Anda di halaman 1dari 10

KEBUDAYAAN ASIA TIMUR

PENDAHULUAN Asia Timur dilihat dari aspek ragam budayanya dianggap sebagai salah satu pusat peradaban tertua di dunia. Ribuan tahun sebelum masehi, wilayah Asia Timur telah berkembang secara pesat dan secara tidak langsung turut mempengaruhi dinamisnya peradaban wilayah yang ada disekitarnya. Istilah Far East atau Timur Jauh yang diucapkan oleh hemisphere Barat pada zaman lampau telah membuktikan bahwa unsur-unsur budaya yang berada di Asia Timur begitu signifikan dalam mempengaruhi atau bahkan merubah tatanan suatu budaya di dunia lain (dalam hal ini Barat, Asia Minor, Nusantara dan sekitarnya). Pada paper ini akan dibahas tentang beragam unsur kebudayaan Asia Timur yang berasaskan pada 7 unsur kebudayaan universal. Sebelum mengarah kepada pembahasan lebih lanjut, penulis terlebih dahulu akan menentukan negara-negara mana saja yang termasuk dalam klasifikasi region Asia Timur. Berdasarkan hasil break down negara-negara yang termasuk ke dalam region Asia Timur (yang ditentukan dosen mata kuliah), telah ditentukan: 1. Jepang 2. Cina (termasuk Taiwan, Hongkong dan Macau), dan 3. Korea (Utara dan Selatan) Setelah didapat negara-negara yang akan dibahas, penulis menyadari bahwa diantara ketiga negara tersebut, masing-masing mempunyai kebudayaan yang unik. Akan tetapi, akan dibahas secara komprehensif tentang bagaimana unsur kebudayaan dari masing-masing negara saling mempengaruhi atau bagaimana satu negara mengadopsi kebudayaan negara lain. Komparasi juga dilakukan pada masing-masing kebudayaan negara dengan harapan dapat memunculkan suatu bukti bahwa memang di dalam satu region tersebut terdapat satu entitas unsur budaya yang serupa. Selanjutnya untuk mendapati bagaimana suatu kebudayaan dapat dipahami secara holistik, menurut C. Kluckhohn, terdapat unsur-unsur kebudayaan universal yang terdiri dari: Sistem religi/ kepercayaan Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial

Sistem pengetahuan Bahasa Kesenian Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi Sistem peralatan hidup atau teknologi

ISI
Sistem Religi dan Kepercayaan Masing-masing negara di Asia Timur mempunyai sistem kepercayaan yang serupa di mana pada zaman lampau masyarakat menganut kepercayaan akan animisme, keseimbangan alam, makhluk spirit dsb. Dalam kepercayaan Cina misalnya, pada dasarnya pandangan orang Cina selalu mengembalikan hakekat keharmonisan antara kehidupan langit (alam gaib) dan kehidupan di bumi (alam dunia nyata). Mereka percaya bahwa alam semesta ini sebagai akibat dari inkarnasi kekuatan alam. Alam dikuasai oleh spirit-spirit yang kekuatannya luar biasa. Alam semesta semata-mata hanyalah ekspresi dari kekuatan-kekuatan alam yang dipengaruhi oleh spirit-spirit yang mendiami alam. Pembagian dua elemen juga terdapat pada klasifikasi yin dan yang. Dalam Jepang terdapat kepercayaan Shinto (jalur dewa/ the way of God), sebuah kepercayaan yang pada intinya menghormati dunia alam atau lebih khususnya penghormatan kepada benda-benda yang dianggap suci dan keramat. Penghormatan kepada matahari, batu, pohon bahkan bunyi-bunyian. Benda-benda tersebut diasosiasikan kepada elemen dewa-dewi. Kepercayaan Mugyo di Korea juga serupa dengan Shinto. Persamaan lain dari berbagai bentuk kepercayaan di atas ialah alih-alih bersifat ekslusif, berbagai kepercayaan tersebut bersifat eklektik yang merupakan kombinasi berbagai kepercayaan yang kemudian diadopsi oleh masyarakat. Hingga kemudian agama Buddha mendominasi tatanan agama di Cina (dan kemudian berpengaruh ke Jepang dan Korea). Walaupun bukan agama asli (berasal dari India tentunya), Buddha telah ada sejak awal abad pertama dan diadopsi oleh hampir seluruh masyarakat Cina yang kemudian melahirkan ajaran hidup berupa Konfusianisme dan Taoisme. Agama Buddha kemudian menyebar menuju Korea di abad ke-5 Masehi dan menyeberang menuju Jepang pada abad ke-6. Buddha dan Konfusianisme serta Taoisme berjalan beriringan menjadi agama + ajaran hidup bagi mayoritas masyarakat regional Asia Timur, yang kemudian mempengaruhi tatanan hidup juga budaya masing-masing negara (mis. arsitektur, tari, kesusastraan dsb.). Hingga pada saat masa sekarang pun, kepercayaan lampau seperti Shinto/ Mugyo masih ada yang menganutnya walaupun di Jepang sendiri Shinto telah banyak ditinggalkan oleh masyarakat. Buddha, Taoisme dan Konghucu/ Konfusius menjadi kepercayaan yang dominan di ketiga negara, disamping masuknya kepercayaan seperti Kristen, Islam, Yahudi dan agamaagama baru. Jepang adalah satu contoh negara yang diversitas dalam melaksanakan suatu kepercayaan, di mana pada upacara kelahiran dilakukan ritual berdasarkan ajaran Shinto, sementara pada pernikahan dilaksanakan prosesi seperti layaknya pernikahan Kristen dan pada upacara kematian dilakukan menurut prosesi ajaran Buddha. 3

