Anda di halaman 1dari 20

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM

PEMBUATAN PAKAN IKAN BENTUK CAKE

Disusun oleh :
KELOMPOK 5/ KELAS A
Melinda Fauziah 230110140003
M. Fauzan Al Mubarok 230110140010
Gitri Maudy 230110140014
Meiti Anitaningrum 230110140049
Rizky Adikusuma 230110140058
M. Agung Meidito N. 230110140138

UNIVERSITAS PADJADJARAN
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
PROGRAM STUDI PERIKANAN
JATINANGOR

2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT, karena kami telah
menyelesaikan laporan akhir praktikum Nutrisi Ikan yang berjudul Pembuatan
Pakan Bentuk Cake. Tujuan Penulisan laporan ini adalah memenuhi salah satu
tugas laporan akhir praktikum Nutrisi Ikan semester genap tahun akademik 2016-
2017.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada tim dosen mata kuliah Nutrisi
Ikan, pihak asisten laboratorium praktikum Nutrisi Ikan, teman-teman kelompok
5, serta semua pihak yang membantu dalam memberikan saran, masukan, dan
aspirasi dalam pembuatan laporan praktikum kali ini.

Penulis telah berusaha sebaik mungkin dalam penulisan laporan akhir


praktikum ini, oleh karena itu penulis sangat mengharapkan saran-sarannya agar
menjadi masukkan yang berguna bagi penulis.
Akhir kata, penulis berharap semoga laporan akhir praktikum ini dapat
memberikan manfaat bagi semua pihak.

Jatinangor, Juni 2017

Penyusun

2
DAFTAR ISI

BAB Halaman
DAFTAR TABEL..................................................................................iv
DAFTAR GAMBAR.............................................................................v
DAFTAR LAMPIRAN..........................................................................vi
I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.............................................................................1
1.2 Tujuan..........................................................................................1
1.3 Manfaat........................................................................................1
II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pakan Buatan...............................................................................2
2.2 Tinjauan Umum Pakan Berbentuk Cake.....................................2
2.3 Kandungan Nutrisi dari Pakan Berbentuk Cake..........................3
2.4 Kelebihan dan Kekurangan Pakan Bentuk Cake.........................4
III METODOLOGI PRAKTIKUM
3.1 Waktu dan Tempat.......................................................................5
3.2 Alat dan Bahan............................................................................5
3.2.1 Alat..............................................................................................5
3.2.2 Bahan...........................................................................................5
3.3 Prosedur.......................................................................................6
IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil.............................................................................................7
4.2 Pembahasan.................................................................................7
V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan..................................................................................9
5.2 Saran............................................................................................9

DAFTAR PUSTAKA.............................................................................10
DAFTAR LAMPIRAN..........................................................................11

3
DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman


1 Kandungan Nutrisi dari Bahan Pembuatan Pakan Berbentuk Cake 3
2 Alat yang digunakan 5
3 Bahan yang digunakan 5
4 Hasil 7

4
DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman


1 Pakan Bentuk Cake 8

5
DAFTAR LAMPIRAN
Nomor Judul Halaman
1 Alat dan Bahan 12
2 Dokumentasi Kegiatan Praktikum 13

6
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kegiatan perikanan budidaya pada saat ini sudah semakin berkembang
dengan pesat. Menjamurnya kegiatan budidaya ikan diikuti pula dengan semakin
berkembangnya ilmu pengetahuan dalam kegiatan budidaya. Kesuksesan dalam
kegiatan budidaya tentunya tidak terlepas dari teknik dan cara pengelolaannya.
Dalam kegiatan budidaya ikan, seorang pembudidaya harus mampu meningkatkan
dan juga menjaga produksi ikan sesuai dengan permintaan pasar.
Salah satu usaha dalam peningkatan produksi ikan adalah penyediaan
pakan yang berkualitas, artinya bahwa pakan tersebut telah memenuhi persyaratan
untuk kebutuhan hidup ikan untuk proses perumbuhannya. Pakan ikan dapat
berupa pakan alami ataupun pakan buatan. Pakan alami merupakan pakan yang
tersedia di alam sedangkan pakan buatan merupakan pakan yang sengaja dibuat
oleh manusia. Ketersediaan pakan alami tidak selalu dapat memenuhi keperluan
kegiatan budidaya, sehingga pakan buatan dapat dijadikan alternatif.
Pakan yang berkualitas adalah pakan ikan yang tidak hanya mampu
menjadikan ikan dapat tumbuh dan berkembang dan sehat, tetapi juga sehat dan
memberikan rasa aman bagi konsumen. Pembuatan pakan ikan perlu
memerhatikan beberapa aspek seperti penggunaan bahan baku dengan kandungan
nutrisi yang baik, mudah didapat, harga yang relatif terjangkau, tidak bersaing
penggunaannya dengan manusia, dan tidak beracun (Agustono, 2010).
Salah satu contoh pakan buatan yang dapat digunakan yaitu pakan dengan
bentuk cake. Pakan bentuk cake merupakan pakan yang dibuat dengan
mencampurkan adonan-adonan yang kemudian dibentuk seperti kue.

