Anda di halaman 1dari 5

SOAL ORIENTASI

PROSES ASUHAN GIZI (PAG) DI PUSKESMAS

Waktu : 15 menit
PILIHLAH PERNYATAAN YANG PALING BENAR

1. Upaya perbaikan gizi masyarakat merupakan salah satu amanat Undang-undang


Kesehatan:
a. Nomor 35 tahun 2008
b. Nomor 35 tahun 2009
c. Nomor 36 tahun 2009
d. Nomor 35 tahun 2010
e. Nomor 36 tahun 2010

2. Upaya pelayanan gizi perseorangan lebih bersifat layanan individu yang


mencakup upaya:
a. Promotif dan preventif
b. Kuratif dan rehabilitatif
c. Promotif, preventif dan kuratif
d. Promotif, kuratif dan rehabilitatif
e. Promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif

3. Proses Asuhan gizi pada masyarakat yang bermutu serta sistem kewaspadaan
gizi dan intervensi yang dilakukan melalui langkah-langkah berikut, kecuali :
a. Pengkajian data
b. Perencanaan
c. Diagnosis
d. Intervensi
e. Monitoring dan Evaluasi

4. Dalam melakukan perencanaan program gizi di puskesmas sebaiknya melalui


proses:
a. Musyawarah masyarakat desa
b. Kesepakatan pimpinan
c. Analisis situasi
d. Evaluasi program tahun berjalan
e. Minilokakarya

5. Dalam analisis situasi dilakukan pengkajian data pencapaian 18 indikator program


gizi di puskesmas kecuali:
a. Presentase kasus balita gizi buruk yang mendapatkan perawatan
b. Presentase ibu yang mendapat makanan tambahan
c. Presentase balita mempunyai buku KIA/KMS
d. Presentase remaja putrimendapat TTD
e. Presentase ibu hamil mendapat TTD
6. Pelaksanaan asuhan gizi terstandar mengacu pada IDNT (International Dietetics
& Nutrition Terminology) bertujuan :
a. Keseragaman pemahaman dan dokumentasi
b. Keseragaman pemahaman dan kegiatan
c. Keseragaman proses dan hasil akhir
d. Keseragaman proses dan Bahasa
e. Keseragaman pemahaman dan proses

7. Langkah-langkah Proses Asuhan Gizi secara berurutan adalah


a. Diagnosa Gizi, Intervensi Gizi dan Monitoring Evaluasi Gizi dan Pengkajian
Gizi
b. Pengkajian Gizi, Diagnosa Gizi, Intervensi Gizi dan Monitoring Evaluasi Gizi
c. Pengkajian Gizi, Intervensi Gizi, Diagnosa Gizi dan Monitoring Evaluasi Gizi
d. Diagnosa Gizi, Intervensi Gizi, Pengkajian Gizi, dan Monitoring Evaluasi Gizi
e. Intervensi Gizi, Diagnosa Gizi, Pengkajian Gizi, dan Monitoring Evaluasi Gizi

8. Diagnosis Gizi berbeda dengan diagnosis medis, dimana diagnosis gizi :


a. Gambaran penyakit dan tidak berubah sepanjang penyakit ada
b. Gambaran penyakit & berubah sesuai respon pasien thd intervensi
c. Gambaran masalah gizi dan tidak berubah sepanjang penyakit tersebut ada.
d. Gambaran masalah gizi & berubah sesuai respon pasien thd intervensi
e. Gambaran penyakit &berubah sepanjang penyakit ada

9. Data untuk pengkajian penentuan balita kurus dan sangat kurus adalah:
a. Prevalensi balita gizi kurang, prevalensi balita dengan asupan makan kurang,
K/S
b. Prevalensi balita gizi kurang, data penyakit penyerta, cakupan imunisasi balita
c. Prevalensi balita gizi kurang, pola asuh yang keliru, riwayat ibu mendapatkan
PMT
d. Prevalensi balita gizi kurang, identitas dan lokasi tempat tinggal, PHBS
e. Prevalensi balita gizi kurang, gizi sangat kurang, K/S

