Anda di halaman 1dari 8

Kelas : R58

Mata kuliah : Manajemen Strategi (MS)


Dosen : Dr. Ir. Lukman M. Baga, MAEc

ANALISIS EKSTERNAL DAN ANALISIS INDUSTRI


(CHASE STUDY AT PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK)

Disusun Oleh:

Debbie Megasari K15170009


Dore Rhendy Mamori K15170011
Ganistie Furry Qisthina K15170017
Nurlaila Firdani Fajri K15170033
Pradana Jati Kusuma K15170036
Wahana Halian K15170050

PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN DAN BISNIS


INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2017
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Suatu perusahaan dalam perkembangannya pasti tidak akan lepas dari pengaruh
lingkungan internal dan eksternal. Kebijakan manajemen perusahaan dalam menjalankan dan
menentukan arah perusahaan, sangat ditentukan oleh lingkungan perusahaan. Dalam proses
penentuan ini perusahaan harus melakukan proses scanning lingkungan internal untuk
memindai kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan, selain itu perusahaan
harus memindai lingkungan eksternal untuk mengatasi adanya ancaman dan memanfaatkan
peluang yang dimiliki oleh perusahaan (Wheelen 2010). Proses scanning bertujuan agar
perusahaan dapat terhindar dari situasi startegis yang akan berakibat negatif bagi perusahaan.
Kondisi lingkungan internal dan eksternal ini akan secara tidak langsung membantu
manajemen untuk mengindentifikasi langkah apa yang dapat ditempuh untuk menjalankan
strategi perusahaan. Perusahaan dituntut untuk menyusun langkah strategis yang tepat, karena
dengan tindakan ini perusahaan bisa mengembangkan perusahaan mengikuti tuntutan pasar.
Menurut Nugroho (1999) dalam proses perumusan strategi diperlukan suatu analisis
mendalam serta menyeluruh mengenai lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Salah
satu cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam menentukan strategi yang sesuai
adalah dengan menggunakan analisis lingkungan. Lingkungan perusahaan yang memiliki
peran yang cukup besar dalam menentukan strategi yang akan dikembangkan oleh
perusahaan adalah lingkungan eksternal.
Lingkungan eksternal sifatnya sulit untuk dipastikan sehingga merupakan hambatan
terbesar bagi perusahaan dalam membuat perencanaan secara jangka panjang dan membuat
strategi perusahaan dalam rangka menjaga perusahaan tumbuh dalam lingkungan eksternal
yang berubah terus menerus. Di sisi lain situasi lingkungan yang tidak pasti tersebut juga
merupakan suatu peluang karena menciptakan lahan baru yang ditopang oleh kreativitas dan
inovasi yang akan memberikan peran penting bagi perusahaan berkembang lebih pesat lagi.
Dalam kasus ini PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, yang merupakan perusahaan
manufaktur yang berfokus pada industri makanan, menjalankan strategi dengan
memperhatikan faktor lingkungan dalam pengembangan perusahaan nya, sehingga
perusahaan ini bisa bertahan kurang lebih selama 27 tahun di industri makanan di Indonesia
bahkan dunia. Faktor eksternal apa saja yang berpengaruh terhadap perkembangan
perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk ini akan dibahas pada tulisan ini lebih lanjut.

Tujuan
Tujuan yang hendak dicapai dalam tulisan ini adalah untuk mengetahui perubahan
faktor eksternal yang mempengaruhi bisnis perusahaan, menganalisis peluang dan ancaman
serta probability perusahaan, menganalisis dalam bidang industri dan mengetahui model
penelitian yang dapat dikembangkan berdasarkan faktor-faktor yang dianalisis.

PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian tersebut di atas perumusan masalah yang dapat dijelaskan adalah
sebagai berikut:
1. Perubahan faktor eksternal apa yang berpengaruh terhadap perusahaan PT. Indofood
Sukses Makmur Tbk dan apa dampak dari perubahan tersebut?
2. Peluang dan ancaman apa yang dihadapi perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur
Tbk serta bagaimana probability-nya?
3. Bagaimana anda menganalisis industri PT. Indofood Sukses Makmur Tbk menurut M.
Porter?
4. Model-model penelitian seperti apa yang dapat anda kembangkan berdasarkan faktor-
faktor yang anda analisis dari faktor eksternal ini?

ANALISIS

1. Perubahan faktor eksternal apa yang berpengaruh terhadap perusahaan PT. Indofood
Sukses Makmur Tbk dan apa dampak dari perubahan tersebut?

Berdasarkan analisis kelompok kami, faktor eksternal yang berpengaruh terhadap


perkembangan perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk diantaranya:
Ekspansi pasar
Menurut catatan Bursa Efek Indonesia tahun 1994, PT. Indofood Sukses
Makmur Tbk berhasil menguasai 90% pasar mie instan di Indonesia. Sedangkan di
Australia, Indofood dengan kategori mie instan berhasil menguasai hingga 70%. Oleh
karena itu, harga Indomie di Australia sendiri senilai 69 sen atau kurang lebih Rp.
5700,-. Selain Indomie, Indofood memproduksi sejumlah merek mie instan lainnya,
seperti Sarimi dan Supermi. Namun, Indomie menjadi penyumbang terbesar bagi
pendapatan dari divisi mie instan Indofood. Pada 2009 lalu, total nilai penjualan mie
instan meningkat 7,2 persen menjadi Rp 11,68 triliun dari Rp 10,90 triliun di 2008.
Kenaikan ini disebabkan oleh naiknya volume penjualan dan kenaikan harga pada
2008 dan 2009. Peningkatan penjualan dan turunnya biaya produksi menaikkan
marjin laba usaha divisi ini menjadi 11,8 persen pada tahun 2009 dari 4,1 persen pada
2008.
Sudah bertahun-tahun PT. Indofood Sukses Makmur Tbk bertahan di pasar
negara lain seperti Autralia, Nigeria, dll. Daur hidup produknyapun, tetap berada di
puncaknya bahkan mengalahkan mie instan dari negaranya sendiri maupun negara
luar lainnya. Tetapi dengan harga Indomie yang begitu tinggi dibandingkan di
Indonesia, perusahaan tetap saja harus membayarkan pajak usaha dari keuntungan
yang diperoleh perusahaan.
Mie instan merek Indomie dilisensikan ke beberapa negara Timur Tengah
dan Afrika seperti Nigeria. Di Nigeria, ICBP memberi lisensi eksklusif dalam
menyuplai bumbu dan kemasan mie instan.
Sosial dan Budaya
Faktor sosial dan budaya, menitikberatkan kepada tata nilai dan sikap dari
masyarakat. PT. Indofood Sukses Makmur Tbk melihat dan menyesuaikan terlebih
dahulu produknya sebelum akhirnya mampu menguasai pasar negara lain. Tata nilai
dan sikap masyarakat ini akan mempengaruhi gaya hidup masyarakat yang pada
gilirannya akan mempengaruhi pada permintaan produk terhadap perusahaan.
Indofood juga perlu melakukan studi kelayakan untuk produknya sebelum memasuki
pasar negara lain, karena seperti Taiwan dan Hongkong bukan merupakan pasar mie
instan yang besar. Sehingga strategi pemasaran dan jumlah produksi tidak sebanyak di
negara lain termasuk indonesia sendiri. Iklan yang digunakan oleh Indofood juga
berbeda di tiap negara serta memiliki ciri khas tersendiri sesuai dengan budaya negara
tersebut.
Teknologi
Indofood harus memahami pengaruh perubahan faktor teknologi terhadap
