P. 1
RPP Bahasa Indonesia

RPP Bahasa Indonesia

|Views: 760|Likes:
Dipublikasikan oleh buncit8

More info:

Published by: buncit8 on Jun 28, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/26/2012

pdf

text

original

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 001 X/1 . BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 1 BULAN MINGGU KE : JULI/AGUSTUS : 3 dan 4/ 1 dan 2

KOMPETENSI DASAR 1. Siswa mampu memahami isi berbagai bentuk wacana nonsastra dan menanggapi secarakritis isi berbagai ragam wacana, seperti tabel, grafik, laporan pengamatan/percoba an, artikel ilmiah, hasil penelitian, resensi, dan berbagai jenis paragraf.

ALOKASI WAKTU 8 X 45 menit

MATERI 1. Menentukan isi dan unsur paragraf  Memahami gagsan utama (kunci: jadi, dengan demikian, pada dasarnya, intinya, sebagai simpulan)  Gagasan penjelas (berupa uraian, contoh-contoh, ilustrasi peristiwa, dan kutipan-kutipan)  Memahami inti dari wacana: A) induktif (khusus umum): generalisasi, analogi, sebab-akibat. B) deduktif (umum-khusus)  Penanda proses 1). Dalam bentuk eksposisi biasanya penanda proses berupa konjungsu: Selanjutnya, kemudian, berikutnya, lalu, setelah itu, dll. 2). Dalam kata menggunakan imbuhan pe-an, seperti: pengobatan dan penulisan. (tetapi tidak semua pe-an bermakna proses seperti pemakaman yang berarti tempat). Penanda hasil  Penanda hasil biasanya berupa imbuhan –an. Imbuhan ini tidak memiliki variasi bentuk. Contoh: lukisan, tulisan, guratan. (tetapi perlu diingat, karena tidak semua imbuhan –an menyatakan hasil seperti: jebakan [alat untuk], bacaan [sesuatu yang], dan harian [tiaptiap hari] Menentukan kalimat berbentuk fakta dan opini  Fakta  logis, faktual  Opinin  pendapat, pemikiran, asumsi, subjektif Menentukan makna istilah dalam paragraf • Denotasi  Makna sebenarnya • Konotasi  Makna khias. • Perluasan makna/generalisasi  Proses prubahan makna yang lebih khusus ke lebih umum dan yang lebih sempit ke yang lebih luas. Contoh: Kata bapak yang dulu bermakna ayah, sekarang berubah menjadi seseorang yang lebih tinggi kedudukannya. • Penyempitan makna/spesialisasi  kebalikan dari perluasan makna. Contoh: Pembantu yang dulu bermakna semua orang yang membantu, tapi sekarang terbatas pada pembantu rumah tangga.

METODE

MEDIA

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

 Presentasi  Hand out singkat  Infokus dari guru  Laptop  Penugasa n praktik/ makalah/ presentasi murid  Tanya jawab/Disk usi  Tes

2.

3.

• • • • •

Ameliorasi  Makna yang dianggap lebih baik daripada makna yang lama. Peyorasi  Makna yang lebih rendah dari makna semula. Sinestesia  Perubahan makna akibat pertukaran dua indra. Asosiasi  Perubahan makna akibat persamaan sifat Bentuk dan hubungan makna Jenis Pengucapan Penulisan Makna Sinonim Antonim Homonim Homograf Homofon Polisemi Berbeda Berbeda Sama Berbeda Sama Sama berbeda berbeda sama sama berbeda sama sama bertentangan berbeda berbeda berbeda beragam

4.

Menentukan kalimat pertanyaan sesuai isi Riwayat hidup  Ciri-ciri kalimat tanya: • Penggunaan kata Tanya; apa, saiapa, di mana, bagaimana, mengapa, dll. • Pemakaian kata bukan atau tidak • Pemakaian klitika –kah pada predikat yang di ubah susunannya SP->PS • Pemakaian intonasi naik pada suku kata akhir.  Wawancara sebagai penerapan kalimat tanya  dilakukan secara spontan dan dilakukan dalam situasi alamiah. Pertanyaan dan tanya jawab berjalan sebagaimana layaknya obrolan sehari-hari. Wawancara dengan menggunakan seperangkat pertanyaan yang telah dibakukan. Ada pun tahap-tahap dari wawancara adalah sebegai berikut: • Tahap Pembukaan Pewawancara memperkenalkan diri sekaligus mengemukakan maksud dan tujuannya • Tahap inti Tahap dimana pewawancara menyakan pertanyaan secara sistematis (berurutan) • Tahap akhir Akhir kegiatan wawancara dengan kesan baik dan menyenangkan

