Anda di halaman 1dari 12

Pathway BBLR (Berat Badan Lahir Rendah)

OLEH I AM A NURSE
MONDAY, JANUARY 19, 2015
Bagikan :
Pathway BBLR
Definisi BBLR
Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir dengan berat badan pada
saat kelahiran kurang dari 2500 gr atau lebih rendah (WHO, 1961).
BBLR Merupakan bayi (neonatus) yang lahir dengan memiliki berat badan kurang
dari 2500 gram atau sampai dengan 2499 gram. (Hidayat, 2005).
Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan
kurang dari 2.500 gram tanpa memperhatikan usia gestasi (Wong, 2009).

Etiologi BBLR
Etiologi atau penyebab dari BBLR maupun usia bayi belum sesuai dengan masa
gestasinya, yaitu :
a. Komplikasi obstetrik

Multipel gestation

Incompetence

Pro ( premature rupture of membran ) dan kirionitis

Pregnancy induce hypertention ( PIH )

Plasenta previa

Ada riwayat kelahiran prematur

b. Komplikasi medis

Diabetes maternal

Hipertensi kronis

c. Faktor ibu

Penyakit : hal yang berhubungan dengan kehamilan seperti toksemia


gravidarum, perdarahan antepartum, trauma fisik dan psikologis, infeksi akut,
serta kelainan kardiovaskular.

Usia ibu : angka kejadian prematurnitas tertinggi ialah pada usia ibu dibawah
20 tahun dan multi gravida yang jarak kelahirannya terlalu dekat.

Keadaan sosial ekonomi : keadaan ini sangat berpengaruh terhadap timbulnya


prematuritas, kejadian yang tinggi terdapat pada golongan sosial ekonomi rendah.
Hal ini disebabkan oleh keadaan yang kurang baik dan pengawasan antenatal
yang kurang.

Kondisi ibu saat hamil: peningkatan berat bdan yang tidak adekuat dan ibu
yang perokok. (Mitayani, 2009)

Manifestasi Klinik
Secara umum gambaran klinis pada bayi berat badan lahir rendah sebagai berikut:
1.

Berat badan lahir kurang dari 2500 gram, panjang badan 45 Cm, lingkar
dada kurang dari 30 Cm, lingkar kepala kurang dari 33 Cm.

2.

Masa gestasi kurang dari 37 minggu.

3.

Penampakan fisik sangat tergantung dari maturitas atau lamanya gestasi;


kepala relatif lebih besardari badan, kulit tipis, transparan, banyak lanugo, lemak
sub kutan sedikit, osifikasi tengkoraksedikit, ubun-ubun dan sutu lebar, genetalia
immatur, otot masih hipotonik sehingga tungkaiabduksi, sendi lutut dan kaki
fleksi, dan kepala menghadap satu jurusan.

4.

Lebih banyak tidur daripada bangun, tangis lemah, pernafasan belum teratur
dan sering terjadi apnea, refleks menghisap, menelan, dan batuk belum
sempurna.

Manifestasi klinis yang lain yaitu :


1.

Berat badan kurang dari 2.500 gram

2.

Kulit tipis, transparan, lanugo banyak, ubun-ubun dan sutura lebar

3.

Genetalia imatur, rambut tipis halus teranyam, elastisitas daun telinga kurang

4.

Tangis lemah, tonus otot leher lemah.

5.

Reflek moro (+), reflek menghisap, menelan, batuk, belum sempurna.

6.

Bila lapar menangis, gelisah, aktifitas bertambah

7.

Tidak tampak bayi menderita infeksi/perdarahan intrakranial

8.

Nafas belum teratur

9.

Pembuluh darah kulit diperut terlihat banyak

10.

Jaringan mamae belum sempurna, putting susu belum terbentuk dengan baik

PENGERTIAN BBLR
BBLR adalahneonatusdenganberatbadanlahirpadasaatkelahirankurangdari 2500
gram (sampai 2499 gram) tanpamemandangmasakehamilan.
Beratlahiradalahberatbayi yang ditimbangdalam 1 jam setelahlahir.
Untukkeperluanbidandidesaberatlahirditerimadalam 24 jam pertamasetelahlahir.
Beratbadanlahirrendah (BBLR) terdapat 2
penyebabkelahiranbayidenganberatbadankurangdari 2500 gram,
yaitukarenaumurkehamilankurangdari 37 minggu,
beratbadanlebihrendahdarisemestinya,
sekalipunumurkehamilancukupataukombinasikeduanya.

