Anda di halaman 1dari 6

Praktikum Kimia Dasar II

Tahun Akademik 2013/2014



Identifikasi Kation Golongan IV

IDENTIFIKASI KATION GOLONGAN IV

I. TUJUAN
1. Dapat mempelajari dan mengidentifikasi kation golongan IV.
2. Dapat mengetahui pereaksi spesifik dari kation golongan IV.
3. Dapat mempelajari reaksi-reaksi yang terjadi dalam
pengidentifikasian kation golongan IV.
II. TEORI
Kation-kation golongan IV atau yang disebut juga dengan golongan alkali
tanah yang terdiri atas tiga kation, yaitu Ba
2+
, Ca
2+
, dan Sr
2+
. Kation-kation
golongan IV ini membentuk endapan dengan amonium karbonat dengan
adanya amonium klorida dalam suasana netral atau sedikit basa. Larutan
amonium karbonat 1 M. Reagen tidak berwarna, memperlihatkan reaksi
basa karena hidrolisis :
CO
3
2-
+ H
2
O HCO
3
+ OH
Reagen terurai oleh asam-asam (bahkan pada asam asetat), terbentuk
gas karbondioksida:
CO
3
2-
+ 2CH
3
COOH CO
2

+ H
2
O + 2CH
3
COO
Reagen harus dipakai dalam suasana netral atau sedikit basa. Amonium
karbonat komersial selalu mengandung amonium hidrogen karbonat
(NH
4
HCO
3
) dan amonium karbamat NH
4
O(NH
2
)CO. Senyawa ini harus
dihilangkan sebelum memulai dengan reaksi golongan, karena garam-
garam alkali tanah keduanya larut dalam air. Ini dapat dilakukan dengan
mendidihkan larutan reagen sebentar, baik amonium hidrogen karbonat
maupun amonium karbamat, diubah menjadi amonium karbonat dengan
cara ini:
2HCO
3
-
CO
3
2-
+ CO
2

+ H
2
O
Kation-kation golongan ke-empat, tidak bereaksi dengan asam klorida,
hidrogen sulfida ataupun dengan amonium sulfida, tetapi amonium
karbonat membentuk endapan putih. Uji ini harus dijalankan dalam larutan
netral atau basa. Jika tidak ada amonium atau ion amonium, magnesium
juga akan mengendap. Endapan putih yang terbentuk dengan reagen
Praktikum Kimia Dasar II
Tahun Akademik 2013/2014

Identifikasi Kation Golongan IV

golongan adalah barium karbonat (BaCO
3
), strontium karbonat (SrCO
3
)
dan kalsium karbonat (CaCO
3
).
Ketiga logam alkali tanah ini menguraikan air dengan laju yang
berbeda, dengan membentuk hidroksida dan gas nitrogen. Hidroksidanya
merupakan basa kuat meskipun dengan kelarutan yang berbeda-beda,
barium hidroksida adalah yang paling mudah larut sedangkan kalsium
hidroksida yang paling sedikit larut diantara kation golongan ini. Klorida
dan nitrat dari alkali tanah sangat mudah larut, sedangkan karbonat,
sulfat, fosfat, dan oksalatnya tidak larut. Sulfidanya dapat dibuat hanya
dalam keadaan kering, semua sulfida terhidrolisa dalam air, membentuk
hidrogen sulfida dan hidroksida, misalnya :
2BaS + H
2
O 2Ba
2+
+ 2HS
-
+ 2OH
-
Garam-garamnya membentuk larutan yang tidak berwarna, kecuali kalau
anionnya berwarna. Alkali tanah bersifat hampir serupa dengan yang lain
larut dalam air, jadi sukar untuk membedakannya dan terutama untuk
memisahkannya.
Adapun kation golongan IV terdiri dari :
a. Barium (Ba
2+
)
Barium adalah logam putih perak, dapat ditempa dan liat, yang stabil
dalam udara kering. Kation barium (Ba
2+
) berwarna dasar bening. Barium
bereaksi dengan air dalam udara yang lembab, membentuk oksida atau
hidroksida. Barium melebur pada suhu 710 C. Logam ini bereaksi dengan
air pada suhu ruang, membentuk barium hidroksida dan hidrogen :
Ba + 2H
2
O Ba
2+
+ H
2