kegiatan operasional perusahaan serta pemahaman tentang kemampuan
perusahaannya dalam menciptakan produk. Perkembangan teknologi ini, selain
dengan menunjang tercapainya tujuan perusahaan dapat juga menjadi ancaman bagi
merosotnya produktifitas perusahaan. Keberadaan mesin berteknologi canggih, mulai
dari proses mixing, pressing, slitting, steaming, cutting and folder, friying, cooling,
dll. Hal ini perlu diperhatikan efisiensi dan efektivitasnya. Teknologi harus
disesuaikan dengan produktivitas dan keamanan dalam penggunaannya, sehingga
dapat bersaing dengan pesaing dan produk dapat diterima oleh masyarakat. Teknologi
lain seperti internet dan sosial-network lain juga ditempuh Indofood untuk
memasarkan produknya karena menjadi salah satu strategi pemasaran saat ini yang
perlu diperhatikan.
Demografi
Indofood telah memasarkan produknya ke mancanegara seperti Amerika
Serikat, Australia, berbagai negara Asia dan Afrika serta negara-negara Eropa.
Pemasaran Indomie dari perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Sukses
Makmur ini menargetkan kepada konsumen dengan rentang usia diatas 3 tahun.
Karena akan kurang pantas jika dikonsumsi oleh batita (bayi dibawah tiga tahun)
mereka masih membutuhkan asupan gizi yang lebih baik, makanan-makanan
bermanfaat bagi pertumbuhan mereka. Tetapi apabila untuk dikonsumsi sekali-kali
tidak apa-apa. Dari sisi jenis kelamin, dapat dikonsumsi oleh pria maupun wanita.
Dari sisi penghasilan, harga mie instan Indomie sendiri masih cukup terjangkau di
Australia bila dibandingkan dengan rata-rata penghasilan warga mereka per tahun.
Geografi
Hal yang diperhatikan adalah pada proses pengiriman (ekspor dan impor).
Dari segi biaya penyimpanan gudang, biaya transport, sehingga proses distribusi dapat
lebih cepat dan efisien sesuai dengan permintaan dan konsumen mudah dalam
memperoleh produk indofood. Indofood perlu memperhatikan lingkungan terutama
dalam pengolahan limbah dan memberi sesuatu untuk lingkungan.
Politik dan Hukum
Pengaruh politik dan hukum terhadap industri sapi potong dapat dinilai dari
berbagai peraturan maupun kesepakatan berbagai pihak yang terkait, misalnya
kesepakatan WTO dan AFTA yang berskala internasional, atau Peraturan Daerah
(Perda) yang lingkupnya lebih sempit. Hukum dagang PT. Indofood Sukses Makmur
Tbk, yang pada awalnya didirikan dengan nama PT. Panganjaya Intikusuma
berdasarkan akta pendirian no.228 yang kemudian diubah dengan akta no. 249, dan
akta no.171 tanggal 15 november 1994. Tujuan utama didirikannya PT. Indofood
Sukses Makmur Tbk adalah memproduksi makanan olahan (khususnya mie instan),
pengolahan gandum menjadi tepung terigu, industri makanan terpadu, distribusi,
perkebunan, dan pengolahan kelapa sawit. Dan UU No.5 tahun 1999 tentang
Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Sebelum adanya
undang-undang ini, Indofood menguasai pangsa pasar 90% disektor mie instan dan
90% tepung terigu nasional melalui Bogasari Flour Mills.
Selain itu Indofood yang memproduksi Indomie juga perlu terintegrasi dengan
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Karena seperti penarikan Biro
Keamanan Makanan Departemen Kesehatan Taiwan mengaku menemukan methyl p-
hydroxybenzoate dan benzoid acid, dua bahan pengawet yang dilarang digunakan
untuk makanan.

2. Peluang dan ancaman apa yang dihadapi perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk
serta bagaimana probability-nya?

