Anda di halaman 1dari 21

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny.

S DENGAN
GANGGUAN SISTEM PERSARAFAN AKIBAT
VERTIGO DI RUANG PERAWATAN XIII
RS. DUSTIRA CIMAHI

A. TINJAUAN KASUS
1. Pengkajian
a. Pengumpulan Data
1) Biodata
Nama : Ny. S
Umur : 43 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Suku Bangsa : Sunda, Indonesia
Alamat : Jln. Warung Contong RT.05 RW.14 - Cimahi
Tanggal Masuk : 05 Desember 2005 Pkl. 09.15
Tanggal Dikaji : 6 Desember 2005 Pkl. 10.00
No. Register : 051125 0003
Diagnosa Medis : Susp. Stroke + Vertigo

2) Biodata Penanggung Jawab


Nama : Tn. S
Umur : 50 tahun
Suku Bangsa : Jawa, Indonesia
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Alamat : Jln. Warung Contong RT.05 RW.14 - Cimahi
Hubungan dengan klien : Suami

1
b. Riwayat Kesehatan
1) Riwayat Kesehatan Sekarang
a) Alasan Masuk Rumah sakit
3 hari sebelum masuk rumah sakit, klien mengeluh nyeri kepala
dan pusing berdenyut, keluhan tidak disertai mual dan muntah,
keluhan disertai telinga berdenging dan klien merasakan tubuhnya
lemah sebelah kanan, kemudian keluarga langsung membawa klien
ke poly neurologi RS. Dustira setelah diperiksa dokter akhirnya
klien disarankan untuk dirawat di Ruang Perawatan VIII RS.
Dustira.
b) Keluhan Utama
Klien mengeluh pusing
c) Keluhan Saat Didata
Klien Pada saat didata klien mengeluh pusing dan sakit kepala,
keluhan dirasakan seperti berputar-putar, rasa pusing datang hilang
timbul. Dan klien mengatakan susah tidur pada malam hari karena
pusing, keluhan pusing bertambah apabila klien melakukan
aktivitas seperti berjalan ke kamar mandi, keluhan pusing
berkurang apabila klien beristirahat seperti tidur terlentang. Pusing
dan nyeri kepala menyebar ke daerah pundak/leher. Jika diukur
dengan skala nyeri 1-10 pusing dan nyeri kepala klien
dikategorikan ke dalam skala 5 (nyeri sedang)

2) Riwayat Kesehatan Masa Lalu


Klien mengatakan belum pernah mengalami penyakit yang dideritanya
seperti sekarang ini. Klien juga tidak mempunyai riwayat penyakit
jantung, hipertensi dan diabetes melitus klien mempunyai riwayat
penyakit hipertensi dan kurang darah.

2
3) Riwayat Kesehatan Keluarga
Klien mengatakan bahwa dalam keluarganya tidak ada yang memiliki
penyakit seperti klien dan tidak ada yang memiliki riwayat penyakit
keturunan seperti hipertensi dan diabetes melitus serta penyakit
menular seperti TBC.

4) Struktur Keluarga
Klien adalah anak ke-3 dari 3 bersaudara klien memiliki 2 orang anak
dan tinggal bersama 2 orang anaknya dan suami klien
Genogram :

Keterangan :
: Laki-laki
: Perempuan
: Klien
: Hubungan Keluarga
: Tinggal Serumah

3
Data Biologis
NO POLA AKTIVITAS DI RUMAH DI RUMAH SAKIT
1 2 3 4
1 Pola Nutrisi
a. Makanan
Frekuensi 3x 1 sehari 3x 1 sehari
Jenis Nasi, sayur, lauk pauk Nasi, sayur, lauk pauk,
buah
Porsi/jumlah 1 porsi habis 1/2 porsi habis
Pantangan Tidak ada Tinggi garam, pedas,
merangsang
b. Minum
Jumlah 1400-1600 cc 1200-1400 cc
Jenis Air putih, air the manis Air putih
Pantangan Tidak ada Kopi, soda
Keluhan Tidak ada Klien sering merasa mual

2 Pola Eliminasi
a. BAB
Frekuensi 1-2 x/hari Baru 1x selama dirawat
Kosistensi Lembek berbentuk Lembek
Warna Kuning tengguli Kuning tengguli

b. BAK
Frekuensi 3-4x/hari + 3x/hari
Warna Khas kuning jernih Kuning jernih
Keluhan Tidak ada Tidak ada