+ 2OH
-
Asam encer melarutkan barium dengan mudah dengan mengeluarkan
hidrogen :
Ba + 2H
2+
Ba
2+
+ H
2

Barium adalah bivalen dalam garam-garamnya, membentuk kation
barium(II). Klorida dan nitratnya larut, tetapi dengan menambahkan asam
klorida pekat atau asam nitrat pekat kepada larutan barium, barium klorida
atau nitrat mungkin mengendap akibat hukum kegiatan massa.
Praktikum Kimia Dasar II
Tahun Akademik 2013/2014

Identifikasi Kation Golongan IV

Dalam reaksi-reaksi kation barium (Ba
2+
) ini larutan yang digunakan
adalah BaCl
2
.2H
2
O atau Ba(NO
3
)
2
0,25 M. Berikut ini merupakan reaksi
reaksi dari barium :
1. Dengan penambahan amonia, tidak terjadi endapan barium hidroksida
karena kelarutannya yang relatif tinggi. Sedikit kekeruhan mungkin
terjadi ketika menambahkan reagen, ini disebabkan oleh sejumlah
kecil amonium karbonat, yang sering terdapat dalam reagen yang
telah lama.
2. Dengan penambahan larutan amonium karbonat, didapatkan endapan
putih barium karbonat, yang larut dalam asam asetat dan dalam asam
mineral encer.
Ba
2+
+ CO
3
2-
BaCO
3

putih
3. Dengan penambahan larutan amonium oksalat, didapatkan endapan
putih barium oksalat (Ba(COO)
2
), yang hanya sedikit larut dalam air,
tetapi dilarutkan dengan mudah oleh asam asetat encer dan oleh
asam mineral.
Ba
2+
+ (COO)
2
2-
Ba(COO)
2

putih
4. Dengan penambahan asam sulfat encer, didapatkan endapan putih
barium sulfat (BaSO
4
), yang berbutir halus, berat, dan tidak larut
dalam air, hampir tidak larut dalam asam encer dan dalam larutan
ammonium sulfat, serta larut cukup baik dalam asam sulfat pekat
mendidih. Lebih baik lagi dengan menambahkan amonium asetat,
diperoleh bentuk yang lebih mudah disaring.
Ba
2+
+ SO
4
2-
BaSO
4

putih
5. Dengan penambahan larutan kalium kromat, didapatkan endapan
kuning barium kromat, yang tidak larut dalam air.
Ba
2+
+ CrO
4
2-
BaCrO
4

kuning
b. Strontium (Sr
2+
)
Strontium adalah logam putih perak, yang dapat ditempa dan liat.
Strontium melebur pada 771 C. Sifat-sifatnya serupa dengan barium.
Dalam reaksi-reaksi kation strontium dipakai larutan 0,25 M SrCl
2
.6H
2
O
atau Sr(NO
3
)
2
.
Praktikum Kimia Dasar II
Tahun Akademik 2013/2014

Identifikasi Kation Golongan IV

Berikut ini merupakan reaksi-reaksi dari strontium :
1. Dengan penambahan larutan amonia, tidak didapatkan endapan.
2. Dengan penambahan amonium karbonat, didapatkan endapan putih
strontium karbonat.
Sr
2+
+ CO
3
2-
SrCO
3

putih
3. Dengan penambahan asam sulfat encer , endapan putih strontium
sulfat.
Sr
2+
+ SO
4
2-
SrSO
4

putih
4. Dengan penambahan amonium oksalat, didapatkan endapan putih
strontium oksalat.
Sr
2+
+ (COOH)
2
2-
Sr(COO)
2