1.2 Tujuan
Tujuan dari praktikum kali ini yaitu mengetahui cara pembuatan pakan
ikan dalam bentuk cake.

1.3 Manfaat
Manfaat dari praktikum kali ini mahasiswa mengetahui dan mampu
melakukan pembuatan pakan dalam bentuk cake.

1
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pakan Buatan


Pakan buatan merupakan pakan yang sengaja dibuat oleh manusia untuk
memenuhi kebutuhan pakan dari ikan. Pakan buatan umumnya dibuat untuk
mengganti atau melengkapi kebutuhan pakan ikan yang tidak dapat diperoleh dari
pakan alami. Dalam pembuatan pakan, produsen pakan harus memperhatikan
kandungan nutrisi yang ada pada pakan yang dibuatnya. Pakan dengan kandungan
nutrisi yang tepat akan memicu pertumbuhan ikan yang optimal bagi ikan yang
memakan pakan tersebut. Pakan merupakan komponen penting dalam kegiatan
budidaya ikan. Pakan membutuhkan biaya operasional yang cukup tinggi yakni
sekitar 60-80 persen dari biaya keseluruhan (Anonim, 2013)

Langkah awal yang dilakukan dalam pembuatan pakan yaitu perencanaan.


Perencanaan pembuatan pakan harus dilakukan secara seksama agar pakan yang
dibuat sesuai dengan ikan yang menjadi sasaran. Seorang produsen pakan harus
mengetahui bahan yang diperlukan agar pakan tersebut memiliki kandungan
nutrisi yang diperlukan oleh ikan (Anonim, 2013). Selain kandungan nutrisi,
pakan buatan juga harus mampu menarik nafsu makan ikan. Bahan yang
digunakan selain memiliki kandugan nutrisi tinggi, juga harus disukai oleh ikan
agar ikan mau memakan pakan buatan yang diberikan.

2.2 Tinjauan Umum Pakan Berbentuk Cake


Pakan bentuk cake yaitu pakan ikan yang dibuat dengan bentuk yang
menyerupai kue pada umumnya. Pakan berbentuk cake pada umumnya diberikan
kepada ikan-ikan yang masih dalam stadia benih agar pakan dapat dimakan sesuai
dengan ukuran bukaan mulutnya (Aslamsyah, 2010). Pakan bentuk cake pada
umumnya tidak habis digunakan dalam sekali pemberian pakan, sehingga pakan
bentuk cake dapat digunakan beberapa kali. Sisa pakan yang belum digunakan
dapat disimpan dalam kulkas agar mencegah ketengikan pada pakan.

Pembuatan pakan bentuk cake hampir sama dengan pembuatan kue-kue


basah yang umum dikonsumsi oleh manusia. Proses pembuatan pakan berbentuk

2
3

cake dilakukan melalui beberapa tahap yang relatif mudah seperti pencampuran
bahan, pengukusan, dan penyimpanan. Bahan-bahan yang digunakan juga mudah
didapatkan di pasaran sehingga pakan ini mudah untuk dibuat. Pakan bentuk cake
ini juga dapat dicampurkan dengan antibiotik atau vitamin sesuai kebutuhan guna
meningkatkan kandungan nutrisi pada pakan.

