempat usaha tersebut tetap?
3; Jika ya, apakah Software House menjalankan usahanya sepenuhnya atau
sebagian melalui tempat usaha tetap tersebut?
Tempat usaha

16

International Taxation and Tax Treaties


OECD Commentary menyatakan bahwa suatu tempat usaha adalah tempat,
fasilitas atau instalasi. Tempat usaha bisa dimiliki, disewa atau disediakan, dan
dapat berupa fasilitas usaha dari orang lain. Jelaslah bahwa ruang sudah
cukup. Dalam konteks penjualan di Internet oleh Software House, muncul dua
kemungkinan mengenai mendirikan tempat usaha di negara anda. Dapat
dikemukakan bahwa, karena website-nya secara efektif merupakan toko
elektronik di server di negara anda dan diakses oleh pelanggan di negara anda
melalui komputer mereka, maka website adalah tempat usaha yang terletak di
negara anda. OECD berpandangan bahwa, agar sesuatu menjadi tempat usaha,
harus ada ruang fisik. Website tidak memenuhi ini karena website hanyalah
software dan data. Jadi, ruang elektronik bukanlah tempat usaha.
Atau, dapat dikemukakan bahwa server di negara anda yang
digunakan oleh Software House adalah tempat usaha di negara anda. Server
adalah hardware komputer, yakni, peralatan fisik. Jika Software House
mempunyai server sendiri di negara anda, maka Software House jelas
mempunyai tempat usaha di negara anda. Tetapi, berdasarkan fakta-fakta
tersebut, website dari Software House ada di server yang dioperasikan oleh
orang yang tidak terkait (ISP internet service provider). Masalahnya adalah
apakah ini sama dengan tempat yang disewa. OECD berpandangan bahwa
kontrak web-hosting biasa tidak memberi hak apapun atas ruang tertentu atau
kontrol atas operasi server. Ini membedakannya dari tempat yang disewa.
Jadi, OECD berpandangan bahwa Software House tidak dianggap mempunyai
tempat usaha di negara anda hanya karena alasan perjanjian web-hosting
dengan ISP.
Dengan kata lain, OECD membedakan antara memiliki atau menyewa
server dimana website disimpan dan digunakan yang merupakan tempat
usaha, dan perjanjian web-hosting yang menyediakan ruang elektronik dalam
server untuk website yang bukan tempat usaha.
Tempat usaha tetap
Dengan mengasumsikan bahwa Software House memang mempunyai tempat
usaha, maka syarat berikutnya adalah bahwa tempat usaha tersebut tetap. Dua

17

International Taxation and Tax Treaties


masalah muncul disini. Pertama, jika website disimpan di tempat berbeda
dalam server tiap kali, maka bisa dikemukakan bahwa tempat usaha ts tidak
tetap? Jawaban atas pertanyaan ini adalah bahwa tempat usaha adalah server
bukan website, jadi tidak masalah dimana website disimpan di server. Kedua,
bagaimana jika server-nya adalah laptop? OECD berpandangan bahwa hal
yang penting adalah bahwa apakah server benar-benar dipindah-pindahkan
dan bukan apakah server bisa dipindahkan. Ini akan bergantung pada
beberapa fakta.
Software House menjalankan usahanya seluruhnya atau sebagian melalui
tempat usaha tetap
Dengan mengasumsikan bahwa server adalah tempat usaha tetap di negara
anda, lalu apakah Software House menjalankan usahanya melalui server
tersebut. Masalahnya disini adalah apakah suatu perusahaan dapat dianggap
dijalankan melalui operasi otomotif belaka? Commentary to the OECD Model
berpikiran bahwa suatu operasi yang murni otomotif dapa menjadi perusahaan
tetap. Penjelasan ini memberikan contoh mesin game atau mesin penjaja
(vending machine). Tetapi, dikemukakan bahwa server yang digunakan dalam
penjualan di Internet adalah berbeda dengan vending machine. Meski lokasi
sangat penting untuk vending machine, tidak demikian halnya dengan server
karena server dapat diakses dari mana pun. Jadi, dikemukkan bahwa suatu
perusahaan tidak menjalankan usahanya melalui server.
Berdasarkan fakta-fakta ini, OECD berpandangan bahwa website
ukanlah tempat usaha dan karenanya tidak dapat menjadi perusahaan tetap.
Selanjutnya, server bukanlah tempat usaha dimana website perusahaan ada
dalam server menurut perjanjian web-hosting. Dengan demikian, tidak ada
perusahaan tetap menurut pasal 5(1).
Perkecualian untuk aktivitas persiapan dan tambahan (Pasal 5(4) OECD Model)
Jika server adalah perusahaan tetap menurut pasal 5(1), maka perkecualian
aktivitas persiapan dan tambahan dalam pasal 5(4) harus dipertimbangkan.
OECD menganggap aktivitas berikut ini sebagai aktivitas persiapan dan
tambahan:

menyediakan

hubungan

18

komunikasi

antara

supplier

dan

International Taxation and Tax Treaties


pelanggan; pengiklanan; merelai informasi melalui mirror server untuk
kepentingan keamanan dan efisiensi; menghimpun data pasar dan memasok
informasi. Untuk menjual barang, aktivitas ekonomi pokoknya adalah
aktivitas penjualan, alat komunikasi yang digunakan dalam proses penjualan
tidak akan membuat perbedaan apakah alat itu adalah mail order (pesanan
lewat positif), telepon/fax, atau server yang menghubungkan pelanggan
dengan supplier.
Jika negosiasi dan pembayaran diadakan melalui server, maka bisa
lebih sukar untuk mengemukakan perkecualian untuk aktivitas persiapan dan
tambahan karena aktivitas ini merupakan aspek penting dari aktivitas
penjualan. Tetapi, rencana dapat disusun (seperti mengenai fakta-fakta)
sehingga aktivitas ini dapat dilakukan melalui server di luar negara anda.
Bagaimanapun juga, jika server adalah perusahaan tetap, bagaimana
negara anda menegakkan tanggung gugat? Toko elektronik tidak mempunyai
aset fisik dalam yurisdiksi anda. Secara administratif, pemungutan pajak
tidak mungkin dilaksanakan dengan memotong dari pelanggan Software
House di negara anda. Satu kemungkinannya adalah dengan memungut pajak
dari lembaga keuangan Software House yang terlibat dalam penjualan di
Internet, namun ini mungkin terletak di Republica bukan di negara anda.
ISP sebagai agen (pasal 5(5) dan (6) OECD Model)
ISP bisa dikatakan sebagai perusahaan tetap dari Software House menurut
pasal 5(5) OECD Model (yakni, ISP adalah agen dependen dari Software
House). Untuk menjadi perusahaan tetap menurut pasal 5(5) OECD Model,
ISP harus mempunyai otoritas dan biasanya menggunakan otoritas untuk
menandatangani kontrak atas nama Software House. ISP tidak terlibat dalam
pengadaan kontrak apapun atas nama Software House sehingga tidak dapat
menjadi perusahaan tetap.
Ada inklusi tambahan pada pasal 5(5) dari model PBB. Seseorang dapat
menjadi perusahaan tetap dari Software House di negara anda jika orang tersebut
biasa memelihara stok barang dan dagangan Software House di negara anda utki
dikirimkan. Ada beberapa masalah terkait hal ini. Apakah software digital itu

19

International Taxation and Tax Treaties


barang atau dagangan? Apakah software digital itu disimpan di server untuk
dikirimkan? Jika jawaban atas dua pertanyaan ini adalah ya, maka apakah
software digital tersebut disimpan oleh ISP untuk dikirimkan? Software digital
dikatakan disimpan di website yang dikelola oleh Software House.
Meski ISP kemungkinan besar adalah perusahaan tetap keagenan
menurut pasal 5(5), maka perkecualian untuk agen berstatus independen pada
pasal 5(7) dari model PBB seharusnya berlaku.
b;

Distribusi software ke pelanggan di negara anda melalui peritel


independen.
Software House mengadakan perjanjian dengan Retailer Ltd. (sebuah
perusahaan tanpa keterkaitan yang merupakan penduduk fiskal dari
negara anda) untuk mendistribusikan software dari Software House di
negara anda melalui toko-toko milik Retailer. Retailer merupakan gerai
ritel terbesar untuk software kemasan di negara anda. Software House
dan Reailer mengadakan kontrak dimana Software House memberi
lisensi pada Retailer untuk menggunakan software dengan memberi
sub-lisensi kepada pelanggan di negara anda.
Atau, kontrak bisa menunjuk Retailer sebagai agen dari Software
House untuk mengadakan perjanjian lisensi antara Software House
dan pelanggan di negara anda. Mekanisme lisensinya sama.
Kontrak antara Software House dan Retailer dirundingkan dan
ditandatangani di Republica.
Software House tidak akan mempunyai tempat usaha atau karyawan
sendiri di negara anda.

Software House telah mengadakan perjanjian distribusi dengan gerai ritel


yang tak bersangkutan dengannya di negara anda. Dalam kasus ini,
pembayaran untuk software diterima dari Peritel dan bukan konsumen di
negara anda. Tetapi, analisisnya sama seperti (a) diatas. Faktanya, sebagai
pertimbangan pertama, Peritel bertransaksi sendiri (bukan sebagai agen)
dengan Software House.

20

International Taxation and Tax Treaties


Pada fakta lain, Peritel adalah aen yang ditunjuk oleh Software House untuk
mendistribusikan software di negara anda. Ini berarti bahwa kontraknya adalah
antara Software House dan konsumen di negara anda, tetapi kontrak diadakan
melalui perantaraan agen. Menurut hukum domestik, aktivitas agen dalam
menyebabkan penjualan bisa menghasilkan sumber pendapatan di negara anda.
Apa peraturan tentang sumber pendapatan di negara anda bila penjualan
diadakan melalui agen?
Dengan mengasumsikan sumber pendapatan menurut hukum domestik,
masalahnya kemudian adalah posisi menurut perjanjian pajak. Suatu agen
dapat menjadi perusahaan tetap dari principal-nya menurut Pasal 5(5) OECD
Model. Ni terjadi bila agen bertindak di negara anda atas nama principal, dan
telah dan biasa menggunakan otoritas di negara anda untuk menandatangani
kontrak atas nama principal. Apa peraturan mengenai sumber pendapatan di
negara anda bila penjualan diadakan melalui agen?
Prinsip-prinsip dasar mengenai sumber pendapatan yang berhubungan
dengan penjualan barang atau dagangan telah dibahas diatas. Seperti dinyatakan
diatas, negara anda bisa menggunakan konsep perusahaan tetap dalam hukum
domestiknya. Jika memang demikian, maka mungkin ada inklusi peragenan. Ini
biasanya akan didefinisikan secara luas dalam hukum domestik dan bisa
memasukkan seseorang yang biasa mendapat pesanan atau yang memelihara
stok barang untuk pengiriman atas nama Software House. Atau, asal pendapatan
bisa didasarkan pada analisis fakta dan keadaan atas dimana aktivitas penjualan
terjadi. Ini meliputi analisis kualitatif atas apa yang tepatnya dilakukan oleh
agen dalam hubungannya dengan transaksi penjualan. Faktor-faktor yang
dipertimbangkan adalah apakah agen mempunyai kuasa untuk mengadaan
kontrak, memelihara stok barang untuk pengiriman, atau menerima pembayaran.
Dengan mengasumsikan bahwa pendapatan penjualan berasal di
negara anda menurut hukum domestik, masalah berikutnya adalah apakah
yurisdiksi negara anda untuk mengenakan pajak dipengaruhi oloeh perjanjian
pajak antara negara anda dan Republica. Pasal 5(5) OECD Model
memperlakukan seseorang sebagai perusahaan tetap dari Software House jika