3 Pola Istirahat Tidur


a. Siang Kadang-kadang + 1 jam/hari
b. Malam + 6-7 jam/hari + 5-6 jam/hari
c. Keluhan Tidak ada Tidak ada

4 Personal Hygiene
a. Mandi 2x/hari Belum pernah selama
dirawat
b. Gosok gigi 2x/hari 1x sehari

c. Keramas 2x/seminggu Belum pernah keramas

d. Gunting kuku 1x/minggu Belum pernah selama


dirawat

4
5 Aktivitas Klien dapat beraktivitas secara Aktifitas berat klien
mandiri setiap harinya. selama di RS dibantu oleh
keluarga dan perawat
klien tampak hati-hati saat
melakukan aktivitas

c. Pemeriksaan fisik
1) Keadaan umum
Kesadaran : Compos Mentis
Tanda-tanda vital : Antropometri :
TD : 120/100 mmHg BB : kg
N : 78x/menit TB : cm
R : 20x/menit
S : 36,50 C
2) Sistem Panca Indera
a) Penglihatan
Kedua mata simetris, kedua sudut mata sejajar dengan pinna,
konjungtiva sedikit anemis, sklera an ikterik, terdapat arcus senilis
di daerah limbus. Tidak ada nyeri tekan disekitar bola mata. Klien
dapat membaca papan nama perawat pada jarak + 25 cm.
Pergerakan bola mata klien dapat mengikuti ke 8 arah tahapan
mata. Lapang pandang klien baik terbukti dengan klien dapat
melihat jari pemeriksa dengan pandangan perifer dengan sudut
900C klien dapat mengangkat alis kiri dan kanan secara simetris
untuk membaca Al-Quran klien menggunakan kaca mata berlensa
positif reflek pupil terhadap cahaya isokor.
b) Pendengaran
Bentuk Telinga kanan dan kiri simetris, telinga tampak bersih,
tidak ada nyeri tekan pada tragus. Pinna elastis, gendang telinga
tampak mengkilat saat terkena cahaya. Tidak ada nodul, oedem

5
dan tumor. Klien dapat mendengar gesekan rambut. Fungsi
pendengaran baik, dibuktikan dengan tes garpu tala yaitu tes rinne
: hantaran udara klien lebih panjang dari pada hantaran tulang. Tes
webber : tidak ada lateralisasi bunyi pada telinga kiri dan kanan
(kedua telinga mendengar bunyi garpu tala dengan seimbang) tes
swabach : hantaran tulang dan hantaran udara klien dengan
perawat sama.
3) Sistem Pernapasan
Bentuk hidung dan kedua hgidung simetris, tidak terdapat septum
deviasi, tidak terdapat pernafasan cuping hidung, mucosa hidung
lembab dan berwarna merah muda. Tidak terdapat nyeri tekan pada
hidung sinus frontalis dan sinus maxilaris, fungsi penciuman baik
dibuktikan dengan klien bisa membedakan bau minyak kayu putih
dengan bau kopi. Tidak ada penggunaan otot bantu pernafasan. Trakea
berada ditengah. Bentuk dada simetris tidak ada nyeri tekan pada
setiap interkostalis pada perkusi interkotalis terdengar resonan di paru-
paru, dulnes di daerah jantung. Saat auskultasi, di trakea terdengar
suara bronkial, di bronkus terdengar bronkovesikuler dan
alveolus/paru-paru terdengar vesikuler. Frekuensi pernapasan
20x/menit vokal premitus meningkat pada jalan nafas utama dan
menurun/melemah diperifer. Ekspansi dada sama pada paru-paru
kanan dan kiri.
4) Sistem Pencernaan
Bibir klien simetris, agak pucat. Klien dapat tersenyum dan
memperlihatkan gigi, gigi klien bersih, terdapat caries gigi pada gigi
geraham sebelah kanan. Gigi klien tidak lengkap (ada yang tanggal)
berjumlah 29 buah, gusi berwarna merah muda, mukosa mulut lembab
dan berwarna merah muda. Lidah berwarna merah muda, dapat
digerakan ke kiri-kanan, atas dan bawah. Ketika lidah ditekan dengan