Berdasarkan analisis kelompok kami, peluang dihadapi PT. Indofood Sukses Makmur Tbk
yaitu:
Peluang pasar di luar negeri yang masih terbuka lebar
Pasar domestik yang berkembang
Potensi kearifan lokal yang dapat dikembangkan untuk melakukan inovasi produk
Produk dapat diterima dan banyak diminati oleh masyarkat
Daya beli konsumen yang meningkat sepanjang tahun
Perkembangan teknologi yang cukup pesat sehingga memudahkan dalam proses
promosi dan penjualan produk
Sedangkan ancaman yang dihadapi perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk yaitu:
Adanya kompetitor yang menghasilkan produk sejenis
Persaingan yang ketat dalam iklan dan inovasi
Kompetitor mengeluarkan produk yang lebih inovatif
Kompetitor menguasai pangsa pasar produk serupa
Pajak penjualan yang besar
Krisis ekonomi dunia
Pengetahuan konsumen yang semakin berkembang terkait kandungan bahan kimia
yang cukup berbahaya dalam produk, jika produk dikonsumsi berlebih akan
merusak kesehatan
Kenaikan harga bahan baku

Probibality yang akan terjadi hasil dari analisis ini yaitu, jika dilihat dari sisi
opotunity, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk memiliki banyak peluang untuk
pengembangan perusahaan, baik berupa peluang dari lingup dalam negeri maupun luar
negeri. Produk yang dihasilkan oleh PT. Indofood dipasaran dalam negeri sudah banyak
diterima oleh konsumen, terlebih karena perusahaan ini banyak melakan inovasi dalam
pengembangan produknya dan gencar melakukan pemasaran di berbagai media.Selain itu
PT. Indofood sudah melakukan ekspansi pemasaran sampai ke pasar luar negeri dan
berdasarkan data bahwa konsumen produk indofood terutama untuk produk mie instan
sudah menguasai pasar mie di negara tersebut.
Akan tetapi jika dilihat dari segi ancaman yang akan ditimbulkan, dikhawatirkan
dengan semakin banyaknya kompetitor dengan produk sejenis dan adanya aturan regulasi
yang cukup ketat akan menurunkan pangsa pasar produk indofood sehingga dapat
mengurangi jumlah pendapatan yang diterima oleh perusahaan. Solusi yang harus
dijalankan oleh indofood adalah terus melakukan inovasi produk agar Indofood tetap
menguasai pangsa pasar, meskipun upaya ini memiliki dampak pada peningkatan
pengeluaran perusahaan yang dapat menurunkan pendapatan.

3. Bagaimana anda menganalisis industri PT. Indofood Sukses Makmur Tbk menurut M.
Porter?

Michael Porter (1980) berpendapat perusahaan harus memperhatikan tingkat


persaingan dalam industry untuk tetap menjaga tingkat keuntungan dan keberlangsungan
perusahaan dalam jangka panjang. Faktor-faktor yang menentukan digambarkan sebagai
berikut:

Berdasarkan analisis yang telah kami lakukan, faktor eksternal yang mempengaruhi
keberlangsungan dan tingkat keuntungan perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk
dikelompokan kedalam dua bagian yaitu opportunity (peluang) dan threat (ancaman).
Opportunities (Peluang) Threat (Ancaman)

Peluang pasar di luar negeri yang Adanya kompetitor yang


masih terbuka lebar menghasilkan produk sejenis
Pasar domestik yang berkembang Persaingan yang ketat dalam iklan
Potensi kearifan lokal yang dapat dan inovasi
dikembangkan untuk melakukan Kompetitor mengeluarkan produk
inovasi produk yang lebih inovatif
Produk dapat diterima dan banyak Kompetitor menguasai pangsa pasar
diminati oleh masyarkat produk serupa
Daya beli konsumen yang meningkat Pajak penjualan yang besar
sepanjang tahun Krisis ekonomi dunia
Perkembangan teknologi yang cukup Pengetahuan konsumen yang semakin
pesat sehingga memudahkan dalam berkembang terkait kandungan bahan
proses promosi dan penjualan produk kimia yang cukup berbahaya dalam
produk, jika produk dikonsumsi
berlebih akan merusak kesehatan
Kenaikan harga bahan baku

4. Model-model penelitian seperti apa yang dapat anda kembangkan berdasarkan faktor-
faktor yang anda analisis dari faktor eksternal ini.

