Prestasi PSSI dan Timnas Dari Masa Ke Masa

Prestasi Yimnas sepakbola dan PSSI sepanjang sejarah persebakbolaan Indonesia silih berganti naik turun. Berbagai prestasi hebat pernah diraih, tetapi sebaliknya prestasi terburukpun pernah dialami. Sejak tahun 1930 an Timnas sudah berprstasi melalang buana ke dunia Internasional bahkan sempat berpartisipasi pada kejuaraan dunia FIFA. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia, disingkat PSSI, adalah organisasi induk yang bertugas mengatur kegiatan olahraga sepak bola di Indonesia. PSSI berdiri pada tanggal 19 April 1930 dengan nama awal Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia. Ketua umum pertamanya adalah Ir. Soeratin Sosrosoegondo. PSSI bergabung dengan FIFA pada tahun 1952, kemudian dengan AFC pada tahun 1954. PSSI menggelar kompetisi Liga Indonesia setiap tahunnya, dan sejak tahun 2005, diadakan pula Piala Indonesia. Ketua umumnya saat ini adalah Nurdin Halid yang sempat diusulkan untuk diganti karena tersandung masalah hukum Kejayaan dari Masa ke Masa Tim nasional sepak bola Indonesia memiliki kebanggaan tersendiri, menjadi tim Asia pertama yang berpartisipasi di Piala Dunia FIFA pada tahun 1938. Saat itu mereka masih membawa nama Hindia Belanda dan kalah 6-0 dari Hongaria, yang hingga kini menjadi satu-satunya pertandingan mereka di turnamen final Piala Dunia. Indonesia, meski merupakan negara dengan jumlah penduduk yang sangat besar, tidak termasuk jajaran tim-tim terkuat di AFC. Indonesia pada tahun 1938 (di masa penjajahan Belanda) sempat lolos dan ikut bertanding di Piala Dunia 1938. Waktu itu Tim Indonesia di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda), peserta dari Asia yang pertama kali lolos ke Piala Dunia. Indonesia tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. Grup kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 1938 hanya terdiri dari 2 negara, Indonesia (Hindia Belanda) dan Jepang karena saat itu dunia sepakbola Asia memang hampir tidak ada. Namun, Indonesia akhirnya lolos ke final Piala Dunia 1938 tanpa harus menyepak bola setelah Jepang mundur dari babak kualifikasi karena sedang berperang dengan Cina. Pada tahun 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepakbola berdasarkan suku bangsa, yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) yang lalu berganti nama menjadi

Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) di tahun 1936 milik bangsa Belanda, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) punya bangsa Tionghoa, dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) milik orang Indonesia. Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) sebuah organisasi sepakbola orang-orang Belanda di Hindia Belanda menaruh hormat kepada Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) lantaran Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB) yang memakai bintang-bintang dari NIVB kalah dengan skor 2-1 lawan Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ) salah satu klub anggota PSSI dalam sebuah ajang kompetisi PSSI ke III pada 1933 di Surabaya. NIVU yang semula memandang sebelah mata PSSI akhirnya mengajak bekerjasama. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Gentlemen’s Agreement pada 15 Januari 1937. Pascapersetujuan perjanjian ini, berarti secara de facto dan de jure Belanda mengakui PSSI. Perjanjian itu juga menegaskan bahwa PSSI dan NIVU menjadi pucuk organisasi sepakbola di Hindia Belanda. Salah satu butir di dalam perjanjian itu juga berisi soal tim untuk dikirim ke Piala Dunia, dimana dilakukan pertandingan antara tim bentukan NIVU melawan tim bentukan PSSI sebelum diberangkatkan ke Piala Dunia (semacam seleksi tim). Tapi NIVU melanggar perjanjian dan memberangkatkan tim bentukannya. NIVU melakukan hal tersebut karena tak mau kehilangan muka, sebab PSSI pada masa itu memiliki tim yang kuat. Dalam pertandingan internasional, PSSI membuktikannya. Pada 7 Agustus 1937 tim yang beranggotakan, di antaranya Maladi, Djawad, Moestaram, Sardjan, berhasil menahan imbang 2-2 tim Nan Hwa dari Cina di Gelanggang Union, Semarang. Padahal Nan Hwa pernah menyikat kesebelasan Belanda dengan skor 4-0. Dari sini kedigdayaan tim PSSI mulai kesohor Di kancah Asia Tenggara sekalipun, Indonesia belum pernah berhasil menjadi juara Piala AFF (dulu disebut Piala Tiger). Prestasi tertinggi Indonesia hanyalah tempat kedua di tahun 2000, 2002, dan 2005. Di ajang SEA Games pun Indonesia jarang meraih medali emas, yang terakhir diraih tahun 1991. Di kancah Piala Asia, Indonesia meraih kemenangan pertama pada tahun 2004 di China setelah menaklukkan Qatar 2-1. Yang kedua diraih ketika mengalahkan Bahrain dengan skor yang sama tahun 2007, saat menjadi tuan rumah turnamen bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Setelah kejayaan PSSI era Sutjipto, Muljadi, Basri dan Surja Lesmana memudar diganti generasi Ronny Patinasarany, Waskito, Jacob Sihasale, Iswadi, Djunaedy dan muka baru Andi Lala, exJunior PSSI 1970 Prestasi Tahun 1970 : 1. PSSI Freen 3 – 1 2. President’s Cup, Seoul. PSSI – Vietnam Selatan 9 – 1 PSSI – Taiwan 2 – 1 PSSI – Korea Selatan 0 – 3 PSSI – Burma 1 – 3 PSSI – Malaysia 4 – 2 3. Asian Cup Bangkok PSSI – Hongkong 2 – 1 PSSI – Thailand 1 – 0 PSSI – Brunai 9 – 0 PSSI – Khmer 0 – 2 PSSI – Malaysia 0 – 3 4. Anniversary Cup II, Djakarta. PSSI – Singapura 3 – 0 PSSI – Thailand 0 – 0 PSSI – Burma 1 – 1 PSSI – Khmer 1 – 0 PSSI – Malaysia 2 – 1 PSSI – Burma 0 – 1 5. Merdeka Games, Kuala Lumpur. PSSI- India 3 – 1 PSSI – Burma 3 – 2 PSSI – Philipina 3 – 1 PSSI – Singapura 4 – 0 PSSI – Hongkong 3 – 0 PSSI – Taiwan 1 – 0 PSSI – Burma 0 – 1

