Disusun Oleh: ANITA NATALIA SIPAYUNG (10/AB/001) ARNITA ANDRIANI (10/AB/002) ASNI ANNISA (10/AB/003) DESI MAWARNI HARAHAP

(10/AB/004) DESPINA SARI (10/AB/005) DEWI TASMIRAH MATONDANG (10/AB/006) DIAN MAYASARI SIMANJUNTAK ( 10/AB/007) DIRA LUBIS (10/AB/008) DWI ZULIANTI ZEGA (10/AB/009) ENDRA SUSTER NABABAN (10/AB/010) RAUDAH MOLISA (10/AB/0 ) SENANG HATI (10/AB/0 ) SITI ANDIANI (10/AB/0 )

Masa pertumbuhan pada anak € b.Keadaan dimana kebutuhan tubuh meningkat misalnya: € a. € . Keletihan atau sewaktu menjalankan pekerjaan-pekerjaan berat yang bersifat fisik maupun mental. Ibu hamil dan menyusui.Pencegahan anemia karena kekurangan gizi. kekurangan vitamin dan amenia karena kekurangan zat besi. Gangguan pada masa ketuaan serta keadaan dimana terdapat penyakit infeksi. € d.Indikasi: Caviplex berguna untuk: € . € . € c.

mineral. kalk. dan asam glutamat dalam dosis tepat seimbang yang telah disesuaikan dengan kebutuhan minimum per hari. Acid Glutamic: merupakan zat yang banyak terdapat di dalam jaringan otak. meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi sehingga kesegaran tubuh tetap terjaga. . kalk juga dapat mencegah alergi. urtikaria (gatal-gatal) dan membantu pembekuan darah. ibu-ibu yang hamil dan menyusui. Kalk: merupakan unsur yang sangat penting untuk pertumbuhan gigi dan tulang pada anak-anak pada masa pertumbuhan.€ € € Farmakologi: Caviplex merupakan sediaan vitamin-vitamin esensial. bekerjanya sebagai "neurotransmiter" dan merupakan sumber energi bagi metabolisme sel-sel otak. Multivitamin: merupakan bahan-bahan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk memperlancar metabolisme tubuh.

€ € € € € € Indikasi: Karena risiko efek sampingnya. penggunaannya sebagai analgesik-antipiretik sangat dibatasi yaitu: .Nyeri hebat akut atau kronik bila analgesik lain tidak menolong.Nyeri akut hebat sesudah luka atau pembedahan. Kontra Indikasi: Alergi dipiron. payah jantung. granulositopenia. defisiensi G6PD. . hamil trisemester pertama dan 6 minggu terakhir. . porfiria intermiten.Nyeri karena tumor atau kolik. bayi < 3 bulan. . .Demam tinggi yang tidak bisa diatasi antipiretik lain.

Reaksi elaergi cukup sering: reaksi kulit dan edema angioneurotik. Penggunaan pada anak: Jangan diberikan pada bayi kurang dari 3 bulan (atau BB < 5 kg). hiperhidrosis. Jangan digunakan untuk kelainan yang ringan. . masih ada obat lain yang lebih aman. Retensi cairan dan garam. Hati-hati pada penderita yang pernah memiliki penyakit darah. pansitopenia dan nefrosis. Efek Samping: Infeksi lambung. Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui: Jangan diberikan pada wanita hamil karena potensi karsigonik dari metabolit nitrosamin. Interaksi Obat: Bila digunakan bersama dengan klorpromazine.€ € € Perhatian: Pengobatan harus segera dihentikan bila timbul gejala pertama turunnya jumlah sel darah atau granulositopenia atau sakit tenggorokan atau tanda infeksi lain. Efek samping yang berat: agranulositosis. dapat menimbulkan hipotermia yang berat.

Kontra Indikasi: . Sebagai perbandingan Dexamethasone 0. 20 mg hydrocortisone. tuberkulose aktif. . .€ € Indikasi: Dexamethasone Harsen adalah obat anti inflamasi dan anti alergi yang sangat kuat.Jangan diberikan pada wanita hamil karena akan terjadi hypoadrenalism pada bayi yang dikandungnya atau diberikan dengan dosis yang serendah-rendahnya.Dexamethasone Harsen tidak boleh diberikan pada penderita herpes simplex pada mata. peptio ulcer aktif atau psikosis kecuali dapat menguntungkan penderita. 5 mg prednisolone. 5 mg prednisone.75 mg setara obat sbb: 25 mg Cortisone.

Penyakit reumatik inflamatoar dan degeneratif: artritis reumatoid. . tenosinovitis. termasuk bentuk juvenil.€ € Indikasi: . salah urat dan dislokasi.Penderita asma yang mengalami serangan asma.Ulkus peptikum atau perdarahan saluran cerna. ankilosing.Hipersensitivitas terhadap diklofenak. Kontra Indikasi: . .Menghilangkan/mengurangi rasa nyeri dan inflamasi nonreumatik.Kelainan muskulo-skeletal akut: periatritis. urtikaria atau rinitis akut bilamendapat asetosal atau obat-obat antiinflamasi nonsteroid lainnya. tendinitis. . osteoartritis. bursitis. . dan penyakit priai akut. .

tetapi sangat jarang. hepatitis. dapat terjadi nyeri epigastrum. retensi cairan dan peningkatanserum transaminase kadang-kadang terjadi. .€ Efek Samping: Pada awal pengobatan. Reaksi kulit. Efek samping ini biasanya ringan. trombositopenia. DIVOLTAR harus dihentikan. ikterus. Leukopenia. gagal ginjal dan sindroma nefrotik juga terjadi. nyeri kepala atau pusing. sendawa. dan anemia aplastik dapat juga terjadi. Userasi dan pendarahan saluran cerna. Bila ini terjadi. nausea dandiare.

Penderita tukak lambung. . osteoartritis dan ankilosing spondilitis.€ Indikasi: Pengobatan akut dan kronis gejala-gejala reumatoid artritis. urtikaria atau alergi pada pemberian aspirin atau NSAIA lain.Penderita yang hipersensitif terhadap diklofenak atau yang menderita asma. € Kontra Indikasi: . .

otitis. kalium diklofenak dikontraindikasikan pada pasien dimana serangan asma.Nyeri inflamasi setelah trauma. . urtikaria atau rhinitis akut ditimbulkan oleh asam asetilsalisilat atau obat-obat lain yang mempunyai aktivitas menghambat prostaglandin sintetase .Sebagai ajuvan pada nyeri inflamasi yang berat dari infeksi telinga. hidung atau tenggorokan. seperti karena terkilir. penyakitnya sendiri harus diobati dengan terapi dasar. seperti operasi tulang atau gigi. Kontra Indikasi: . misalnya faringotonsilitis. .Hipersensitif terhadap zat aktif] . Demam sendiri bukan suatu indikasi.Nyeri dan inflamasi setelah operasi.€ € Indikasi: Sebagai pengobatan jangka pendek untuk kondisi ² kondisi akut sebagai berikut: .Tukak lambung . Sesuai dengan prinsip pengobatan umum.Seperti halnya dengan anti inflamasi non steroid lainnya.

AFOMIX € BIOSANBE (Kapsul) € Calmin-AF Multivitamin dan mineral SUPLEMEN MAKANAN € Fetavita Kapsul lunak € FOLAC € FOLAPLUS Kaplet € .