Anda di halaman 1dari 47

STRATEGI TATA LETAK

TATA LETAK DAPUR BARU


MC DONALD’S
• Inovasi ke 5 Mc Donald’s :
– Memastikan makanan selalu baru dibuat
– Penghapusan beberapa proses, memendekkan waktu
– Memanggang roti dalam waktu 11 detik, sedangkan
waktu sebelumnya adalah 30 detik
– Mengubah tempat bumbu, sehingga lebih cepat 2 detik
dari waktu sebelumnya dalam menuang saus ke roti
– Sandwich dirakit dalam urutan tertentu
– Tingkat produksi yang dikendalikan oleh komputer
– Barang buangan hanya daging ketika sandwich tidak
terjual
– Menghemat $ 100,000,000 setiap tahun untuk biaya-
biaya makanan
INOVASI MC DONALD’S
• Indoor seating (1950’s)
• Drive-through window (1970s)
• Adding breakfast to the menu (1980s)
• Adding play areas (1990s)

(three out of the four are layout


decisions)
PENGERTIAN
Lay Out atau Tata Letak adalah cara
penempatan fasilitas-fasilitas yang
digunakan didalam suatu organisasi atau
perusahaan

Jadi perencanaan Lay Out, mencakup :


disain dari bagian-bagian, pusat kerja dan
peralatan yang membentuk proses
perubahan dari input menjadi output
TUJUAN STRATEGI TATA
LETAK
• Mengembangkan tata letak yang
effisien dengan mempertimbangkan :
– desain produk dan volume ( strategi
produk)
– alat pemroses dan kapasitas ( strategi
proses)
– mutu hidup pekerjaan ( strategi sumber
daya manusia)
– bangunan dan batasan lokasi ( strategi
penempatan)
KEPENTINGAN STRATEGI
TATA LETAK
• Utilisasi ruang, peralatan dan orang
• Aliran informasi, barang atau orang
yang lebih baik
• Moral karyawan yang lebih baik dan
kondisi lingkungan kerja
• Interaksi dengan pelanggan yang
lebih baik
• Fleksibilitas
KRITERIA PENYUSUNAN
TATA LETAK
• Jarak angkut minimal
• Aliran material tidak mengganggu proses
produksi yang sedang berjalan
• Flexible, yang dapat menampung
perubahan produk dan yang
memungkinkan perluasan lokasi
• Keselamatan pada barang-barang yang
diangkut (pemilihan material handling)
KRITERIA PENYUSUNAN
TATA LETAK (lanjutan…)
• Penggunaan ruangan yang efektiv
• Pemeliharaan mesin(harus cukup gerak
untuk memelihara mesin)
• Orientasi Produk : melihat proses produksi
dari produk
– produk ukuran besar, berat, tata letak yang
tidak membuat produk berpindah
CONTOH
• Bandara Internasional Pittsburg :
– keterlambatan penerbangan berkurang
– penumpang pesawat lebih merasa
aman
– biaya bahan bakar menurun
• Wall Mart :
– lorong-lorong lebar
– etalase yang terbuka
– pelanggan dapat duduk beristirahat
STRATEGI TATA LETAK
• Fixed-position layout
– Tata letak untuk proyek yang besar dan
memakan tempat
• Process-oriented layout
– Berhubungan dengan produksi dengan volume
rendah dan bervariasi tinggi
• Office layout
– Menempatkan para pekerja, peralatan dan
ruangan yang melancarkan aliran informasi
STRATEGI TATA LETAK
(lanjutan…)
• Retail/service layout
– Menempatkan rak-rak dan memberikan
tanggapan atas perilaku pelanggan
• Warehouse layout
– Melihat kelebihan dan kekeurangan antara
ruangan dan sistem penanganan bahan
• Product-oriented layout
– Mencari utilisasi karyawan dan mesin yang
paling baik dalam produksi yang kontinyu
STRATEGI TATA LETAK
Project Job Shop Office Retail Warehouse Repetitive
(fixed-position) (Process- (storage) /Continuous
oriented) (product-
oriented)
Contoh
Ingal Ship Shouldice Allstate Kroger’s Federal-Mogul’s Sony’s TV
Building Corp. Hospital Insurance Supermarket Warehouse Assembly Line