EVALUASI:

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 002 X/1. BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 1 BULAN MINGGU KE : AGUSTUS/SEPTEMBER : 3&4/3&4

KOMPETENSI DASAR 2. Siswa mampu memahami isi berbagai bentuk wacana nonsastra dan menanggapi secara kritis isi berbagai ragam wacana, seperti tabel, grafik, laporan ngamatan/percobaan, artikel ilmiah, hasil penelitian, resensi, dan berbagai jenis paragraf.

ALOKASI WAKTU 8 X 45 menit

MATERI Menentukan isi tabel, grafik, dan matriks: 1. Informasi Nonverbal  Informasi dapat di sajian dalam bentuk nonverbal atau bentuk visual, seperti :  ☻ Bagan ~ Gambaran secara analisis dan statistik.  ☻ Grafik ~ Lukisan pasang surut.  ☻ Diagram ~ Gambaran untuk menerangkan sesuatu.  ☻ Matrik ~ Tabel yang di susun dalam lajur dan jajaran.  ☻ Tabel ~ Daftar yang berisi iktisar sejumlah data informasi.  ☻ Peta ~ Representasi yang menyatakan batas sifat permukaan.  ☻ Denah ~ Gambar yang menyatakan letak kota. 2. Pengalihan informasi verbal ke non verbal:  Memperhatikan secara global.  Membaca judul dan subjudul yang ada .  Meperhatikan lambang lambang yang digunakan.  Menafsirkan hubungan antar bagian atau sel serta hubungan secara menyeluruh.  Merumuskan hubungan makna antar bagian tersebut dalam bentuk kalimat.  Merumuskan simpulan simpulan kalau perlu. Menentukan isi petunjuk:  Petunjuk  Petunjuk kerja  Petunjuk pemakaian  Petunjuk penggunaan resep

METODE

MEDIA

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

 Presentasi  Hand singkat out dari guru  Infokus  Penugasa  Laptop n praktik/ makalah/ presentasi murid  Tanya jawab/Disk usi  Tes

EVALUASI:

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 003 X/ BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 1 BULAN MINGGU KE : OKTOBER : 1-4

KOMPETENSI DASAR 3. Siswa mampu memahami isi berbagai bentuk wacana nonsastra dan menanggapi secarakritis isi berbagai ragam wacana, seperti tabel, grafik, laporan ngamatan/percobaan, artikel ilmiah, hasil penelitian, resensi, dan berbagai jenis paragraf.

ALOKASI WAKTU 8 X 45 menit

MATERI Menentukan jenis laporan: 1. Laporan adalah penyajian fakta mengenai suatu berita, kegiatan, peristiwa, perjalanan, penelitian, dan sejenisnya yang disampaikan secara objektif. 2. Jenis-Jenis Laporan • Laporan Hasil Wawancara  laporan yang menjelaskan informasi tentang hasil wawancara dari narasumber. • Laporan Diskusi Laporan yang menjelaskan hasil dari sebuah diskusi. • Laporan Buku atau Resensi  Laporan tentang baik-buruknya sebuah buku, namun tidak menghakimi (seperti mengkritik) • Laporan Penelitian  laopran yang menjelaskan tentang hasil peneltiltan berbentuk pengamatan, do laboraturium, atau sturi pustaka. • Laporan kegiatan  laporan berbentuk fakta tentang aktvitas atau kegiatan yang telah dilaksanakan. • Laporan peristiwa/kejadian  Laporan berbentuk fakta peristiwa yang benar-benar terjadi. • Laporan perjalanan  penyajian fakta berbentuk informasi tentang perjalanan yang dilakukan seseorang atau kelompok orang.