3 September 1974) Piala Dunia : • • Penampilan 1 (Pertama kali pada 1938) Hasil terbaik Babak 1 (1938.tim nasional Indonesia menang dengan skor 3-0. Pesta Sukan. 23 Desember 2002) Kekalahan terbesar : Denmark 9 – 0 Indonesia  (Kopenhagen. Singapura. Kings Cup Bangkok PSSI – Malaysia 2 – 0 PSSI – Korea Selatan 0 – 0 PSSI – Thailand 0 – 1 PSSI – Vietnam Selatan 2 – 3 Prestasi Timnas di Kejuaraan Asia Tenggara (Tigers Cup sekarang piala AFF) 1996 – Runner-up 1998 – Peringkat 3 2000 – Runner-up 2002 – Runner-up 2004 – Runner-up 2007 – Babak penyisihan grup 2008 – Semifinali Dalam kualifikasi ke Piala Dunia 2010.Di uji coba selanjutnya tim nasional Indonesia melawan tim nasional Maladewa di stadion Siliwangi Bandung.gol Indonesia diciptakan oleh Octavianus. India 3 – 0 Indonesia  (India.pada laga uji coba 2010 tim nasional Indonesia sempat bertanding juga bertanding dengan tim nasional Uruguay yang diselenggarakan di stadion Gelora Bung Karno Jakarta Indonesia. sebagai Hindia-Belanda) . Tim nasional Indonesia U-23 pun juga mengalami kegagalan di SEA Games ke-24 di Thailand. Cina 2 – 0 Hindia-Belanda (Filipina.gol tunggal Indonesia diciptakan oleh penyerang asal Persipura Jayapura Papua. Prestasi Terbaik dan Terburuk Timnas Peringkat FIFA tertinggi : 76 (September 1998) Peringkat FIFA terendah : 153 (Desember 2006) Peringkat FIFA saat ini (november 2010) 135 Pertandingan internasional pertama 1.Yongki Ariwibowo dan Supardi.6.Tetapi sayangnya tim nasional Indonesia kalah dengan skor 7-1. PSSI – India 1 – 2 PSSI – Singapura 2 – 3 7. Indonesia tidak mampu lolos ke fase ketiga kualifikasi Piala Dunia 2010 setelah takluk di tangan Suriah dengan agregat 1-11. setelah takluk dari Thailand di pertandingan babak penyisihan grup yang terakhir.Susilo Bambang yudhoyono. Indonesia.yang disaksikan langsung oleh presiden Indonesia. 5 Mei 1934) 2. Denmark. 4 Mei 1951) • • Kemenangan terbesar : Indonesia 13 – 1 Filipina (Jakarta.Boaz Salossa dengan meneruskan umpan dari Bambang Pamungkas.

Piala Asia : • • Penampilan 4 (Pertama kali pada 1996) Hasil terbaik : Babak 1 (1996. 2007 . 2000. 2004.

Tim nasional sepak bola Indonesia Dari Wikipedia bahasa Indonesia. cari Indonesia Timnas (oleh rakyat Indonesia) Julukan Merah Putih Garuda Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) AFC (Asia) Alfred Riedl Widodo C Putro Wolfgang Pikal Firman Utina Asosiasi Konfederasi Pelatih Asisten Pelatih Kapten Penampilan terbanyak Pencetak gol terbanyak Stadion kandang Kode FIFA Bambang Pamungkas (76) Bambang Pamungkas (34) Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) IDN . ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi.

1934) Kemenangan terbesar Indonesia 13 .0 Indonesia (Kopenhagen. Filipina. Denmark. 3 September 1974) Piala Dunia Penampilan 1 (Pertama kali pada 1938) Babak 1 (1938.Peringkat FIFA 126 Peringkat FIFA tertinggi 76 (September 1998) Peringkat FIFA 153 (Desember 1995. terendah Peringkat Elo Peringkat Elo tertinggi Peringkat Elo terendah Desember 2006 dan Juli 2008) 129 35 (November 1969) 155 (4 Desember 1995) Pertandingan internasional pertama Hindia-Belanda 7–1 Jepang (Manila. sebagai HindiaBelanda) Hasil terbaik . 23 Desember 2002) Kekalahan terbesar Denmark 9 . Indonesia. 13 Mei.1 Filipina (Jakarta.