6
tounge spatel terdapat tahanan pada lidah dengan mendorong tounge
spatel ke atas. Uvula berada di tengah dan bergerak ke atas saat
mengatakan ah palatum berwarna merah muda, tidak terdapat
pembesaran tonsil palatina. Klien dapat membedakan rasa kopi dan
gula, klien dapat menelan dengan baik. Bentuk abdomen datar, bising
usus terdengar di 4 kuadran abdomen dengan frekuensi 10xx/menit.
Tidak ada distensi abdomen perkusi pada hepar terdengar dulness,
pada lambung timpani. Tidak ada nyeri tekan pada setiap kuadran,
tidak teraba pembesaran hepar. Anus tidak dilakukan pemeriksaan
namun menurut klien tidak ada kelainan dan keluhan saat BAB.
5) Sistem Cardiovaskuler
Tidak ada peningkatan vena jugolaris, conjungtiva sedikit anemis,
akral hangat, tidak ada pembesaran jantung, bunyi jantung S1 dan S2
reguler, tidak terdengar suara jantung tambahan. Tekanan darah
100/20 mmHg capilary revil lime kembali setelah 1 detik, denyut nadi
78x/menit.
6) Sistem Perkemihan dan Genetalia
Tidak teraba distansi kandung kemih, tidak teraba pembesaran ginjal
dan nyeri tekan pada ginjal kiri dan kanan, klien mengatakan tidak ada
keluhan saat BAK.
7) Sistem Endokrin
Tidak teraba pembesaran kelenjar getah bening dan tidak ada
pembesaran kelenjar tyroid.
8) Sistem Integumen
Kulit klien berwarna sawo matang, teraba hangat, tekstur kulit halus,
kuku jari tangan dan kiki tidak sianosis, sitribusi rambut merata dan
terdapat uban. Turgor kulit baik, terbukti dengan dapat kembalinya
lipatan kulit, setelah ditekan dalam waktu kurang dari 2 detik.
Terdapat hematom di daerah mediara kubiti akibat suntikan, terdapat

7
luka memar ringan di daerah lutut akibat klien terjatuh di kamar mandi
sebelum masuk RS. tercium bau badan klien karena belum mandi
selama di rawat di RS , kulit kepala klien kotor.
9) Sistem Muskuloskeletal
a) Ekstremitas atas
Bentuk tangan kanan dan kiri simetris, klien dapat melakukan
gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, adduksi, rotasi secara mandiri,
reflek biceps positif, reflek triceps positif, reflek brachioradialis
positif.
Kekuatan otot klien : + 5 +5
b) Ektremitas bawah
Bentuk kedua kaki simetris, klien dapat melakukan fleksi, ekstensi,
abduksi, adduksi secara mandiri, reflek patella positif (ekstensi),
reflek achiles positif (ekstensi), refleks babinski negatif, reflek
chadok negatif, kekuatan otot +4 +5
10) Sistem Persyarafan
a) Fungsi cerebral/kortikal
Tingkat kesadaran menurut GCS
E : 4 Klien dapat spontan membuka mata
M : 6 Klien dapat bergerak menurut perintah
V : 5 Klien dapat berbicara dengan baik, tidak ada
disorientasi tempat, waktu dan orang.
GCS : 15
Kesadaran penuh/compos mentis
Orientasi terhadap orang, tempat dan waktu
Klien merespon ketika dipanggil namanya, klien bisa
menyebutkan nama masing-masing anaknya. Klien mengetahui
bahwa ia sedang dirawat di RS. Dustira di Ruang Perawatan

8
XIII, klien mengetahui kapan dia dibawa ke RS. Dustira untuk
berobat oleh keluarganya.
Daya ingat/memori
- Klien dapat mengingat tadi pagi pukul 08.50 WIB klien
dibawa ke UGD untuk diperiksa.
- Klien dapat mengingat sebelum dilakukan pemeriksaan
fisik oleh perawat klien dibantu keluarga berjalan ke WC
untuk buang air kecil.
Bicara
Klien dapat berbicara dengan baik dan berkomunikasi dengan
perawat dan keluarganya dengan bahasa Indonesia dan bahasa
Sunda. Klien dapat mengulang kata-kata yang diucapkan
perawat dan mengerti apa yang diucapkan perawat.