10. Dalam proses asuhan gizi pada ibu hamil anemia, intervensi yang dilakukan
antara lain:
a. Pemberian TTD, PMT, koordinasi dengan KUA
b. Pemberian TTD, penyuluhan PHBS, survei konsumsi makanan ibu hamil
c. Pemberian TTD, konseling gizi seimbang, kepatuhan konsumsi TTD
d. Pemberian TTD, melakukan ANC, pemberian vitamin A pada ibu hamil
e. Pemberian TTD, PMT dan penyuluhan PHBS

11. Intervensi (I) yang bisa dilakukan agar dapat meningkatkan cakupan IMD di suatu
Puskesmas adalah
a. Edukasi : penyuluhan pada ibu hamil dan keluarga, orientasi IMD pada
dokter/bidan, penyediaan media KIE, Konseling : kepada ibu hamil tentang
IMD saat ANC dan pra persalinan
b. Koordinasi asuhan gizi : Berkoordinasi dengan dokter/bidan penolong
persalinan untuk mencegah penyulit saat persalinan, meminta bantuan
dokter/bidan agar melibatkan keluarga dalam pelaksanaan IMD,
c. Edukasi : penyuluhan pada ibu hamil dan keluarga, orientasi IMD pada
dokter/bidan, penyediaan media KIE, Konseling : kepada ibu hamil ttg IMD
saat PNC
d. a dan b benar
e. b dan c benar

12. Pemberian konseling gizi pada pasien hipertensi bertujuan untuk….


a. Memberikan motivasi untuk berubah pola makan
b. Meningkatkan status gizi
c. Menurunkan berat badan yang berlebih
d. Membatasi konsumsi garam
e. Meningkatkan berat badan kurang

13. Di bawah ini merupakan salah satu data pengkajian gizi yang tepat pada kasus
malnutrisi pada usia lanjut…
a. Jumlah posyandu di satu desa
b. Jumlah tenaga gizi yang bertugas di puskesmas
c. Jumlah lansia dengan konsumsi serat rendah
d. Jumlah lansia dengan status gizi baik
e. Jumlah lansia dengan gigi tanggal

14. Pemberian kapsul vitamin A pada ibu nifas dapat meningkatkan cadangan vit A
pada ibu nifas, bagaimana cara pemberian vit A yang benar pada ibu nifas?
a. Satu kapsul segera melahirkan dan 12 jam setelah pemberian kapsul pertama
b. Satu kapsul segera melahirkan dan 24 jam setelah pemberian kapsul pertama
c. Satu kapsul setelah 12 jam melahirkan dan 12 jam setelah pemberian
pertama
d. Satu kapsul setelah 24 jam melahirkan dan 24 jam setelah pemberian
pertama
e. Satu kapsul setelah 24 jam melahirkan

15. Laporan pengelola program perbaikan gizi masyarakat yang dilakukan secara
rutin dan bisadigunakan sebagai sumber data untuk surveilans gizi adalah:
a. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)
b. Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes)
c. Pemantauan pertumbuhan balita di posyandu
d. Survai Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI)
e. Survei khusus
LEMBAR JAWABAN

Nama : .......................... Jabatan : ........................


NIP : .......................... Asal : ........................

Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang Saudara anggap benar !

1. A B C D E

2. A B C D E

3. A B C D E

4. A B C D E

5. A B C D E

6. A B C D E

7. A B C D E

8. A B C D E

9. A B C D E

10. A B C D E

11. A B C D E

12. A B C D E

13. A B C D E

14. A B C D E

15. A B C D E

Panitia,

____________________
(nama lengkap)
KUNCI JAWABAN:

1. C

2. E

3. B

4. C

5. B

6. D

7. B

8. D

9. B

10. C

11. D

12. A

13. C

14. B

15. C