Menurut (Saifuddindkk, 2000)


berkaitandenganpenanganandanharapanhidupnyabayiberatlah
irrendahdibedakanmenjadi :

Bayiberatlahirrendah (BBLR), beratlahir 1500-2500 gram

Bayiberatlahirsangatrendah (BBLSR), beratlahir <1500>

Bayi baru lahir ekstrem rendah (BBLER), berat lahir <1000>

Epidemiologi
Prevalensibayiberatlahirrendah (BBLR) diperkirakan 15%
dariseluruhkelahirandiduniadenganbatasan 3,3%-38%
danlebihseringterjadidinegara-negaraberkembangatausosio-ekonomirendah. Secara

statistikmenunjukkan 90% kejadian BBLR


didapatkandinegaraberkembangdanangkakematiannya 35 kali
lebihtinggidibandingpadabayidenganberatlahirlebihdari 2500 gram (4). BBLR
termasukfaktorutamadalampeningkatanmortalitas, morbiditasdandisabilitasneonatus,
bayidananaksertamemberikandampakjangkapanjangterhadapkehidupannyadimasad
epan(1,2). Angkakejadiandi Indonesia
sangatbervariasiantarasatudaerahdengandaerah lain, yaituberkisarantara 9%-30%,
hasilstudidi 7 daerah multicenter diperolehangka BBLR denganrentang 2.1%-17,2
%. Secaranasionalberdasarkananalisalanjut SDKI, angka BBLR sekitar 7,5
%. Angkainilebihbesardari target BBLR yang ditetapkanpadasasaran program
perbaikangizimenuju Indonesia Sehat 2010 yaknimaksimal 7% (2,3).

Etiologi
Penyebabterbanyakterjadinya BBLR adalahkelahiranprematur. Faktoribu yang lain
adalahumur, paritas, dan lain-lain. Faktorplasentasepertipenyakitvaskuler,
kehamilankembar/ganda, sertafaktorjaninjugamerupakanpenyebabterjadinya BBLR .

(1) Faktoribu
a. Penyakit
Seperti malaria, anaemia, sipilis, infeksi TORCH, dan lain-lain
b. Komplikasipadakehamilan.
Komplikasi yang tejadipadakehamilanibusepertiperdarahanantepartum, preeklamsiaberat, eklamsia, dankelahiran preterm.

c. UsiaIbudanparitas
Angkakejadian BBLR tertinggiditemukanpadabayi yang dilahirkanolehibuibudenganusia <>
d. Faktorkebiasaanibu
Faktorkebiasaanibujugaberpengaruhsepertiibuperokok,
ibupecandualkoholdanibupenggunanarkotika.

(2) FaktorJanin
Prematur, hidramion, kehamilankembar/ganda (gemeli), kelainankromosom.
(3) FaktorLingkungan
Yang dapatberpengaruhantara lain; tempattinggaldidaratantinggi, radiasi, sosioekonomidanpaparanzat-zatracun .

KomplikasiKomplikasilangsung yang
dapatterjadipadabayiberatlahirrendahantara lain:

Hipotermia

Hipoglikemia

Gangguancairandanelektrolit

Hiperbilirubinemia

Sindromagawatnafas

Paten duktusarteriosus

Infeksi

Perdarahanintraventrikuler

Apnea of Prematurity

Anemia

Masalahjangkapanjang yang mungkintimbulpadabayibayidenganberatlahirrendah (BBLR) antara lain :

Gangguanperkembangan

Gangguanpertumbuhan

Gangguanpenglihatan (Retinopati)

Gangguanpendengaran

Penyakitparukronis

Kenaikanangkakesakitandanseringmasukrumahsakit

Kenaikanfrekuensikelainanbawaan

Diagnosis
Menegakkan diagnosis BBLR
adalahdenganmengukurberatlahirbayidalamjangkawaktu
<> dapatdiketahuidengandilakukananamesis,
pemeriksaanfisikdanpemeriksaanpenunjang