METODE

MEDIA

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

 Presentasi  Hand out singkat  Infokus dari guru  Laptop  Penugasa n praktik/ makalah/ presentasi murid  Tanya jawab/Disk usi  Tes

EVALUASI:

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 004 X/1 BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 1 BULAN MINGGU KE : NOPEMBER : 1, 3, 4, 5

KOMPETENSI DASAR 1.4 Siswa mampu memahami isi berbagai bentuk wacana nonsastra dan menanggapi secarakritis isi berbagai ragam wacana, seperti tabel, grafik, laporan ngamatan/percobaan, artikel ilmiah, hasil penelitian, resensi, dan berbagai jenis paragraf.

ALOKASI WAKTU 8 X 45 menit

MATERI Menentukan tanggapan yang logis dan yang sesuai dengan isi paragraf: 1. tanggapan positif  Tanggapan bersifat optimistis dan santun. 2. Tanggapan negatif  Tanggapan bersifat pesimistis dan cenderung kurang santun.

METODE
 Presentasi singkat dari guru  Penugasan praktik/ makalah/ presentasi murid  Tanya jawab/Disku si  Tes

MEDIA
 Hand out  Infokus  Laptop

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

EVALUASI:

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 005 X/ 2. BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 1 BULAN MINGGU KE : JANUARI : 1,2

KOMPETENSI DASAR 1.5 Siswa mampu memahami isi berbagai bentuk wacana nonsastra dan menanggapi secarakritis isi berbagai ragam wacana, seperti tabel, grafik, laporan ngamatan/percobaan, artikel ilmiah, hasil penelitian, resensi, dan berbagai jenis paragraf.

ALOKASI WAKTU 4 X 45 menit

MATERI Menentukan jenis proposal  Proposal adalah rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja atau langkahlangkah untuk melakukan kegiatan. Jenis proposal ada dua, yaitu proposal ilmiah dan proposal kemasyarakatan. Sistematika proposal: A. A: Bagian Pelengkap Pendahuluan Sampul dan halaman judul, Prakata/latar belakang, Ikhtisar (abstrak), Daftar isi, dan Penegasan permohonan B. Isi Proposal  latar belakang masalah, ruang lingkup masalah, pembatasan masalah, asumsi dasar/kerangka teori , metodologi, fasilitas, personalia (kepanitiaan), keuntungan dan kerugian waktu dan biaya C. C. PENUTUP PROPOSAL  Daftar Pustaka, Lampiran-lampiran, Daftar Gambar/Tabel

METODE

MEDIA

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

 Presentasi  Hand out singkat  Infokus dari guru  Laptop  Penugasa n praktik/ makalah/ presentasi murid  Tanya jawab/Disk usi  Tes

EVALUASI:

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 006 X/ 2. BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 1 BULAN MINGGU KE : JANUARI/FEBRUARI : 3,4/1,2

KOMPETENSI DASAR 1.6 Siswa mampu memahami isi berbagai bentuk wacana nonsastra dan menanggapi secarakritis isi berbagai ragam wacana, seperti tabel, grafik, laporan ngamatan/percobaan, artikel ilmiah, hasil penelitian, resensi, dan berbagai jenis paragraf.

ALOKASI WAKTU 8 X 45 menit

MATERI 1. Menentukan isi riwayat hidup (biografi/otobiografi) Biografi adalah kisah atau riwayat kehidupan seorang tokoh yang ditulis oleh orang lain. Biografi ditulis dengan berbagai tujuan. Salah satunya untuk memberikan informasi bagi pembaca tentang latar belakang kehidupan seorang tokoh dari sejak kecil hingga mencapai karir di kehidupannya kemudian. Jika tokoh itu sendiri yang menulisnya disebut otobiografi. Biografi termasuk prosa naratif ekspositoris atau prosa faktual yang mengungkapkan fakta-fakta nyata. Menentukan isi resensi Kunci: • Ada buku yang diresensi • Mengemukakan isi buku secara objektif • Memberi komentar terhadap isi buku tersebut

METODE
 Presentasi singkat dari guru  Penugasan praktik/ makalah/ presentasi murid  Tanya jawab/Disku si  Tes

MEDIA
 Hand out  Infokus  Laptop

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

2.

EVALUASI:

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 007 X/1 dan 2. BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 1 BULAN MINGGU KE : FEBRUARI/MARET :3,4/1,2

KOMPETENSI DASAR 1.7 Siswa mampu menulis berbagai jenis karangan dan menyunting isi dan bahasa suatu karangan.