21

International Taxation and Tax Treaties


orang itu telah dan biasa menggunakan otoritas untuk menandatangani
kontrak atas nama Software House. Commentary to the OECD Model
menyatakan bahwa ini dimaksudkan untuk diinterpretasikan secara luas
sehingga seorang agen yang merundingkan semua elemen dan ketentuan
kontrak bisa masuk dalam pasal 5(5) meski kontrak formal ditandatangani
oleh principal di luar negara anda. Berdasarkan fakta disini, kontrak
penjualan dengan pelanggan di negara anda akan diadakan oleh Peritel di
negara anda atas nama Software House.
Jika perjanjian antara negara anda dan Republica didasarkan pada
model PBB, maka ada inklusi tambahan dalam peraturan perusahaan
tambahan peragenan. Seseorang dapat menjadi perusahaan tetap dari
Software House di negara anda jika orang tersebut biasa memelihara stok
atau dangan Software House di negara anda untuk pengiriman. Ini didasarkan
pada pandangan bahwa kemampuan untuk mengadakan pengiriman tepat
waktu merupakan aspek penting dari aktivitas penjualan. Agar seorang agen
memenuhi syarat sebagai perusahaan tetap menurut inklusi ini, maka agen
tersebut harus biasa memelihara stok barang untuk pengiriman. Ini tidak
terjadi, contohnya, jika stok barang dipelihara utamanya untuk kepentingan
pengiklanan atau display.
Jika pasal 5(5) berlaku, maka perlu dipertimbangkan apakah pasal
tersebut dibatalkan oleh perkecualian agen berstatus independen. Jika Peritel
adalah agen berstatus independen yang bekerja untuk Software House dalam
urusan bisnis biasa sebagaimana agen, maka Peritel tidak akan menjadi
perusahaan tetap menurut pasat 5(6) OECD Model (pasal 5(7) model PBB).
Menurut model PBB, seorang agen yang bekerja penuh atau hampir penuh untuk
Software House dikatakan tidak akan menjadi agen berstatus independen.
Jika Agen adalah perusahaan tetap dari Software House, maka negara
anda akan mempunyai yurisdiksi menurut pasal 7(1) perjanjian untuk
mengenakan pajak atas bagian dari laba Software House yang dihasilkan dari
aktivitas penjualan Peritel di negara anda.
c;

Distribusi software di negara anda melalui kantor perwakilan

22

International Taxation and Tax Treaties


Software House akan mendirikan kantor perwakilan di negara anda
untuk memasarkan produk-produk software-nya di negara anda.
Kantor tersebut akan mencari distributor potensial untuk produkproduk Software House di negara anda. Kantor ini akan mengurus
pengiklanan produk-produk Software House di negara anda dalam
publikasi dagang dan secara reguler mengunjungi distributor software
komputer di negara anda dengan katalog dan daftar harga. Kantor ini
juga akan mengiklankan produk-produk Software House ke pelanggan
di negara anda dalam majalah komputer. Kantor ini akan menerima
pesanan dari distributor dan konsumen di negara anda. Kantor akan
memeriksa detil kartu kredit dari pesanan yang diterima dari
konsumen. Semua pesanan akan dikirim ke kantor pusat Software
House di Republica untuk diterima. Terkait dengan distributor, pesanan
hanya akan diterima sesudah Software House melakukan pemeriksaan
kredit terhadap distributor di negara anda. Software House bisa
mempertimbangkan semua nasihat dari staf kantor perwakilan
mengenai penerimaan pesanan.
Pesanan akan dipenuhi oleh Software House dari gudangnya di
Republica dan dikirim langsung ke distributor atau konsumen di
negara anda. Kantor akan menyimpan sedikit stok barang Software
House di negara anda utamanya sebagai contoh dagangan, meski
kantor bisa kadang-kadang memenuhi pesanan kecil dari stok ini.
Kantor akan diawaki oleh seorang perwakilan yang dikirim dari
kantor pusat Software House di Republica dan oleh orang lokal yang
memberikan dukungan kesekretariatan. Perwakilan dikirim ke
negara anda secara bergilir, namun selama tak lebih dari lima bulan
dalam sekali waktu.
Ini menimbulkan dua masalah. Pertama, apakah kantor perwakilan merupakan
kehadiran yang kena pajak (taxable presence) di negara anda? Kedua, apakah
perwakilan yang ditempatkan di negara anda dikenai pajak di negara anda?
Kantor perwakilan

