0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
125 tayangan15 halaman

Pertemuan Ke 3

Dokumen tersebut membahas beberapa teori tentang penyebab kecelakaan kerja, termasuk Teori Domino yang menjelaskan hubungan antara berbagai faktor penyebab kecelakaan, Teori Biaya Gunung Es yang menjelaskan berbagai biaya akibat kecelakaan, serta beberapa teori lain seperti Teori 3 Penyebab Dasar dan Teori Domino versi Frank Bird."

Diunggah oleh

renny
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
125 tayangan15 halaman

Pertemuan Ke 3

Dokumen tersebut membahas beberapa teori tentang penyebab kecelakaan kerja, termasuk Teori Domino yang menjelaskan hubungan antara berbagai faktor penyebab kecelakaan, Teori Biaya Gunung Es yang menjelaskan berbagai biaya akibat kecelakaan, serta beberapa teori lain seperti Teori 3 Penyebab Dasar dan Teori Domino versi Frank Bird."

Diunggah oleh

renny
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

2/17/2016

PERTEMUAN KE-3

(TEORI KECELAKAAN KERJA)

IVAN DARMA WANGSA, ST.MT

Materi Bahasan
Teori Domino (Heinrich, 1931)
Teori Gunung Es - Biaya Kecelakaan Kerja
Teori Three Basic Causes of Accident
Teori Piramida Kecelakaan
Teori Domino II (Frank Bird, 1970)
Teori Loss Causation Model (Bird & German, 1985)
Teori De Reamer (1980)
Teori Swiss Cheese (James Reason, 1991)

1
2/17/2016

Unsur Penyebab
Setiap kecelakaan dapat dicegah
Faktor penyebab kecelakaan tidak berdiri sendiri
tetapi terdiri dari beberapa faktor yang saling
berhubungan

FAKTOR
KECELAKAAN
RANGKAIAN SEBAB-AKIBAT KECELAKAAN
(DOMINO EFFECTS)

Teori Domino (Heinrich, 1931) 1


Heinrich (1931) melakukan analisis terhadap 75.000
laporan kecelakaan perusahaan dan mengembangkan
sebuah teori. Hasil dari analisisnya menunjukkan bahwa
88% kecelakaan disebabkan oleh tindakan berbahaya
(unsafe act), sedangkan sisanya disebabkan oleh hal-hal
yang tidak berkaitan dengan kesalahan manusia, yaitu 10%
disebabkan kondisi yang berbahaya (unsafe condition) dan
2% disebabkan takdir Tuhan.
Teori ini dinamakan dengan teori Domino, dimana teori
ini menganalogikan faktor-faktor kecelakaan kerja
sebagai kartu Domino yang posisinya berdiri tegak dan
disejajarkan antara satu dengan yang lainnya cedera.

2
2/17/2016

Teori Domino (Heinrich, 1931) 2


Teori Domino (Heinrich, 1931) merumuskan
kecelakaan terdiri dari 5 faktor yang saling
berhubungan :
1. Pengawasan
2. Faktor pekerjaan / faktor pribadi
3. Tindakan dan kondisi berbahaya (unsafe act and
unsafe condition) *
4. Kecelakaan
5. Cedera
Faktor ketiga dapat diputuskan sehingga tidak
terjadi kecelakaan hingga cedera.

Teori Domino (Heinrich, 1931) 3


Kenapa perbuatan tersebut dilakukan berbahaya:
Kurangnya pengatahuan
Kurangnya ketrampilan / pengalaman

Tidak ada kemauan

Faktor kelelahan

Jenis pekerjaan yang tidak sesuai

Gangguan mental

Kesalahan dalam sifat dan tingkah laku manusia

3
2/17/2016

Teori Domino (Heinrich, 1931) 4


Contoh-contoh perbuatan berbahaya (unsafe act):
Menjalankan mesin / peralatan tanpa wewenang
Menjalankan mesin / peralatan tidak sesuai prosedur
Membuat Alat Pengaman / K3 tidak berfungsi
Lalai / lupa menggunakan APD (Alat Pelindung Diri)
Mengangkat barang dengan cara yg salah
Mengambil posisi pada tempat yang berbahaya
Membetulkan mesin dalam keadaan jalan
Lalai memberikan peringatan atau lupa mengamankan
tempat kerja
Bersenda gurau tidak pada tempatnya
Memaksakan diri untuk bekerja walaupun sakit
Merancang /memasang peralatan tanpa pengaman

