ANALISA DATA
Masalah
No. Data Etiologi
keperawatan
1. Ds : infeksi TB Paru Ketidakefektifan
(hasil kultur menunjukkan adanya bersihan jalan
- Pasien mengeluh bakteri M.tuberculosa) napas
sesak sejak 1 minggu
memungkinkan pengaliran protein
yang lalu plasma dan cairan kedalam rongga
- Pasien mengeluh secara cepat
(perkusi redup)
batuk disertai dengan
dahak berwarna putih Efusi Pleura
(foto thorax : tampak massive PI,
kental effusion dextra disertai collaps dan
DO : atelektsis paru kanan)
- Hasil kultur
respon inflamasi
menunjukkan terdapat (hasil kultur : pelepasam sel radang
bakteri M. PMN,MN dan histiosit)
tuberculosa
- Perkusi menunjukkan peningkatan produksi secret
(ronkhi + dan wheezing -)
suara redup (dull)
- Hasil CT Scan thorax
penurunan kemampuan batuk
menunjukkan efektif
infiltrasi cairan pada (pasien tampak susah saat batuk
karena menyebabkan nyeri
pleura, effusion bertambah)
dextra disertai collaps
dan atelektsis paru ketidakefektifan bersihan jalan
kanan napas
(RR 22x/menit, retraksi dinding
- Respon inflamasi : dada, pergerakan dinding dada
Pelepasan sel radang tidak simetri)
PMN, MN, histiosit
(berdasarkan hasil
kultur sputum),nyeri
pada area paru kanan
- Ronkhi (+) dan
wheezing (-)
- Pasien tampak sesak,
terpasang oksigen
nasal kanul 2-4l
- RR 22x/menit
- Pasien terpasang
WSD
- Terdapat pernapasan
cuping hidung dan
retraksi dinding dada
- Pergerakan dinding
dada tidak simetris
(cembung pada sisi
yang sakit)
2. Ds : infeksi TB Paru Nyeri Akut
- P: nyeri setelah
beraktivitas dan saat memungkinkan pengaliran protein
plasma dan cairan kedalam rongga
istirahat Kelain
secara cepat dara
- Q : nyeri seperti ( Perkusi menunjukkan suara redup
(dull))
tertekan, dada terasa
sesak Efusi Pleura
(foto thorax : effusion dextra
- R: Nyeri dada
disertai collaps dan atelektsis paru
sebelah kanan pada kanan)
area pemasangan
WSD
Peradangan pemasangan
- S: Skala nyeri 8 pada pleura WSD
- Time : nyeri dirasa
hilang timbul
Eksudat kedalam rongga pleura
DO :
- Perkusi menunjukkan Gesekan pada pleura saat bernapas
(pasien mengeluh yeri saat
suara redup (dull)
bernapas)
- CT Scan thorax :
Nyeri akut
effusion dextra
disertai collaps dan
atelektsis paru kanan
- indikasi pemasangan
WSD : julah cairan
yang banyak dan
mengakibatkan
pasien sesak
- Pelepasan sel radang
PMN, MN, histiosit
(berdasarkan hasil
kultur sputum),
- GCS 456
- Tekanan darah
:110/90mmHg
- Suhu : 36 oC
- Nadi : 84 x/menit
- RR : 22x/menit
Ds:
- Pasien mengatakan
3. nyeri pada area infeksi TB Paru Resiko Infeksi
pemasangan WSD
memungkinkan pengaliran protein
- Skala nyeri 8, nyeri plasma dan cairan kedalam rongga
dirasa hilang timbul secara cepat
Kelain
dara
Do: Efusi Pleura
- Hasil kultur
menunjukkan pemasangan WSD
terdapat bakteri M. Resiko infeksi
tuberculosa
- Perkusi menunjukkan
suara redup (dull)
- Hasil CT scan thorax
menunjukkan
infiltrasi cairan pada
pleura, effusion
dextra disertai collaps
dan atelektsis paru
kanan
- Banyaknya jumlah
cairan ditandai dengan
sesak
- Pasien terpasang wsd
pada dada sebelah
kanan
- Leukosit 10,17 106/uL
- Eosinophil 1,0
- Basophil 0,4%
- Neutrophil 13,7%
- Limfosit 17,8%
- Monosit 6,2%
- Hb 12,80g/Dl
- Pada pemeriksaan
laboratorium Kultur
sputum ditemukan sel
epitel dengan
perubahan radang (sel
radang PMN,MN)
Ds :
- Pasien tampak lemah
- Pasien mengeluh sesak
4.
bertambah saat infeksi TB Paru Intoleransi aktivitas
melakukan aktivitas
memungkinkan pengaliran protein
Do: plasma dan cairan kedalam rongga
- Hasil kultur secara cepat
Kelain
menunjukkan dara
Efusi Pleura
terdapat bakteri M.
tuberculosa Pasien terpasang infus, WSD pada
dada sebalh kanan, sesak
- Perkusi menunjukkan bertambah saat dilakukan aktivitas
suara redup (dull)
Intoleransi aktivitas
- Hasil CT scan thorax
menunjukkan
infiltrasi cairan pada
pleura, effusion
dextra disertai collaps
dan atelektsis paru
kanan
- Jumlah cairan yang
banyak ditandai
dengan pasien
mengeluh sesak
- Pasien terpasang infus
- Pasien terpasang WSD
didada sebelah kanan
- TD :110/90mmHg
DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN
(Berdasarkan prioritas)
Ruang : 23
Nama Pasien : NY.SG
Diagnosa : Efusi Pleura
No. TANGGAL DIAGNOSA KEPERAWATAN TANGGAL TANDA
Dx MUNCUL TERATASI TANGAN
1 5/9/2017 Ketidakefektifan bersihan jalan napas
berhubungan dengan penyumbatan saluran
nafas oleh sputum yang ditandai dengan
produksi suputum (+)
2 5/9/2017 Nyeri Akut berhubungan dengan agen cedera
ditandai dengan mengatakan nyeri secara
verbal
3 5/9/2017 Resiko infeksi berhubungan dengan prosedur
invasive ditandai dengan tampak pemasangan
WSD pada dada sebelah kanan pasien
4 5/9/2017 Intoleransi Aktivitas berhubungan dengan
tirah baring ditandai dengan pasien tampak
lemah, terpasang infus, nadi meningkat
setelah pasien beraktivitas