Sistem Kemasyarakatan/ Kekerabatan atau Organisasi Sosial Sistem kekerabatan pada masyarakat Jepang merupakan sebuah jenis dari nuclear kinship, di mana dalam satu rumah tangga terdiri dari ayah, ibu dan anak. Jenis rumah tangga ini dikenal sebagai Ie, diperkirakan telah menjadi tipikal pengaturan hidup kebanyakan masyarakat luas pada abad ini, meskipun pada kenyataannya selalu ada variasi dalam kelas yang terhubung dalam komposisi rumah tangga. Ie biasanya terdiri dari tiga generasi rumah tangga yaitu kakek-nenek, orang tua dan anak. Biasanya komposisi rumah tangga tersebut tidak harus menetap di satu atap. Pada banyak wilayah jepang, terutama pada saat sebelum perang dunia, rumah tangga bias terdiri dari Ie dan rumah tangga yang hadir berdasarkan pengelompokan hirarki yang dikenal sebagai Dozoku, terdiri dari satu induk rumah tangga dan rumah tangga cabang yang terletak berdekatan. Ie menganut sistem patrilineal dan patrilokal. Sementara itu, relationship merupakan motor penggerak dalam politik ideologi kekeluargaan Cina. Implikasi politik dari sistem ini adalah bahwa dalam membangun ekonomi Cina, yang ditekankan adalah jaringan, relasi (untuk saling menolong). Hal ini paralel dengan ajaran Konfusianisme. Kinship networks (jaringan kekeluargaan), menjadi pilar paradigma baru dalam kerangka kerja ekonomi Cina. Selain itu, yang mengakibatkan Cina mampu menguasai perekonomian secara global adalah etos kerja yang menekankan keuletan dan kerajinan. Ada tiga penjelasan etos kerja. Pertama, dalam sistem keluarga Cina, etos kerja telah ditanamkan kepada anak-anak sejak kecil. Bagi Cina, kerja dihubungkan dengan kumpulan nilai yang kompleks, yang mencakup pengorbanan diri, rasa percaya, dan hemat yang dipandang sebagai dasar terakumulasinya kekayaan. Kedua, etos kerja Cina berorientasi kelompok. Setiap individu berpartisipasi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, kemudian untuk kesejahteraan masyarakat. Ketiga, orang Cina bekerja keras untuk mendapatkan imbalan materi. Dalam komunitas Cina perantauan (seperti di Singapura), kemakmuran, kenyamanan, dalam usia lanjut, menduduki posisi sentral dalam persepsi Cina tentang kehidupan yang baik. Awalnya, bentuk ideal Cina adalah joint family: membangun ikatan kekeluargaan yang terdiri dari lima keturunan yang hidup secara bersama-sama dalam satu atap, sharing bersama, satu dapur bersama, saling berbagi keuntungan serta saling membantu, yang dikendalikan oleh seorang kepala keluarga. Sekarang beralih ke Korea, hubungan relasi yang paling penting dalam sistem kekerabatan di Korea adalah hubungan Ayah-Anak karena semua hubungan lain akan berdasarkan kepada hubungan 4