Teori Domino (Heinrich, 1931) 5


Contoh-contoh kondisi berbahaya (unsafe condition):
Pelindung atau pengaman yang tidak memadai
Peralatan / perkakas dan bahan yang rusak tetap digunakan
Penempatan barang yang salah
Sistem peringatan yang tidak memadai
Pengabaian terhadap perkiraan bahaya kebakaran/peledakan
Kebersihan lingkungan kerja yang jelek
Polusi udara di ruangan kerja (gas, uap, asap, debu dsb.)
Kebisingan yang berlebihan
Pemaparan Radiasi
Ventilasi yang tidak memadai
Penerangan yang tidak memadai

4
2/17/2016

Teori Domino (Heinrich, 1931) 5


2 Cara Pengendalian Kecelakaan Kerja
Berdasarkan Teori Domino

KECELAKAAN (Accident)

CEDERA
HUMAN ERROR

Teori Domino (Heinrich, 1931) 6


Cara Pertama

PROGRAM K3
KURANGNYA PENGAWASAN

KECELAKAAN (Accident)

CEDERA

5
2/17/2016

Teori Domino (Heinrich, 1931) 7


Cara Kedua

KURANGNYA PENGAWASAN

KECELAKAAN (Accident)

CEDERA

Teori Gunung Es - Biaya Kecelakaan Kerja


BIAYA KECELAKAAN DAN PENYAKIT
Pengobatan/ Perawatan
Gaji (Biaya Diasuransikan)
$ 1
Kerusakan gangguan
Kerusakan peralatan dan perkakas
Kerusakan produk dan material
5 HINGGA $50
$ Terlambat dan ganguan produksi
Biaya legal hukum
BIAYA DALAM PEMBUKUAN: Pengeluaran biaya untuk penyediaan
KERUSAKAN PROPERTI fasilitas dan peralatan gawat darurat
(BIAYA YANG TAK Sewa peralatan
DIASURANSIKAN)
Waktu untuk penyelidikan

$ 1 HINGGA $3 Gaji terus dibayar untuk waktu yang hilang


Biaya pemakaian pekerja pengganti dan/ atau
biaya melatih
BIAYA LAIN YANG
TAK DIASURANSIKAN Upah lembur
Ekstra waktu untuk kerja administrasi
Berkurangnya hasil produksi akibat dari
sikorban
Hilangnya bisnis dan nama baik

6
2/17/2016

Teori Gunung Es - Biaya Kecelakaan Kerja

Teori 3 Basic Causes of Accident


Poor Management Safety Policy & Decisions
Personal Factors Basic Causes
Environmental Factors

Unsafe
Unsafe Act Indirect Causes Condition

Unplanned release of
Energy and/or
Hazardous material ACCIDENT
Personal Injury
Property Damage

7
2/17/2016

Teori Piramida Kecelakaan

Teori Domino II (F. Bird Jr. 1970)

Lack of SYMPTOM
Control
ORIGIN CONTACT Loss

LACK OF BASIC IMMEDIATED INCIDENT /


INJURY /
ACCIDENT
CONTROL CAUSES CAUSES DAMAGE

8
2/17/2016

Teori Loss Causation Model (Bird & German, 1985)

Lack of Basic Immediate


Control Causes Causes
Incident Loss

oInadequate oPersonal oSubstandard


oContact
Program Factors Acts People
With Energy Property
oInadequate oSubstandard or
o Job Conditions
Process
Standard Factors oSubstance (Profit)
o Inadequate
Compliance

Teori Loss Causation Model (Bird & German, 1985)

LEMAHNYA SEBAB PENYEBAB INSIDEN


KONTROL KERUGIAN
DASAR LANGSUNG (Kontak)

o PROGRAM
TAK SESUAI <KEJADIAN>
oFAKTOR oPERBUATAN oMANUSIA
PERORANGAN TAK AMAN o KONTAK
o STANDAR DENGAN
oMATERIAL
TAK SESUAI &
oFAKTOR oKONDISI ENERGI oPROSES
KERJA TAK AMAN ATAU PRODUKSI
o KEPATUHAN
THD o BAHAN/
STANDAR ZAT