23

International Taxation and Tax Treaties


Konsep kantor perwakilan menurut Hukum Investasi Asing (atau hukum
serupa) bisa ada di negara anda. Pada dasarnya, kantor perwakilan adalah
kantor dari perusahaan asing yang diijinkan untuk melaksanakan aktivitas
tertentu yang bersifat persiapan atau tambahan atas nama perusahaan asing
tersebut. Aktivitas kantor perwakilan bisa meliputi

perencanaan dan koordinasi aktivitas bisnis;

pengumpulan dan analisis informasi yang berhubungan dengan peluang


bisnis atau investasi;

mengadakan studi kelayakan;

mengidentifikasi sumber bahan mentah, komponen atau produk industri lain;

penelitian dan pengembangan produk;

koordinasi regiona.

Mendirikan kantor perwakilan bisa memerlukan persetujuan dan registrasi


oleh Kementrian Perdagangan (atau kementrian serupa). Seperti dinyatakan
diatas, sifat pokok dari kantor perwakilan adalah bahwa kantor ini
melaksanakan aktivitas yang bersifat persiapan atau tambahan, yakni
aktivitas yang tidak terkait langsung dengan aktivitas penjualan. Jadi, kantor
perwakilan tidak terlibat dalam mengadakan kontrak penjualan.
Suatu kantor yang didirikan sebagaimana mestinya sebagai kantor
perwakilan menurut hukum domestik tidak akan mungkin menjadi kehadiran
kena pajak. Jadi, tanggung gugat pajak tidak akan muncul menurut hukum
domestik dalam hubungannya dengan aktivitas kantor. Dengan demikian,
penerapan perjanjian pajak tidak terjadi.
Apa persyaratan legal untuk investasi asing yang mendirikan kantor
perwakilan di negara anda?
Jika ada tanggung gugat menurut hukum domestik, maka masalahnya
menurut perjanjian pajak adalah apakah kantor tersebut adalah perusahaan
tetap. Pasal 5(4) OECD Model merinci aktivitas-aktivitas yang tidak
dianggap dilaksanakan melalui perusahaan tetap meski dilaksanakan melalui
tempat usaha tetap. Aktivitas yang dirinci bersifat persiapan dan tambahan.

24

International Taxation and Tax Treaties


Pada dasarnya, mereka adalah aktivitas yang begitu jauh dari realisasi laba
yang sesungguhnya sehingga mmepersulit untuk mengalokasikan laba ke
tempat usaha tetap.
Commentary to the OECD Model menyatakan bahwa aktivitas dari
tempat usaha tetap tidaklah bersifat persiapan aau tambahan jika mereka
merupakan bagian esensial dan signifikan dari perusahaan sebagai satu
keutuhan. Tiap kasus ditentukan berdasarkan manfaatnya. Contohnya,
pembayaran paten bisa bersifat tambahan bagi perusahaan industri namun
tidak bagi perusahaan yang usahanya adalah membayar paten.
Tiap aktivitas yang ditetapkan pada pasal 5(4) haruslah aktivitas
tunggal dari kantor. Pengecualian tidak berlaku jika aktivitas persiapan dan
tambahan merupakan bagian dari aktivitas yang diadakan dari kantor. Tetapi,
aktivitas yang disebutkan oleh berbagai paragraf pada pasal 5(4) mungkin
untuk dikumpulkan asalkan keseluruhan aktivitas tersebut bersifat persiapan
dan tambahan (pasal 5(4)(f)).
Ada dua perbedaan penting menurut model PBB. Pertama, pengiriman
tidak dianggap sebagai aktivitas tambahan. Kemampuan untuk mengadakan
pengiriman barang secara cepat dianggap sebagai faktor penting dalam
mengadakan penjualan. Jadi, menurut model PBB, pemeliharaan stok barang
untuk pemeliharaan dianggap terkait langsung dengan penciptaan laba
penjualan. Kedua, model PBB tidak membolehkan agregrasi aktivitas pada
paragraf-paragraf dalam pasal 5(4) (yakni, tidak ada ekivalen pasal 5(4)(f)
OECD

Model).

Rancangan

model

PBB

tahun

2001

mengusulkan

dimasukkannya ekivalen pasal 5(4)(f) ke model PBB.


Apakah negara anda mengikuti OECD Model atau model PBB dalam
hubungannya dengan pasal 5(4)?
Berdasarkan fakta, ada tiga kemungkinan bidang masalah bagi kantor
perwakilan dalam bertumpu pada pasal 5(4). Pertama, penerimaan pesanan
bisa lebih bersifat persiapan atau tambahan, terutama bila kantor memeriksa
detil kartu kredit dan membuat rekomendasi mengenai apakah menerima