Seperti yang telah diketahui bahwa, faktor faktor eksternal lingkungan sosial yang
berdampak pada jangka panjang di PT. Indofood Sukses Makmur Tbk meliputi faktor
ekonomi, teknologi, politik dan hukum, serta sosial dan budaya. Maka model penelitian yang
dapat dikembangkan dari faktor faktor tersebut adalah :
Model Peramalan
Model peramalan dilakukan untuk mengetahui keadaan ekonomi negara tujuan ekspor
dimasa mendatang, selain itu kurs dolar juga perlu diramalkan untuk mengantisipasi
terjadinya depresiasi rupiah. Model peramalan juga dilakukan untuk meramalkan hasil
penjualan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk dimasa mendatang.
Studi Kelayakan Bisnis
Untuk mengetahui selera konsumen jika terjadi pengembangan produk akibat
meningkatnya teknologi dan inovasi, misalnya ketika PT. Indofood Sukses Makmur
Tbk ingin membuat varian rasa baru dari mie instan maka perlu dilakukan studi
kelayakan bisnis untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap produk tersebut.
Sebelum memasarkan produk perlu diketahui kondisi sosial dan budaya suatu
wilayah, daerah, atau negara tujuan dengan menggunakan studi kelayakan bisnis
untuk mengetahui apakah produk tersebut sudah sesuai dengan keadaan sosial budaya
wilayah, daerah, atau Negara tujuan ekspor tersebut.
Strategi Bersaing
Strategi bersaing perlu dilakukan untuk menghadapi pendatang- pendatang baru atau
kompetitor di industri dari perusahaan.
Strategi Bertahan
Strategi bertahan juga perlu dilakukan agar PT. Indofood Sukses Makmur Tbk dapat
tetap bertahan di industry.
Model Ekonometrika
Model ekonometrika juga dapat digunakan untuk mengetahui pengaruh faktor
eksternal terhadap PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil analisis kasus yang telah kita lakukan terhadap PT. Indofood
Sukses Makmur Tbk, lingkungan eksternal yang mempengaruhi tingkat keuntungan dan
keberlangsungan perusahaan ini yaitu ekspansi pasar, teknologi, sosial budaya, demografi,
geografi, teknologi, serta politik dan hukum. Menurut teori yang dikemukakan oleh Porter
faktor-faktor eksternal ini dapat dipersempit menjadi dua bagian yaitu opportunity (peluang)
dan threat (ancaman), kedua hal ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menggunakan
model penelitian seperti model peramalan, studi kelayakan bisnis, strategi bersaing, strategi
bertahan dan model ekonometrika. Sehingga untuk bisa memaksimalkan pendapatan dan
menjaga keberlangsungan nya, maka perusahaan harus memaksimalkan peluang dan
menekan terjadi nya ancaman yang akan dan sedang terjadi, salah satunya dengan terus
menyusun strategi mengikuti perkembangan zaman dan tuntutan pasar.

DAFTAR PUSTAKA

Wheelen, T.L., and J.D. Hunger. 2012 Strategic Management and Business Policy. 13th ed.
Upper Saddle River, N.J.: Pearson Education, Inc., 2012
Porter, M.E.1980. Competitive Strategy: Techniques for Analyzing Industries and
Competitors. New York, N.Y.: The Free Press
Nugroho, Susatyo. (1999). Analisis SWOT untuk Idenifikasi Faktor-Faktor Strategik
Perusahaan dalam Proses Perumusan Strategi Manufaktur PT.
http://makalahmahasiswariau.blogspot.co.id/2015/05/lingkungan-bisnis-pt-indofood-
sukses.html (diakses 10 April 2017)
https://dwiyustiyanita.wordpress.com/2013/10/19/perusahaan-dan-lingkungan-perusahaan
(diakses 10 April 2017)