Djamiat Dalhar. Saat itu ada dua tim yang diasuh pelatih asal Yugoslavia. seperti M. yang antara lain diperkuat Omo. Yang kedua diraih ketika mengalahkan Bahrain dengan skor yang sama tahun 2007. . dan hijau-putih. Saat itu mereka masih membawa nama Hindia Belanda dan kalah 6-0 dari Hongaria. 2000. saat menjadi tuan rumah turnamen bersama Malaysia. Thailand. Jakarta. Anjik Ali Nurdin. Selanjutnya digunakan tim campuran di Asian Games.Piala Asia Penampilan 4 (Pertama kali pada 1996) Babak 1 (1996. Zaelan. dan Tan Liong Houw. Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak dan memiliki masyarakat dengan minat yang sangat tinggi terhadap olahraga sepak bola. selain menggunakan kostum merah-putih juga punya kostum hijau-putih. 2004. menjadi tim Asia pertama yang berpartisipasi di Piala Dunia FIFA pada tahun 1938. dan Vietnam. PSSI sama sekali tidak mampu berbuat apa-apa karena kemudian kedua tim itu dirombak. yang terakhir diraih tahun 1991. dan 2010 (dan menjadikan Indonesia negara terbanyak peraih runner-up dari seluruh negara peserta Piala AFF). Yang Banteng. Di ajang SEA Games pun Indonesia jarang meraih medali emas. Tetapi. menjadikan sepak bola olahraga terpopuler di Indonesia (selain bulu tangkis). setelah terungkap kasus suap yang dikenal dengan "Skandal Senayan". Ironisnya. Di kancah Piala Asia. Indonesia belum pernah berhasil menjadi juara Piala AFF (dulu disebut Piala Tiger) dan hanya menjadi salah satu tim unggulan. yakni PSSI Banteng dan PSSI Garuda. pengurus PSSI hanya membuat satu timnas. Sedangkan tim Garuda. Indonesia meraih kemenangan pertama pada tahun 2004 di China setelah menaklukkan Qatar 2-1. 2002. sebelum Asian Games IV-1962. namun Indonesia tidaklah termasuk jajaran tim-tim kuat di Konfederasi Sepakbola Asia. kostum Indonesia dengan warna selain merah-putih itu muncul ketika PSSI mempersiapkan dua tim untuk Asian Games IV-1962. Prestasi tertinggi Indonesia hanyalah tempat kedua di tahun 2000. yang hingga kini menjadi satusatunya pertandingan mereka di turnamen final Piala Dunia. yang ikut memperkuat timnas sejak tahun 1962 hingga 1974. Itu sebabnya. Toni Pogacnic. 2007) Hasil terbaik Tim nasional sepak bola Indonesia pernah memiliki kebanggaan tersendiri. dan 2004. Di kancah Asia Tenggara sekalipun. yang terdiri dari pemain senior saat itu. Menurut Bob Hippy. Kostum Kostum tim nasional Indonesia tidak hanya merah-putih sebab ada juga putih-putih. di Asian Games IV-1962. dan Ipong Silalahi juga dilengkapi kostum biru-putih. biru-putih.

sebab PSSI pada masa itu memiliki tim yang kuat. PSSI membuktikannya. Tentu tetap dengan detail yang sama. di . Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Gentlemen’s Agreement pada 15 Januari 1937. Nike juga telah mendesain kostum tim nasional Indonesia. yang memperkuat timnas mulai tahun 1964 hingga 1972. dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) milik orang Indonesia. seperti Garuda yang selalu bertengger di dada. Indonesia (Hindia Belanda) dan Jepang karena saat itu dunia sepak bola Asia memang hampir tidak ada. dimana dilakukan pertandingan antara tim bentukan NIVU melawan tim bentukan PSSI sebelum diberangkatkan ke Piala Dunia (semacam seleksi tim)." kata Ronny Pattinasarani yang memperkuat PSSI tahun 1970-1985. dan kemudian digunakan pada arena SEA Games XI-1981 Manila. Indonesia akhirnya lolos ke final Piala Dunia 1938 tanpa harus menyepak bola setelah Jepang mundur dari babak kualifikasi karena sedang berperang dengan Cina. Begitu juga ketika timnas melakukan perjalanan untuk bertanding di sejumlah negara di Eropa pada tahun 1965. Grup kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 1938 hanya terdiri dari 2 negara. kita hanya menggunakan merah-putih dan putih-putih dengan gambar Garuda yang besar di bagian dada hingga ke perut. PSSI hanya mengenal kostum merah-putih dan putih-putih. di Indonesia berdiri tiga organisasi sepak bola berdasarkan suku bangsa. Seragam hijau-putih kembali digunakan saat mempersiapkan kesebelasan pra-Olimpiade 1976. Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) punya bangsa Tionghoa.Mulyadi (Fan Tek Fong). Pada tahun 1930-an. Pascapersetujuan perjanjian ini. Tapi NIVU melanggar perjanjian dan memberangkatkan tim bentukannya. menjelaskan bahwa setelah dari era Asian Games. Perjanjian itu juga menegaskan bahwa PSSI dan NIVU menjadi pucuk organisasi sepak bola di Hindia Belanda. Namun. NIVU yang semula memandang sebelah mata PSSI akhirnya mengajak bekerjasama. Indonesia tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. "Begitu juga ketika Indonesia bermain di Thailand. Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) sebuah organisasi sepak bola orang-orang Belanda di Hindia Belandamenaruh hormat kepada Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) lantaran Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB)yang memakai bintang-bintang dari NIVBkalah dengan skor 2-1 lawan Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ)salah satu klub anggota PSSIdalam sebuah ajang kompetisi PSSI ke III pada 1933 di Surabaya. Pada 7 Agustus 1937 tim yang beranggotakan. tetapi kali ini bukan hijau-putih. berarti secara de facto dan de jure Belanda mengakui PSSI. Salah satu butir di dalam perjanjian itu juga berisi soal tim untuk dikirim ke Piala Dunia. sepanjang perjalanan timnas hingga tahun 1970-an. Sejarah Indonesia di Piala Dunia FIFA Indonesia pada tahun 1938 (di masa penjajahan Belanda) sempat lolos dan ikut bertanding di Piala Dunia 1938. peserta dari Asia yang pertama kali lolos ke Piala Dunia. Saat itu setiap kali bermain. asisten pelatih klub UMS. melainkan putih-hijau. Dalam pertandingan internasional. di mana saat itu Indonesia menjadi runner-up Kings Cup 1981. Waktu itu Tim Indonesia di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda). Di Piala Asia 2007 yang digelar mulai 8 Juli hingga Minggu 29 Juli. yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB)yang lalu berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) di tahun 1936 milik bangsa Belanda. NIVU melakukan hal tersebut karena tak mau kehilangan muka.

