Anda di halaman 1dari 11

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan, meliputi:


Nama Sekolah : SMKS Luhur Baladika Batujajar
Mata Pelajaran : Dasar-dasar Perbankan
Komp. Keahlian : Perbankan
Kelas/Semester : X/ Gasal
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Alokasi Waktu : 1x pertemuan, 3 JP x 45 menit
B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerja sama,
toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif melalui keteladanan, pemberian nasehat,
penguatan, pembiasaan, dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Perbankan pada tingkat
teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah,
dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
4. Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang kerja Perbankan.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan
standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempresepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan
gerak alami, dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah,
serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Kompetensi Dasar
3.1 Menjelaskan pengertian sistem moneter di Indonesia dan sejarah perbankan di Indonesia
4.1 Mengidentifikasi pelaku pasar uang di Indonesia
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1 Menjelaskan pengertian sistem moneter di Indonesia dan sejarah perbankan di Indonesia
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):
3.1.1 Menjelaskan sistem moneter di Indonesia
3.1.2 Menjelaskan asal mula kegiatan bank di Indonesia
3.1.3 Menjelaskan pengertian bank
3.1.4 Menjelaskan sejarah perbankan di Indonesia
3.1.5 Menjelaskan sejarah bank pemerintah
3.1.6 Menjelaskan kondisi perbankan di Indonesia sebelum dan sesudah deregulasi
4.1 Mengidentifikasi pelaku pasar uang di Indonesia
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):
4.1.1 Mengelompokkan pelaku pasar uang di Indonesia
4.1.2 Mendemonstrasikan pelaku pasar uang di Indonesia
D. Tujuan Pembelajaran
Berdasarkan pemberian rangsangan berupa penayangan video tentang bank, maka peserta didik
mampu :
1. Menjelaskan sistem moneter di Indonesia secara faktual dan konseptual melalui pengamatan dan
diskusi secara jujur dan bertanggung jawab;
2. Menjelaskan asal mula kegiatan bank di Indonesia pada suatu bahan penghantar secara konseptual
melalui pengamatan dan diskusi dengan jujur dan bertanggung jawab;
3. Menjelaskan pengertian bank secara faktual dan konseptual melalui pengamatan dan diskusi dengan
jujur dan bertanggung jawab;
4. Menjelaskan sejarah perbankan di Indonesia pada suatu bahan penghantar secara konseptual melalui
pengamatan dan diskusi dengan jujur dan bertanggung jawab;
5. Menjelaskan sejarah bank pemerintah pada suatu bahan penghantar secara konseptual melalui
pengamatan dan diskusi dengan jujur dan bertanggung jawab;
6. Menjelaskan kondisi perbankan di Indonesia sebelum dan sesudah deregulasi pada suatu bahan
penghantar secara konseptual melalui pengamatan dan diskusi dengan jujur dan bertanggung jawab;
7. Mengelompokkan pelaku pasar uang di Indonesia pada suatu bahan penghantar secara prosedural
melalui kegiatan diskusi kelompok dengan kerja sama dan santun
8. Mendemonstrasikan pelaku pasar uang di Indonesia pada suatu bahan penghantar secara prosedural
melalui kegiatan diskusi kelompok dengan kerja sama dan santun
E. Materi Pembelajaran
Sejarah Bank
1. Sistem moneter di Indonesia
2. Asal mula kegiatan bank di Indonesia
3. Pengertian bank
4. Sejarah perbankan di Indonesia
5. Sejarah bank pemerintah
6. Kondisi perbankan di Indonesia sebelum dan sesudah deregulasi
(materi lengkap terlampir)
F. Pendekatan, Strategi dan Metode
1. Pendekatan : Saintifik
2. Model Pembelajaran : Discovey Learning
3. Metode : Paparan, Diskusi, Tanya jawab, dan Eksperimen Terbimbing
G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan Ketua kelas memimpin doa pada saat pembelajaran akan dimulai.
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang harus dicapai peserta
didik baik berbentuk kemampuan proses maupun kemampuan
produk
Guru menjelaskan manfaat penguasan kompetensi dasar ini
sebagai modal awal untuk menguasai pasangan kompetensi dasar
25 menit
lainnya yang tercakup dalam mata pelajaran Dasar-dasar
Perbankan
Guru menjelaskan pendekatan dan model pembelajaran yang
digunakan serta metodanya.
Guru menjelaskan penilaian yang akan dilaksanakan.
Apersepsi
Kegiatan Inti 1. ORIENTASI MASALAH (Mengamati dan Menanya)