ini. Ayah dalam keluarga Korea memegang peranan yang sangat penting dalam keluarga. Bahkan, ada satu ungkapan ekstrim yang mengatakan bahwa hidup matinya sebuah keluarga ditentukan oleh seorang ayah. Memang demikian faktanya di Korea, ada beberapa kejadian yang menceritakan seorang ayah yang membunuh anaknya karena anaknya mengecewakan atau tidak menuruti perintah sang ayah atau ada anak-anak Korea yang bunuh diri karena frustasi terhadap keputusan ayahnya. Sehingga ada ungkapan yang mengatakan bahwa ibu adalah orangtua yang baik atau disebut jadang dan ayah sering disebut orang tua kasar atau disebut eomchin. Walaupun begitu sebenarnya ayah sangat mencintai anak-anaknya. Hubungan Ayah Anak yang paling penting anak haruslah menghormati sang ayah, dan sang ayah pun menaruh respek juga pada sang anak, di Korea hal ini tentu saja terpengaruh ideologi Konfusianisme. Dan yang lebih detil lagi adalah seorang anak harus menunjukkan baktinya kepada ayah dengan cara menyenangkan hati sang ayah, tidak membuatnya marah dan menuruti segala keinginan ayah. Di lain pihak seharusnya Ayahayah Korea lebih terbuka terhadap keinginan anaknya, inilah yang disebut respek kepada anak, jadi secara ideal di Korea ada komunikasi yang terbuka antara ayah dan anak. Korea menganut Patrilineal. Secara garis besar, sistem kekerabatan di Asia Timur menegaskan hubungan antar keluarga dan berlandaskan Konfusianisme. Garis keturunan patrilineal adalah ciri khas dari kinship masyarakat Asia Timur. Dalam organisasi sosial, salah satu contoh yang agak ekstrim adalah bagaimana organisasi kriminal menjadi ciri khas yang melekat pada wajah Asia Timur. Yakuza dan Triad adalah organisasi kriminal yang terstruktur dan berdasarkan hubungan kekeluargaan yang bergerak dalam bisnis kejahatan. Yakuza telah ada sejak tahun 1612, saat Shogun Tokugawa berkuasa dan menyingkirkan shogun Kasai sebelumnya. Pergantian ini mengakibatkan kira-kira 500.000 orang samurai yang sebelumnya disebut hatomo-yakko (pelayan shogun) menjadi kehilangan tuan, atau disebut sebagai kaum ronin. Dari sini mereka menjadi kabuki-mono (samurai urakan) dan sering menjarah pedagang dan ladang. Untuk melindungi kota dari para kabuki-mono, banyak kota-kota kecil di Jepang membentuk machi-yokko (satuan tugas (satgas) desa). Satgas ini terdiri dari para pedagang, pegawai, dan orang biasa yang mau menyumbangkan tenaganya untuk menghadapi kaum kabuki-mono. Walaupun mereka kurang terlatih dan jumlahnya sedikit, tetapi ternyata para anggotamachi-yokko ini sanggup menjaga daerah mereka dari serangan para kabuki-mono. Di kalangan rakyat Jepang abad ke-17, kaum machiyokko ini dianggap seperti pahlawan.

Masalah jadi rumit, karena setelah berhasil menggulingkan para ronin, para anggota machiyokko ini malah meninggalkan profesi awal mereka dan memilih jadi preman dan pada akhirnya lahirlah Yakuza.

Sistem Pengetahuan Menjadi salah satu peradaban tertua di dunia, Asia Timur (khususnya Cina)terkenal dengan berbagai penemuan yang menjadi dasar teknologi zaman sekarang. Masyarakat Cina kuno memiliki banyak ahli astronomi (ilmu perbintangan) yang dapat membantu masyarakat dalam pembuatan sistem penanggalan. Berkembangan ilmu astronomi merupakan dasar dari berbagai aktivitas kehidupan bangsa Cina karena sistem pertanian, pelayaran, dan usaha lainnya memerlukan informasi tentang pergantian dan perputaran musim. Perkembangan teknologi masyarakat Cina kuno terlihat dari pembuatan barangbarang perdagangan seperti barang tambang dan hasil olahannya berupa perabot rumah tangga, senjata, perhiasan, dan alat pertanian.Cina kaya akan barang tambang seperti batu bara, besi, timah, emas, wolfram, dan tembaga. Selain itu, penggunaan mesiu, kertas kasar, kompas, teknik penenunan sutra di masa lampau membuat Cina dianggap sebagai salah satu pusat kebudayaan tertua di dunia.