Jack Sammuels. [1] Pemain Hindia Belanda di Piala Dunia 1938. ketua PSSI yang juga aktivis gerakan nasionalisme Indonesia. Sardjan. Johannes Mastenbroek.000 penonton hadir menyaksikan pertandingan ini. Maka sejarah mencatat mereka yang berangkat ke Piala Dunia Perancis 1938 mayoritas orang Belanda. Moestaram. Frans Pede Hukom. dengan skor akhir 0-6. kalau NIVU diberikan hak. para pemain mendengarkan lagu kebangsaan masing-masing." Meski strategi tak bisa dibilang buruk. tapi Tim Hindia Belanda tak dapat berbuat banyak.antaranya Maladi. Alasannnya. Tapi FIFA mengakui NIVU sebagai perwakilan dari Hindia Belanda. Mereka yang terpilih untuk berlaga di Perancis. sejarah mencatat pembantaian tim Hungaria terhadap Hindia Belanda. Atas tindakan sepihak dari NIVU ini. Kesebelasan Hindia Belanda mendengarkan lagu kebangsaan Belanda Het Wilhelmus. Suwarte Soedermadji. tetapi bertanding di bawah bendera kerajaan Nederland. Perancis. . dan Achmad Nawir (kapten). saat melawan Hungaria Pertandingan melawan Hongaria Pada 5 Juni 1938. Mo Heng. Soedarmadji adalah pemain-pemain pribumi yang berhasil memperkuat kesebelasan Hindia Belanda. 28. berhasil menahan imbang 2-2 tim Nan Hwa dari Cina di Gelanggang Union. "saya seperti melihat 22 atlet Hungaria dikerubungi oleh 11 kurcaci. Lalu hujan gol berlangsung di menit ke-15. Akhirnya PSSI membatalkan secara sepihak perjanjian Gentlemen’s Agreement saat Kongres di Solo pada 1938. Pada menit ke-13. Sebelum bertanding. dan 35. Reims. Djawad. yaitu Bing Mo Heng (kiper). Pan Hong Tjien. maka komposisi materi pemain akan dipenuhi orang-orang Belanda. Hans Taihattu. Sekitar 10. walikota Reims menyebutnya. Nasib Tim Hindia Belanda tamat pada babak kedua. Padahal Nan Hwa pernah menyikat kesebelasan Belanda dengan skor 4-0.sangat geram. Anwar Sutan. Semarang. Dari sini kedigdayaan tim PSSI mulai kesohor. Babak pertama berakhir 4-0. Franz Meeng. Isaac Pattiwael. Mereka diasuh oleh pelatih sekaligus ketua NIVU. jala di gawang Mo Heng bergetar oleh tembakan penyerang Hongaria Vilmos Kohut. Karena perbedaan tinggi tubuh yang begitu mencolok. Mereka bermain di Stadiun Velodrome Municipal. Pada saat itu Piala Dunia memakai sistem knock-out. Soeratin. Nawir. Herman Zommers. Ia menolak memakai nama NIVU.

surat kabar dalam negeri.A.[2] Kompetisi ini dulu dikenal sebagai Tiger Cup Daftar Pelatih Tim Nasional Indonesia Periode 1938 19511953 19541964 19661970 1970 19711972 19721974 19741975 19751976 19761978 19781979 19791980 1980Nama Pelatih Johannes Christoffel van Mastenbroek Choo Seng Quee Antun Pogačnik E. memberikan apresiasinya pada terbitan mereka. Mangindaan Endang Witarsa Yusuf Balik Suwardi Arland Aang Witarsa Wiel Coerver Suwardi Arland Frans Van Balkom Marek Janota Bernd Fischer . Sin Po.Meskipun kalah telak. Kalah Sasoedahnja Kasi Perlawanan Gagah". edisi 7 Juni 1938 dengan menampilkan headline: "Indonesia-Hongarije 0-6.