25

International Taxation and Tax Treaties


pesanan ataukah tidak. Dalam kasus ini, aktivitas kantor mungkin melintas
batas dari aktivitas persiapan ke aktivitas penjualan.
Kedua, penjelasan OECD Model menyatakan bahwa pelayanan purna
jual lebih bersifat persiapan

ini merupakan bagian penting dari menjual

barang. Ini bisa penting pada kasus kantor perwakilan karena kantor
menangani komplain mengenai produk cacat.
Ketiga, jika model PBB berlaku, maka pengiriman kecil bisa menjadi
masalah. Meski, bisa dibuat alasan bahwa ini masih bersifat persiapan dan
tambahan karena aktivitas kantor bukanlah pengiriman melainkan display.
Perwakilan
Perwakilan ditempatkan di negara anda untuk mengawaki kantor perwakilan.
Mereka ditempatkan selama tidak lebih dari lima bulan.
Perwakilan yang ditempatkan di negara anda akan menjadi peduduk
Republica. Karena mereka hadir hanya selama lima bulan saja, mereka tidak
mungkin menjadi penduduk negara anda. Peraturan untuk residensi individu
biasanya adalah kehadiran fisik selama 183 hari atau lebih.
Apa peraturan residensi di negara anda untuk individu?
Jika perwakilan yang ditempatkan di negara anda adalah penduduk, maka mereka
akan menjadi penduduk dari negara anda dan Republica (yakni, penduduk ganda).
Oleh karena itu, mereka kemungkinan besar dapat dikenai pajak atas pendapatan
di seluruh dunia di kedua negara. Jika ada perjanjian pajak antara negara anda dan
Republica, maka pasal residensi dalam perjanjian akan memecahkan masalah
residensi ganda. Akibat dari pasal residensi adalah mengalokasikan perwakilan ke
residensi dari hanya salah satu Negara yang Mengadakan Kontrak karena alasan
perjanjian. Pasal 4(2) OECD Model menetapkan serangkaian test untuk
memecahkan masalah residensi. Test tersebut diterapkan dalam urutan yang
ditetapkan pada pasal 4(2). Berdasarkan fakta, perwakilan mungkin mempunyai
rumah permanen di Republica dan, karenanya, menurut pasal 4(2) mereka akan
diperlakukan sebagai penduduk Republica.
Sebagai bukan penduduk negara anda, perwakilan akan dikenai pajak
di negara anda hanya atas pendapatan yang berasal di negara anda. Norma

26

International Taxation and Tax Treaties


internasional untuk asal pendapatan kerja adalah tempat pelaksanaan. Jadi,
negara anda mungkin mempunyai yurisdiksi menurut hukum domestik untuk
mengenakan pajak atas pendapatan kerja dari perwakilan yang ditempatkan di
negara anda. Beberapa negara mempunyai perkecualian tamu jangka pendek
dalam hukum domestik mereka, meski ini biasanya dibatasi 90 hari atau lebih
singkat.
Apa peraturan untuk pengenaan pajak atas pendapatan kerja dari bukan
penduduk yang ditempatkan di negara anda?
Masalah berikutnya adalah kemungkinan berlakunya suatu perjanjian pajak
antara negara anda dan Republica. Pasal 15(1) OECD Model membolehkan
negara anda untuk mengenakan pajak atas pendapatan kerja dari penduduk
Republica yang berasal dari pekerjaan yang dijalankan di negara anda.
Tetapi, satu perkecualian berlaku menurut pasal 15(2) jika syarat-syarat
berikut ini dipenuhi
1; karyawan ada di negara anda selama satu periode atau beberapa periode
yang tidak lebih dari 183 hari agregat dalam periode 12 bulan yang
dimulai atau berakhir pada tahun fiskal ini;
2; remunerasi dibayarkan oleh, atau atas nama, majikan yang bukan
penduduk negara anda; dan
3; remunerasi ditanggung oleh perusahaan tetap yang dimiliki oleh majikan
di negara anda.
Berdasarkan fakta, (1) dan (2) jelas terpenuhi. Masalahnya adalah apakah (3)
terpenuhi. Ini akan bergantung pada apakah kantor perwakilannya adalah
perusahaan tetap dari Software House di negara anda. Jika tidak, maka
karyawan tidak dikenai pajak.
d;

Distribusi software di negara anda melalui cabang


Software House akan membuka gerai ritel di ibukota negara
perusahaan anda. Gerai ritel tersebut akan menjual produk-produk
Software House kepada konsumen dan akan juga mendistribusikan
produk ke gerai ritel yang tidak berkaitan di kota-kota lain di
negara anda. Software House akan menugaskan personil penjualan

27

International Taxation and Tax Treaties


dan technical support dari kantor pusatnya di Republica ke kantor
cabang di negara anda. Personil tersebut akan dikirim ke negara
anda secara bergilir, tetapi selama tak lebih dari lima bulan dalam
sekali waktu. Personil technical support akan menangani keluhan
mengenai produk-produk cacat.
Software akan dikopi ke CD-ROM di kantor pusat di Republica dan
dikirimkan ke gerai ritel di negara anda. Penetapan biaya standar untuk
software yang didistribusikan di negara anda adalah sebagai berikut
biaya pembuatan di Republica adalah $30 (termasuk pengembangan
program); harga grosir di Republica adalah $80; biaya transportasi ke
Republica adalah 420; biaya yang dikeluarkan oleh cabang yang
dimasukkan dalam biaya barang berdasarkan penetapan biaya absorpsi
adalah $20; dan harga ritel di negara anda adalah $200. Kantor ritel
juga akan membayar ongkos manajemen kuartalan kepada kantor pusat
yang meliputi biaya staf penjualan dan staf teknis yang dikirim ke
kantor dan untuk manajerial umum, akuntansi dan legal support.
Software House memiliki pinjaman cukup besar di Republica yang
dipakai untuk mendukung aktivitasnya di seluruh dunia. Software
House juga akan mencari kontribusi tahunan dari gerai ritel untuk
biaya bunga atas pinjaman ini.
Kantor ritel boleh memasok produk-produk Software House untuk
distributor di negara tetangga ke negara anda.
Kantor pusat Software House bisa mengadakan penjualan langsung
ke pelanggan di negara anda melalui website Software House.
Isu-isu dasarnya pada pokoknya sama dengan (c) diatas. Pertama, apakah cabang
adalah kehadiran kena pajak di negara anda? Kedua, apakah personil pendukung
yang ditempatkan di negara anda dapat dikenai pajak di negara anda?
Cabang
Mengingat kantor cabang terlibat dalam penjualan barang di negara anda,
Software House akan jelas mempunyai kehadiran kena pajak di negara anda