Trump Plaza Olive Microsoft Walgreens The Gap’s Dodge


Garden distribution center Caravans
Pittsburgh Bloomingdales
Minivans
Airport
Masalah
Pemindahan Mengelola Menampilkan Menonjolkan Menyeimbangkan Menyeimbang
bahan pada beragam aliran pekerja yang barang-barang biaya penyimpanan kan waktu
wilayah bahan untuk membutuhkan yang memiliki yang rendah dengan pada setiap
pinyimpanan setiap produk kontak lebih nilai keuntungan biaya penanganan setasiun kerja
yang terbatas sering tinggi bahan
SYARAT TATA LETAK
• Peralatan penaganan bahan
• Kapasitas dan persyaratan luas ruang
• Lingkungan hidup dan estetika
• Aliran Inforamsi
• Biaya perpindahan antar wilayah
kerja yang berbeda
AREA YANG BERHUBUNGAN
DENGAN STRATEGI TATA
LETAK
Komunikasi

Pelayanan Material

Strategi
Gudang Lay Out Sel Kerja

Keamanan Aliran Material


KENDALA TATA LETAK
• Disain Produk & Volume
• Alat pemroses & Kapasitas
• Mutu hidup pekerjaan
• Bangunan dan lokasi
FIXED POSITION LAY OUT
• Disain adalah untuk keperluan proyek
• Para pekerja dan peralatan yang
mendatangi lokasi
• Kendala :
– Ruang yang terbatas pada lokasi
– Mengbah kebutuhan akan material
FIXED POSITION LAY OUT
(lanjutan…)
• Keuntungannya :
– Berkurangnya gerakan material
– Adanya kesempatan untuk melakukan pengayaan tugas
(pekerjaan lebih teliti)
– Sangat flexible (jika ada perubahan produk cepat
tersosialisasi)
– Adanya kebanggaan, karena dapat menyelesaikan
pekerjaan
• Kerugiannya :
– Gerakan tenaga kerja dan peralatan yang tinggi
– Memerlukan tenaga kerja yang
berketerampilan/berkemampuan tinggi
– Memerlukan ruangan besar, dan persediaan barang
– Memerlukan koordinasi dalam penjadualan produksi
PROCCESS ORIENTED LAY
OUT
• Disain tempat departemen/kelompok
kerja dengan arus orang-orang atau
material bersama-sama
• Setiap kelompok kerja/departemen
mempunyai tugas masing-masing
• Biasanya digunakan untuk proses
yang berfokus pada proses
PROCESS ORIENTED
LAY OUT (lanjutan…)
• Keuntungannya :
– Memungkinkan utilisasi mesin yang tinggi
– Memungkinkan penggunaan mesin-mesin
multiguna, sehingga dengan cepat mengikuti
perubahan produksi (mesin umum)
– Memperkecil terhentinya produksi yang
diakibatkan oleh kerusakan mesin
– Sangat flexible dalam mengalokasikan tenaga
kerja dan peralatan
PROCESS ORIENTED
LAY OUT (lanjutan…)
• Kerugiannya :
– Meningkatkan kebntuhan material handling
karena aliran proses yang beragam dan tidak
dapat digunakannya ban berjalan
– Pengawasan produksi yang lebih sulit
– Meningkatnya persediaan barang dalam proses
– Total waktu produksi perunit yang lama
– Pekerjaan penjadualan dan akunting biaya
yang lebih sulit, karena setiap ada order, harus
dilakukan perencanaan/perhitungan kembali
– Sering terjadi proses membalik
EMERGENCY ROOM
LAY OUT
E.R.Triage Patient A –
patah kaki
room
Penerimaan di ruang IRD
ry

Patient B – kerusakan alat


rge

pemacu janting
Su

Hallway

Ra
dio
log
y
E.R. beds Pharmacy Billing/exit
PENGEMBANGAN PROCESS
ORIENTED LAY OUT
• Perlunya mengatur pusat kerja dalam
lokasi-lokasi yang paling ekonomis
• Meminimalisasi penanganan bahan
baku
– Jumlah muatan/manusia
– Biaya, yang berkaitan denagn jarak
BIAYA PROCESS
ORIENTED LAY OUT
n n
Biaya Minimal   X ijCij
i 1 j1

dimana
n  jumlah total pusat kerja atau departemen
i, j  masing - masing depertemen
X ij  jmlh muatan yang bergerak dari departemen
i ke depatemen j
Cij  biaya yang disebabkan bergeraknya muatan
dari departemen i ke departemen j
LANGKAH DALAM MENENTUKAN
LOKASI YANG MINIMAL