Guru menanyakan kepada peserta didik tentang
kegiatan/aktivitas yang dilakukan bank melalui gambar/bahan
tayang.
Peserta didik memperhatikan permasalahan yang diberikan guru
tentang kegiatan yang dilakukan oleh pelaku dalam tayangan.
Guru menugaskan peserta didik membaca berbagai jenis
informasi tentang kegiatan yang dilakukan oleh pelaku dalam
tayangan pada buku peserta didik dan sumber lainnya.
Peserta didik secara individu membaca pengertian bank dan
kemudian mendiskusikan dengan teman sekelompoknya untuk
mengidentifikasi beberapa pengertian dari beberapa para ahli.
2. PENGUMPULAN DATA DAN VERIFIKASI (Menanya dan
Mengumpulkan Informasi)
Berbasis pengalaman peserta didik terkait dengan sejarah dan
pengertian bank, Guru menugaskan peserta didik secara
berkelompok merumuskan permasalahan terkait dengan 75 menit
pengertian dan sejarah bank.
Peserta didik secara berkelompok berdiskusi merumuskan
permasalahan pengertian dan sejarah bank berdasarkan hasil
pengamatan.
Guru mendorong peserta didik mengumpulkan informasi dari
berbagai media tentang sejarah dan pengertian bank.
Peserta didik menggali informasi yang berkaitan dengan sejarah
dan pengertian bank.
3. PENGUMPULAN DATA MELALUI EKSPERIMEN
(Mengumpulkan informasi dan Menalar)
Berbasis pengalaman belajar peserta didik terkait dengan
pengetahuan konseptual tentang kegiatan yang dilakukan di bank,
Guru menugaskan peserta didik melakukan eksperimen untuk
menerapkan kegiatan yang dilakukan di bank dan Guru
melakukan tutorial kelompok ketika peserta didik melakukan
eksperimen.
Peserta didik secara berkelompok melakukan manipulasi
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
eksperimen yang telah disiapkan guru di kelas Perbankan.
Guru meminta peserta didik mempresentasikan hasil manipulasi
eksperimannya.
Peserta didik mencoba mempresentasikan hasil manipulasi
eksperimennya untuk mendapat tanggapan dari kelompok lain dan
guru.
Peserta didik memberikan tanggapan dan masukan terhadap
pertanyaan yang muncul pada saat presentasi.
4. PENGEMBANGAN DAN PENYAJIAN HASIL KARYA
(Mengasosiasi dan Mengkomunikasikan)
Guru menugaskan peserta didik melakukan penalaran dengan
memberikan contoh lain tentang jenis-jenis bank dan jenis-jenis
kantor bank.
Peserta didik mengkomunikasikan jenis-jenis bank dan jenis-
jenis kantor bank.
5. ANALISIS PROSES PROBLEM BASED SOLVING
(Mengkomunikasikan)
Guru menugaskan peserta didik untuk mempresentasikan hasil
pencariannya terkait dengan penerapan pengertian dan sejarah
bank.
Peserta didik menyajikan hasil pencariannya hasil
eksperimennya.
Peserta didik memberikan tanggapan terhadap kelompok
penyaji.
Guru memberikan penguatan tentang pengertian bank dan
sejarah bank.
Penutup 1. Peserta didik menanyakan hal-hal yang masih ragu dan
melaksanakan evaluasi
2. Guru membantu peserta didik untuk menjelaskan hal-hal yang
diragukan sehingga informasi menjadi benar dan tidak terjadi
kesalah-pahaman terhadap materi.
3. Peserta didik menyimpulkan materi di bawah bimbingan guru
4. Guru menyampaikan konfirmasi (penguatan materi) 35 Menit
5. Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui tes tertulis
dengan waktu maksimal 35 menit, dan seluruh peserta didik
mengerjakan tes tertulis.
6. Guru memberi tugas untuk pertemuan selanjutnya
7. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan
untuk tetap belajar.
H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran
1. Alat Pembelajaran : LCD proyektor/ infocus dan laptop
2. Media Pembelajaran : video pembelajaran, PowerPoint
I. Sumber Belajar
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Dasar-dasar Perbankan kelas X Jilid 1.
Direktorat Pembinaan SMK.
J. Penilaian Proses dan Hasil Belajar
1. Teknik Penilaian : Penilaian dilakukan selama dan setelah kegiatan pembelajaran.
2. Rancangan Penilaian :
Aspek yang Teknik Bentuk Keterangan
No.
Dinilai Penilaian Penilaian
1. Sikap Penilaian sikap Observasi Dilakukan selama proses praktik,
afektif untuk memastikan peserta didik
dapat menerapkan sikap kerja
yang baik, mematuhi aturan, dan
prosedur dalam berdiskusi.
2. Pengetahuan Tes kognitif Tes tertulis Dilakukan awal pembelajaran
untuk memastikan keterserapan
pengetahuan sebelum peserta
didik melakukan praktik.
3. Keterampilan Penilaian Penilaian unjuk Dilakukan saat proses praktik
analitik kerja berjalan untuk memastikan
peserta didik menerapkan
prosedur kerja dalam melakukan
eksperimen di dalam kelas

