Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL

Disusun Oleh:

Budiman (A1B017023)

I Putu Alit Arsana (D1A017119)

Widya Yunita Utami (L1A017110)

UPT. TAHUN PERTAMA BERSAMA


UNIVERSITAS MATARAM
2017
1

POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL


(POLTRANAS)

Abstract

The aim of this paper was to know: (1) the truth of politics and national strategy,
(2) the main aspect of politics and national strategy and, (3) the implementation of
politics and national strategy. The arrangement of this paper was with deductive
method. Where it is a general analysis method which is described to be concrete to
explain the conclusion. The results of this paper were: we can understand the main role
of politics and national strategy, the trurth of politics and national strategy, and the
implementation of it. In summary, politics and national strategy are the general policy
to obtain the national aim and ambition.

Key words: politics, national strategy, national politics.

Abstraksi

Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengetahui: (1) hakikat politik dan strategi
nasional, (2) aspek utama politik dan strategi nasional dan, (3) implementasi politik dan
strategi nasional. Penyusunan makalah ini menggunakan metode deduktif, yang
merupakan metode analisis umum yang diuraikan secara konkret untuk menjelaskan
kesimpulan. Hasil dari makalah ini adalah: kita bisa memahami peranan penting,
hakikat, dan implementasi politik dan strategi nasional. Kesimpulannya, politik dan
strategi nasional adalah kebijakan umum untuk meraih cita-cita dan tujuan nasional.

Kata kunci: politik, strategi nasional, politik nasional.


2

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkedaulatan dan merdeka dimana bangsa yang
merdeka tentunya akan mengatur urusan dalam negerinya sendiri tanpa ada campur tangan lagi dari
negera luar dalam urusan pemerintahan. Sejak peristiwa proklamasi di tahun 1945, terjadi perubahan
yang sangat mendasar dari negara Indonesia, terutama yang berkaitan dengan kedaulatan dan sistem
pemerintahan dan politik . Pada awal masa kemerdekaan, kondisi politik Indonesia belum
sepenuhnya baik. Kondisi indonesia masih belum tertata dengan baik dan belum stabil. Tetapi,
setelah beberapa tahun berjalan kondisi internal Indonesia sudah mulai teratur dan membaik.
Selangkah demi selangkah Indonesia mulai membenahi dan mengatur sistem pemerintahannya
sendiri .
Di zaman sekarang yaitu zaman yang serba modern dengan mulai lunturnya rasa nasionalisme
banyak pemuda Indonesia yang tidak mengerti akan makna politik bebas aktif yang digunakan oleh
Indonesia, dan tidak sedikit di antara mereka yang salah mengartikan makna politik bebas aktif
tersebut. Oleh karena itu, kiranya kita perlu untuk membahas tentang politik dan strategi bangsa
Indonesia.

Tujuan Makalah
Makalah ini disusun tentunya dengan maksud atau tujuan-tujuan tertentu. Adapun tujuan
disusunnya makalah tentang politik dan strategi nasional ini adalah sebagai berikut :
a. Untuk mengetahui seluk-beluk politik dan strategi nasional
b. Untuk memahami lebih jauh tentang hakikat dari politik dan strategi nasional
c. Untuk mengetahui lebih luas terkait dengan aspek utama dari politik dan strategi nasional dan
d. Dan lebih mengenal tentang implementasi dari politik dan strategi nasional.
3

MATERI DAN METODE

Materi
Bahan-bahan atau materi yang akan disusun menjadi sebuah makalah adalah sebagai berikut :
a. Pengertian politik dan strategi nasional
b. Hakikat politik nasional
c. Aspek-aspek utama dalam politik dan strategi nasional
d. Implementasi politik dan strategi nasional

Metode
Adapun metode yang digunakan dalam penyusunan makalah tentang politik dan strategi
nasional ini adalah sebagai berikut :
Waktu dan tempat
Makalah ini disusun secara bersama-sama, dimana tempat penyusunan makalah ini
dilaksanakan di perpustakaan Universitas Mataram dari 7 September 2017 sampai dengan 11
September 2017.
Referensi
Adapun sumber atau referensi yang digunakan dalam penyusunan makalah adalah sebagai
berikut :
a. Pendidikan Kewarganegaraan yang ditulis oleh Noor Ms Bakry.
b. Pendidikan Politik, ditulis oleh Kartini, Kartono.
c. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi, ditulis oleh Sinamo, N.
d. Pendidikan kewarganegaraan: perjuangan menghidupi jati diri bangsa, ditulis oleh Rahayu, M
e. Pendidikan kewarganegaraan, ditulis oleh Sumarsono.
4