2.3 Kandungan Nutrisi dari Pakan Bentuk Cake


Dalam pembuatan pakan, kandungan nutrisi dari bahan-bahan harus
diketahui. Kandungan gizi dari pakan dapat diketahui dengan cara pengujian di
laboratorium, tetapi cara yang paling mudah adalah dengan mengetahui
kandungan nutrisi dari bahan pakan yang tertera pada bahan pakan tersebut.
Selain memiliki kandungan nutrisi, pakan juga harus memperhatikan kualitas
bahan yang digunakan. Bahan pakan yang baik memiliki kriteria mudah didapat,
harga yang murah, tidak ada persaingan dengan manusia, dan tidak bersifat racun
(Mudjiman, 2004). Bahan pakan yang digunakan juga harus memperhatikan nilai
ekonomis agar tidak menyebabkan kerugian.

Pada pakan bentuk cake yang dibuat pada praktikum kali ini, sumber
proteinnya berasal dari protein hewani dan nabati. Protein hewani yang diperoleh
berasal dari telur dan tepung susu, sedangkan protein nabati diperoleh dari tepung
terigu. Pengujian kandungan nutrisi pada pakan perlu dilakukan dengan uji
proksimat, namun pada aplikasi di lapangan dapat diperkirakan kandungan nutrisi
melalui nilai gizi yang tertera pada kemasan bahan. Kandungan gizi dari pakan
berbentuk cake berdasarkan bahan-bahan yang digunakan disajikan pada tabel 1
dibawah ini.

Bahan Kandungan Kandungan Kandungan Kandungan


Protein Lemak Karbohidrat Air
Telur ayam 12,8 % 11,5 % 0,7% 74%
Tepung susu 35,6 % 1% 52 % 3,5 %
Tepung terigu 8,9 % 1,3 % 77,3 % 13,25 %
Tabel 1. Kandungan Nutrisi dari Bahan Pembuatan Pakan Berbentuk Cake
4

Bagian telur ayam yang diambil yaitu bagian kuning telurnya. Biasanya
telur ayam digunakan setelah direbus. Tepung susu yang digunakan pada
umumnya yaitu tepung susu yang tak berlemak. Sedangkan tepung terigu yang
digunakan yaitu tepung terigu yang umum diperoleh di pasaran. Tepung terigu
selain menjadi sumber karbohidrat dapat digunakan pula sebagai binder pada
bahan pakan.

2.4 Kelebihan dan Kekurangan Pakan Berbentuk Cake


Pakan berbentuk cake memiliki kelebihan antara lain :

Pembuatan yang relatif mudah


Dapat digunakan pada ikan yang masih dalam stadia larva
Kandungan nutrisi yang lengkap
Dapat disimpan dalam lemari es untuk digunakan kembali
Sedangkan kekurangan dari pakan berbentuk cake antara lain :
Mudah mengalami ketengikan
Ukuran tidak seragam
BAB III
METODOLOGI

3.1 Waktu dan Tempat


Kegiatan pembuatan pakan berbentuk cake dilaksanakan pada tanggal 22
Mei 2017 di Laboratorium Akuakultur Gedung Dekanat Fakultas Perikanan dan
Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran.

3.2 Alat dan Bahan

3.2.1 Alat
Alat yang Digunakan Fungsi
Timbangan Menimbang bahan yang digunakan
Mixer Mencampurkan bahan
Baskom Wadah dalam pembuatan pakan
Wadah Plastik Penampung sisa-sisa bahan
Kompor Pemanas dalam proses pengukusan
Panci Wadah dalam proses pengukusan

Tabel 2. Alat yang digunakan

3.2.2 Bahan
Bahan yang Digunakan Fungsi
Telur ayam Sumber protein
Tepung susu Sumber protein
Tepung terigu cakra Sumber karbohidrat dan binder
Air Sebagai pelarut
Tabel 3. Bahan yang digunakan

5
6

3.3 Prosedur
Telur diambil bagian kuning telurnya

Kuning telur dikocok sampai mengembang

Tepung susu dan tepung terigu dimasukkan

Adonan dicampur sampai merata sambil ditambah air

Adonan diletakkan dalam wadah

Adonan dikukus selama 1 jam

Cake didinginkan dan dilarutkan dalam air

Cake disimpan dalam lemari es setelah digunakan


BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil
Hasil yang diperoleh dari kelompok 5 disajikan pada tabel 2 dibawah ini

Aroma Tekstur Warna


Aroma khas kue Lembut Kuning
Tabel 4. Hasil

4.2 Pembahasan
Tujuan dari pakan itu sendiri yaitu sebagai kelangsungan hidup ikan,
menstimulasi pertumbuhan ikan, daya tahan tubuh ikan, bahkan merangsang
perkembangan gonad dari ikan tersebut.