28

International Taxation and Tax Treaties


(bagaimanapun juga ini ditentukan (lihat diatas)). Masalah yang kini muncul
berhubungan dengan penghitungan pendapatan kena pajak dari cabang.
Masalah pertama adalah perlakuan terhadap penjualan langsung ke
pelanggan di negara anda melalui Internet. Seperti dibahas diatas, pendapatan
dari penjualan ini tidak akan mungkin berasal di negara anda. Masalahnya
sekarang adalah apakah kehadiran dari cabang mengubah hasil ini. Ini
bergantung pada bagaimana pendapatan kena pajak dari cabang ditentukan.
Apakah pendapatan kena pajak dari cabang terbatas pada pendapatan yang
attributtable (terkait) dengan aktivitas cabang atau apakah semua
pendapatan Software House dari penjualan ke pelanggan di negara anda yang
dikenakan pajak atas cabang. Kasus ini melibatkan penerapan dari apa yang
disebut prinsip force of attraction (gaya tarik). Penjualan langsung ditarik
ke cabang oleh kekuatan dari kehadirannya, terlepas dari apakah cabang
terlibat dalam mengadakan penjualan.
Apakah peraturan attributtable atau prinsip force of attraction
berlaku di negara anda?
Jika prinsip force of attraction berlaku menurut hukum domestik, maka
penerapan suatu perjanjian pajak antara negara anda dan Republica harus
dipertimbangkan. Menurut pasal 7(1) OECD Model, yurisdiksi negara anda
untuk mengenakan pajak atas laba usaha Software House terbatas pada laba
yang terkait dengan aktivitas cabang di negara anda. Tidak akan ada
yurisdiksi untuk mengenakan pajak atas penjualan langsung.
Model PBB menyatakan yurisdiksi yang lebih luas untuk mengenakan
pajak atas laba usaha. Menurut pasal 7(1)(b), negara anda mempunyai
yurisdiksi untuk mengenakan pajak atas berapapun pendapatan yang terkait
dengan penjualan barang atau dagangan di negara anda yang berjenis sama
atau serupa dengan yang dijual di negara anda melalui perusahaan tetap. Ini
memungkinkan pengenaan pajak oleh negara asal berdasarkan prinsip force
of attraction terbatas. Berdasarkan fakta, ini dapat meliputi penjualan di
Internet yang diadakan langsung oleh Software House ke pelanggan di negara
anda.

29

International Taxation and Tax Treaties


Apa kebijakan terkait perjanjian di negara anda dalam hubungannya
dengan pengenaan pajak atas laba usaha?
Berdasarkan fakta, Software House menciptakan laba keseluruhan sebesar $130
($200 (430 + $20 + $20)). Masalahnya adalah berapa banyak dari laba ini yang
terkait dengan cabang. Ini merupakan masalah yang benar-benar sama dengan
masalah diatas mengenai sumber pendapatan

beberapa bagian dari laba

berhubungan dengan aktivitas di Republica (pengembangan software dan


pengkopian ke CD-ROM) dan sebagian berlangsung di negara anda (penjualan).
Peraturan 50/50 bisa berlaku atau analisis fakta dan keadaan bisa berlaku.
Pasal 7(2) OECD Model mengharuskan laba dari perusahaan tetap
dihitung berdasarkan alasan bahwa perusahaan tetap adalah perusahaan
tersendiri dan terpisah yang bertransaksi sepenuhnya secara independen
dengan perusahaan yang merupakan perusahaan tetap. OECD berpandangan
bahwa perpindahan CD-ROM dari kantor pusat ke cabang seharusnya karena
pertimbangan arms length (kejauhan), bukan biaya.
Berdasarkan fakta, ini dapat berarti perpindahan internal dari kantor
pusat ke cabang diadakan dengan biaya $80 yang adalah harga grosir di
Republica. Berdasarkan hal ini, maka laba kantor pusat adalah $50 ($80-$30)
dan laba cabang adalah $80 ($200 ($80 + $20 + 420). Dengan demikian,
akibat dari prinsip arms length adalah mengalokasikan laba dengan cara ini
antara kantor puat dan cabang. Tetapi, tidak semua negara sepakat bahwa
prinsip arms length harus berlaku dalam kasus perpindahan internal (berbeda
dari perpindahan perusahaan induk ke anak perusahaan). Masalah yang
diungkapkan oleh Australia adalah bahwa prinsip arms length bisa
menyebabkan laba atau rugi dimana tidak satupun benar-benar ada. Pikirkan
situasi jika harga jual di negara anda adalah $75 (bukan $200) produk benarbenar tidak terjual di negara anda. Bisa dikatakan bahwa jika kita
menerapkan prinsip arms length dalam kasus ini, kita memperoleh hasil
berikut ini kantor pusat untung $50 ($80-$30) dan cabang rugi $45 ($75
($80 + $20 + $20)). Tetapi, secara keseluruhan laba sebesar $5 tercipta ($75
($30 + $20 + $20), sehingga kerugian di negara anda dan laba di Republica

