Anda di halaman 1dari 3

UNIVERSITAS KRISTEN KRIDA WACANA

Jl. Terusan Arjuna No 6, Kebon Jeruk, Jakarta-Barat


STATUS ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN
SMF PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN
FAKULTAS KEDOKTERAN UKRIDA
RUMAH SAKIT FAMILY MEDICAL CENTER
Nama Mahasiswa

: Kevin dyonghar

Tanggal

: 13 Mei 2013

NIM

: 11.2015.090

Tanda tangan :

Dokter Pembimbing/penguji : dr. Wong Hendra, Sp.KK

I.

IDENTITAS PASIEN
Nama
Umur
Jenis Kelamin
Suku Bangsa
Status Perkawinan

II.
I.

: Tn.S
: 72 tahun
: Laki-laki
: Jawa
: Menikah

Agama
Pekerjaan
Hobi
Pendidikan
Alamat
Telp

: Islam
: Pensiunan TNI
:: SMA ( akademik)
: Sentul selatan
:-

ANAMNESIS
ANAMNESIS
Dilakukan secara Autoanamnesis, tanggal
Keluhan Utama
: Gatal- gatal pada punggung tangan
Keluhan Tambahan
: Luka
Riwayat Perjalanan Penyakit
Pasien datang ke poli kulit Family medical center dengan keluhan gatal pada
kulit punggung tangan sejak 1 minggu yang lalu. Mulanya timbul benjolanbenjolan kecil, dan karena adanya rasa gatal yang makin lama makin menghebat,
menyebabkan pasien sering menggaruk garuk punggung tangannya.
Pasien mengatakan bahwa ia menutupi bekas garukan tersebut dengan plester.
Namun setelah plester di lepas, kulit di bekas garukan jadi terkelupas sehingga
menyebabkan timbulnya luka pada daerah tersebut.
Selain di punggung tangan, gatal gatal juga dirasakan di daerah tungkai.
Pasien menyangkal adanya kontak dengan bahan-bahan kimia, sabun, dan zat iritan
lainnya. Pasien mengakui mempunyai riwayat alergi terhadap ikan laut.

Riwayat Penyakit Dahulu


Pasien belum pernah menderita sakit serupa sebelumnya. Riwayat asma disangkal
oleh pasien. Pasien mempunyai alergi terhadap ikan laut.
Riwayat Penyakit Keluarga
Tidak ada anggota keluarga yang mengalami sakit serupa dengan pasien.
III. PEMERIKSAAN UMUM
Kesadaran
: Compos Mentis
Tekanan Darah : 100/50 mmHg
Nadi
: 76x/menit
Suhu
IV.

: 36,5

VI.

: Tampak sehat
::-

Berat Badan

:-

Pernapasan
: 18x/menit
PEMERIKSAAN FISIK
a. Pemeriksaan Fisik Kulit
Tipe warna kulit
: skin type 3
Kelembaban kulit
: kering
Suhu Kulit
: normotermi
Tekstur Kulit
: normal (keriput)
Lesi Kulit
: Makula apigmentasi, makula hipomelanotik,aging skin
b. Pemeriksaan Rambut
Alopesia
: alopesia areata
Warna
: uban
Batang rambut
: kasar, pecah, tidak ada telur kutu
Rontok
: Mudah rontok
Ketombe
: Tidak terdapat ketombe
c. Pemeriksaan Kuku
Keadaan kuku
: bersih, terawat, pendek
Warna kuku
: agak pucat
Permukaan Kuku
: terdapat lekukan, tidak terlalu kuat, dan tidak ada
tanda radang.
Dasar Kuku
Bentuk jari tangan

V.

Keadaan Umum
Keadaan Gizi
Tinggi Badan

: kuat, tidak nyeri dan tidak terdapat tanda radang.


: normal

STATUS DERMATOLOGIKUS
a. Lokasi / region : Pada dorsum manus dextra.
b. Ukuran : diameter 3 cm
c. Bentuk : bulat
d. Effloresensi
i. Primer
: papul
ii. Skunder
: Lesi berupa erosi dan eskoriasi, berukuran numular,
berbatas tegas dengan krusta menutupi lesi
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Tidak di lakukan

VII. DIAGNOSA PEMBANDING


Dermatitis Kontak
Dermatitis Atopik
2

VIII. DIAGNOSIS KERJA/DIAGNOSIS SEMENTARA


Dermatitis Numularis
Dasar Diagnosis :
Berdasarkan Anamnesis : pasien mengatakan awalnya yang timbul adalah

bercak putih yang tiba-tiba meluas.


Gambaran klinis : berupa makula putih yang dapat

meluas dan hanya

terdapat di tempat-tempat tertentu, serta adanya alopesia aerata. Juga


terdapat gejala krisis emosi yang dapat menjadi faktor pencetus.

IX.

PENATALAKSANAAN
Medikamentosa :
Losio metoksalen 1% yang diencerkan 1 : 10 dengan spiritus silutus, Topikal.
Nonmedikamentosa :
Konseling untuk memupuk kepercayaan diri pasien dan sebagai wadah untuk saling
berbagi untuk mengatasi stress dan gangguan emosionalnya.

X.

PENCEGAHAN
Sebaiknya tidak sering terpapar sinar matahari
Menggunakan tabir surya, topi yang cukup lebar apabila akan beraktivitas di
luar rumah untuk menghindari resiko terbakar sinar matahari

XI.

KOMPLIKASI
Dapat menyebabkan perkembangan kanker kulit
Memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terbakar sinar matahari
Tekanan Emosional

XII. PROGNOSIS
Pengobatan vitiligo kurang memuaskan.