b) Sistem saraf Kranial


N.I : Klien mampu membedakan bau tidak enak dari
kopi dan kayu putih.
N. II : Klien dapat membaca papan nama perawat dengan
benar pada jarak + 25 cm, lapang pandang klien
baik, klien dapat melihat jari tangan perawat dengan
pandangan perifer pada sudut 900C.
N. III : Reaksi pupil terhadap cahaya miosis, bola mata
dapat digerakan ke dalam dan ke atas, klien dapat
mengangkat alis dengan simetris.
N. IV : Bola mata dapat bergerak ke bawah dan ke luar
N. V : Otot messeter dapat diraba saat mengunyah, terasa
pergerakan tangan pada kulit kepala, klien dapat
merasakan rangsangan halus dari tissue pada kulit
wajah.

9
N. VI : Bola mata klien dapat digerakan ke arah lateral
N. VII : Klien dapat merasakan rasa kopi dan gula, klien
bisa tersenyum dan mengerutkan dahi.
N.VIII : Klien mampu mendengarkan gesekan rambut, dari
hasil tes rinne, webber dan swabach tidak ada
kelainan.
N. IX : Klien dapat menelan dengan baik
N. X : Klien dapat berbicara dengan baik, uvula terangkat
ke atas saat klien mengatan ah.
N. XI : Pergerakan rotasi kepala klien baik dapat menahan
tekanan pada kepala, klien dapat menahan tekanan
pada bahu dan dapat mengangkat bahu ke atas
dengan baik.
N. XII : Klien dapat menggerakan lidah ke kiri, kanan, atas
dan bawah.

c) Sistem sensorik
Klien dapat merasakan gerakan dari pemeriksa di kakinya, dan
dapat mengatakan dengan benar apa yang pemeriksa tulis dikulit
kakinya.

d) Fungsi Refleks
Reflek Fisiologis :
Replek Biceps : (+) Fleksi
Replek Triceps : (+) Ekstensi
Replek Brachioradialis : (+) Fleksi
Replek Patela : (+) Ekstensi
Replek Achiles : (+) Ekstensi

10
Reflek Patologis :
Replek Hoffman-tromner : (-) Tidak ada gerakan
Reflek Jaw : (-) Mulut tidak tertutup
Replek Babynsky : (-) Dorsofleksi ibu jari dan adduksi jari-
jari lainnya.

e) Tes Rangsang Meningeal


- Kaku kuduk : Klien tidak merasa nyeri saat fleksi leher
- Tes kerdig : Tidak terasa tahanan dan nyeri saat kaki
diekstensikan 1350C
- Tes bruddzinksi I : Tidak terjadi fleksi pada kausa lutut saat
leher difleksikan.
- Tes brudzinski II : Tidak ada fleksi lutut yang diekstensikan
saat leher difleksikan.

d. Pola Psikologis
1) Status Emosi : Saat berinteraksi dengan perawat, emosi klien
stabil, wajah klien ramah saat ditanya perawat.
2) Konsep diri :
- Body image
Klien menyukai seluruh anggota tubuhnya, klien juga tahu bahwa
sakit yang dialaminya sekarang dapat menyebabkan kelemahan
pada tubuhnya.
- Harga diri
Klien tidak merasa malu dengan keadaan sakitnya sekarang
- Ideal diri
Klien berharap dirinya lekas sembuh dan berkumpul dengan
keluarganya di rumah.

11
- Peran
Sejak dirawat di RS, klien tidak dapat melakukan peran dan
kegatan sehari-harinya sebagai ibu rumah tangga.
- Idenititas diri
Klien mempunyai suami dan 2 orang anak
3) Gaya Komunikasi : Klien menggunakan komunikasi verbal saat
berhubungan dengan perawat, klien fasih
berbahasa Indonesia walaupun sehari-harinya
klien menggunakan bahasa Sunda.

e. Data Sosial
1) Pendidikan : Klien pendidikan terakhir SMA
2) Hubungan Sosial : Klien dapat bersosialisasi dengan baik didalam
keluarga, kepada klien lainnya dan dengan
perawat ruangan.
3) Gaya Hidup : gaya hidup klien terlihat sederhana, hal ini
terlihat dari cara berpakaian.
4) Pola Interaksi : Klien dapat berinteraksi dengan baik termasuk
dengan keluarga, perawat, dokter dan pasien
lainnya.
f. Data spiritual
Klien beragama Islam dan selalu berdoa untuk kesembuhan klien
g. Therapy
- Aspirin 3x1 sehari
- Piracetam 3x1 sehari
- Befasere 1x1 sehari
- ISDN 2x1 sehari
- Captopril 2x1 sehari
- Vergilon 2x1 sehari