ALOKASI WAKTU 8 X 45 menit

MATERI MENENTUKAN KALIMAT YANG MENYATAKAN HUBUNGAN PERBANDINGAN DALAM PARAGRAF MENENTUKAN PENULISAN KATA DAN PILIHAN KATA (DIKSI)/PILIHAN KATA DAN BENTUKAN KATA DALAM KAITANYA DENGAN KONTEKS ATAU TOPIK PEMBICARAAN : Untuk menyampaikan maksud dan suatu pokok pembicaraan, seseorang akan berupaya menggunakan berbagai kata atau ungkapan yang dapat mewakili makna atau konsep yang ingin diutarakan. Untuk itu seseorang harus menguasai kosakata, bentukan kata, ungkapan, & berbagai istilah. Contoh: 1. Kereta api  lokomotif, station, kereta ekspres, kelas ekonomi, gerbong, dan sebagainya. 2. Film jam tayang, actor, durasi, sinetron, judul, aktris, layar lebar, top rating, dan sebagainya. 3. Musik  konser, group band, musisi, lagu, fans, vokalis, dan sebagainya. Pemilihan bentukan kata juga menentukan proses penyampaian maksud. Banyak kata atau bentukan kata yang secara umum memilikikesamaan arti, tapi sesungguhnya mengandung pengertian khusus yang berbeda. Contoh: 1. Ia terpaksa memanggul karung beras itu sampai ke rumah 2. Panitia itu menggendong siswa yang pingsan itu ke ruang UKS. 3. Ibu itu menjingjing belanjaannya yang berisi sayuran MENGARANG Jenis-jenis karangan: • narasi (cerita) • eksposisi (paparan) • argumentasi (pendapat)

METODE
 Presentasi singkat dari guru  Penugasan praktik/ makalah/ presentasi murid  Tanya jawab/Disku si  Tes

MEDIA
 Hand out  Infokus  Laptop

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

• persuasi (ajakan) • deskripsi (gambaran objek) Langkah-langkah mengarang. • Menetapkan tema • Merumuskan tujuan • Mengumpulkan bahan • Menyiapkan/membuat kerangka tulisan • Mengembangkan kerangka tulisan
EVALUASI:

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 008 X/ 2. BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 1 BULAN MINGGU KE : MARET/APRIL/MEI : 4,5/1,4/1,2

KOMPETENSI DASAR 1.8 Siswa mampu menulis berbagai jenis karangan dan menyunting isi dan bahasa suatu karangan.

ALOKASI WAKTU 1.

MATERI Menentukan kalimat efektif dalam karangan Kalimat efektif adalah kalimat yang menginformasikan pesan atau ide secara tepat (tidak terjadi salah tafsir). Ciri kalimat efektif diantaranya : • Minimal ada S-P • Logis atau masuk akal • Hemat. Kalimat Tidak Efektif: • Makna tidak logis atau tidak sepadan. Contoh: Saya saling bersalaman  seharusnya, kami saling bersalaman. • Bentuk kata tidak sejajar. Contoh: Ia membeli buku karena telah diketahui bahwa buku itu bagus  seharusnya, Ia membeli buku karena telah mengetahui bahwa buku itu bagus. • Menggunakan subjek ganda. Contoh: Majalah itu saya sudah baca  Seharusnya, saya sudah membaca majalah itu. • Bentuk jamak diulang atau berlebihan (pleonasme). Contoh: Para hadirin dimohon berdiri  seharusnya, hadirin kami mohon berdiri. • Penggunaan kata depan yang tidak perlu. Contoh: Kepada siswa kelas XII dimohon berkumpul di lapangan  seharusnya, Semua siswa kelas XII kami mohon berkumpul di lapangan. • Salah nalar. Contoh: Mobil Pak Adi Sanjaya mau dijual  Mobil Pak Adi Sanjaya akan dijual. • Pengaruh bahasa daerah atau bahasa asing. Contoh: Para tamu undangan sudah pada hadir  seharusnya, tamu undangan sudah hadir. • Kontaminasi/kerancuan. Contoh: Nilainya sangat baik sekali  seharusnya, nilanya sangat baik atau nilainya baik sekali. Menentukan kesesuaian bagian-bagian proposal