3. Tugas :
a. Tugas Terstruktur :
Membuat resume dari berbagai video tentang kegiatan bank, minimal terdapat 5 video.
b. Tugas Non Testruktur :
Survei Bank mengenai kegiatan dan pelayanan yang dilakukan oleh bank kepada nasabah

K. Instrument Penilaian
a. Instrumen dan Rubrik Penilaian Sikap
Tanggung
Nama Peserta didik/ Kerja sama Jujur Santun Nilai
No. Jawab
Kelompok Akhir
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1.
2.
3.
n
b. Rubrik Penilaian
Peserta didik memperoleh skor:
4 = jika empat indikator terlihat
3 = jika tiga indikator terlihat
2 = jika dua indikator terlihat
1 = jika satu indikator terlihat
Indikator Penilaian Sikap:
Kerja sama
1) Aktif dalam kegiatan diskusi kelompok
2) Tidak mendominasi kegiatan kelompok
3) Tidak melakukan kegiatan lain selain tugas kelompok
4) Tidak membuat kondisi kelompok menjadi tidak kondusif
Jujur
1) Menyampaikan sesuatu berdasarkan keadaan yang sebenarnya
2) Tidak menutupi kesalahan yang terjadi
3) Tidak mencontek atau melihat data/pekerjaan orang lain
4) Mencantumkan sumber belajar dari yang dikutip/dipelajari
Tanggung Jawab
1) Pelaksanaan tugas piket secara teratur.
2) Peran serta aktif dalam kegiatan diskusi kelompok
3) Mengajukan usul pemecahan masalah.
4) Mengerjakan tugas sesuai yang ditugaskan
Santun
1) Berinteraksi dengan teman secara ramah
2) Berkomunikasi dengan bahasa yang tidak menyinggung perasaan
3) Menggunakan bahasa tubuh yang bersahabat
4) Berperilaku sopan
Kategori nilai sikap:
1) Sangat baik jika memperoleh nilai akhir 4
2) Baik jika memperoleh nilai akhir 3
3) Cukup jika memperoleh nilai akhir 2
4) Kurang jika memperoleh nilai akhir 1

4. Penilaian Pengetahuan
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):
a. Kisi-kisi dan Soal
Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Indikator Soal Soal
Soal

3.1 Menjelaskan 3.1.1 Menjelaskan Peserta didik dapat Tes 1. Jelaskan dengan
pengertian sistem menjelaskan sistem tertulis bahasamu sendiri mengenai
sistem moneter moneter di moneter di bentuk sistem moneter di
di Indonesia Indonesia Essay Indonesia!
Indonesia.
dan sejarah 3.1.2 Menjelaskan Peserta didik dapat 2. Jelaskan yang Anda
perbankan di asal mula menjelaskan asal ketahui tentang pengertian
Indonesia kegiatan bank bank!
mula kegiatan bank
di Indonesia
di Indonesia. 3. Ceritakan secara singkat
3.1.3 Menjelaskan Peserta didik dapat sejarah perbankan di
pengertian Indonesia!
menjelaskan
bank
pengertian bank. 4. Jelaskan sejarah bank
3.1.4 Menjelaskan Peserta didik dapat pemerintah di Indonesia!
sejarah
menjelaskan 5. Ceritakan secara singkat
perbankan di
Indonesia sejarah perbankan kondisi perbankan di
di Indonesia. Indonesia sebelum dan
3.1.5 Menjelaskan sesudah deregulasi!
Peserta didik dapat
sejarah bank
pemerintah menjelaskan
sejarah bank
3.1.6 Menjelaskan
pemerintah.
kondisi
perbankan di Peserta didik dapat
Indonesia menjelaskan
sebelum dan kondisi perbankan
sesudah di Indonesia
deregulasi sebelum dan
sesudah deregulasi.

