Anda di halaman 1dari 16

V Devi N 230110070119

V Samsuri 230110070120
V Raymond M 230110070121
V Junianto W 230110070122
V Ajie Tirta 230110070123
V Hendra 230110070124
V Dimas 230110070135
` an ter enal sebagai mahlu yang
mempunyai potensi fe unditas yang
tinggi dimana ebanya an jenis i an
yang merupa an penghasil telur
beribu-ribu bah an berjuta-juta butir
setiap tahun. Apabila alam tida
mengaturnya ma a dunia ini a an
sangat padat se ali dengan i an.
ëntu eberhasilan reprodu si ma a i an-
i an telah mengembang an cara reprodu si
yang bermacam dimana fungsi organ-organ
yang bersang utan sangat berperan. Hal ini
ada hubungannya dengan ondisi e ologis
dan evolusi. ëntu mengetahui proses-proses
reprodu si bai secara primer maupun
se under, serta untu mengetahui proses-
proses ematangan gonad.
The image cannot be displayed. Your computer may not have enough memory to open the image, or the image may have been corrupted. Restart your computer, and then open the file again. If the red x still appears, you may have to delete the image and then insert it again.

V Ôiri se sual i an terbagi dua macam


1.Ôiri se sual primer
alat/organ yang berhubungan langsung
dengan proses reprodu si
2. Ôiri se sual se under
berguna dalam membeda an i an jantan
dengan i an betina dan dapat dilihat dari
luar, mes ipun adang ala tida
memberi an hasil yang positif (nyata).
V eberapa jenis i an mempunyai sifat hermafrodit,
yang dapat dibeda an menjadi: hermafrodit
sin roni, hermafrodit protandri dan hermafrodit
protogini.
G Hermafrodit sin roni adalah golongan i an yang
pada gonadnya terdapat sel elamin betina dan sel
elamin jantan yang dapat matang pada saat
bersamaan, misalnya i an Serranus cabrilla.
G Hermafrodit protandri adalah golongan i an yang
dalam hidupnya mengalami perubahan jenis elamin
dari betina menjadi jantan, misalnya i an belut
sawah, Fluta alba.
G Hermaprodit protogini adalah golongan i an
yang dalam hidupnya mengalami perubahan
jenis elamin dari betina menjadi jantan,
misalnya i an belut sawah, Fluta alba.
0 Testis
Testis (gonad jantan) bersifat internal dan
bentu nya memanjang (longitudinal), pada
umumnya berpasanagn. Pada Ôhondrchyhyes,
sering ali gonad yang satu lebih besar daripada yang
lainnya
0 Ñ ium
Ñvarium berbentu longitudinal, leta nya
internal dan biasanya berjumlah sepasang. Mere a
bergantung pada atas bagian rongga tubuh dengan
perantaraan mesovaria, di bawah atau di samping
gelembung gas (ji a ada)
Saat pertama i an mencapai ematangan
se sual (mampu berprodu si), dipengaruhi
oleh beberapa fa tor, antara lain spesies umur
dan u urannya. Keti a i an dewasa secara
se sual, produ se s a an matang dan egiatan
reprodu si a an berlangsung. anya fa tor
yang mempengaruhi peristiwa ini; yang secara
garis besarnya dapat dibeda an menjadi dua
group, yaitu yang timbul dari dalam diri i an
(fa tor internal) dan yang berasal dari
ling ungannya (fa tor e sternal)
Ting ah la u reprodu si pada banya
hewan, termasu i an, merupa an suatu
si lus yang dapat di ata an ber ala dan
teratur. Kegiatan reprodu si beberapa jenis
i an terjadi hanya satu ali dalam hidupnya
(bigbang spawner), yang termasu dalam
golongan ini misalnya i an salmon
(Ñnchorhynchus), lamprey laut (petromyzon
marinus) dan sidat (Anguilla)
erdasar an habitat tempat i an
memijah, i an dapat dimasu an e dalam
beberapa golongan. Golongan i an lithophil
memijah pada dasar perairan yang berbatu-
batu. Golongan i an psamhopil memijah di
pasir. Golongan i an pelgophil memijah pada
olom air di perairan terbu a. Golongan i an
ostracophil memijah pada cang ang
binatang yang telah mati
0 ºeemb i umum
Proses per embangan yang berlangsung
dari gameto genesis sampai dengan
pembentu sigot disebut progenesis. Proses
selanjutnya dimana menca up pembelahan
sel sigot (cleavage), blastulasi, gastrulasi,
dan neurulasi disebut embriogenesis atau
blastogenisi. Proses selanjutnya disebut
organogenesis ya ni pembentu an alat-alat
tubuh
0 Œehmil impesi) di pembuh
Per embangan embrio diawali saat proses
impregnasi dimana sel telur (ovum) dimasu i
sel jantan (spermatozoa). Proses pembuahan
pada i an bersifat monospermi , ya ni hanya
satu spermatozoa yang a an melewati mi ropil
(micropyle) dan membuahi sel telur. Ada
beberapa hal yang mendu ung berlangsungnya
pemmbuahan dengan bai . Pada saat sel telur
dan spermatozoa di eluar an e dalam air
mere a menjadi a tif
0 ºembelh sel sit  le e)
Pembelahan sel sigot pada i an umunya
adalah tipe meroblasti (partial) walaupun
ada juga holoblasti (total). Pada tipe
meroblasti yang membelah hanya inti sel
dan sitoplasmanya saja, sedang pada
holoblasti uning telur pun membelah diri.
Kedua tipe pembelahan sel tersebut
ditentu an oleh banya nya uning telur dan
penyebarannya
0 lstulsi
Proses pembentu an blastula disebut
blastiulasi dimana elompo sel-sel ana hasil
pembuahan berbentu benda yang relative
bulat di tengahnya terdapat rongga yang
osong disebut suloblastula (coleobastula)
sedang an yang berongga massif disebut
steroblastula. Sulablastula terdapat pada
ampixus dan odo . Steroblastula terdapat
pada i an yang tida ber a i (ghymnophnia)
0 ÿstulsi
Gastrulasi adalah proses pembentu an
tiga daun ecambah, ectoderm, mesoderm,
dan entoderm. Proses ini pada umumya
sama bagi i an yang pembelahan telurnya
meroblasti . Gastrulasi ini erat hubungannya
dengan pembentu an sistem saraf
(neurplasi) sehingga merupa an periode
ritis. Pada proses ini terjadi pemindahan
daerah e toderm, mesoderm, entoderm, dan
noto orda menuju tempat definitif