METODE
 Presentasi singkat dari guru  Penugasan praktik/ makalah/ presentasi murid  Tanya jawab/Disku si  Tes

MEDIA
 Hand out  Infokus  Laptop

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

2.
EVALUASI

Disahkan Tgl. … Direktur Kolese Dharma Paramitha

Disetujui Tgl. … Kepala SMK Paramitha 1

Dibuat Tgl. … Guru Ma.Pelajaran

BI
JB. Soemarsono, SH Drs. B. Sri Tunggul Pannindriya, MA . Tim Bahasa Indo

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 009 XI/3 . BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 2 BULAN MINGGU KE : JULI/AGUSTUS : 3 dan 4/ 1 dan 2

KOMPETENSI DASAR 2.1 Siswa mampu menulis berbagai jenis karangan dan menyunting isi dan bahasa suatu karangan.

ALOKASI WAKTU 8 X 45 menit 1.

MATERI Jenis surat, daftar riwayat hidup, dam penulisan bagian-bagian surat:  Surat pribadi  surat atas nama pribadi/perorangan.  Surat dinas  Surat yang berkaitan dengan persoalan kedinasan.  Surat niaga  surat yang berkaitan dengan persoalan bisnis  Surat lamaran pekerjaan  pada prinsipnya merupakan permohonan untuk memperoleh pekerjaan atau jabatan.  Daftar riwayat hidup (CV)  keterangan yang berisi data pribadi atau biodata  Penulisan bagian-bagian surat  kepala surat, tempat dan tanggal surat, nomor-lampiran-hal surat, alamat surat, salam pembuka, isi, salam penutup, nama pengirim.  Memorandum  surat berisi pesan pendek yang sifatnya tidak resmi. Menyusun sebuah catatan kaki (footnote)

METODE
 Presentasi singkat dari guru  Penugasan praktik/ makalah/ presentasi murid  Tanya jawab/Disku si  Tes

MEDIA
 Hand out  Infokus  Laptop

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

2.

EVALUASI

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 010 XI/3 BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 2 BULAN MINGGU KE : AGUSTUS/SEPTEMBER/OKTOBER : 3,4/3,4/12

KOMPETENSI DASAR 2.2 Siswa mampu mengapresiasi berbagai bentuk karya sastra dari aspek isi, bahasa, dan bentuk.

ALOKASI WAKTU 12 X 45 menit

MATERI 1. 2. Menentukan isi prakata (kata pengantar) Makna kalimat poster dan ungkapan dalam lirik lagu  Makna leksikal  Makna kontekstual  Makna struktural  Makna metaforis Peribahasa (sesuai ilustrasi)  Peribahasa adalah kalimat/kelompok kata yang teteap susunannya dan biasanya mengiaskan sesuatu maksud tertentu. Contoh: Besar pasak dari pada tiang. Artinya: Besar pengeluaran daripada penghasilan Bagai telur di ujung tanduk. Artinya: Keadaan yang sedang gawat atau renting. Datang tampak muka, pergi tampak punggung. Artinya: Datang dengan baik, pergi pun harus dengan baik pula.

METODE
 Presentasi singkat dari guru  Penugasan praktik/ makalah/ presentasi murid  Tanya jawab/Disku si  Tes

MEDIA
 Hand out  Infokus  Laptop

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

3.

EVALUASI:

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 011 XI/3 BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 2 BULAN MINGGU KE : OKTOBER/NOPEMBER/DESEMBER : 3,4,5/2,3,4

KOMPETENSI DASAR 2.3 Siswa mampu mengapresiasi berbagai bentuk karya sastra dari aspek isi, bahasa, dan bentuk.