30

International Taxation and Tax Treaties


tidak mencerminkan realitas. Tanggapan OECD adalah bahwa prinsip arms
length itu seharusnya digunakan sebagai basis untuk mengalokasikan laba riil
mungkin disini laba $5 dialokasikan secara tepat ke Republica disebabkan
oleh syarat-syarat penjualan di negara anda.
Bagaimana negara anda menghitung laba cabang dalam hubungannya
dengan CD-ROM yang diproduksi di kantor pusat Software House di
Republica dan dipindahkan ke cabang di negara anda untuk dijual ke
pelanggan di negara anda? Ada banyak pembahasan mengenai kesulitan
dalam menetapkan biaya dalam transfer internal seperti ini.
Masalah terakhir yang berkaitan dengan penghitungan pendapatan kena pajak
adalah alokasi biaya yang diadakan oleh kantor pusat untuk cabang. Beberapa
negara mempunyai peraturan spesifik dalam hukum domestik mengenai hal
ini. Ada masalah khusus berkaitan dengan bunga disebabkan oleh fungibility
(dapat dipertukarkan dengan barang lain yang identik

pent.) dari uang.

Pendekatan tradisional terhadap biaya bunga mengharuskan perunutan dana


pinjaman yang dipakai. Jadi, biaya bunga Software House hanya dapat
dikurangkan dari cabang jika dapat dibuktikan bahwa sebagian dari dana
pinjaman digunakan untuk kepentingan cabang di negara anda. Pendekatan
alternatif (digunakan di Amerika Serikat) menyatakan bahwa pinjaman
mendukung keseluruhan bisnis sehingga biaya bunga dialokasikan ke semua
bagian bisnis berdasarkan nilai aset.
Pasal 7(3) mengharuskan biaya yang diadakan di manapun untuk kepentingan
perusahaan tetap harus dikurangkan.
Apakah ada peraturan dalam hukum domestik yang berhubungan dengan
alokasi biaya? Jika cabang dari perusahaan asing merugi di negara anda,
apakah cabang ini dibolehkan untuk memindahkan kerugian tersebut ke
periode pajak berikutnya(carry forward)? Jika ya, berapa banyak periode
pajak yang dapat dipindahi kerugian?
Suatu cabang bukanlah entitas hukum yang terpisah dari kantor pusat. Jadi,
tanpa adanya peraturan khusus, pengiriman laba oleh cabang ke kantor pusat
bukanlah kejadian kena pajak yang terpisah. Oleh karena itu, pengenaan pajak

31

International Taxation and Tax Treaties


oleh negara asal atas cabang terbatas pada pajak perusahaan. Ini bisa
diperbandingkan dengan pengenaan pajak oleh negara asal atas anak perusahaan.
Suatu anak perusahaan (subsidiary) adalah entitas hukum yang terpisah dari
perusahaan induknya. Anak perusahaan bertanggung gugat terhadap pajak
perusahaan atas labanya dan kemudian perusahaan induk bisa bertanggung gugat
untuk memotong pajak atas dividen yang dibayarkan oleh anak perusahaan. Jadi,
secara efektif bisa ada dua pajak negara asal atas laba anak perusahaan
dibandingkan dengan pajak tunggal dalam kasus cabang. Beberapa negara
bermaksud untuk menyamakan perlakuan atas cabang dan anak perusahaan dari
perusahaan asing dengan membebankan pajak lapis kedua atas laba cabang. Ini
disebut dengan pajak laba cabang dan dimaksudkan untuk menyamakan dengan
pajak pemotongan dividen yang berlaku terhadap anak perusahaan.
Kesulitan pada pajak laba cabang adalah menetapkan basis untuk
menentukan jumlah setara dividen. Tidak ada basis yang mudah untuk
menetapkan jika suatu kiriman dari cabang adalah kiriman atau sesuatu yang
lain karena kiriman tersebut adalah transfer dana internal. Ini dapat
dibandingkan dengan dividen yang dibayarkan oleh anak perusahaan.
Beberapa negara hanya memperlakukan semua pendapatan sesudah pajak dari
suatu anak perusahaan sebagai jumlah setara dividen. Negara lain, seperti
Amerika Serikat, mempunyai rumus yang rumit untuk menenukan laba
ditahan tahunan dari cabang yang kemudian dibebaskan dari pajak. Negara
lain, hanya membebankan tarif pajak perusahaan yang lebih tinggi atas
perusahaan bukan penduduk dibandingkan dengan perusahaan penduduk
(meski ini ditentang menurut pasal non-diskriminasi dalam perjanjian pajak).
Adakah pajak atas laba cabang di negara anda? Jika ya, apa basis dari
pajak tersebut?
;

Personil technical support

Masalahnya pada dasarnya sama dengan (c) diatas untuk perwakilan.


Perbedaannya kini adalah bahwa ada perusahaan tetap dan, dengan demikian,
masalahnya adalah apakah pasal 15(2)(c) dari OECD Model terpenuhi. Ini
memunculkan

makna

ditanggung.

