2/17/2016
PERTEMUAN KE-3
(TEORI KECELAKAAN KERJA)
IVAN DARMA WANGSA, ST.MT
Materi Bahasan
Teori Domino (Heinrich, 1931)
Teori Gunung Es - Biaya Kecelakaan Kerja
Teori Three Basic Causes of Accident
Teori Piramida Kecelakaan
Teori Domino II (Frank Bird, 1970)
Teori Loss Causation Model (Bird & German, 1985)
Teori De Reamer (1980)
Teori Swiss Cheese (James Reason, 1991)
1
2/17/2016
Unsur Penyebab
Setiap kecelakaan dapat dicegah
Faktor penyebab kecelakaan tidak berdiri sendiri
tetapi terdiri dari beberapa faktor yang saling
berhubungan
FAKTOR
KECELAKAAN
RANGKAIAN SEBAB-AKIBAT KECELAKAAN
(DOMINO EFFECTS)
Teori Domino (Heinrich, 1931) 1
Heinrich (1931) melakukan analisis terhadap 75.000
laporan kecelakaan perusahaan dan mengembangkan
sebuah teori. Hasil dari analisisnya menunjukkan bahwa
88% kecelakaan disebabkan oleh tindakan berbahaya
(unsafe act), sedangkan sisanya disebabkan oleh hal-hal
yang tidak berkaitan dengan kesalahan manusia, yaitu 10%
disebabkan kondisi yang berbahaya (unsafe condition) dan
2% disebabkan takdir Tuhan.
Teori ini dinamakan dengan teori Domino, dimana teori
ini menganalogikan faktor-faktor kecelakaan kerja
sebagai kartu Domino yang posisinya berdiri tegak dan
disejajarkan antara satu dengan yang lainnya cedera.
2
2/17/2016
Teori Domino (Heinrich, 1931) 2
Teori Domino (Heinrich, 1931) merumuskan
kecelakaan terdiri dari 5 faktor yang saling
berhubungan :
1. Pengawasan
2. Faktor pekerjaan / faktor pribadi
3. Tindakan dan kondisi berbahaya (unsafe act and
unsafe condition) *
4. Kecelakaan
5. Cedera
Faktor ketiga dapat diputuskan sehingga tidak
terjadi kecelakaan hingga cedera.
Teori Domino (Heinrich, 1931) 3
Kenapa perbuatan tersebut dilakukan berbahaya:
Kurangnya pengatahuan
Kurangnya ketrampilan / pengalaman
Tidak ada kemauan
Faktor kelelahan
Jenis pekerjaan yang tidak sesuai
Gangguan mental
Kesalahan dalam sifat dan tingkah laku manusia
3
2/17/2016
Teori Domino (Heinrich, 1931) 4
Contoh-contoh perbuatan berbahaya (unsafe act):
Menjalankan mesin / peralatan tanpa wewenang
Menjalankan mesin / peralatan tidak sesuai prosedur
Membuat Alat Pengaman / K3 tidak berfungsi
Lalai / lupa menggunakan APD (Alat Pelindung Diri)
Mengangkat barang dengan cara yg salah
Mengambil posisi pada tempat yang berbahaya
Membetulkan mesin dalam keadaan jalan
Lalai memberikan peringatan atau lupa mengamankan
tempat kerja
Bersenda gurau tidak pada tempatnya
Memaksakan diri untuk bekerja walaupun sakit
Merancang /memasang peralatan tanpa pengaman
Teori Domino (Heinrich, 1931) 5
Contoh-contoh kondisi berbahaya (unsafe condition):
Pelindung atau pengaman yang tidak memadai
Peralatan / perkakas dan bahan yang rusak tetap digunakan
Penempatan barang yang salah
Sistem peringatan yang tidak memadai
Pengabaian terhadap perkiraan bahaya kebakaran/peledakan
Kebersihan lingkungan kerja yang jelek
Polusi udara di ruangan kerja (gas, uap, asap, debu dsb.)
Kebisingan yang berlebihan
Pemaparan Radiasi
Ventilasi yang tidak memadai
Penerangan yang tidak memadai
4
2/17/2016
Teori Domino (Heinrich, 1931) 5
2 Cara Pengendalian Kecelakaan Kerja
Berdasarkan Teori Domino
KECELAKAAN (Accident)
CEDERA
HUMAN ERROR
Teori Domino (Heinrich, 1931) 6
Cara Pertama
PROGRAM K3
KURANGNYA PENGAWASAN
KECELAKAAN (Accident)
CEDERA
5
2/17/2016
Teori Domino (Heinrich, 1931) 7
Cara Kedua
KURANGNYA PENGAWASAN
KECELAKAAN (Accident)
CEDERA
Teori Gunung Es - Biaya Kecelakaan Kerja
BIAYA KECELAKAAN DAN PENYAKIT
Pengobatan/ Perawatan
Gaji (Biaya Diasuransikan)
$ 1
Kerusakan gangguan
Kerusakan peralatan dan perkakas
Kerusakan produk dan material
5 HINGGA $50
$ Terlambat dan ganguan produksi
Biaya legal hukum
BIAYA DALAM PEMBUKUAN: Pengeluaran biaya untuk penyediaan
KERUSAKAN PROPERTI fasilitas dan peralatan gawat darurat
(BIAYA YANG TAK Sewa peralatan
DIASURANSIKAN)
Waktu untuk penyelidikan
$ 1 HINGGA $3 Gaji terus dibayar untuk waktu yang hilang
Biaya pemakaian pekerja pengganti dan/ atau
biaya melatih
BIAYA LAIN YANG
TAK DIASURANSIKAN Upah lembur
Ekstra waktu untuk kerja administrasi
Berkurangnya hasil produksi akibat dari
sikorban
Hilangnya bisnis dan nama baik
6
2/17/2016