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Pengertian Politik Dan Strategi Nasional


1. Pengertian politik

a. Secara etimologi
Secara etimologis, politik berasal dari kata Yunani polis yang berarti kota
atau negara kota. Kemudian arti itu berkembang menjadi polites yang berarti
warganegara, politeia yang berarti semua yang berhubungan dengan negara, politika
yang berarti pemerintahan negara dan politikos yang berarti kewarganegaraan.
Politik juga berasal dari bahasa Inggris; politic: bijaksana, beradab, berakal, yang
dipikirkan ; polite : sopan, halus, beradab, sopan santun, terpilih, yang halus budi
bahasanya ; policy : kebijaksanaan, haluan negara ,
Bahasa Jerman ; politisch : diplomatic, politic, calculating, designing, wise, clever,
smart, prudent, intelligent , politika : reasonable, prudent, wise, sensible, discreet,
clever, deft, deliberate, considered, advised, measured, discerning, penetrating,
shrewd, astute, perspicacious, calculating, prudent, tactical, forehanded, provident.
Dalam bahasa Indonesia, Secara umum politik mempunyai dua arti, yaitu politik
dalam arti kepentingan umum (politics) dan politik dalam arti kebijakan (policy).
Politik dalam arti politics adalah rangkaian asas/prinsip, keadaan, jalan, cara atau alat
yag akan digunakan untuk mencapai tujuan. Sedangkan politik dalam arti policy
adalah penggunaan pertimbangan tertentu yang dapat menjamin terlaksananya usaha
untuk mewujudkan keinginan atau cita-cita yang dikehendaki. Policy merupakan cara
pelaksanaan asas, jalan, dan arah tersebut sebaik-baiknya.Politics dan policy
mempunyai hubungan yang erat dan timbal balik.

b. Secara terminologi
Menurut Noor Ms Bakry bahwa definisi politik adalah tindakan dari satu individu atau
satu kelompok individu mengenai satu masalah atau keseluruhan masalah dari
masyarakat atau negara.
Menurut F. Isjwara politik ialah salah satu perjuangan untuk memperoleh kekuasaan
atausebagai tekhnik menjalankan kekuasaan-kekuasaan.
5

Menurut Kartini Kartono bahwa politik dapat diartikan sebagai aktivitas perilaku atau
proses yang menggunakan kekuasaan untuk menegakkan peraturan-peraturan dan
keputusan-keputusan yangsah berlaku di tengah masyarakat.

2. Pengertian strategi nasional

a. Secara etimologi
Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai the art of the
general atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.

b. Secara terminologi
Karl von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan
tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan. Dalam pengertian
umum, strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau pencapaian tujuan.
Noor Ms Bakry berpendapat bahwa strategi nasional adalah cara pelaksanaan
kebijaksanaan nasional, dan dapat dikatakan strategi nasional merupakan rencana yang
harus bersifat kenyal dan dinamis disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta
kemampuan disamping nilai seni.

3. Pengertian politik dan strategi nasional


Politik Nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk
mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian, definisi politik adalah
asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan,
pengembangan, pemeliharaan, dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan nasional
untuk mencapai tujuan nasional. Strategi nasional disusun untuk pelaksanaan politik
nasional. Jadi, strategi Nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam
mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional.

B. Hakikat Politik Nasional


Hakikat politik nasional adalah kebijaksanaan nasional yang menjadi landasan serta arah bagi
penyusunan konsep strategi nasional. Kebijaksanaan nasional merupakan manifestasi dan upaya
pencapaian tujuan nasional melalui rumusan pokok kegiatan mencapai tujuan.
Politik nasional menggariskan usaha-usaha untuk mencapai tujuan nasional yang dalam
perumusannya dibagi dalam tahap-tahap utama yaitu jangka panjang, jangka menengah, dan jangka
pendek.
6