Pakan buatan harus memiliki syarat-syarat dan karakteristik sebagai


berikut :

Bentuk butiran bahan baku harus halus agar memudahkan dalam


pengadonan dan pencetakan. Selain ini bahan baku yang halus membuat
pakan lebih kompak dan padat serta mudah dicerna dalam usus ikan.
Daya melayang dalam air. Untuk ikan sebaiknya pakan yang diberikan
harus dapat mengapung sementara sebelum tenggelam untuk memberikan
kesempatan pada ikan untuk memangsanya. Sedangkan untuk udang
pakan harus cepat tenggelam dan mempunyai daya tahan dalam air
Mempunyai daya tarik terhadap ikan agar dapat memancing nafsu makan
ikan.
Bentuk pakan buatan harus disesuaikan dengan kebiasaan makan dan umur
ikan yang dipelihara.

Berdasarkan pembuatan pakan berbentuk cake yang dilakukan oleh


kelompok 5, hasil yang diperoleh yaitu aroma khas kue, tekstur yang
lembut dan warna kekuningan. Pakan beraroma khas kue karena bahan-
bahan yang digunakan merupakan bahan-bahan dasar yang digunakan
untuk membuat kue yang umum dikonsumsi oleh manusia. Warna kuning
berasal dari adonan kuning telur dan

7
8

tekstur yang lembut disebabkan oleh pengukusan. Pakan bentuk cake pada
umumnya digunakan untuk ikan yang masih berada dalam tahap larva.

Kandungan gizi dari pakan berbentuk cake berasal dari telur, tepung
susu, dan tepung terigu. Kandungan nutrisi dari pakan berbentuk cake
terdiri dari protein, karbohidrat, air dan lemak. Pakan juga dapat
ditambahkan kandungan vitamin dan antibiotik sesuai dosis bila
diperlukan.

Gambar 1. Pakan Bentuk Cake


Sumber : dokumentasi pribadi
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
Pakan buatan merupakan pakan yang sengaja dibuat oleh manusia sebagai
pengganti atau pelengkap pakan alami. Pembuatan pakan harus memperhatikan
kandungan nutrisi, kondisi ikan yang akan diberikan, dan nilai ekonomisnya.
Pertimbangan yang harus dipertimbangkan dalam menggunakan bahan pakan
yaitu mudah didapat, harga yang murah, tidak bersaing dengan manusia dan tidak
bersifat racun.

Pakan bentuk cake merupakan salah satu pakan buatan yang dapat dibuat
dengan bahan dan proses yang relatif mudah. Pembuatan pakan cake melalui
proses pencampuran bahan, pengukusan dan penyimpanan. Pakan bentuk cake
pada umumnya diberikan pada ikan dengan stadia larva.

5.2 Saran
Adapun saran yang dapat diberikan pada praktikum pembuatan pakan
berbentuk cake yaitu :

Perlunya pengujian kandungan nutrisi dari pakan cake tersebut


Perlunya uji coba pada ikan uji

9
DAFTAR PUSTAKA

Agustono, Ir. 2010. Modul Pelatihan Teknik Pembuatan Pakan Ikan. Universitas
Airlangga
Aslamsyah, Siti. 2010. Jenis-Jenis Pakan Buatan
Anonim, 2013. Produksi Pakan Buatan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah
Kejuruan
Tim Asisten Nutrisi Ikan. 2017. Petunjuk Praktikum Nutrisi Ikan Pertemuan 1-4.
Universitas Padjadjaran

10
LAMPIRAN

11
Lampiran 1. Alat dan Bahan

Spatula Wadah plastik

Baskom Blender

Telur ayam Tepung terigu dan tepung susu

12
Lampiran 2. Dokumentasi Kegiatan

Penimbangan bahan Pencampuran tepung terigu dan


tepung susu

Pencampuran kuning telur kedalam Penuangan adonan sebelum dikukus


adonan

Hasil

13
14