12
Analisa Data
Nama : Ny. S
Umur : 43 tahun
No. Reg : 051125-0003

NO DATA ETIOLOGI MASALAH


1 2 3 4
DS : - Klien mengeluh Manifestasi dari vertigo akibat Perubahan pola
pusing dan lemas. kurang darah aktivitas
- Klien mengeluh
seperti berputar-putar Menurunnya aliran darah ke
ketika berjalan. cerebrum dan cerebellum

DO : - Klien tampak Penurunan suplai O2 dan nutrisi
dibantu keluarga saat ke neuron di otak
melakukan aktivitas
- Klien tampak hati- Merangsang pusat reseptor
hati saat melakukan keseimbangan dan koordinasi
aktivitas gerak di cerebellum
- Kekuatan otot
+5 +5 Sensasi pusing berkunang-
-4 +5
kunang
- TD : 120/100
Ketidakseimbangan dalam
pergerakan

Ketidakmampuan beraktifitas
secara mandiri

13
2 DS : - Klien mengeluh Manifestasi dari vertigo akibat Gangguan rasa
pusing dan nyeri kurang darah nyaman : Nyeri
kepala kepala
DO : - Klien tampak lemah Penurunan suplai O2 dan nutrisi
- Nyeri yang ke otak
dirasakan klien
seperti berputar Proses metabolisme di otak
dengan skala 3 terganggu
(nyeri sedang)
- TD : 100/80 mmHg Merangsang reseptor nyeri
disusunan saraf pusat

Nyeri dipersepsikan

Gangguan rasa nyaman nyeri

14
2. Daftar Diagnosa Keperawatan

Daftar Diagnosa Keperawatan


Nama : Ny. S
Umur : 43 tahun
No. Reg : 051125-0003

NO DIAGNOSA KEPERAWATAN TGL TGL PARAF


DITEMUKAN DIATASI
1 2 3 4 5
1 Perubahan pola aktivitas 05 -12 - 2005 06 -12 - 2005
sehubungan dengan
ketidakseimbangan pergerakan
akibat vertigo

2 Gangguan rasa nyaman : Nyeri 05 -12 - 2005 06 -12 - 2005


sehubungan dengan penurunan
suplai darah ke otak

Diagnosa Keperawatan Berdasarkan Prioritas


1. Perubahan pola aktifitas sehubungan dengan ketidakseimbangan pergerakan
akibat vertigo.
2. Gangguan rasa nyaman nyeri sehubungan dengan penurunan suplai darah ke
otak.

15
3. Rencana Tindakan Keperawatan
Rencana Tindakan Keperawatan
Nama : Ny. S
Umur : 43 tahun
No. Reg : 051125-0003
DIAGNOSA
NO TUJUAN INTERVENSI RASIONAL PARAF
KEPERAWATAN
1 2 3 4 5 6
1 Gangguan rasa nyaman : Nyeri Rasa nyaman terpenuhi Kaji tingkat nyeri Mengetahui
sehubungan dengan penurunan dengan kriteria : klien sejauh mana
suplai darah ke otak ditandai Jangka Pendek nyeri
dengan : 2x24 jam nyeri mengganggu
DS : - Klien mengeluh pusing berkurang dari skala aktivitas klien.
dan nyeri kepala 3 ke 2. Anjurkan untuk Memberi
DO : - Klien tampak lemah Jangka Panjang istirahat adequat. perasaan nyaman
- Nyeri yang dirasakan 5x24 jam Nyeri pada klien
klien seperti berputar hilang, klien segar, Ajarkan teknik Menenangkan
dengan skala 3 (nyeri klien tampak relaksasi : nafas pasien, salah
sedang) bersemangat dalam. satu teknik
- TD : 100/80 mmHg mengurangi rasa
nyeri.
Kolaborasi Obat analgetik
pemberian obat, dapat
penurunan pusing mengurangi
dan analgetik. nyeri yang
diharapkan
mempercepat
penyembuhan
klien.