Basri. Iswadi Idris dan Abdul Kadir Bertje Matulapelwa Sinyo Aliandoe Anatoli Polosin Ivan Toplak Romano Mattè Danurwindo Henk Wullems Rusdy Bahalwan Bernard Schumm Nandar Iskandar Benny Dollo Ivan Venkov Kolev Peter Withe Ivan Venkov Kolev .1981 19811982 19821983 19831984 19851987 1987 19871991 19911993 19931995 19951996 19961997 1998 1999 19992000 20002001 20022004 20042007 2007 Harry Tjong Sinyo Aliandoe M.

Akan tetapi. Disana ia merupakan satu – satunya orang Indonesia yang duduk dalam jajaran petinggi perusahaan konstruksi yang besar itu. sampai 5 tahun pasca Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Kelahiran PSSI betapapun terkait dengan kegiatan politik menentang penjajahan. didorong oleh jiwa nasionalis yang tinggi Soeratin mundur dari perusahaan tersebut. menentang penjajahan dengan strategi menyemai benih – benih nasionalisme di dada pemuda-pemuda Indonesia.20082010 2010- Benny Dollo Alfred Riedl Sejarah Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) • Sekilas Tentang PSSI PSSI (Persatuan Sepakbola seluruh Indonesia ) yang dibentuk 19 April 1930 di Yogyakarta. Jerman pada tahun 1927 dan kembali ke tanah air pada tahun 1928. selama dan sesudah kelahirannya. Jakarta dengan Soeri – ketua VIJ (Voetbalbond . Jika meneliti dan menganalisa saat.saat sebelum. Pertemuan dilakukan dengan kontak pribadi menghindari sergapan Polisi Belanda (PID). Kemudian ketika diadakannya pertemuan di hotel kecil Binnenhof di Jalan Kramat 17. Yogyakarta dan Bandung . Ketika kembali ke tanah air Soeratin bekerja pada sebuah perusahaan bangunan Belanda “Sizten en Lausada” yang berpusat di Yogyakarta. Untuk melaksanakan cita – citanya itu. sebagai tindakan menentang Belanda. Beliau menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Teknik Tinggi di Heckelenburg. Setelah berhenti dari “Sizten en Lausada” ia lebih banyak aktif di bidang pergerakan. jelas sekali bahwa PSSI lahir. • Awal Mula Berdirinya PSSI PSSI didirikan oleh seorang insinyur sipil bernama Soeratin Sosrosoegondo. karena dibidani politisi bangsa yang baik secara langsung maupun tidak. Sebagai organisasi olahraga yang dilahirkan di Zaman penjajahan Belanda. dan sebagai seorang pemuda yang gemar bermain sepakbola. Soeratin menyadari sepenuhnya untuk mengimplementasikan apa yang sudah diputuskan dalam pertemuan para pemuda Indonesia 28 Oktober 1928 (Sumpah Pemuda) Soeratin melihat sepakbola sebagai wahana terbaik untuk menyemai nasionalisme di kalangan pemuda. Soeratin mengadakan pertemuan demi pertemuan dengan tokoh – tokoh sepakbola di Solo.

Kemudian pada tanggal 19 April 1930. juga Kapten Kes. Amir Notopratomo.IVBM) Soerabajashe Indonesische Voetbal Bond (SIVB) diwakili Pamoedji. dan lain – lain. Kepada setiap bonden/perserikatan diwajibkan melakukan kompetisi internal untuk strata I dan II. lahirlah PSSI (Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia) nama PSSI ini diubah dalam kongres PSSI di Solo 1950 menjadi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia yang juga menetapkan Ir. Madioensche Voetbal Bond (MVB). selanjutnya di tingkatkan ke kejuaraan antar perserikatan yang disebut “Steden Tournooi” dimulai pada tahun 1931 di Surakarta . Karena kekuatan dan kesatuan PSSI yang kian lama kian bertambah akhirnya NIVB pada tahun 1936 berubah menjadi NIVU (Nederlandsh Indische Voetbal Unie) dan mulailah dirintis kerjasama dengan PSSI. Soekarno (bukan Bung Karno). Daslam Hadiwasito.Hamid.A Mangindaan (saat itu masih menjadi siswa HKS/Sekolah Guru. Indonesische Voetbal Bond Magelang (IVBM) E. Yogya dan Solo yang dilakukan dengan tokoh pergerakan nasional seperti Daslam Hadiwasito. Paku Buwono X kemudian mendirikan stadion Sriwedari lengkap dengan lampu. dimatangkanlah gagasan perlunya dibentuk sebuah organisasi persepakbolaan kebangsaan. di mana Kompetisi I perserikatan diadakan. sebagai apresiasi terhadap kebangkitan “Sepakbola Kebangsaan” yang digerakkan PSSI. Pada tahun 1938 atas nama Dutch East Indies. A. Kegiatan sepakbola kebangsaan yang digerakkan PSSI . Dengan adanya stadion Sriwedari ini kegiatan persepakbolaan semakin gencar. Soeratin dkk segera menyusun program yang pada dasarnya “menentang” berbagai kebijakan yang diambil pemerintah Belanda melalui NIVB. setelah kenyataan semakin banyaknya rakyat pesepakbola di jalan – jalan atau tempat – tempat dan di alun – alun. Soeratin sebagai Ketua Umum PSSI. kemudian menggugah Susuhunan Paku Buwono X. yang selanjutnya di lakukan juga pematangan gagasan tersebut di kota Bandung. Sebagai tahap awal NIVU mendatangkan tim dari Austria “Winner Sport Club “ pada tahun 1936. wakil Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (BIVB) Gatot. M. Hal tersebut sebagai aksi protes Soeratin. PSSI melahirkan “stridij program” yakni program perjuangan seperti yang dilakukan oleh partai dan organisasi massa yang telah ada. namun para pemainnya bukanlah berasal dari PSSI melainkan dari NIVU walaupun terdapat 9 orang pemain pribumi / Tionghoa. berkumpullah wakil – wakil dari VIJ (Sjamsoedin – mahasiswa RHS). agar kekuatan olahraga pribumi semakin kokoh melawan dominasi Belanda. NIVU mengirimkan timnya ke Piala Dunia 1938. Tahun 1938 berdirilah ISI (Ikatan Sport Indonesia). A Hamid. Lebih jauh Soeratin mendorong pula pembentukan badan olahraga nasional. Amir Notopratomo. karena beliau menginginkan adanya pertandingan antara tim NIVU dan PSSI terlebih dahulu sesuai dengan . Stadion itu diresmikan Oktober 1933. Persatuan Sepakbola Mataram (PSM) Yogyakarta. Sementara dengan kota lainnya dilakukan kontak pribadi atau kurir seperti dengan Soediro di Magelang (Ketua Asosiasi Muda). Vortenlandsche Voetbal Bond (VVB) Solo Soekarno. Dari pertemuan tersebut maka.Indonesische Jakarta) bersama dengan pengurus lainnya. Begitu PSSI terbentuk. yang kemudian menyelenggarakan Pekan Olahraga (15-22 Oktober 1938) di Solo. Kartodarmoedjo.