Teori Gunung Es - Biaya Kecelakaan Kerja
Teori 3 Basic Causes of Accident
Poor Management Safety Policy & Decisions
Personal Factors Basic Causes
Environmental Factors
Unsafe
Unsafe Act Indirect Causes Condition
Unplanned release of
Energy and/or
Hazardous material ACCIDENT
Personal Injury
Property Damage
7
2/17/2016
Teori Piramida Kecelakaan
Teori Domino II (F. Bird Jr. 1970)
Lack of SYMPTOM
Control
ORIGIN CONTACT Loss
LACK OF BASIC IMMEDIATED INCIDENT /
INJURY /
ACCIDENT
CONTROL CAUSES CAUSES DAMAGE
8
2/17/2016
Teori Loss Causation Model (Bird & German, 1985)
Lack of Basic Immediate
Control Causes Causes
Incident Loss
oInadequate oPersonal oSubstandard
oContact
Program Factors Acts People
With Energy Property
oInadequate oSubstandard or
o Job Conditions
Process
Standard Factors oSubstance (Profit)
o Inadequate
Compliance
Teori Loss Causation Model (Bird & German, 1985)
LEMAHNYA SEBAB PENYEBAB INSIDEN
KONTROL KERUGIAN
DASAR LANGSUNG (Kontak)
o PROGRAM
TAK SESUAI <KEJADIAN>
oFAKTOR oPERBUATAN oMANUSIA
PERORANGAN TAK AMAN o KONTAK
o STANDAR DENGAN
oMATERIAL
TAK SESUAI &
oFAKTOR oKONDISI ENERGI oPROSES
KERJA TAK AMAN ATAU PRODUKSI
o KEPATUHAN
THD o BAHAN/
STANDAR ZAT
9
2/17/2016
Teori De Reamer (1980)
Penyebab Kecelakaan Kerja dikelompokkan
KASUS
KECELAKAAN
dalam 2 kelompok:
IMMEDIATE CONTRIBUTING
CAUSES
Immediate
CAUSES Causes
Contributing Causes
1. PERBUATAN AKIBAT 1. Manajemen
BERBAHAYA KECELAKAAN dan Supervisi
(Unsafe Acts)
2. Kondisi Mental
2. KONDISI Pekerja
-Cidera
BERBAHAYA -Kerusakan Asset
(Unsafe Conditions) 3. Kondisi Fisik
-Kerusakan Lingkungan
Pekerja
-Berpengaruh thd :
-Produktivitas, Kualitas,
Effisiensi Biaya, Loss
Teori Swiss Cheese (1991) 1
Teori ini dikembangkan oleh James Reason
(1991), menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi
karena tidak adanya pertahanan (pertahanannya
lemah). Ada dua pertahanan yang disebutkan
dalam teori ini, yaitu:
Latent failure, yaitu pertahanan di organisasi
Active failure, yaitu pertahanan di human (manusia).
Jika salah satu dari pertahanan tersebut lemah maka
akan terjadi kecelakaan
10
2/17/2016
Teori Swiss Cheese (1991) 2
Teori Swiss Cheese (1991) 3
Teori ini menjelaskan bahwa bahwa suatu kecelakaan
bisa disebabkan oleh tidak hanya satu kegagalan
melainkan rentetan kegagalan dari mulai perencanaan,
praktek kerja aman, hingga kegagalan sistem
manajemen.
11
2/17/2016
Contoh Teori Swiss Cheese
Langkah Penanggulangan Kecelakaan Kerja - 1
Peraturan Perundang-undangan
Ketentuan & syarat K3 mengikuti perkembangan
ilmu pengetahuan, teknik & teknologi
Penerapan ketentuan & syarat K3 sejak tahap
rekayasa / desain
Pengawasan & pemantauan pelaksana K3
Standarisasi
Standar K3 maju akan menentukan tingkat
kemajuan pelaksana K3
Inspeksi / Pemeriksaan
Suatu kegiatan pembuktian sejauh mana kondisi
tempat kerja masih memenuhi ketentuan &
persyaratan K3
12
2/17/2016
Langkah Penanggulangan Kecelakaan Kerja - 2
Riset Teknis, Medis, Psikologis & Statistik
Riset / penelitian untuk menunjang tingkat
kemajuan bidang K3 sesuai perkembangan ilmu
pengetahuan, teknik & teknologi
Pendidikan & Pelatihan
Peningkatan kesadaran, kualitas pengetahuan &
ketrampilan K3 bagi Tenaga Kerja
Persuasi / Penyuluhan
Cara penyuluhan & pendekatan di bidang K3,
bukan melalui penerapan & pemaksaan melalui
sanksi-sanksi
Langkah Penanggulangan Kecelakaan Kerja - 3
Asuransi
Insentif finansial untuk meningkatkan
pencegahan kecelakaan kerja dengan
pembayaran premi asuransi terhadap tenaga
kerja bagi perusahaan yang memenuhi syarat K3
Penerapan K3
Langkah-langkah pengaplikasian K3 di tempat
kerja dalam upaya memenuhi syarat-syarat K3 di
tempat kerja
13
2/17/2016
TUGAS KETIGA
Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis sumber bahaya (hazard)
secara umum!
Apa yang dimaksud dengan Job Safety Analysis (JSA) dan
berikan contoh pemakaian dalam Industri?
Apa yang dimaksud dengan Permit to Work atau Surat Ijin
Kerja dan berikan contoh pemakaian dalam Industri!
Diketik dalam ukuran kertas A4 dan dikumpulkan pada
pertemuan selanjutnya.
Berisi :
Nama, nomor mahasiswa, kelas, jurusan, soal dan
jawaban
14
2/17/2016
SEKIAN DAN TERIMA KASIH
15