Anda di halaman 1dari 5

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN KEPERAWATAN

PROGRAM STUDI D.IV KEPERAWATAN

CHECKLIST PEMERIKSAAN FISIK PAYUDARA SENDIRI (SADARI)

Nama : ...............................................................................

No. Mahasiswa : ...............................................................................

Aspek yang dinilai Nilai


0 1 2
Definisi:
Pemeriksaan payudara secara mandiri adalah sebuah cara yang dilakukan
wanita untuk memeriksa payudara mereka sendiri dengan tujuan untuk
mendeteksi adanya kanker payudara secara dini.

Tujuan:
1. Mengidentifikasi ciri-ciri normal payudara
2. Mendeteksi adanya kanker payudara
3. Mengetahui adanya masa atau ketidak teraturan dalam jaringan
payudara

Indikasi:
1. Pada wanita yang beresiko atau telah menderita kanker payudara
sebagai sarana tujuan untuk menentukan skrining awal kanker
payudara.
Persiapan Alat :
Handscoon sekali pakai jika diperlukan
Cermin
Bantal kecil
Tahap preinteraksi :
1. Cuci tangan
2. Siapkan alat-alat
Cara Kerja :
1. Identifikasi pasien dan tanyakan riwayat medis pribadi dan
keluarga

Rasionalisasi: Mengidentifikasi faktor resiko dan data


awalsebelumnya

2. Jelaskan prosedur kepada pasien,intruksikan pasien untuk


melepas pakaiannya sampai batas pinggang dan menggunakan
jubah dengan bagian yang terbuka didepan

Rasional:Memudahkan pemeriksaan sambil menjaga privasi

3. Cuci tangan,Pakai sarung tangan bila diharuskan oleh perawat


institusi

Rasional: Mencegah perpindahan mikroorganisme dan kontak


dengan secret ketika mempalpasi putting

4. Berikan privasi dan bantu pasien untuk berada dalam posisi


duduk menghadap anda dan paparkan dada serta payudara

Rasional: Untuk membandingkan kedua payudara

5. Jelaskan dan ajarkan pemeriksaan payudara secara mandiri


sambil anda melakukan pemeriksaan.Untuk
inspeksi,intruksikan pasien berdiri didepan cermin dan amati
kedua payudara untuk melihat ada kelainan atau tidak
a. Kedua lengan ada disamping badan
Rasional: Kedua payudara memiliki perbedaan dalam hal
ukuran dan kesimetrisan,bentuk bundar dan
permukaan kulit yang licin adalah normal
b. Kedua lengan diangkat keatas
Rasioanal: Adanya kemerahan,rona
biru,retraksi,lesung,pelebaran pori-
pori,edema,benjolan,lesi,ruam,ulkus,dan secret
adalah tidak normal
c. Kedua tangan menekan pinggul
Rasional: Putting tambahan disepanjang garis susu adalah
varian normal
d. Kedua lengan dimajukan dengan badan condong kedepan

6. Jelaskan dan ajarkan metode palpasi.Ajarkan pasien


menggunakan tangan kannannya untuk mempalpasi payudara
kiri dan sebaliknya.Selama pemeriksaan,letakkan jari-jari
tangan pasien dibawah jari-jari tangan anda.

Rasional: Proses pengajaran selama prosedur pemeriksaan


menekankan pentingnya dan memungkinkan pasien
untuk mengidentifikasi jaringan payudara normal
dan abnormal bila ada ,sehingga meningkatkan rasa
percaya diri pasien saat melakukan pemeriksaan
payudara sendiri.

7. Dengan menggunakan bagian telapak ujung-ujung jari


tangan,lakukan palpasi terhadap payudara kanan dengan cara
menekan jaringan payudara secara perlahan.Palpasi dilakukan
dari bagian tepi bagian payudara menuju kea rah putting,baik
itu dengan pola melingkar,pola baji,atau vertical.

Rasional: Suhu hangat,elastic,nyeri tekan,nyeri,eritema


massa,atau nodul adalah abnormal
8. Palpasi areola dan putting menggunakan cara yang sama
seperti ketika mempalpasi payudara.Perhatikan dengan
seksama bagian sub ariola dan letakkan putting secara
perlahan

Rasional: Inflamasi,secret,nodul,fisura,dan lesi abnormal


9. Palpasi area aksila mulai dari garis aksilaris anterior dan
kemudian pindah ke garis mid-aksilaris dan sampai ke akasila
(menggunakan gerakan melingkar dengan ujung-ujung
jari).Intruksikan pasien untuk berkacak pinggang
danlakukanpalpasi dalam di daerah aksila.identifikasi lokasi
kelenjar getah bening aksilaris posterior,aksilaris
sentral,aksilaris anterior dan aksilaris lateral.
Rasional: Ukuran kelenjar getah bening harus kurang dari 1cm
dan tidak nyeri

10. Ulangi langkah 7-9 pada payudara,areola,putting,dan aksila


kiri,identifikasi apa yang normal dan tidak normal seperti pada
payudara kanan.Bandingkan kedua payudara.

11. Bantu pasien untuk berbaring terlentang.Letakkan lengan


pasien dibawah kepala pada sisi yang akan diperiksa,dan
letakkan bantal kecil dibawah scapula pada sisi yang sama.

Rasional: Posisi ini akan menyebabkan penyebaran jaringan


payudara pada dinding dada sehingga
memaksimalkan keakuratan palpasi

12. Bantu pasien untuk untuk mempalpasi payudara,areola,dan


putingnya seperti pada langkah 7-9 menggunakan tangan
sebelahnya dan sebaliknya

Rasional: Membantu menevaluasi hasil pemeriksaan pada


posisi yang lain

13. Bantu pasien untuk duduk.Ulas kembali seluruh langkah tadi


dan mintalah pasien untuk mendemonstrasikan pemeriksaan
payudara secara mandiri
Rasional: Memberikan kenyamanan pada pasien.Membantu
mengevaluasi keberhasilan pengajaran/edukasi

14. Minta pasien untuk mengenakan pakaiannya kembali

Rasional: Memberikan kenyamanan pada pasien

15. Lepaskan sarung tangan dan cuci tangan

Rasional: Mengurangi tranmisi mikroorganisme

Tahap terminasi :
1. Menanyakan pada pasien apa yang dirasakan setelah dilakukan
tindakan.
2. Menyimpulkan hasil prosedur yang dilakukan.
3. Berikan reinforcement sesuai dengan kemampuan klien.
4. Berikan materi tertulis pada pasien untuk lebih menekankan
pengajaran tadi
Rasional: Menekankan pengajaran.Menyediakan bahan refrensi
untuk pasien saat dirumah.

Tahap dokumentasi :
1. Catat tanggal,waktu,kelainan yang ditemukan atau tidak adanya
kelainan,respons pasien terhadap hasil pemeriksaan dan
pengajaran..

Keterangan :
0 = Tidak dikerjakan
1 = Dikerjakan tidak lengkap atau tidak sempurna
2 = dikerjakan dengan tidak benar/sempurna