melainkan juga dua sektor penting lainnya yaitu kompetisi dan organisasi. • Divisi tiga yang diikuti oleh klub sepakbola dengan pemain yang berstatus amatir. Soeratin membatalkan secara sepihak Perjanjian dengan NIVU tersebut. banyak pemain Indonesia yang bisa bersaing di tingkat internasional sebut saja era Ramang dan Tan Liong Houw. Dalam perkembangannya PSSI sekarang ini telah memperluas jenis kompetisi dan pertandingan yang dinaunginya. setelah sempat menjadi ketua kehormatan antara tahun 1940 – 1941. Padahal di era sebelum tahun 70-an. menghabiskan dana milyaran rupiah. Untuk mengangkat prestasi Timnas. sementara tanpa disadari kompetisi nasional kita telah tertinggal. Soeratin juga tidak menghendaki bendera yang dipakai adalah bendera NIVU (Belanda). karena Jepang memasukkan PSSI sebagai bagian dari Tai Iku Kai. M asuknya balatentara Jepang ke Indonesia menyebabkan PSSI pasif dalam berkompetisi. kemudian era Sucipto Suntoro dan belakangan era Ronny Pattinasarani.perjanjian kerjasama antara mereka. Soeratin mengakhiri tugasnya di PSSI sejak tahun 1942. Akan tetapi olahraga yang dapat diterima di semua lapisan masyarakat ini tetap bertahan apapun kondisinya. kompetisi dan organisasinya. yakni badan keolahragaan bikinan Jepang. yakni perjanjian kerjasama yang disebut “Gentelemen's Agreement” yang ditandatangani oleh Soeratin (PSSI) dan Masterbroek (NIVU) pada 5 Januari 1937 di Jogyakarta. Dalam kongres PSSI 1938 di Solo. • Divisi dua yang diikuti oleh klub sepakbola dengan pemain yang berstatus non amatir. kemudian masuk pula menjadi bagian dari Gelora (1944) dan baru lepas otonom kembali dalam kongres PORI III di Yogyakarta (1949). Kompetisi yang diselenggarakan oleh PSSI di dalam negeri ini terdiri dari : • Divisi utama yang diikuti oleh klub sepakbola dengan pemain yang berstatus non amatir. walaupun hasil yang diperoleh masih kurang menggembirakan. • Perkembangan PSSI Pasca Soeratin ajang sepakbola nasional ini terus berkembang walaupun perkembangan dunia persepakbolaan Indonesia ini mengalami pasang surut dalam kualitas pemain. • Kelompok umur yang diikuti oleh klub sepakbola dengan pemain: • Dibawah usia 15 tahun (U-15) . dan terpilih kembali di tahun 1942. tidak cukup hanya membina Timnas itu sendiri. • Divisi satu yang diikuti oleh klub sepakbola dengan pemain yang berstatus non amatir. Hal ini disebabkan pada cara pandang yang keliru. Selain itu. PSSI sebagai induk dari sepakbola nasional ini memang telah berupaya membina timnas dengan baik.

