Anda di halaman 1dari 4

Referat Misoprostol

Disusun oleh : Reno A.R. Rayendra. S ked 030.05. Siti Asriyani.S ked 030.07.247 Yovita Devi Kornelin 030.08.

Pembimbing : Dr.Ratna Trisyani ,Sp OG

Kepaniteraan Klinik Ilmu Kebidanan dan Kandungan RSUD dr Soesilo Slawi Periode 30 September 2013 7 Desember 2013 Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti Jakarta

BAB I PENDAHULUAN

Uterotonik (oxytocic) merupakan obat-obatan yang mengandung ergonovine, ergometrine atau oxytocin. Uterotonik adalah zat yang meningkatkan kontraksi uterus.

Uterotonik banyak digunakan untuk induksi, penguatan persalinan, pencegahan serta penanganan perdarahan post partum, pengendapan perdarahan akibat abortus inkompletikus dan penanganan aktif pada Kala persalinan.Pemberian obat uterotonik adalah salah satu upaya untuk mengatasi pendarahan pasca persalinan atau setelah lahirnya plasenta. Namun, pemberian obat ini sama sekali tidak dibolehkan sebelum bayi lahir. Keuntungan pemberian uterotonika ini adalah untuk mengurangi perdarahan kala III dan mempercepat lahirnya plasenta.

BAB II PEMBAHASAN

1.

Pengertian

Misoprostol adalah suatu analog prostaglandin Elsintetik yang menghambat sekresi asam lambung dan nmenaikkan proteksi mukosa lambung.

2.

Mekanisme/ cara kerja

Setelah penggunaan oral misprostol diabsobrsi secara ekstensif dan cepat dide-esterifikasi menjadi obat aktif : asam misoprostol.Kadar puncak serum asam misoprostol direduksi jika misoprostol diminum bersama makanan.

3.

Indikasi Oksitosik Menstimulus kontraksi uterus

4.

Efek samping Dapat menyebabkan kontraksi uterin

Diare dilaporkan terjadi dalam 2 minggu pada terapi inisiasi dalam 14-40 % pasien dengan AINS yang menerima 800g / hari. Diare biasanya akan membaik dalam kurang lebih satu minggu terapi. Wanita-wanita yang menggunaklan misoprostol kadang-kadang mengalami gangguan ginekologi termasuk kram atau perdarahan vaginal.

5.

Kontra indikasi

Untuk proteksi GI, misoprostol dikontraindikasikan pada kehamilan karena resiko aborsi. Pasien-pasien harus diberi tahu untuk tidak memberikan misoprostol kepada orang lain. Pasien pasien yang menerima terapiu jangka lama AINSS untuk reumotoid arthritis, misoprostol 200g qid lebih baik daripada antagonis reseptor H2 atau sukralfat dalam mencegah gastric ulcer yang induksinya oleh AINS. Walaupun demikian misoprostol tidak menghilangkan nyeri G1 atau rasa tidak enak yang dihubungkan dengan pengunaan AINS.

6.

Cara pakai dan dosis

Peroral untuk proteksi GI selama terapi AINS : 200 gqid. Diberiksan bersama makanan, jika dosis ini tidak ditolerir : 100g qid dapat digunakan. Bentuk sediaan : tablet 100,200g. Misoprostol juga tersedia dalam kombinasi dengan diklofenak.

7.

Contoh obat

Misoprostol Tablet : Gastrul isi : misoprostol 200 mcg / tablet.