Resume Keperawatan Gadar
Resume Keperawatan Gadar
PENGKAJIAN
A. Identitas
Nama : Ny. A. D. Tgl. MRS : 2 Agustus 2018
Umur : 51 tahun Jam : 08.44 WITA
Suku/bangsa : Sabu
Agama : Kristen
Alamat : Oesapa
Pekerjaan : PNS
Pendidikan : S1
Alasan MRS : Sesak napas
Diagnosa : Asma Bronchial
5. Secondary Survey
a. Sign and symptoms
1) Kesadaran komposmentis (E4, V5, M6)
2) Tekanan darah: 110/70 mmHg, Nadi: 84 kali per menit,
Suhu: 36,90C, respirasi rate: 28 kali per menit, SpO 2 98%
3) Pasien mengatakan merasa sesak napas, ada penggunaan otot bantu
napas, suara napas whezing pada semua lapang paru
4) Pasien tampak batuk berdahak kental berwarna putih
b. Allergies
Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat alergi
c. Medications
Pasien mengatakan hanya mengkonsumsi obat herbal (air jeruk dan jahe
hangat).
d. Previous
Pasien mengatakan bahwa ia memiliki riwayat asma ±1-2 tahun yang lalu.
e. Last meal
Pasien mengatakan sebelum ke RS ia hanya mengkonsumsi sepiring
nasi.
f. Events
Pasien mengatakan sejak seminggu yang lalu merasa sesak napas dan
batuk karena kelelahan tetapi tidak terlalu parah sehingga ia hanya
mengkonsumsi obat herbal. Tadi malam sesaknya bertambah parah
sehingga ia memutuskan untuk datang ke RS pada pagi ini.
g. Terapi saat ini
Combivent 2,5 ml Bronkospasme Kardiomiopati, • Obat ini mengandung • Sakit kepala, pusing, mual,
yang takiaritmia albuterol atau salbutamol tremor
berhubungan dan ipratropium bromide
dengan PPOK yang akan membuka saluran
napas ke paru-paru serta
mengendurkan otot-otot
pada saluran napas
Cefotaxime 1 gr Infeksi saluran Hipersensivitas • Melemahkan dan • Diare, mual, muntah, sakit
drip napas, saluran memecahkan dinding sel kepala, pusing
dalam pencernaan, serta membunuh bakteri
NaCl Infeksi pada
100 cc telinga, Infeksi
pada kulit dan
jaringan lunak
ANALISA DATA (Kamis, 2 Agustus 2018)
No. Data Etiologi Masalah
1. Subjektif: Pasien mengatakan merasa sesak napas, Allergen, ISPA Ketidakefektifan
bersihan jalan
Pengaktifan respon napas
0
Objektif: TD: 110/70 mmHg, Nadi: 84 kali per menit, Suhu: 36,9 C, respirasi rate: 28 kali per menit, imun(sel mast)
SpO 2 98 %, pasien tampak batuk berdahak kental berwarna putih, Pengaktifan mediator
ada penggunaan otot bantu napas, suara napas wheezing pada seluruh lapang paru, terpasang O 2 3 kimiawi (histamine,
serotonin, kinin)
liter per menit.
Bronkospasme,
edema mukosa,
sekresi, inflamasi
Penyempitan jalan
napas
Serangan paroksimal
Ketidakefektifan
bersihan jalan napas
TD menurun
Ketidakefektifan Penyempitan jalan napas
bersihan jalan napas
Kelemahan & Keletihan
Keb. O2 meningkat
Intoleransi Aktivitas
Hiperventilasi
Ketidakefektifan pola
napas
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
CITRA HUSADA MANDIRI KUPANG (STIKES CHM-K)
PROGRAM PROFESI NERS
Jl. Manafe No. 17 Kota Baru Oebufu Kupang
Telp/faks. (62-0380) 8553961 / 8553590
Kupang – NTT Indonesia
Email : stikeschmk@yahoo.com
PENGKAJIAN
A. Identitas
Nama : Tn. G. G. Tgl. MRS : 8 Agustus 2018
Umur : 47 tahun Jam : 10.10 WITA
Suku/bangsa : Flores
Agama : Katolik
Alamat : Airnona
Pekerjaan : PNS
Pendidikan : S1
Alasan MRS : Tidak BAK
Diagnosa : BPH
5. Secondary Survey
a. Sign and symptoms
1) Kesadaran komposmentis (E4, V5, M6)
2) Tekanan darah: 130/100 mmHg, Nadi: 86 kali per menit, Suhu:
36,80 C, respirasi rate: 22 kali per menit, SpO 2 100 %
3) Pasien mengatakan tidak dapat BAK sejak tadi malam, kandung
kemih terasa penuh
b. Allergies
Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat alergi
c. Medications
Pasien mengatakan selama ini selalu rutin control di Poli Urologi RS
Siloam dan mendapat terapi Avodart dan ditropan
d. Previous
Pasien mengatakan bahwa ia memiliki riwayat Hipertensi, dan BPH ± 2
tahun
e. Last meal
Pasien mengatakan ia sempat sarapan setengah piring nasi SMRS.
f. Events
Pasien mengatakan bahwa sejak tadi malam ia tidak dapat BAK,
kandung kemihnya kembung, penuh dan terasa sesak. Pagi hari ini ia
diantar saudaranya ke RS karena ia sangat tidak nyaman dengan
kondisi kandung kemihnya yang sesak.