Bahasa Bahasa, entah itu lisan maupun tulisan di Asia Timur semua berakar pada peradaban Cino kuno ketika cikal bakal aksara Cina masih berupa piktograf. Bahasa Cina (hanyu) sendiri merupakan rumpun dari bahasa Sino-Tibetan. Bahasa Cina kuno (archaic) mulai digunakan/ telah diketahui keberadaannya pada masa Dinasti Zhou (1122 SM-256 SM). Pada perkembangannya bahasa Cina memiliki pengaruh yang besar pada bahasa-bahasa Asia Timur terkait seperti Korea, Jepang, dan bahkan Vietnam. Korea dan Jepang keduanya memiliki sistem penulisan yang menggunakan karakter Cina (hanzi), yang disebut Hanja (Korea) dan Kanji (Jepang). Bahasa Jepang atau Nihongo digunakan lebih dari 130 juta orang baik itu di Jepang maupun komunitas imigran. Bahasa Jepang merupakan rumpun dari bahasa keluarga Japonic yang mempunyai hubungan dengan bahasa lain (Bahasa Hangul/ Korea). Bahasa Jepang ditulis dengan menggunakan aksara yang merupakan gabungan dari tiga aksara yaitu huruf Cina (Kanji) dan dua modifikasi yaitu hiragana dan katakana. 6

Kesenian Kebudayaan yang terdapat di Asia Timur baik itu seni arsitektur, kesusastraan, drama dsb. banyak dipengaruhi oleh masuknya agama Buddha. Salah satu nilai yang paling tua dan holistik di Jepang adalah keseniannya. Kebudayaan Jepang telah berkembang secara pesat lebih dari satu milenium, dari jaman kuno Jomon hingga kontemporer hibrida yang mengkombinasikan pengaruh asia, eropa dan amerika utara. Jepang sendiri pernah mengalami masa isoloasi dari pengaruh dunia luar ketika pada masa Shogun Tokugawa hingga kedatangan kapal Black Ships dan era restorasi Meiji. Pada masa itulah rasa khas Asia Timur ditonjolkan oleh kebudayaan Jepang. Sebagian besar hasil seni seperti arsitektur, sastra, lukisan dpengaruhi pula oleh

kebudayaan daratan Cina. Terutama ketika masa Tiga Kerajaan, perdagangan serta

kunjungan diplomatik utusan kekaisaran Cina menjadi andil utama terjadinya difusi

kebudayaan asli Jepang dengan kebudayaan Cina. Sebagai contoh pada seni lukisan (kaiga), dipengaruhi oleh keberadaan agama Buddha, pengaruh dinasti Sui pada periode 16 kerajaan dan dinasti Sung dan Yuan. Lambat
Lukisan Cina, Dinasti Han Lukisan Jepang, Dinasti Tokugawa

laun, gaya lukisan mulai mengalai evolusi

tatkala terjadi era modernisasi era restorasi Meiji. Ukiyo-e atau lukisan kayu mempunyai ciri khas di mana lukisan tersebut memperlihatkan era pra restorasi meiji. Pada seni patung sangat dipengaruhi oleh seni patung Cina, yang mana kebanyakan digunakan sebagai objek pemujaan dalam animisme dan
Patung Buddha dari Cina, Dinasti Song.

Shinto.

Dalam kesusastraan, sastra jepang dipengaruhi kontak kultur dengan Cina dan kesusatraan Cina pada umumnya. Kesusastraan India turut pula mempengaruhi melalui difusi agama Buddha di Jepang. Kisah tentang mitos, kepahlawanan, epos kerajaan menjadi tema utama dalam kesusastraan Jepang. Drama dalam budaya Jepang terdiri dari Kabuki, Kyogen, noh dan Bunraku. Noh dan Kyogen merupakan sebuah bentuk musikalisasi drama yang telah dipentaskan sejak abad ke 14. Sedangkan kabuki merupakan drama yang digabung dengan aksi menyanyi dan menari, para performer mengenakan make up yang khas. Sedangkan Bunraku adalah drama boneka.