• Buat matrik “dari dan ke” yang menunjukkan arus


komponen atau bahan baku dari satu departemen ke
departemen lainnya
• Tentukan kebutuhan ruang gerak untuk setiap departemen
• Bentuk diagram yang ideal yang menunjukkan rangkaian
urutan departemen yang akan dilewati oleh komponen
• Tentukan biaya tata letak dengan menggunakan
persamaan biaya
• Usahakan untuk memeperbaiki tata letak dengan trial and
error
• Siapakan rencana yang mempertimbangkan ruang gerak
atau kebutuhan ukuran dari setiap departeman
CONTOH SOAL
• Manajemen Walter’s Company ingin
mengatur 6 departemen di pabriknya
sedemikian agar biaya penanganan bahan
baku minimum
• Asumsi awal setiap departemen berukuran
sama 20 kaki x 20 kaki, panjang gedung 60
kaki dan lebar 40 kaki
• Biaya untuk memindahkan suatu muatan
antar departemen yang yang berdekatan $
1, sedangkan yang tidak berdekatan $ 2
ARUS KOMPONEN ANTAR
DEPARTEMEN
1 2 3 4 5 6
1 50 100 0 0 20
2 30 50 10 0

3 20 0 100

4 50 0
5 0
6
KEMUNGKINAN LAY OUT 1

Room 1 Room 2 Room 2


Assembly Printing Machine Shop
Department Department Department
(1) (2) (3)

Receiving Shipping Testing 40’


Department Department Department
(4) (5) (6)

Room 4 Room 5 Room 6


60’
GRAFIK ARUS ANTAR
DEPARTEMEN 1
100

1 2 3
1 50 30

20
100
50 20
10

4 5 6
50
PERHITUNGAN BIAYA 1
Biaya = (1 dan 2) + (1 dan 3) + (1 dan 6) +
(2 dan 3) + (2 dan 4) + (2 dan 5) +
(3 dan 4) + (3 dan 6) + (4 dan 5)

= $50 +$ 200 + $40 + $ 30 + $ 50 +


$ 10 + $ 40 + $ 100 + $ 50

= $ 570
GRAFIK ARUS ANTAR
DEPARTEMEN 2
30

1 2 3
50 100

50 20 20 100

10

4 5 6
50
LAY OUT YANG LEBIH
LAYAK
Room 1 Room 2 Room 2
Painting Assembly Machine Shop
Department Department Department
(2) (1) (3)

Receiving Shipping Testing 40’


Department Department Department
(4) (5) (6)

Room 4 Room 5 Room 6


60’
PERHITUNGAN BIAYA 2
Biaya = (1 dan 2) + (1 dan 3) +(1 dan 6)
+ (2 dan 3) +(2 dan 4) + (2 dan 5)
+ (3 dan 4) + (3 dan 6) +
(4 dan 5)

= $50 +$ 100 + $20 + $ 60 + $ 50


+ $ 10 + $ 40 + $ 100 + $ 50

= $ 480
TATA LETAK SELULER –
SEL KERJA
• Kasus rancangan produk khusus , yang
berorientasi proses, yaitu sel kerja
• Sebuah sel kerja memerlukan mesin yang
biasanya akan disebar ke berbagai
departemen proses dan kemudian diatur
dalam kelompok kelompok kecil
• Sel kerja dibangun mendekati/mengelilingi
produknya
• Pengaturan temporer saja
TATA LETAK SELULER
( lanjutan…)
• Mengurangi persediaan barang dalam
proses
• Ruang lantai yang dibutuhkan berkurang
• Menurunkan persediaan bahan baku dan
barang jadi
• Menurunkan biaya tenaga kerja
• Rasa partisipasi karyawan yang meningkat
• Meningkatkan pemanfaatan peralatan dan
mesin
• Mengurangi investasi untuk mesin dan
peralatan
KEUNTUNGAN TATA
LETAK SELULER

Inventori Pemanfaatan Peralatan


Luas/Lebar lantai
Biaya tenaga kerja Keikutsertaan
langsung Karyawan

Mutu
GAMBAR SEL KERJA
SYARAT-SYARAT
PRODUKSI SELULER
• Identifikasi keluarga-keluarga produk -
kode teknologi kelompok
• Tingkat pelatihan dan fleksibilitas pada
karyawan
• Karyawan-karyawan yang mendukung atau
fleksibel dan imajinatif untuk membangun
awal sel kerja
• Pengujian pada setasiun masing-masing di
dalam sel
SEL KERJA, PUSAT KERJA
TERFOKUS, DAN PABRIK TERFOKUS
Merupakan pengaturan sementara yang berkonsentrasi
Sel kerja pada produk atas mesin dan manusia difasilitas yang
awalnya berorientasi pad proses
Contoh : Job Shop dengan mesin dan manusia yang
diatur ulang, untuk memproduksi