16
1 2 3 4 5 6
2 Perubahan pola aktivitas Pola aktifitas klien Kaji kebutuhan Mengidentifikasi
sehubungan dengan kembali ke semula dan aktivitas klien sejauh mana
ketidakseimbangan pergerakan dengan kriteria: klien bisa
akibat vertigo ditandai dengan : Jangka Pendek melakukan
DS : - Klien mengeluh pusing 2x24 jam pusing aktivitas secara
dan nyeri kepala berkurang, klien mandiri.
DO : - Klien tampak lemah tidak lemas. Anjurkan keluarga Mengurangi
- Nyeri yang dirasakan membantu resiko cidera
klien seperti berputar Jangka Panjang aktivitas klien
dengan skala 3 (nyeri 1 minggu Anjurkan klien Mengurangi rasa
sedang) pusing hilang untuk tidak pusing yang
- TD : 100/80 mmHg langsung turun mengakibatkan
- dari tempat tidur ketidakseimbang
melainkan secara an dalam
perlahan yaitu pergerakan
duduk dulu baru
berdiri

17
4. Implementasi dan Evaluasi

Nama : Ny. S
Umur : 43 tahun
No. Reg : 051125-0003

DX WAKTU TINDAKAN EVALUASI PARAF


1 2 3 4 5
1 Jam 05.15 mengukur tanda- S : - Klien mengatakan lebih
tanda vital segar dan nyaman
Melakukan dan O : - Kulit kepala klien bersih
membantu klien - Klien tampak lebih segar
memenuhi T : 100/80 mmHg
kebutuhan personal N : 78x/menit
hygiene keramas. R : 20x/menit
Menganjurkan untuk S : 36.80C
istirahat yang A : Masalah teratasi sebagian
adekuat P : Intervensi dilanjutkan

2 Jam 10.00 Mengkaji tingkat S : - Klien mengatakan nyeri


nyeri klien sudah berkurang
Mengajarkan teknik O : - Klien melakukan teknik
napas dalam nafas dalam
Menganjurkan - Posisi tidur klien sesuai
keluarga membantu dengan yang diajarkan.
aktivitas klien - Klien tampak lebih
Mengajarkan posisi tenang
yang sesuai untuk - Nyeri berkurang dari
menurunkan rasa skala 3 ke skala 2
nyeri/pusing. A : Masalah teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
3 Jam 12.00 Menyajikan makan S : - Klien mengatakan porsi
dalam keadaan makannya dudah
hangat dan tertutup. bertambah
Menganjurkan O : - Porsi makan klien
kepada klien agar bertambah dari porsi
makan dalam porsi habis menjadi porsi
sedikit tapi sering, habis.
menyelingi makan A : Masalah teratasi sebagian
dengan minum. P : Intervensi dilanjutkan

18
4 Jam 12.30 Memberikan obat
kepada klien per
oral :
Aspirin 3x1 sehari
Piracetam 3x1 sehari
Befasere 1x1 sehari
ISDN 2x1 sehari
Captopril 2x1 sehari
Vergilon 2x1 sehari

19
5. Catatan Perkembangan

Catatan Perkembangan
Nama : Ny. S
Umur : 43 tahun
No. Reg : 051125-0003

NO
WAKTU CATATAN PERKEMBANGAN PARAF
DX
1 2 3 4
1 13.00 S : - Klien mengatakan lebih segar dan nyaman
O : - Kulit kepala klien bersih
- T : 100/80 mmHg
N : 78x/menit
R : 20x/menit
S : 36.80C
- Nyeri berkurang dari skala 3 ke skala 2
- Porsi makan klien bertambah dari porsi
habis menjadi porsi habis
A : Masalah teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
I : - Membantu klien memenuhi personal
hygiene
- Mengajarkan posisi yang sesuai untuk
menurunkan rasa nyeri
- Menyajikan makan dalam keadaan
hangat, tertutup, porsi sedikit tapi sering

20
E : - Personal Hygiene terpenuhi
- Rasa nyeri masih dirasakan klien
- Nafsu makan klien telah meningkat
R : - Masalah teratasi sebagian
- Intervensi dilanjutkan

https://id.scribd.com/doc/266863531/Askep-Vertigo

21

Anda mungkin juga menyukai