Noh

Musik tradisional Jepang terdiri dari Gagaku, alat musik Taiko dsb.

Opera Cina

Pagoda Woljeongsa, dipengaruhi gaya arsitektur pagoda yang ada di Cina.

Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi Secara umum, sistem mata pencaharian hidup region di Asia Timur bergantung kepada pertanian. Sebagai contoh, munculnya peradaban Sungai Kuning di Cina muncul karena tanah yang dilalui oleh sungai tersebut subur sehingga cocok digunakan sebagai lahan bercocok tanam. Pada bagian hilir dari Sungai Kuning, terdapat dataran rendah Cina yang subur dan merupakan pusat kehidupan bangsa Cina. Masyarakat Cina umumnya bercocok tanam gandum, padi, teh, jagung, dan kedelai. Kegiatan pertanian Cina Kuno memang sudah dikenal sejak zaman Neolitikum ( 5000 SM) dan tanaman pangan utama yang ditanam adalah padi. Pada zaman perunggu, prioritas pokok dalam pertanian rakyat Cina adalah padi, teh, kacang kedelai, dan rami. Kegiatan pertanian mengalami kemajuan pesat dalam pemerintahan Dinasti Qin (221-206 SM). Di masa itu, masyarakat Cina telah menerapkan sistem pertanian yang intensif dengan penggunaan pupuk, irigasi yang baik, dan perluasan lahan gandum. Geografi Cina yang dilalui sungai juga serupa dengan apa yang terdapat di daerah Korea. Di Jepang, tanah yang ditanami oleh masyarakat Jepang begitu subur dikarenakan merupakan tanah jenis Vulkanik. Salah satu faktor mengapa kebudayaan di Asia Timur begitu serupa dikarenakan hubungan dagang yang dilakukan oleh masing-masing negara. Perdagangan via Laut dan darat dilakukan oleh Cina, Jepang dan Korea, di mana komoditi yang biasa diperdagangkan berupa Kain Sutra Cina, hasil laut, tekstil dsb.

Sistem peralatan hidup atau teknologi Selain telah mempunyai teknik dan alat bercocok tanam yang maju pada zamannya, region Asia Timur telah mengembangkan suatu sistem pertahanan yang efektif baik berupa alat-alat perang maupun taktiknya. Cina telah lebih dahulu membuat hulu ledak roket sebagai tindak lanjut pengembangan mesiu. Jepang dan Korea telah membuat persenjataan seperti pedang Katana yang terkenal dan taktik peperangan berkuda. Bahkan Cian telah merangkum taktik berperang secara kontekstual yang ditulis oleh Shi Tzu yang berjudul Art of War. Dalam hal transportasi, Jepang dan Cina terampil dalam membuat kapal, terutama untuk keperluan peperangan dan pada akhirnya hingga zaman sekarang Jepang adalah salah satu perakit kapal terbesar di dunia. Salah satu teknologi moden yang diadopsi dari alat persenjataan kerajaan Cina adalah roket berhulu ledak pada zaman abad ke-14.

KESIMPULAN

Dari pembahasan tadi, dapat disimpulkan bahwa adanya persamaan bentuk kebudayaan antara Cina, Jepang dan Korea yang tergabung ke dalam region Asia Timur. Hal ini disebabkan oleh adanya pengaruh budaya bangsa Cina terhadap Jepang dan Korea yang dimanifestasikan ke dalam bentuk kepercayaan, arsitektur, sastra, bahasa, drama dan sebagainya. Masuknya agama Buddha di Cina turut mengubah tatanan kepercayaan masyarakat di Cina yang kemudian menyebar ke daerah Jepang dan Korea. Otomatis pula berbagai aspek budaya turut dipengaruhi oleh Agama Buddha. Similaritas dalam hal kekerabatan disebabkan oleh munculnya ajaran Konfusianisme dan Taoisme di masing-masing negara dan hingga sekarang ajaran hidup tersebut masih mempengaruhi tatanan hidup masyarakat region Asia Timur.

10