Pusat Kerja Merupakan pengaturan permanen yang berorientasi pada


produk atas mesin dan manusia difasilitas yang pada
Terfokus awlnya berorientasi pada proses
Contoh: Pada produk serupa dan permintaan yang
stabil : pembuatan pipa pada galangan kapal
Merupakan fasilitas permanen untuk memproduksi produk
Focused Factory
atau komponen fasilitas yang berfokus pada produk
Contoh: Pabrik memproduksi jendela mobil
OFFICE LAY OUT
• Meletakkan ruangan-ruangan sesuai
dengan orang yang menempati dan
hubungan antar bagian yang satu dengan
bagian yang lain
A: Absolutely necessary = sangat perlu
I : Important = penting
U: Un Important = Tidak perlu
E: Especially Important = Sangat penting
O: Ordinary closness allright = biasa
X: Not Desirable = Tidak perlu
CONTOH LAY OUT
KANTOR

Accounting
Finance
Fin. Acct.

Manager Brand X
DIAGRAM HUBUNGAN

Biasa : President (1)


1
1 President 2 & Costing (2)
O 3
2 Costing U 4
A A
3 Engineering I
O Sangat Perlu:
President (1) &
4 President’s Secretary Secretary (4)
I = Penting
U = Tidak Penting
DIAGRAM HUBUNGAN

1 President Nilai Kedekatan


O A Sangat
2 Chief Technology Officer U
A A perlu
3 Engineer’s Area I I
O I I E Sangat
4 Secretary I U I Penting
A I O O
5 Office entrance A E U O I Penting
X E E U
6 Pusat Arsip U A O O Biasa
O U I U Tidak
7 Equipment cabinet O X
U A Penting
8 Photocopy equipment E
E X Tidak
9 Storage room perlu
RETAIL/STORE LAY OUT
• Tata Letak ini didasarkan pada pemikiran :
Penjualan yang terjadi bervariasi tergantung dari
sejauh mana produk dapat menarik perhatian
konsumen
• Tata letak yang baik untuk Retail :
– Menempatkan barang/produk pada batas yang jelas
– Menggunakan lokasi yang mencolok untuk
barang/produk yang laku/menarik
– Mendistribusikan barang-barang yang mempunyai merk
terkenal diletakkan pada tempat yang dominan
– Menggunakan ujung lorong, karena mudah terlihat/sering
dilalui
– Tunjukkan image dari store/toko dengan seleksi yang
baik dalam memposisikan – menyamankan konsumen
WAREHOUSE LAYOUT
• Tujuannya : menemukan paduan yang
optimal antara biaya penanganan barang
dan ruangan gudang
• Biaya penanganan : biaya yang
berhubungan dengan transportasi
pengangkutan ke gudang, penyimpanan
dan pengangkutan ke luar gudang
• Tata Letak yang baik : harus meminimasi
kehancuran atau kerusakan bahan baku
digudang
PRODUCT ORIENTED
LAY OUT
• Ciri-ciri :
– Jumlah produk besar
– Variasi sedikit
– Proses produksi sudah terstandarisasi,
– Setiap produk akan melalui tahapan
operasi yang sama dari awal sampai
akhir
PRODUCT ORIENTED
LAY OUT (lanjutan…)
• Keuntungannya :
– Aliran material yang simpel dan langsung
– Persediaan WIP rendah
– Total waktu produksi rendah
– Tidak memerlukan skill tenaga kerja yang tinggi
– Kebutuhan material handling rendah
– Pengawasan lebih mudah
– Dapat menggunakan mesin khusus
– Dapat menggunakan ban berjalan karena lairan material
sudah tertentu
– Kebutuhan material dapat diperkirakan dan dijadualkan
lebih mudah
PRODUCT ORIENTED
LAY OUT (lanjutan…)
• Kerugiannya :
– Kerusakan pada mesin dapat menghentikan
produksi
– Perubahan disain akan merubah susunan lay
out, tidak akan efektif jika digunakan lay out
lama
– Jika terjadi hambatan akan mempengaruhi
proses keseluruhan
– Investasi mesin yang besar
– Dapat mengakibatkan kebosanan