ALOKASI WAKTU 12 x 45 menit

MATERI

METODE

MEDIA
 Hand out  Infokus  Laptop

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

Unsur _unsur intrinsik dalam puisi  Presentasi singkat dari Pengertian Puisi guru Belum ada definisi yang baku untuk memaparkan pengertian puisi. Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang berbeda dari bentuk sastra lain seperti prosa dan drama. Puisi terikat oleh (1) baris dalam tiap bait, (2),  Penugasan praktik/ banyak kata atau suku kata dalam setiap baris, (3) rima, dan (4) Irama. Bahkan pada jenis puisi tertentu ada makalah/ keterikatan pada persajakan seperti, a,a,a,a atau a,b,a,b, misalnya pantun dan syair. presentasi 1. unsur fisik diksi/pilihan kata, pengimajian, bahasa figuratif (majas), rima. murid 2. _nsure batin  tema, amanat, perasaan/rasa, nada dan suasana  Tanya
jawab/Diskusi  Tes

EVALUASI:

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug – Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 012 XI/4 BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 2 BULAN MINGGU KE :JANUIARI-MEI : ----

KOMPETENSI DASAR 2.3 Siswa mampu mengapresiasi berbagai bentuk karya sastra dari aspek isi, bahasa, dan bentuk.

ALOKASI WAKTU 16 x 45 menit

MATERI

METODE

MEDIA
 Hand out  Infokus  Laptop

SUMBER BELAJAR
 Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK “Siap Tuntas Menghadapi Ujian. Erlangga.  Buku “Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia”. Gramedia Pustaka Utama.  Modul Bahsa Indonesia untuk SMK. LP2IP  Cretive Wirting “72 Jurus Seni Mengarang”. Primamedia Pustaka.  Buku bahasa Indonesia SMK dan MAK. Erlangga.  Kompas Bahasa Indonesia. Grasindo  Leksikologi & Leksikografi Indonesia. Rieneka Cipta  KBBI  EYD

Prosa ialah karya sastra yang berbentuk cerita yang bebas, tidak terikat oleh rima, irama, dan kemerduan bunyi  Presentasi singkat dari seperti puisi. Bahasa prosa seperti bahasa sehari-hari. Menurut isinya, prosa terdiri atas prosa fiksi dan nonfiksi.
guru  Penugasan 1. Prosa Fiksi praktik/ Prosa fiksi ialah prosa yang berupa cerita rekaan atau khayalan pengarangnya. Isi cerita tidak sepenuhnya makalah/ berdasarkan pada fakta. Prosa fiksi disebut juga karangan narasi sugestif/imajinatif. Prosa fiksi berbentuk cerita presentasi pendek (cerpen), novel, dan dongeng. murid 1. Cerpen adalah cerita rekaan yang pendek dalam arti hanya berisi pengisahan dengan fokus pada satu  Tanya konflik saja dengan tokoh-tokoh yang terbatas dan tidak berkembang. Alur cerita sederhana hanya jawab/Diskusi memaparkan penyelesaian konflik yang diungkapkan.  Tes 2. Novel berasal dari bahasa Italia, novella yang berarti barang baru yang kecil. Kemudian, kata tersebut menjadi istilah sebuah karya sastra dalam bentuk prosa. Novel lebih panjang isinya dari pada cerpen. Konflik yang dikisahkannya lebih luas. Para tokoh dan watak tokoh pun lebih berkembang sampai mengalami perubahan nasib. Penggambaran latar lebih detail. Bersamaan dengan perjalanan waktu terjadi perubahan-perubahan hingga konflik terselesaikan. 3. Dongeng adalah cerita rekaan yang sama dengan cerpen atau novel. Hanya di dongeng, cerita yang dikisahkan adalah tentang hal-hal yang tak masuk akal atau tak mungkin terjadi. Misalnya, orang dapat menjelma jadi binatang, binatang dapat berkata-kata, dan sebagainya. Dongeng biasanya menjadi sarana penyampaian nasihat tentang moral atau bersifat alegoris. Contoh dongeng: Kancil dan Buaya, Jaka dan Pohon Kacang Ajaib, Eneng dan Kaos Kaki Ajaib, dan lain-lain.

Prosa adalah karya sastra yang disusun dalam bentuk cerita secara bebas, yang tidak terikat rima dan irama. Berdasarkan bentuknya, prosa terdiri atas novel, cerpen, dan dongeng.