putih

5. Dengan penambahan kalium kromat, didapatkan endapan kuning
strontium kromat.
Sr
2+
+ CrO
4
2-
SrCrO
4

kuning
c. Kalsium (Ca
2+
)
Kalsium adalah logam putih perak, yang agak lunak. Melebur pada suhu
845 C. Logam ini dipengaruhi oleh oksigen di atmosfer dan udara
lembab, pada reaksi ini terbentuk kalsium oksida dan kalsium hidroksida.
Kalsium membentuk kation kalsium(II) (Ca
+2
) dalam larutan air.
Dalam reaksi-reaksi kation kalsium (Ca
2+
) dapat dipakai larutan,
CaCl
2
.6H
2
O 0,5 M. Berikut ini merupakan reaksi-reaksi dari kalsium :
1. Dengan penambahan larutan amonia, tidak didapatkan endapan,
karena kalsium hidroksida larut cukup banyak. Dengan zat pengendap
yang telah lama dibuat, mungkin timbul kekeruhan karena
terbentuknya kalsium karbonat.
2. Dengan penambahan amonium karbonat, didapatkan endapan amorf
putih kalsium karbonat.
Ca
2+
+ CO
3
2-
CaCO
3

putih
3. Dengan penambahan asam sulfat encer, didapatkan endapan putih
kalsium sulfat.
Ca
2+
+ SO
4
2-
CaSO
3

putih
Praktikum Kimia Dasar II
Tahun Akademik 2013/2014

Identifikasi Kation Golongan IV

4. Dengan penambahan amonium oksalat, didapatkan endapan putih
kalsium oksalat, segera dari larutan-larutan pekat dan lambat dari
larutan-larutan encer.
Ca
2+
+ (COO)
2
2-
Ca(COO)
2

putih
5. Dengan penambahan kalsium sulfat jenuh, tidak terbentuk endapan
6. Dengan penambahan larutan kalium kromat, tidak terjadi endapan dari
larutan-larutan encer, juga tidak dengan larutan-larutan pekat dengan
adanya asam asetat.
7. Dengan penambahan larutan kalium heksasianoferat(II), didapatkan
endapan putih garam campuran.
Ca
2+
+ 2K
+
+ [Fe(CN)
6
]
4-
K
2
Ca[Fe(CN)
6
]
putih
Kation-kation golongan IV ini terletak pada golongan yang sama pada
sistem periodik unsur. Hal ini menyebabkan kation Ba
2+
, Ca
2+
, dan Sr
2+
memiliki sifat yang sama yaitu, sama-sama larut dalam asam asetat dan
menghasilkan gas karbon dioksida. Menurut reaksi :
Ba(NO
3
)
2
+ 2CH
3
COOH Ba(CH
3
COO)
2
+ H
2
O + CO
2


Ca(NO
3
)
2
+ 2CH
3
COOH Ca(CH
3
COO)
2
+ H
2
O + CO
2


Sr(NO
3
)
2
+ 2CH
3
COOH Sr(CH
3
COO)
2
+ H
2
O + CO
2


Barium ditemukan hanya terkombinasi dengan unsur lainnya,
terutama dengan sulfat dan karbonat dan dipersiapkan secara elektrolisis
dengan klorida.
Ba
2+
direaksikan dengan K
2
CrO
4
akan menghasilkan endapan kuning
BaCrO
4
yang tidak larut dalam asam asetat. Menurut reaksi :
Ba(CH
3
COO)
2
+ K
2
CrO
4
BaCrO
4

kuning
+ 2CH
3
COOK
Kalsium adalah unsur paling berlimpah kelima oleh massa dalam
tubuh manusia, di mana itu adalah utusan ionik umum seluler dengan
banyak fungsi, dan berfungsi juga sebagai elemen struktural dalam tulang.
Ini adalah kalsium bernomor atom relatif tinggi dalam kerangka yang
menyebabkan tulang menjadi radio-opak.
Praktikum Kimia Dasar II
Tahun Akademik 2013/2014

Identifikasi Kation Golongan IV

Ca
2+
akan menghasilkan endapan putih CaC
2
O
4
bila direaksikan
dengan amonium oksalat. Menurut reaksi :
Ca(CH
3
COO)
2
+ (NH
4
)
2
C
2
O
4
CaC
2
O
4

putih
+ 2CH
3
COONH
4