C. Aspek-Aspek Utama Dalam Politik Dan Strategi Nasional


Politik nasional itu meliputi :
1. Politik dalam negeri
Politik dalam negeri yang diarahakan kepada mengangkat, meninggikan, dan memelihara
harkat, derajat, dan potensi rakyat Indonesia yang pernah mengalami kehinaan dan kemelaratan
akibat penjajahan, menuju sifat-sifat bangsa yang terhormat dan dapat dibanggakan.
2. Politik luar negeri
Politik luar negeri bersifat bebas akitf, anti imperialism dan kolonialisme, mengabdi kepada
kepentingan nasional dan amanat penderitaan rakyat serta diarahkan kepada pembentukan
solidaritas antar bangsa terutama bangsa-bangsa Asia-Afrika dan negara-negara non-aligned.
3. Politik ekonomi
Politik ekonomi yang bersifat swasembada/swadaya dengan tidak berarti mengisolasi diri
tetapi diarahkan kepada peningkatan taraf gidup dan daya kreasi rakyat Indonesia sebesar-
besarnya.
4. Politik pertahanan keamanan
Bersifat aktif dan diarahkan kepada pengamanan serta perlindungan bangsa dan negara
serta usaha-usaha nasional dan penanggulangan segala macam tantangan, hambatan, dan
ancaman.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi politikdan strategi nasional antara lain :
a. Ideologi dan politik
Potensi ideologi dan politik dihimpun didalam pengertian kesatuan dan persatuan nasional
yang menggambarkan kepribadian bangsa keyakinan atas kemampuan sendiri dan yang
berdaulat serta berkesanggupan untuk menolong bangsa-bangsa yang masih dijajah guna
mencapai kemerdekaan.
b. Ekonomi
Kesuburan, kekayaan alam, maupun tenaga kerja yang terdapat di Indonesia merupakan
potensi ekonomi yang besar sekali, bukan saja untuk mencukupi keperluan sendiri tetapi
juga dunia/negara lain.
c. Sosial budaya
Kebhinekaan dalam berbagai segi kehidupan bangasa merupakan kerawanan yang
dipersatukan agar menjadi kekuatan.
7

d. Pertahanan keamanan
Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) yang lahir dalam kancah revolusi fisik
Indonesia, tumbuh menjadi kekuatan militer yang modern dan merupakan inti sistem
pertahanan keamanan rakyat semseta.

D. Implementasi Politik Dan Strategi Nasional


Bentuk wujud dari Polstranas adalah GBHN atau Garis-garis Besar Haluan Negara. Visi dari
Polstranas tertuang dalam GBHN 1999-2004, yaitu terwujudnya masyarakat yang damai,
demokratis, berkeadilan dan sejahtera dalam wadah negara kesatuan RI. Implementasi Polstranas
dalam berbagai bidang kehidupan tertuang dalam GBHN, yaitu:
1. Implementasi poltranas di bidang hukum, antara lain :
Mengembangkan budaya hukum disemua lapisan masyarakat demi terciptanya
kesadaran dan kepatuhan hukum dalam rangka supremasi hukum dan tegaknya negara
hukum.
Menata sistem hukum nasional yang menyeluruh dan terpadu dengan mengakui dan
menghormati hukum agama dan hukum nasional yang diskriminatif, termasuk
ketidakadilan yang tidak sesuai dengan tuntutan reformasi,melalui program legislasi.
Menegakan hukum secara konsisten untuk lebih menjamin kepastian
hukum,keadilan,kebenaran,dan supermasi hukum serta menghargai hak asasi manusia.
Melanjutkan ratifikasi konvensi internasional dalam bentuk undang-undang, terutama
yang berkaitan dengan hak asasi manusia,sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan
bangsa.
Meningkatkan integritas moral dan profesionalitas aparat penegak hukum,termasuk
kepolisian Negara Republik Indonesia, melalui peningkatan kesejahteraan,dukungan
sarana dan prasarana hukum,pendidikan, serta pengawasan yang efektif untuk
membubuhkan kepercayaan masyarakat.
2. Implementasi poltranas di bidang ekonomi, berupa :
Mengembangakan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar
yang adil berdasaekan prinsip persaingan sehat.
Memperhatikan pertumbuhan ekonomi,nilai-nilai keadilan, kepentingan sosial, kualitas
hidup, pembangunan dan berwawasan lingkungan yang berkelajutan dan menjamin
kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja.
8

