Anda di halaman 1dari 4

CLINICAL PATHWAYS

DENGUE HEMORRAGIC FEVER


Nama Pasien/Jenis Kelamin:

Diagnosis Awal:
Aktivitas Pelayanan

Diagnosis:
Penyakit Utama
Penyakit Penyerta
..
..
Komplikasi
..
..
Asessmen Klinis:
Pemeriksaan dokter UGD
Pemeriksaan dokter
spesialis (DPJP; Sp.PD)
Pemeriksaan Penunjang:
Darah rutin
Ur/ Cr serum
Albumin serum
Profil lipid
GDS
Elektrolit
Analisis gas darah
Status besi
Morfologi eritrosit
Urinalisis
Albumin urin
Kreatinin urin
USG Ginjal
Konsultasi :
.................................
.................................
Asessmen Lanjutan :
Asessmen ulang DPJP
Asessmen perkembangan
harian
Asuhan Keperawatan :
Asesmen Keperawatan
Masalah Keperawatan
Intervensi Keperawatan
Observasi
Tindakan keperawatan:
1. Pasang IVFD
2. Cabut IVFD
3. Injeksi obat IV

Umur:
Berat Badan:
Tinggi Badan:
Nomor Rekam Medis:

..kg
..cm
.
Kode ICD 10 :
Rencana rawat : 8 hari
Tgl/Jam
Tgl/Jam
Lama
Kelas:
Tarif/hr
Biaya (Rp)
Ket.
R. Rawat
masuk:
keluar:
Rwt
(Rp)
.
.
..........
.........
..
............
.................. ..............
hari
.
.
Hari Rawat 1
Hari Rawat 2
Hari Rawat 3-5
Hari Rawat 6-8
IGD-R. Biasa
R. Rawat Biasa
R. Rawat Biasa
R. Rawat Biasa
Hari Sakit:
Hari Sakit:
Hari Sakit:
Hari Sakit:

Dengue Hemorragic Fever

Visite dokter
Visite
perawat

Tata Laksana Medis

Membe rikan O2
mulai 2-4 lpm
disesuaikan
dengan saturasi
O2 (Pemberian
oksigen
disesuaikan
indikasi klinis
medis)
Pemasangan

akses vena
Antipiretik
paracetamol bila
demam
Simptomatis : PPI
sukralfat,
ondansentron,
dan lainnya

sesuai indikasi
Pemberian cairan
kristaloid sesuai
rumus : 1500
+(20x(BB dalam
kg-20)) atau
antara 2000cc3000 cc/24 jam
Evaluasi Hb dan
Ht tiap 12-24 jam
Bila Ht meningkat
10-20% dan
trombosit
<100.000 jumlah
pemberian cairan
tetap sesuai

rumus diatas,
namun
pemantauan Hb
dan Ht dilakukan
tiap 12 jam
Bila Ht meningkat
>20% dan
trombosit
<100.000 maka
pemberian cairan
sesuai protocol
penatalaksanaan
dengan
peningkatan
HT>20% dengan
pertimbangan
kombnasi koloid
gelatin/500-1000
cc/24 jam

Memberikan O2
mulai 2-4 lpm
disesuaikan
dengan saturasi
O2 (Pemberian
oksigen
disesuaikan
indikasi klinis
medis)
Memeriksa alat
medic yang
terpasang
ditubuh pasien
(akses
intravena,
kateter urin, dll)
nilai diuresis

Antipiretik
paracetamol
bila demam

Simptomatis :
PPI sukralfat,
ondansentron,
dan lainnya
sesuai indikasi
Pemberian
cairan kristaloid
sesuai rumus :
1500 +(20x(BB
dalam kg-20))
atau antara
2000cc-3000
cc/24 jam
Evaluasi Hb dan
Ht tiap 12-24
jam
Bila Ht
meningkat 1020% dan
trombosit
<100.000
jumlah
pemberian
cairan tetap
sesuai rumus
diata, namun
pemantauan Hb
dan Ht
dilakukan tiap
12 jam
Bila Ht
meningkat
>20% dan
trombosit
<100.000