no 18. bahkan menjadi pelopor pula pembentukan AFF (Asean Football Federation) di zaman kepengurusan Kardono. PSSI pun mewadahi pertandingan – pertandingan yang terdiri dari pertandingan di dalam negeri yang diselenggarakan oleh pihak perkumpulan atau klub sepakbola. Setelah diterima menjadi anggota FIFA. Dalam perkembangannya PSSI telah menjadi anggota FIFA sejak tanggal 1 November 1952 pada saat congress FIFA di Helsinki. tambahan berita Negara R.5/11/6. Kepengurusan PSSI pun telah sampai ke pengurusan di tingkat daerah – daerah di seluruh Indonesia . Berarti PSSI adalah satu – satunya induk organisasi olahraga yang terdaftar dalam berita Negara sejak 8 tahun setelah Indonesia merdek . selanjutnya PSSI diterima pula menjadi anggota AFC (Asian Football Confederation) tahun 1952.• Dibawah usia 17 tahun (U-170 • Dibawah Usia 19 tahun (U-19) • Dibawah usia 23 tahun (U-23) • Sepakbola Wanita • Futsal. pengurus cabang.I No. Pertandingan dalam rangka Pekan Olahraga Daerah (PORDA) dan pekan Olah Raga Nasional (PON). sehingga Kardono sempat menjadi wakil presiden AFF untuk selanjutnya Ketua Kehormatan.A. Lebih dari itu PSSI tahun 1953 memantapkan posisinya sebagai organisasi yang berbadan hukum dengan mendaftarkan ke Departement Kehakiman dan mendapat pengesahan melalui SKep Menkeh R. tanggal 2 Februari 1953. Pertandingan di dalam negeri yang diselenggarakan oleh pihak ketiga yang mendapat izin dari PSSI.I tanggal 3 Maret 1953. Pertandingan – pertandingan lainnya yang mengikutsertakan peserta dari luar negeri atau atas undangan dari luar negeri dengan ijin PSSI. Hal ini membuat Sepakbola semakin menjadi olahraga dari rakyat dan untuk rakyat. J. pengurus daerah yang dituangkan dalam kalender kegiatan tahunan PSSI sesuai dengan program yang disusun oleh PSSI.

timnas sepakbola Indonesia memang gagal meraih tropi juara. pada ajang yang digelar di Tokyo ini timnas berhasil meraih medali perunggu. 2.Berikut ini adalah sejarah beberapa hasil terbaik yang pernah dilakoni Timnas Indonesia di ajang sepakbola internasional. Olimpiade 1956: Di ajang yang diselenggarakan di Melbourne Australia. Semakin menggembirakan karena penampilan NIVU mencatat sejarah sebagai tim sepakbola Asia pertama yang tampil di piala dunia. Senayan. timnas sepakbola Indonesia untuk pertama kalinya sukses menjadi juara SEA Games. Tapi tim besutan pelatih Toni Pogacknik (Yugoslavia) berhasil membuat sensasi dengan menahan imbang tanpa gol raksasa sepakbola dunia saat itu. Adalah Ribut Waidi yang berhasil menyarangkan satu gol ke gawang Malaysia di partai final yang berlangsung seru dan menegangkan. SEA Games 1987: Bertempat di Stadion Utama Gelora Bung Karno. . karena masih di bawah jajahan Hindia Belanda. Uni Soviet. 1. Piala Dunia 1938: Meski pada piala dunia di Prancis ini bukan diwakili timnas sepakbola Indonesia. tim yang berangkat dengan bendera Hindia Belanda kebanyakan adalah orang pribumi. 3. Cukup berkesan dan sulit terlupakan karena merupakan medali pertama timnas sepakbola Indonesia di ajang resmi turnamen Internasional. Jakarta. 4. Asian Games 1958: Masih dilatih Toni Pogacknik. Tapi Indonesia tetap bangga karena para pemain NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie).

7. setelah mencatat kemenangan pertamanya di piala Asia dengan mengalahkan Qatar 2-1. striker Widodo Cahyono Putra sukses menciptakan gol cantik yang dinobatkan sebagai gol terbaik Asia 1996. Piala Kemerdekaan 2008: . Sayang pada partai terakhir. Indonesia kalah 3-1 dari Bahrain. Di babak pamungkas. 10. Piala Asia 2004: Ajang yang berlangsung di China ini merupakan kali ketiga timnas sepakbola Indonesia tampil di even bergengsi antar negara se-Asia tersebut. striker Elie Aiboy mencetak gol indah ke gawang Arab Saudi yang membuat publik sepakbola nasional tersentak dan membanjiri stadion utama. Filipina. Di ajang ini pula. Di laga perdana yang berlangsung di Uni Emirat Arab. Piala Asia 1996: Pertama kalinya dalam sejarah. Jakarta. Piala Asia 2007: Timnas sepakbola Indonesia meraih kemenangan keduanya di ajang piala Asia ketika mengalahkan Bahrain 2-1. Y ang paling mengesankan tentunya saat mengalahkan Malaysia di babak semi-final yang berlangsung seru dan dramatis. gagal lolos ke babak kedua. Piala Tiger 2004: Meski gagal meraih juara setelah dikandaskan Singapura di babak final. Senayan. tim yang pernah menyingkirkan Indonesia di even yang sama beberapa tahun lalu.5. 9. Di mana di ajang inilah ‘Pasukan Garuda’ berhasil menorehkan sejarah baru. Tim besutan pelatih Ivan Kolev (Bulgaria) sebenarnya berpeluang kembali mencatat sejarah lolos ke babak perempat-final. timnas sepakbola Indonesia berhasil lolos ke piala Asia. setelah dikalahkan tim kuat Korea Selatan 1-0 di laga terakhir penyisihan grup. namun Boas Salossa dan kawan-kawan ‘mengamuk’ di kandang Malaysia dan menang 4-1 di hadapan puluhan ribu pendukungnya. 8. Indonesia sempat kalah 2-1 pada leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno. SEA Games 1991: Kedua kalinya timnas sepakbola Indonesia berhasil meraih medali emas pada ajang bergengsi antar negara Asia Tenggara yang berlangsung di Manila. pemegang juara piala Teluk. Tidak hanya itu. tim ‘Merah Putih’ membuat kejutan dengan menahan imbang 2-2 Kuwait. Indonesia mengalahkan Thailand 4-3 melalui drama adu penalti. Sayang tim yang kala itu di nahkodai pelatih asal Bulgaria Ivan Kolev. 6. timnas sepakbola Indonesia sukses melalui babak penyisihan dengan fantastis tanpa kebobolan satu gol pun di ajang ini.