32

Tidak

ada

pembahasan

dalam

International Taxation and Tax Treaties


Coemmentary to the OECD Model mengenai makna yang dimasudkan. Tetapi,
beberapa nama mengganti ditanggung dan dipotong yang memberi
petunjuk mengenai maksudnya. Pada dasarnya, syarat-syarat dalam pasal 15(2)
(b) dan (c) secara efektif menyebutkan kasus-kasus dimana remunerasi tidak
dipotong pajak di negara pelaksanaan. Ini menjamin adanya kesamaan
perlakuan atas remunerasi terhadap majikan dan karyawan. Jika remunerasi
tidak dipotong pajak di negara asal, maka remunerasi juga bebas pajak.
e;

Distribusi software di negara anda melalui anak perusahaan.


Software House akan membentuk badan hukum berupa anak
perusahaan dengan kepemilikan penuh di negara anda. Anak
perusahaan tersebut akan diberi lisensi oleh Software House untuk
membuat kopi software untuk didistribusikan di negara anda. Menurut
perjanjian lisensi, anak perusahaan akan membayar Software House
royalti sebesar $10 per item software kemasan yang diproduksi.
Ada fleksibilitas mengenai bagaimana modal (ekuitas dan hutang)
anak perusahaan dibentuk.
Software House memindahkan untuk sementara waktu personil
technical support ke anak perusahaan. Personil tersebut dipindah
sementara selama enam bulan dan terus dibayar oleh Software
House. Anak perusahaan membayar Software House ongkos
manajemen untuk kerja yang diberikan oleh personil yang dipindah
sementara. Ongkos tersebut sama dengan dua kali gaji karyawan
plus pengeluaran tambahan.
Software House berkepentingan pada apakah anak perusahaan akan
memenuhi syarat untuk mendapat potongan pajak (tax holidays) di
negara anda. Untuk itu, anak perusahaan boleh mengekspor produk
ke distributor di negara tetangga.

Berikut ini adalah ringkasan isu-isu.


;

Residensi anak perusahaan

Masalah pertama adalah residensi (tempat tinggal) anak perusahaan.


Residensi anak perusahaan diasumsikan berbadan hukum di negara anda.

33

International Taxation and Tax Treaties


Banyak negara menggunakan dua test alternatif atas residensi perusahaan:
tempat pembuatan badan hukum dan tempat manajemen.
Test apa yang berlaku di negara anda?
Anak perusahaan mungkin saja menjadi penduduk dari negara anda
berdasarkan tempat pembuatan badan hukum dan penduduk dari Republica
berdasarkan tempat manajemen. Meski, ini seharusnya dihindari dengan
memastikan bahwa ada manajemen lokal pada anak perusahaan. Jika anak
perusahaan merupakan penduduk ganda dan ada perjanjian pajak antara
negara anda dan Republica, maka peraturan penentu (tiebreaker rule) dalam
perjanjian tersebut akan menempatkan residensi ke negara dimana anak
perusahaan mempunyai tempat manajemen efektifnya.
;

Transfer pricing

Peraturan apa yang berlaku di negara anda untuk menentukan harga CDROM yang ditransfer oleh Software House ke anak perusahaan?
;

Tax holidays

Apakah negara anda menawarkan tax holidays? Adakah tax sparing relief
dalam perjanjian anda yang memasikan bahwa manfaat dari tax holidays pada
kahirnya tidak mengalir ke revenue negara residensi (yakni, negara maju)?
;

Repatriasi

Apa perlakuan terhadap dividen dan bunga yang dibayarkan oleh anak
perusahaan kepada Software House? Adakah peraturan thin capitalization di
negara anda?
;

Biaya manajemen

Masalahnya adalah apakah negara anda mempunyai yurisdiksi untuk


mengenakan pajak atas biaya manajemen. Ini bergantung pada peraturan
mengenai asal yang berlaku terhadap biaya manajemen. Biaya manajemen
dapat berasal dari negara anda berdasarkan alasan bahwa jasa disediakan di
negara anda atau berdasarkan alasan bahwa jasa dibayar oleh penduduk
negara anda.
Apa asal biaya manajemen di negara anda?

34

International Taxation and Tax Treaties


Tetapi, yurisdiksi untuk mengenakan pajak bisa dibatalkan oleh perjanjian
pajak. Biaya manajemen adalah laba usaha dan, dengan demikian, menurut
perjanjian dengan Republica, negara anda mempunyai yurisdiksi untuk
mengenakan pajak hanya jika biaya tersebut terkait dengan perusahaan tetap
dari Software House di negara anda. Jika tidak ada perusahaan tetap, maka
tidak ada yurisdiksi untuk mengenakan pajak.
Adakah perusahaan tetap? Adanya anak perusahaan pada hakikatnya
bukanlah perusahaan tetap dari perusahaan induk (pasal 5(7) dari OECD
Model). Tetapi, jika personil yang ditempatkan sementara (seconded
personnel) memanfaatkan kantor atau ruang lain pada anak perusahaan secara
terus-menerus, maka ada alasan kuat bahwa ruang tersebut adakah
perusahaan tetap dari Software House. Jika ini ditegakkan, maka negara anda
daat mengenakan pajak atas biaya manajemen, tetapi pemotongan dibolehkan
atas gaji dan biaya overhead.
Personil
Beberapa masalahnya telah dibahas diatas. Sekilas, remunerasi tidak dikenai
pajak di negara anda menurut pasal 15(2) karena remunerasi dibayar oleh
bukan penduduk. Pada dasarnya, ini bergantung pada apakah keberadaan
personil di negara anda menyebabkan perusahaan tetap (lihat diatas).

35