Memberikan O2
mulai 2-4 lpm
disesuaikan
dengan saturasi
O2 (Pemberian
oksigen
disesuaikan
indikasi klinis
medis)
Memeriksa alat
medic yang
terpasang ditubuh
pasien (akses
intravena, kateter
urin, dll) nilai
diuresis
Antipiretik
paracetamol bila
demam
Simptomatis : PPI
sukralfat,

ondansentron,
dan lainnya

sesuai indikasi
Pemberian cairan
kristaloid sesuai
rumus : 1500
+(20x(BB dalam
kg-20)) atau
antara 2000cc3000 cc/24 jam
Evaluasi Hb dan
Ht tiap 12-24 jam
Bila Ht meningkat
10-20% dan
trombosit
<100.000 jumlah
pemberian cairan
tetap sesuai
rumus diata,
namun
pemantauan Hb
dan Ht dilakukan
tiap 12 jam
Bila Ht meningkat
>20% dan
trombosit
<100.000 maka
pemberian cairan
sesuai protocol
penatalaksanaan
dengan
peningkatan
HT>20% dengan

Memberikan O2
mulai 2-4 lpm
disesuaikan
dengan saturasi
O2 (Pemberian
oksigen
disesuaikan
indikasi klinis
medis)
Memeriksa alat
medic yang
terpasang
ditubuh pasien
(akses
intravena,
kateter urin, dll)
nilai diuresis
Antipiretik
paracetamol
bila demam
Simptomatis
dilanjtkan
Hitung hari
awitan demam,
klinis dan lab
pasien. Bila
fase kritis sudah
ter;ewati cairan
cairan
diturunkan
sesuai
perhitungan
kebutuhan
dasar/
maintenance

Bila Ht teteap
meningkat,
masuk protocol
DSS

maka
pertimbangan
pemberian
kombnasi koloid
cairan sesuai
gelatin/500-1000
protocol
cc/24 jam
penatalaksanaa Bila Ht teteap
n dengan
meningkat,
peningkatan
masuk protocol
HT>20%
DSS
dengan
Hitung hari
pertimbnagan
awitan demam,
kombnasi koloid
klinis dan lab
gelatin/500pasien. Bila fase
1000 cc/24 jam
kritis sudah
Bila Ht teteap
ter;ewati cairan
meningkat,
cairan diturunkan
masuk protocol
sesuai
DSS
perhitungan
kebutuhan dasar/
maintenance

Nutrisi:
Makanan lunak
- Kalori . Kcal/hr
- Protein . g/hr
Diet biasa
- Kalori . Kcal/hr
- Protein . g/hr
Asuhan Farmasi:
Rekonsiliasi obat
Pemantauan Terapi Obat
Monitoring ESO
Mobilisasi:
Tirah baring
Evaluasi:
Hasil tindakan medis
(pembuatan ass pulang)
Hasil tindakan keperawatan
(ass pulang)
Outcome

Tegaknya diagnosis
DF/DHF

diantaranya
memenuhi kriteria :
Demam atau
riwayat demam
akut antara 2-7
hari biasanya
bifasik
Terdapat minimal
1 dari manifestasi
perdarahan
Trombositope nia
(Trombosit
<100.000)
Terdapat minimal
satu tanda tanda
plasma leakage
(kebocoran
plasma)

Demam turun
Hemo dinamik
stabil
Monitoring
tanda
perdarahan
Cegah
komplikasi

Demam turun
Kesadaran baik
Hemo dinamik
Demam tidak
stabil
ada
Monitoring tanda Intake baik
perdarahan
Pengkajian risiko
infeksi
nosocomial

Edukasi/
Pemulangan:

Rencana

Perjalanan penyakit dan


komplikasi
Banyak minum
Identifikasi kasus lain sekitar
rumah
Program 4 M Plus
Kontrol ulang (surat pengantar
kontrol)

Varians:

Jumlah Biaya
Perawat (PPJP)

DPJPDU:
.
DPJP SpA:
.............................

Verifikator:
.

Diagnosis Akhir:

Utama

Penyerta

Komplikasi

Kode ICD 10

Jenis Tindakan:

Dengue hemorragic
Fever (DHF)

..
..
..
..
..
..
..

..

*Keterangan
Beri tanda () bila sudah dilakukan

Pemasangan/pencab
utan IVFD
Pengambilan darah
Injeksi obat IV
..............
..............
..........
..........

Kode ICD 9 CM
.
.
.
.
.
.
.
.
.