(*) Skandal suap sepakbola Indonesia dari masa ke masa Fulus di Sekitar Lapangan Aroma suap mulai kencang tercium dari lapangan hijau pada 1960-an. . Indonesia menciptakan gol paling banyak (15 gol) tanpa terkalahkan. kiper klub Warna Agung. Oktober 1978 Kiper tim nasional. dan gelandang tengah Marsely Tambayong menerima suap Rp 1 juta dari bandar judi. Mereka diberi sanksi setahun larangan bermain. dilarang bertanding lima tahun karena menerima suap pada ajang Merdeka Games di Kuala Lumpur. pemain klub Perkesa 78. Juli 1979 Javeth Sibi. Tiga rekannya diberi sanksi dua tahun. sebelum pertandingan dihenytikan Indonesia sedang unggul sementara 1-0. karena diduga menerima suap. Ronny Pasla. striker andalannya. Malaysia. 1960 Persatuan Sepak Bola Makassar menonaktifkan Ramang.5 juta dari bandar judi. Indonesia terakhir tampil sebagai juara di ajang ini pada 1961 dan 1962. 1961 �Skandal Senayan" mengguncang sepak bola Tanah Air. Sedangkan Iswadi Idris dan Oyong Liza mendapat sanksi satu tahun. �Kreativitas" mafia yang ingin mengatur hasil pertandingan kian mencengangkan.Indonesia tampil sebagai juara setelah Libya menolak melanjutkan permainan. dan empat rekannya menerima suap Rp 1. 11. Oktober 1979 Endang Tirtana. Piala AFF 2010: Indonesia lolos ke final dengan mengesankan. Indonesia lolos ke babak final dan menghadapi Malaysia yang pernah dikalahkan 5-1 di babak penyisihan grup. Di final tersebut. serta tiga wasit dituduh menerima suap sekitar Rp 25 ribu per orang ketika Indonesia menjamu Yugoslavia pada laga persahabatan. Delapan belas pemain tim nasional. Sejak babak penyisihan. seperti Bob Hippy dan Wowo Soenaryo.

April 1984 Sun Kie alias Jimmy Sukisman. Sartono Anwar. Bujang Nasril. Hampir tak ada tuan rumah yang kehilangan poin pada pertandingan kandang. bendahara klub Caprina Bali. Kalau tim tamu ngotot bertahan. 1982 Budi Trapsilo dari Persatuan Sepak Bola Medan dan Sekitarnya dilarang bermain sepak bola sepuluh tahun karena suap. Tak ada sanksi buat para pengadil. Periode Nurdin Halid 2003-sekarang Juni 2007 Ketua Komisi Disiplin PSSI Togar Manahan Nero dan Wakil Sekretaris Jenderal Kaharudinsyah dituduh menerima suap Rp 100 juta dari klub Penajam. Mereka diberi sanksi tiga tahun. Asyik dari klub Jaka Utama mengantongi suap minimal Rp 100 ribu dari bandar judi. Maret 1998 Wakil Ketua Komisi Wasit PSSI Djafar Umar dan 40 wasit lain terbukti menerima suap. Oktober 2010 Pelatih Persibo Bojonegoro. serta wasit cadangan Hamsir. Tapi di Liga Super Indonesia sungguh luar biasa. hadiah penalti di menit-menit terakhir siap diberikan. PSSI juga membekukan klub Cahaya Kita milik Lo Bie Tek dan Kaslan Rosidi. . Mereka diganjar sanksi lima tahun. mengaku dimintai Rp 10 juta oleh wasit ketika bertanding melawan Persema Malang di Stadion Gajayana. Resepnya sederhana: �Kita kasih uang saku ke wasit. Togar dan Kaharudinsyah lolos dan sampai sekarang menjadi pengurus PSSI. Uang Saku Jago Kandang Menjadi tuan rumah adalah keuntungan. Tapi pengurus klub yang menyuap malah lolos. Bambang Nurdiansyah. hakim garis Trisnop Widodo dan Musyafar. Ia dilarang aktif di sepak bola selama 20 tahun. dihukum lima tahun tidak boleh aktif dalam sepak bola nasional karena menyuap pemain Makassar Utama. Sekretaris Umum Penajam Syawal Rifai dan Asisten Manajer Arismen Bermawi dihukum tak boleh mengurus sepak bola selama lima tahun.Agustus 1981 Budi Santoso. April 1987 Pemain tim nasional Noach Maryen. dan Louis Mahodim menerima suap saat penyisihan pra-Olimpiade di Singapura dan Tokyo." kata satu manajer klub. dan M. Keduanya dilarang mengurusi sepak bola lagi. Sartono justru didenda Rp 50 juta karena berkata kasar kepada wasit. baik ada suap maupun tidak. Elly Idris. Satgas Anti-Suap dan Mafia Wasit PSSI memanggil wasit Iis Permana.

Berikut Trigonal akan memberikan foto-foto kostum Timnas dari masa ke masa: .