Struktur novel atau cerpen dibentuk oleh unsur-unsur intrinsik, yaitu tema, alur, latar, penokohan, sudut pandang, dan amanat. 1. Tema Tema merupakan inti atau pokok yang menjadi dasar pengembangan cerita. Tema mempunyai posisi atau kedudukan yang penting dalam sebuah cerita. Untuk memahami tema sebuah cerita, kita harus membaca cerita itu secermat-cermatnya. 2. Alur (Plot) Alur merupakan pola pengembangan cerita yang terbentuk oleh hubungan sebab-akibat. Pola pengembangan suatu cerpen atau novel tidak seragam. Secara umum, jalan cerita terbagi dalam bagian-bagian berikut: a. pengenalan cerita; b. timbulnya konflik; c. konflik memuncak; d. klimaks; dan e. pemecahan masalah atau penyelesaian. Perhatikan bagan berikut dengan saksama!

3. Latar Latar atau setting meliputi tempat, waktu, dan budaya yang digunakan dalam suatu cerita. Latar dapat bersifat faktual atau imajiner. Fungsi latar adalah memperkuat atau mempertegas keyakinan pembaca terhadap jalannya suatu cerita. Dengan demikian, apabila pembaca sudah menerima latar sebagai sesuatu yang benar, dia akan lebih siap dalam menerima pelaku ataupun kejadian-kejadian yang ada dalam latar itu. 4. Penokohan Penokohan merupakan cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita. Untuk menggambarkan karakter tokoh-tokohnya, pengarang dapat menggunakan teknik berikut. a. Teknik analitik, karakter tokoh diceritakan secara langsung oleh pengarang. b. Teknik dramatik, karakter tokoh dikemukakan melalui: 1) penggambaran fisik dan perilaku tokoh; 2) penggambaran lingkungan kehidupan tokoh; 3) penggambaran bahasa yang digunakan para tokoh; 4) pengungkapan jalan pikiran tokoh; dan 5) penggambaran oleh tokoh lain.

5. Point of View atau Sudut Pandang Sudut pandang adalah posisi pengarang dalam membawakan cerita. Posisi pengarang ini terdiri atas dua macam, yaitu: a. Berperan langsung sebagai orang pertama, sebagai tokoh yang terlibat dalam cerita yang bersangkutan. Biasanya, tokoh tersebut menggunakan kata ganti aku. b. Hanya sebagai orang ketiga yang berperan sebagai pengamat. 6. Amanat Amanat merupakan ajaran moral atau pesan yang hendak disampaikan pengarang kepada pembaca melalui karyanya. Amanat disimpan rapi dan disembunyikan pengarang dalam keseluruhan isi cerita. Oleh karena itu, untuk menemukan amanat, tidak cukup dengan membaca dua atau tiga paragraf, tetapi harus membaca keseluruhan cerita sampai tuntas. 7. Gaya Bahasa Gaya bahasa adalah cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa secara khas yang memperlihatkan jiwa dan kepribadian penulis (pemakai bahasa). (Keraf, 1991: 113). Ruang lingkup gaya bahasa meliputi penggunaan kalimat, pemilihan diksi, penggunaan majas, dan penghematan kata.
EVALUASI:

Disahkan Tgl. … Direktur Kolese Dharma Paramitha

Disetujui Tgl. … Kepala SMK Paramitha 1

Dibuat Tgl. … Guru Ma.Pelajaran

BI
JB. Soemarsono, SH Drs. B. Sri Tunggul Pannindriya, MA Tim Bahasa Indo

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA

SMK PARAMITHA 1
Kompleks Depdagri No. 68 Curug - Pondok Kelapa- Jl. Raya Kalimalang Jakarta Timur 13450 Telp. 8650377 Fax. 86902386

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. RPP KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI : : : : : 001 XII. BAHASA INDONESIA Berkomunikasi dengan Bahasa Indonrsia Setara Tingkat Semenjana 1 BULAN MINGGU KE : :1

KOMPETENSI DASAR
3.1

Siswa mampu mengapresiasi berbagai bentuk karya sastra dari aspek isi, bahasa, dan bentuk.

ALOKASI WAKTU 16 X 45 menit

MATERI Melengkapi naskah drama dan memahami isinya

METODE

MEDIA

SUMBER BELAJAR

EVALUASI:

Disahkan Tgl. … Direktur Kolese Dharma Paramitha

Disetujui Tgl. … Kepala SMK Paramitha 1

Dibuat Tgl. … Guru Ma.Pelajaran

BI
JB. Soemarsono, SH Drs. B. Sri Tunggul Pannindriya, MA Tim Bahasa Indo

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->