b. Opsi Jawaban
Jumlah
Nomor
Opsi Langkah Jawaban Soal opsi
Soal
jawaban
Dalam sistem moneter di Indonesia terdapat dua kelompok yang sangat penting,
yaitu otoritas moneter dan lembaga keuangan. Otoritas moneter mempunyai
peran utama sebagai sumber awal terciptanya uang beredar. Kelompok ini
1. merupakan sumber penawaran uang kartal yang menjadi sumber untuk 15
memenuhi permintaan masyarakat akan uang. Sedangkan Lembaga keuangan
dapat berbentuk bank atau bukan bank. Peran utama kelompok ini adalah sebagai
sumber penawaran uang giral.
2. Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk
simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau
bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Usaha perbankan meliputi tiga kegiatan, yaitu menghimpun dana, menyalurkan 15
dana, dan memberikan jasa bank lainnya. Kegiatan menghimpun dan
menyalurkan dana merupakan kegiatan pokok bank sedangkan memberikan jasa
bank lainnya hanya kegiatan pendukung.
3. Sejarah perbankan di Indonesia tidak terlepas dari zaman penjajahan Hindia
Belanda. Pada masa itu terdapat beberapa bank yang memegang peranan penting
di Hindia Belanda. Bank-bank yang ada itu antara lain: De Javasche NV, De Post
Poar Bank, De Algemenevolks Crediet Bank, Nederland Handles Maatscappi
(NHM), Nationale Handles Bank (NHB), De Escompto Bank NV. Di samping
itu, terdapat pula bank-bank milik orang Indonesia dan orang-orang asing seperti 15
dari Tiongkok, Jepang, dan Eropa. Di zaman kemerdekaan, perbankan di
Indonesia bertambah maju dan berkembang lagi. Beberapa bank Belanda
dinasionalisir oleh pemerintah Indonesia. Bank-bank yang ada di zaman awal
kemerdekaan antara lain: Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank
Surakarta Maskapai Adil Makmur (MAI), dan beberapa bank lain.
4. Berikut ini akan dijelaskan secara singkat sejarah bank-bank milik pemerintah,
yaitu:
Bank Sentral
Bank Sentral di Indonesia adalah Bank Indonesia (BI) berdasarkan UU No 13
Tahun 1968. Kemudian ditegaskan lagi dengan UU No 23 Tahun 1999.Bank ini
sebelumnya berasal dari De Javasche Bank yang dinasionalkan di tahun 1951.
Bank Rakyat Indonesia dan Bank Expor Impor
Bank ini berasal dari De Algemene Volkscrediet Bank, kemudian di lebur setelah
30
menjadi bank tunggal dengan nama Bank Nasional Indonesia (BNI) Unit II yang
bergerak di bidang rural dan expor impor (exim), dipisahkan lagi menjadi:
1. Yang membidangi rural menjadi Bank Rakyat Indonesia dengan UU No. 21
Tahun 1968.
2. Yang membidangi Exim dengan UU No 22 Tahun 1968 menjadi Bank Expor
Impor Indonesia.
Bank Negara Indonesia (BNI 46)
Bank ini menjalani BNI Unit III dengan UU No 17 Tahun 1968 berubah menjadi
Jumlah
Nomor
Opsi Langkah Jawaban Soal opsi
Soal
jawaban
Bank Negara Indonesia 46.
Bank Dagang Negara(BDN)
BDN berasal dari Escompto Bank yang di nasionalisasikan dengan PP No 13
Tahun 1960, namun PP (Peraturan Pemerintah) ini dicabut dengan diganti dengan
UU No 18 Tahun 1968 menjadi Bank Dagang Negara.BDN merupakan satu-
satunya Bank Pemerintah yang berada diluar Bank Negara Indonesia Unit.
Bank Bumi Daya (BBD)
BBD semula berasal dari Nederlandsch Indische Hendles Bank, kemudian
menjadi Nationale Hendles Bank, selanjutnya bank ini menjadi Bank Negara
Indonesia Unit IV dan berdasarkan UU No 19 Tahun 1968 menjadi Bank Bumi
Daya.
Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo)
Bank Pembangunan Daerah (BPD)
Bank ini didirikan di daerah-daerah tingkat I. Dasar hukumnya adalah UU No 13
Tahun 1962.
Bank Tabungan Negara (BTN)
BTN berasal dari De Post Paar Bank yang kemudian menjadi Bank Tabungan
Pos tahun 1950.Selanjutnya menjadi Bank Negara Indonesia Unit V dan terakhir
menjadi Bank Tabungan Negara dengan UU No 20 Tahun 1968.
Bank Mandiri
Bank Mandiri merupakan hasil merger antara Bank Bumi Daya (BBD), Bank
Dagang Negara (BDN), Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dan Bank
Expor Impor Indonesia (Bank Exim). Hasil merger keempat bank ini
dilaksanakan pada tahun 1999.
5. Kondisi Perbankan di Indonesia Sebelum dan Sesudah Deregulasi
Kondisi Sebelum Deregulasi
Tidak adanya peraturan perundangan yang mengatur secara jelas tentang
perbankan di Indonesia (UU No.13 Tahun 1968).
Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI) pada bank-bank tertentu.
Bank banyak menanggung program-program pemerintah.
Instrumen pasar uang yang terbatas.
Jumlah bank swasta yang relatif sedikit.
Sulitnya pendirian bank baru. 25