9
2/17/2016

Teori De Reamer (1980)


Penyebab Kecelakaan Kerja dikelompokkan
KASUS
KECELAKAAN
dalam 2 kelompok:
IMMEDIATE CONTRIBUTING
CAUSES
Immediate
CAUSES Causes
Contributing Causes
1. PERBUATAN AKIBAT 1. Manajemen
BERBAHAYA KECELAKAAN dan Supervisi
(Unsafe Acts)
2. Kondisi Mental
2. KONDISI Pekerja
-Cidera
BERBAHAYA -Kerusakan Asset
(Unsafe Conditions) 3. Kondisi Fisik
-Kerusakan Lingkungan
Pekerja
-Berpengaruh thd :
-Produktivitas, Kualitas,
Effisiensi Biaya, Loss

Teori Swiss Cheese (1991) 1


Teori ini dikembangkan oleh James Reason
(1991), menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi
karena tidak adanya pertahanan (pertahanannya
lemah). Ada dua pertahanan yang disebutkan
dalam teori ini, yaitu:
Latent failure, yaitu pertahanan di organisasi
Active failure, yaitu pertahanan di human (manusia).

Jika salah satu dari pertahanan tersebut lemah maka


akan terjadi kecelakaan

10
2/17/2016

Teori Swiss Cheese (1991) 2

Teori Swiss Cheese (1991) 3


Teori ini menjelaskan bahwa bahwa suatu kecelakaan
bisa disebabkan oleh tidak hanya satu kegagalan
melainkan rentetan kegagalan dari mulai perencanaan,
praktek kerja aman, hingga kegagalan sistem
manajemen.

11
2/17/2016

Contoh Teori Swiss Cheese

Langkah Penanggulangan Kecelakaan Kerja - 1

Peraturan Perundang-undangan
Ketentuan & syarat K3 mengikuti perkembangan
ilmu pengetahuan, teknik & teknologi
Penerapan ketentuan & syarat K3 sejak tahap
rekayasa / desain
Pengawasan & pemantauan pelaksana K3
Standarisasi
Standar K3 maju akan menentukan tingkat
kemajuan pelaksana K3
Inspeksi / Pemeriksaan
Suatu kegiatan pembuktian sejauh mana kondisi
tempat kerja masih memenuhi ketentuan &
persyaratan K3

12
2/17/2016

Langkah Penanggulangan Kecelakaan Kerja - 2

Riset Teknis, Medis, Psikologis & Statistik


Riset / penelitian untuk menunjang tingkat
kemajuan bidang K3 sesuai perkembangan ilmu
pengetahuan, teknik & teknologi
Pendidikan & Pelatihan
Peningkatan kesadaran, kualitas pengetahuan &
ketrampilan K3 bagi Tenaga Kerja
Persuasi / Penyuluhan
Cara penyuluhan & pendekatan di bidang K3,
bukan melalui penerapan & pemaksaan melalui
sanksi-sanksi

Langkah Penanggulangan Kecelakaan Kerja - 3

Asuransi
Insentif finansial untuk meningkatkan
pencegahan kecelakaan kerja dengan
pembayaran premi asuransi terhadap tenaga
kerja bagi perusahaan yang memenuhi syarat K3
Penerapan K3
Langkah-langkah pengaplikasian K3 di tempat
kerja dalam upaya memenuhi syarat-syarat K3 di
tempat kerja

13
2/17/2016

TUGAS KETIGA
Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis sumber bahaya (hazard)
secara umum!
Apa yang dimaksud dengan Job Safety Analysis (JSA) dan
berikan contoh pemakaian dalam Industri?
Apa yang dimaksud dengan Permit to Work atau Surat Ijin
Kerja dan berikan contoh pemakaian dalam Industri!

Diketik dalam ukuran kertas A4 dan dikumpulkan pada


pertemuan selanjutnya.
Berisi :
Nama, nomor mahasiswa, kelas, jurusan, soal dan
jawaban

14
2/17/2016

SEKIAN DAN TERIMA KASIH

15

Anda mungkin juga menyukai