AnamnesisRiwayat yang
perluditanyakanpadaibudalamanamesisuntukmenegakkanmencarietiologidanfaktorfaktor yang berpengaruhterhadapterjadinya BBLR

Umuribu

Riwayatharipertamahaidterakir

Riwayatpersalinansebelumnya

Paritas, jarakkelahiransebelumnya

Kenaikanberatbadanselamahamil

Aktivitas

Penyakit yang dideritaselamahamil

Obat-obatan yang diminumselamahamil

PemeriksaanFisikYang
dapatdijumpaisaatpemeriksaanfisikpadabayi BBLR antara
lain :

Beratbadan <>

Tanda-tandaprematuritas (padabayikurangbulan)

Tandabayicukupbulanataulebihbulan (bilabayikeciluntukmasakehamilan).

Pemeriksaanpenunjang

Pemeriksaanskorballard

Teskocok (shake test), dianjuruntukbayikurangbulan

Darahrutin, glukosadarah,
kalauperludantersediafasilitasdiperiksakadarelektrolitdananalisa gas darah.

Foto dada
ataupunbabygramdiperlukanpadabayibarulahirdenganumurkehamilankurangbula
ndimulaipadaumur 8 jam ataudidapat/diperkirakanakanterjadisindromgawatnafas.

USG kepalaterutamapadabayidenganumurkehamilan <>

Penatalaksanaan/ terapi1 MedikamentosaPemberian vitamin


K1

Injeksi 1 mg IM sekalipemberian, atau

Per oral 2 mg sekalipemberianatau 1 mg 3 kali pemberian (saatlahir, umur 3-10


hari, danumur 4-6 minggu)

Diatetik

Apabilabayimendapat ASI, pastikanbayimenerimajumlah yang


cukupdengancaraapapun, perhatikancarapemberian ASI
dannilaikemampuanbayimenghisap paling kurangseharisekali.

Apabilabayisudahtidakmendapatkancairan IV danberatnyanaik 20 g/hariselama 3


hariberturut-turut, timbangbayi 2 kali seminggu.

Suportif( mempertahankansuhutubuh normal )

Gunakansalahsatucaramenghangatkandanmempertahankansuhutubuhbayi,
sepertikontakkulitkekulit, kangaroo mother care, pemancarpanas,
inkubatoratauruanganhangat yang
tersediaditempatfasilitaskesehatansetempatsesuaipetunjuk.

Janganmemandikanataumenyentuhbayidengantangandingin

Ukursuhutubuhdenganberkala

Yang jugaharusdiperhatikanuntukpenatalaksanaansuportifiniadalah :

Jagadanpantaupatensijalannafas

Pantaukecukupannutrisi, cairandanelektrolit

Bilaterjadipenyulit, harusdikoreksidengansegera (contoh; hipotermia, kejang,


gangguannafas, hiperbilirubinemia)

Berikandukunganemosionalpadaibudananggotakeluargalainnya

Anjurkanibuuntuktetapbersamabayi. Bilatidakmemungkinkan,
biarkanibuberkunjungsetiapsaatdansiapkankamaruntukmenyusui.

Pencegahan

Meningkatkanpemeriksaankehamilansecaraberkala minimal 4 kali


selamakurunkehamilandandimulaisejakumurkehamilanmuda. Ibuhamil yang
didugaberisiko, terutamafaktorrisiko yang mengarahmelahirkanbayi BBLR
haruscepatdilaporkan, dipantaudandirujukpadainstitusipelayanankesehatan yang
lebihmampu

Penyuluhankesehatantentangpertumbuhandanperkembanganjanindalamrahim,
tandatandabahayaselamakehamilandanperawatandiriselamakehamilan agar
merekadapatmenjagakesehatannyadanjanin yang dikandungdenganbaik

Hendaknyaibudapatmerencanakanpersalinannyapadakurunumurreproduksisehat
(20-34 tahun)

Perludukungansektor lain yang


terkaituntukturutberperandalammeningkatkanpendidikanibudan status
ekonomikeluarga agar
merekadapatmeningkatkanaksesterhadappemanfaatanpelayanan antenatal dan
status giziibuselamahamil

TERIMA KASIH