Persaingan antar bank yang tidak ketat.


Posisi tawar-menawar bank relatif lebih kuat daripada nasabah.
Prosedur berhubungan dengan bank yang rumit Bank bukan merupakan
alternatif utama bagi masyarakat luas untuk menyimpan dan meminjam dana.
Mobilisasi dana lewat perbankan yang sangat rendah.

Kondisi Setelah Deregulasi Setelah adanya deregulasi ini perbankan Indonesia


mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Adapaun ciri perbankan
Jumlah
Nomor
Opsi Langkah Jawaban Soal opsi
Soal
jawaban
setelah deregulasi diantaranya:
Adanya peraturan yang memberikan kepastian hukum.
Jumlah bank swasta bertambah banyak.
Tingkat persaingan bank yang semakin kuat.
Sertifikat Bank Indonesia dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU).
Kepercayaan masyarakat terhadap bank meningkat.
Mobilisasi dana sektor perbankan yang semakin besar.
c. Instrumen dan Rubrik Penilaian
Skor setiap soal
No. Nama Peserta didik/Kelompok Nilai
1 2 3
1.
2.
3.
n.

Perolehan skor peserta didik untuk setiap nomor soal, sebagai berikut:
1) Menjelaskan tentang sistem moneter di Indonesia
a) Jika menjawab lengkap dengan benar dan tepat skor 15
b) Jika menjawab cukup lengkap dengan benar skor 10
c) Jika menjawab kurang lengkap dengan benar skor 5
2) Menjelaskan tentang pengertian bank
a) Jika menjawab lengkap dengan benar dan tepat skor 15
b) Jika menjawab cukup lengkap dengan benar skor 10
c) Jika menjawab kurang lengkap dengan benar skor 5
3) Menyebutkan sejarah perbankan di Indonesia
a) Jika menjawab lengkap dengan benar dan tepat skor 15
b) Jika menjawab cukup lengkap dengan benar skor 10
c) Jika menjawab kurang lengkap dengan benar skor 5
4) Menjelaskan tentang bank pemerintah di Indonesia
d) Jika menjawab lengkap dengan benar dan tepat skor 30
e) Jika menjawab cukup lengkap dengan benar skor 20
f) Jika menjawab kurang lengkap dengan benar skor 5
5) Menyebutkan kondisi perbankan di Indonesia sebelum dan sesudah deregulasi
d) Jika menjawab lengkap dengan benar dan tepat skor 25
e) Jika menjawab cukup lengkap dengan benar skor 15
f) Jika menjawab kurang lengkap dengan benar skor 5
Rumus Konversi Nilai:
= + + + +
= 100
5. Penilaian Keterampilan

Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Indikator Soal Soal
Soal

4.1 Mengidentifikasi 4.1.1 Mengelompok Peserta didik dapat Tes 1. Kelompokkan pelaku
pelaku pasar kan pelaku mengelompokkan lisan pasar uang yang ada di
uang di Indonesia pasar uang di pelaku pasar uang Indonesia!
Indonesia 2. Demonstrasikan para
di Indonesia.
pelaku pasar uang
4.1.2 Mendemonstr Peserta didik dapat yang ada di sekitar
asikan pelaku mendemonstrasikan
pasar uang di lingkungan daerahmu!
pelaku pasar uang
Indonesia
di Indonesia.

Opsi Jawaban

Jumlah
Nomor
Opsi Langkah Jawaban Soal opsi
Soal
jawaban
Tiga pelaku utama dalam pasar uang, yaitu:
a. Otoritas moneter (bank sentral dan pemerintah)
b. Lembaga keuangan (bank dan bukan bank)
c. Masyarakat (rumah tangga dan produsen).

Otoritas moneter mempunyai peran utama sebagai sumber awal terciptanya uang
beredar. Kelompok ini merupakan sumber penawaran uang kartal yang menjadi
sumber untuk memenuhi permintaan masyarakat akan uang, di sisi lain juga
merupakan sumber penawaran uang (dikenal sebagai reserve bank) yang
dibutuhkan oleh lembaga-lembaga keuangan. Dengan demikian uang kartal
1. 100
(currency) dan cadangan bank adalah uang inti atau uang primer.
Berdasarkan peran yang dipegang oleh kedua kelompok di atas, yakni sebagai
supplier seluruh kebutuhan uang yang diinginkan masyarakat maka kedua
kelompok ini (otoritas moneter dan lembaga keuangan) disebut juga dengan
sistem moneter (monetary system).
Masyarakat sebagai pelaku pasar uang ketiga, dapat diartikan sebagai konsumen
akhir uang yang tercipta. Uang yang diperoleh dalam hal ini dapat digunakan
untuk memperlancar kegiatan-kegiatan produksi, konsumsi, dan pertukaran.
Peserta didik mendemonstrasikan kegiatan para pelaku pasar uang yang ada di
sekitar lingkungan daerah tersebut.
Masyarakat sebagai pelaku pasar uang ketiga, dapat diartikan sebagai konsumen
akhir uang yang tercipta. Uang yang diperoleh dalam hal ini dapat digunakan
untuk memperlancar kegiatan-kegiatan produksi, konsumsi, dan pertukaran.
2. 100
Bank sebagai lembaga keuangan yang memiliki kewenangan sebagai tempat atau
lembaga yang mengatur kegiatan keuangan masyarakat atau ekonomi
masyarakat. Misalnya jumlah uang yang beredar di masyarakat, kegiatan
menghimpun dana (menabung/ menyetor), menyalurkan dana (kredit), dan
memberikan jasa-jasa bank lainnya (payment point bank, dan lainnya)

Instrumen dan Rubrik Penilaian Tes Lisan (Tanya Jawab)


Kriteria skor Indikator
4 90 100 Tepat dalam mengidentifikasi pelaku pasar uang yang ada di Indonesia.
Guru memberikan contoh tentang pelaku pasar uang yang ada di
Indonesia.
3 80 - 89 Terdapat 1 kesalahan dalam mengidentifikasi pelaku pasar uang yang
ada di Indonesia.
Guru memberikan contoh tentang pelaku pasar uang yang ada di
Indonesia.
2 70 79 Terdapat kesalahan >1 dalam mengidentifikasi pelaku pasar uang yang
ada di Indonesia.
Guru memberikan contoh tentang pelaku pasar uang yang ada di
Indonesia.
1 <70 Tidak dapat mengidentifikasi pelaku pasar uang yang ada di Indonesia.
Guru memberikan contoh tentang pelaku pasar uang yang ada di
Indonesia.

Bandung, Juni 2017


Mengetahui
Kepala SMKS Luhur Baladika Batujajar, Guru Mata Pelajaran,

........................ Heriani Kartika H, S.Pd


NIP NIP.