Anda di halaman 1dari 1

PERBEDAAN DAN PERSAMAAN MENGENAI USHUL

FIQH DAN QAWAID FIQH


Ushul Fiqh berbeda dengan kaidah yang menghimpun hukum-hukum cabang
yang merupakan teori umum tentang Islam. Kaidah ini diajarkan di Fakultas
Syariah dengan nama Qawaid Fiqhiyyah. Sebagian pengkaji masih belum
jelas letak perbedaan antar ushul fiqh dengan Qawaid Fiqhiyyah, sehingga
kita perlu menjelaskan perbedaan tersebut.
Perbedaan antara Qawaid Fiqhiyyah dengan ushul fiqh ialah bahwa ushul
fiqh, sebagaimana yang telah kami jelaskan di atas, adalah kaidah atau
metode yang dipergunakan oleh ahli fiqh di dalam menggali hukum syara ,
agar tidak terjadi kesalahan. Sedangkan Qawaid Fiqhiyyah adalah himpunan
hukum-hukum syara yang serupa (sejenis) lantaran ada titik persamaan,
atau adanya ketetapan fiqh yang merangkaikan kaidah tersebut. Seperti
kaidah-kaidah pemilikan dalam syariat, kaidah-kaidah dhaman, kaidahkaidah khiyar,
kaidah-kaidah fasakh secara
umum.
Jadi Qawaid
Fiqhiyah adalah kaidah atau teori yang diambil dari atau menghimpun
masalah-masalah fiqh yang bermacam-macam sebagai hasil ijtihad para
mujtahid. Seperti yang dapat kita lihat dalam kitab Qawaid Al Hakam karya
Izzudin Ibnu Abdis Salam Asy Syafii, kitab Al Furuq karya Al Qarafi Al Maliki,
kitab Al Asybah wan Nazhair karya Ibnu Nujain Al Hanafi, kitab Al
Qawanin karya Ibnu Jizi Al Maliki, kitab Tabshirat Al Hukkam dan Qawaid
Ibnu Hajib Al Kubra yang memuat berbagai masalah fiqh mazhab Hanbali.
Dari penjelasan tersebut dapat dikatakan bahwa ruang lingkup
pembahasan Qawaid Fiqhiyyah adalah masalah-masalah fiqh, bukan ushul
fiqh yang didasarkan pada himpunan masalah-masalah fiqh yang
mempunyai titik persamaan. Dengan demikian kita dapat menetapkan
hubungan ketiga disiplin ilmu tersebut sebagi berikut: ushul fiqh adalah
dasar untuk menggali hukum-hukum fiqh yang bermacam-macam dan dapat
dihubungkan antara yang satu dengan yang lain, maka ditetapkan suatu
kaidah umum yang menghimpun hukum-hukum tersebut yang disebut teori
atau kaidah fiqh.