Mengembangakan pesaingan yang sehat dan adil serta menghindarkan terjadinya


struktur pasar monopilistik dan berbagai struktur pasar distortif yang merugikan
masyarakat.
Mengoptimalkan peran pemerintah dalam mengoreksi ketidaksempurnaan pasar
dengan menghilangkan seluruh hambatan yang mengganggu mekanisme pasar melalui
regulasi,layanan publik,subsidi,dan insentif yang dilakukan secara transparan dan
diatur oleh undang-undang.
Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global sesuai dengan kemajuan
teknologi melalui pembentukan keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan
komparatif sebagi negara maritim dan agraris dan kompetensi serta produk unggulan
disetiap daerah.
3. Implementasi poltranas di bidang politik, sebagai berikut :
a. Politik dalam negeri
Memperkuat keberadaan dan kelangsungan NKRI yang bertumpu pada ke-bhineka-
tunggal-ika-an.
Menyempurnakan UUD 1945 sejalan dengan kebutuhan bangsa, dinamika dan
tuntutan reformasi.
Meningkatkan peran MPR,DPR dan lembaga-lembaga tinggi negara lainya dengan
menegaskan fungsi,wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip
pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga eksekutif,
legislatif, dan yudikatif.
Mengembangkan sistem politik nasional demokratis dan terbuka, mengembangkan
kehidupan kepartaian yang meghormati keberagaman aspirasi politik, dan
mengembangkan sistem serta penyelenggaraan pemilu demokratis dengan
menyempurnakan berbagai peraturan perundang-undangan di bidang politik.
Meningkatkan kemandirian partai politik terutama dalam memperjuangkan aspirasi
dan kepentingan rakyat serta mengembangkan fungsi pengawasan yang efektif
terhadap kinerja lembaga lembaga negara. Meningkatkan efektifitas, fungsi, dan
partisipasi organisasi kemasyarakatan, kelompok profesi, dan lembaga swadaya
masyarakat dalam kehidupan bernegara.
b. Politik luar negeri
9

Menegaskan arah politik luar negeri indonesia yang bebas aktif dan berorientasi pada
kepentingan nasional, menitiberatkan pada solidaritas antar negara
berkembang,mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa, menolak penjajahan dalam
segala bentuk. Dalam melakukan perjanjian dan kerja sama internasional yang
menyangkut kepentingan dan hajad hidup orang banyak harus dengan persetujuan
lembaga perwakilan rakyat.
4. Implementasi poltranas di bidang sosial, dapat berupa :
a. Bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial
Meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang saling mendukung.
Memprioritaskan upaya peningkatan kesehatan, pencegahan, penumbuhan,
pemulihan, dan rehabilitas.
Meningkatkan dan memelihara mutu lembaga dan pelayanan kesehatan melalui
pemberdayaan sumber daya manusia secara berkelanjutan dan sarana serta prasarana
dalam bidang medis.
Mengembangkan sistem jaminan sosial tenaga kerja bagi seluruh tenaga kerja untuk
mendapatkan perlindungan, keamanan, dan keselamatan kerja yang memadai,
pengelolaanya melibatkan pemerintah, perusahaan dan pekerja.
Membangun ketahanan sosial yang mampu memberi bantuan penyelamatan dan
pemberdayaan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial.
b. Kebudayaan kesenian dan pariwisata
Mengembangakan dan membina kebudayaan nasional bangsa Indonesia yang
bersumber dari warisan budaya leluhur bangsa,budaya nasional yang mengandung
nilai-nilai universal termasuk termasuk kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Merumuskan nilai-nilai kebudayaan indonesia untuk memberikan rujukan sisitem
nilai bagi totalitas perilaku kehidupan ekonom, politik, hukum, dan kegiatan
kebudayaan dalam rangka pengembangan kebudayaan nasional dan peningkatan
kualitas berbudaya masyarakat.
Mengembangkan sikap kritis terhadap nilai-nilai budaya dalam rangka memilah-milah
nilai budaya yang kondusif dan serasi untuk menghadapi tantangan pembaangunan
dimasa depan.
10

KESIMPULAN

Politik Nasional adalah kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai
suatu cita-cita dan tujuan nasional. Strategi nasional disusun untuk pelaksanaan politik
nasional. Hakikat politik nasional adalah kebijaksanaan nasional yang menjadi landasan serta
arah bagi penyusunan konsep strategi nasional.
Polstranas memiliki hubungan yang erat dengan pembangunan nasional karena dapat
menentukan prioritas dan pemerataan pembangunan yang damai, aman, adil, dan
demokrasi. Keseluruhan semangat, arah, dan gerak pembangunan Nasional dilaksanakan
sebagai pengamalan semua sila pancasila secara serasi dan sebagai kesatuan yang utuh.
Aspek utama dalam Poltranas meliputi Politik dalam negeri, politik luar negeri, politik
ekonomi, dan politik pertahanan dan keamanan. Implementasi Poltranas mencakup 4 bidang
yaitu hukum, ekonomi, politik dan sosial.
11

DAFTAR PUSTAKA

Kartono, & kartini. (1996). Pendidikan Politik. Bandung: Mandiri Maju.

Noor, M. B. (1999). Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Rahayu, M. (2007). Pendidikan Kewarganegaraan : Perjuangan Menghidupi Jati Diri Bangsa. Jakarta:
PT Grasindo.

Sinamo, N. (2010). Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: PT Bumi Intitama
Sejahtera.

Sumarsono. (2006). Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.