Anda di halaman 1dari 3

Melakukan penekanan terhadap titik McBurney (McBurney's point) yang terdapat di 2/3 antara

umbilikus dan anteriot superior iliac spine (ASIS).

(+) : terdapat nyeri tekan pada McBurney's point.


() : tidak ada nyeri tekan

Melakukan penekanan di beberapa titik dari mulai regio iliaca kiri hingga regio iliaca kanan dengan arah
berlawanan jarum jam.

(+) : terdapat nyeri tekan pada sepanjang titik penekanan yang bisa menjalar hingga daerah kuadran
kanan bawah (kuadran disekitar apendiks).
() : tidak ada nyeri tekan.
Blumberg's sign biasa disebut juga dengan nyeri rebound atau nyeri lepas.

Melakukan penekanan perlahan, lalu melepaskan penekanan tersebut secara tiba-tiba. Penekanan
dilakukan secara tegak lurus di empat kuadran abdomen.

(+) : terdapat nyeri lepas pada sepanjang titik penekanan yang bisa menjalar hingga daerah kuadran
kanan bawah (kuadran disekitar apendiks); menandakan adanya apendisitis atau peritonitis.
() : tidak ada nyeri lepas.

Melakukan penarikan otot psoas dengan cara melakukan ekstensi pada paha. Pemeriksaan ini disebut
juga Cope's psoas test atau Obraztsova's sign.

Pertama, posisikan pasien untuk miring ke kiri (left lateral decubitus); Kedua, tahan bokong pasien
dengan tangan kiri; Ketiga, tarik kaki pasien ke arah pemeriksa dengan menggunakan tangan kanan.

(+) : timbul nyeri pada kuadran kanan bawah abdomen saat melakukan manuver.
() : tidak ada nyeri saat melakukan manuver.
Melakukan penarikan otot obturator internus dengan cara melakukan rotasi internal
pada caput tulang femur.

Pertama, kaki pasien diangkat dan lutunya di flexikan 90 derajat tegak lurus; Kedua, tarik kaki pasien ke
arah pemeriksa untuk memberikan efek rotasi internal pada femur.

(+) : timbul nyeri pada kuadran kanan bawah abdomen saat melakukan manuver.
() : tidak ada nyeri saat melakukan manuver.