Anda di halaman 1dari 7

BAB III

METODOLOGI PRAKTIKUM
1.1.

Tempat dan Tanggal Praktikum


Praktikum Biofarmasetika dan Farmakokinetika II (BFFK II) dilaksanakan pada :
Hari, tanggal

: Selasa, 20 September 2016

Pukul

: 07:30 10:00 WIB

Tempat

: Laboratorium PBB FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

1.2.

Alat dan Bahan


Alat :

1.
2.
3.
4.
5.
6.

1.3.

Spektrofotometer UV Vis
Beaker glass
Gelas Ukur
Pipet tetes
Labu Pengenceran
Mikropipet

Bahan :
1. Aquadest
2. Paracetamol
3. NaOH

Prosedur Kerja

A. Pembuatan Larutan NaOH 0,1 N


-

Serbuk NaOH ditimbang sebanyak 2 gram


Serbuk NaOH dilarutkan dalam 500 ml aquadest
Larutan NaOH dikocok hingga terlarut sempurna

B. Pembuatan Larutan Induk Parasetamol 500 ppm


-

Serbuk Parasetamol ditimbang sebanyak 50 mg


Serbuk Parasetamol dilarutkan dalam 100 ml aquadest
Larutan Induk Parasetamol dikocok hingga terlarut sempurna

C. Operating Time
-

Dibuat larutan NaOH 0,1 N dan larutan induk parasetamol


dengan kadar 500 ppm

Baca intensitas warna yang terjadi pada spektrofotometer pada panjang


gelombang 257 nm dengan blangko alkali (NaOH) untuk parasetamol,

Pembacaan serapan dilakukan setiap interval waktu 5 menit paling tidak selama
60 menit.

Plotkan serapan yang terbaca vs waktu pada kertas grafik numeric, dan tetapkan
beberapa lama larutan parasetamol mempunyai serapan tetap.

D. Penentuan Panjang Gelombang Maksimum


-

Buat dua macam kadar larutan parasetamol: 2 ppm dan 10 ppm

Baca intensitas serapan yang terjadi pada spectrofotometer pada panjang


gelombang 200-400 nm

Plotkan serapan yang terbaca vs panjang gelombang pada kertas grafik numeric
dan tetapkan berapa panjang gelombang maksimumnya .

E. Pembuatan Kurva Kalibrasi


-

Buat satu seri larutan parasetamol dalam aquadest dengan kadar 1 ppm, 2 ppm,4
ppm, 6 ppm, dan 8 ppm

Baca intensitas serapannya yang terjadi dari masing-masing kadar pada


gelombang yang telah ditemukan.

Buat persamaan dari kurva baku dengan menggunakan persamaan kuadrat


terkecil, hitung koefisien korelasinya.

PERHITUNGAN

A. Pembuatan Larutan NaOH 0,1 N


Mr NaOH
: 40
N NaOH
: 0,1 N
V : 500 ml (labu yang digunakan adalah labu berukuran 500 ml)
gram 1000
N=
x
Mr
V

0,1 N

gram 1000
x
40
500

0,1 N

gram
x2
40

4
=2 gram
2

B. Pembuatan Larutan Induk Parasetamol 500 ppm


500 g 0,5 mg
500 ppm=
=
ml
ml
Kemudian dimasukkan ke dalam labu 100 ml, maka Parasetamol

yang ditimbang adalah

0,5 mg
x 100 ml=50 mg Parasetamol
ml

C. Pengukuran Serapan Larutan Parasetamol pada


Konsentrasi 2 ppm dan 10 ppm
Volume yang diambil untuk mengukur serapan pada
konsentrasi 2 ppm (labu yang digunakan adalah labu 10
ml)
V1 . M1 = V2 . M2
10 ml . 2 ppm
= X . 500 ppm
10 ml . 2 ppm 20 ml
X=
=
=0,04 ml=40 l
500 ppm
500
Volume yang diambil untuk mengukur serapan pada
konsentrasi 10 ppm (labu yang digunakan adalah labu 10
ml)
V1 . M1

= V2 . M2

10 ml . 10 ppm
X=

= X . 500 ppm

10 ml . 10 ppm 100 ml
=
=0,2 ml=200 l
500 ppm
500

D. Pembuatan Seri Pengenceran Larutan Parasetamol


dengan Konsentrasi 1 ppm, 2 ppm, 4 ppm, 6 ppm dan 8
ppm.
(Labu yang digunakan adalah labu 10 ml)
Konsentrasi 1 ppm
V1 . M1
= V2 . M2
10 ml . 1 ppm

X=

10 ml . 1 ppm 10 ml
=
=0,02 ml=20 l
500 ppm
500

X=

= X . 500 ppm

Konsentrasi 2 ppm
V1 . M1
= V2 . M2
10 ml . 2 ppm
= X . 500 ppm

10 ml . 2 ppm 20 ml
=
=0,04 ml=40 l
500 ppm
500

Konsentrasi 4 ppm

V1 . M1
= V2 . M2
10 ml . 4 ppm
= X . 500 ppm
X=

10 ml . 4 ppm 40 ml
=
=0,08 ml=80 l
500 ppm
500

Konsentrasi 6 ppm

V1 . M1
= V2 . M2
10 ml . 6 ppm
= X . 500 ppm
X=

10 ml . 6 ppm 60 ml
=
=0,12ml=120 l
500 ppm
500

Konsentrasi 8 ppm

V1 . M1
= V2 . M2
10 l . 8 ppm
= X . 500 ppm

X=

10 ml . 8 ppm 80 ml
=
=0,16 ml=160 l
500 ppm
500

LAMPIRAN

Gambar

Keterangan

Penyiapan alat dan bahan sebelum memulai


praktikum

Proses penimbangan serbuk NaOH yang di


perlukan untuk pembuatan larutan NaOH
0,1 N (blanko)

Proses penimbangan serbuk Parasetamol


yang di perlukan untuk pembuatan Larutan
Induk Parasetamol 500 ppm

Proses memasukkan serbuk NaOH ke dalam


Labu 500 ml untuk pembuatan larutan
NaOH 0,1 N

Proses menambahkan aquades (add) hingga


500 ml untuk pembuatan Larutan NaOH 0,1
N

Larutan NaOH 0,1 N yang telah jadi dan


digunakan sebagai blanko

Proses memasukkan serbuk Parasetamol ke


dalam Labu 100 ml untuk pembuatan larutan
Induk Parasetamol 500 ppm

Proses menambahkan aquades (add) hingga


100 ml untuk pembuatan Larutan Induk
Paracetamol 500 ppm