g. Terapi saat ini
Nama Dosis Indikasi Kontraindikasi Cara kerja Efek samping
obat
NaCl 0,9% 500 cc/12 Mengembalikan Hypernatremi, Memelihara Thrombosis vena,
jam keseimbangan Asidosis, tekanan osmosis flebitis
elektrolit Hipokalemia darah dan jaringan
0
Objektif : Tekanan darah: 130/100 mmHg, Nadi: 86 kali per menit, Suhu: 36,8 C, respirasi rate: 22 kali
per menit, SpO 2 100 %, distensi kandung kemih, ada pembesaran prostat, tidak ada haluaran urin
Retensi urin Sel stroma terpacu u/bertumbuh Sel yg mati berkurang Produksi stroma & epitel berlebihan
Prostat membesar
Aliran urin
terhambat Penyempitan lumen ureter Transurethral Resection of Prostat (TURP)
prostatika
Peningkatan
resistensi leher Penekanan serabut- Iritasi mukosa V.U., terputusnya Kurangnya informasi ttg Pemasangan
V.U. & sekitarnya serabut saraf jaringan (trauma insisi) pembedahan folley cateter
Terbentuknya
sakula/trabekula
Hidronefrosis
Media pertumbuhan kuman
Risiko ketidakefektifan
perfusi ginjal Risiko infeksi
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
CITRA HUSADA MANDIRI KUPANG (STIKES CHM-K)
PROGRAM PROFESI NERS
Jl. Manafe No. 17 Kota Baru Oebufu Kupang
Telp/faks. (62-0380) 8553961 / 8553590
Kupang – NTT Indonesia
Email : stikeschmk@yahoo.com
PENGKAJIAN
A. Identitas
Nama : Tn. Y. N. Tgl. MRS : 9 Agustus 2018
Umur : 72 tahun Jam : 17.44 WITA
Suku/bangsa : Toraja
Agama : Kristen
Alamat : Lasiana
Pekerjaan : Wiraswasta
Pendidikan : S1
Alasan MRS : Sesak napas
Diagnosa : Obs. Dyspnea, Bronkitis
5. Secondary Survey
a. Sign and symptoms
1) Kesadaran komposmentis (E4, V5, M6)
2) Tekanan darah: 160/90 mmHg, Nadi: 103 kali per menit, Suhu:
36,90 C, respirasi rate: 30 kali per menit, SpO 2 94 %
3) Pasien mengatakan merasa sesak napas, batuk tidak berdahak, ada
penggunaan otot bantu napas, suara napas whezing pada kedua paru,
terpasang O 2 3 liter per menit
b. Allergies
Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat alergi
c. Medications
Pasien mengatakan pernah mengkonsumsi obat glimepiride 1x5 mg,
amlodipine 10 mg, metformin 3x500 mg
d. Previous
Pasien mengatakan bahwa ia memiliki riwayat Hipertensi dan Diabates
mellitus yang tidak terkontrol.
e. Last meal
Pasien mengatakan hanya makan 3-4 sendok nasi karena tidak ada nafsu
makan
f. Events
Pasien mengatakan sejak seminggu yang lalu ia pergi ke Sulawesi dan
setiba disana ia mulai merasa sesak napas dan batuk tidak berdahak,
sesaknya bersifat hilang timbul sehingga ia pun mengabaikannya. Setelah
kembali dari sana, sejak tadi malam napasnya sesak lagi dan bertambah
parah pada sore hari ini sehingga ia diantar istri dan anak-anaknya ke RS.
g. Terapi saat ini
Nama obat Dosis Indikasi Kontraindikasi Cara kerja Efek samping
Combivent 2,5 ml Bronkospasme Kardiomiopati, • Obat ini mengandung • Sakit kepala, pusing, mual,
yang takiaritmia albuterol atau tremor
berhubungan salbutamol dan
dengan PPOK ipratropium bromide
yang akan membuka
saluran napas ke paru-
paru serta
mengendurkan otot-
otot pada saluran napas
Bronkospasme,
edema mukosa,
sekresi, inflamasi
Penyempitan jalan
napas
Serangan paroksimal
Dyspnea, batuk
Ketidakefektifan pola
napas
Ketidakefektifan pola
Intoleransi aktivitas napas
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
CITRA HUSADA MANDIRI KUPANG (STIKES CHM-K)
PROGRAM PROFESI NERS
Jl. Manafe No. 17 Kota Baru Oebufu Kupang
Telp/faks. (62-0380) 8553961 / 8553590
Kupang – NTT Indonesia
Email : stikeschmk@yahoo.com
PENGKAJIAN
A. Identitas
Nama : Tn. L. N. L Tgl. MRS : 31 Juli 2018
Umur : 52 tahun Jam : 12.06 WITA
Suku/bangsa : Flores Diagnosa : CKD on HD
Agama : Katolik
Alamat : Jl. Bajawa
Pekerjaan : Wiraswasta
Pendidikan : S1
Alasan MRS : Pasien mengatakan bahwa ia merasa sesak napas
PENGKAJIAN
A. Identitas
Nama : Tn. T. P Tgl. MRS : 6 Agustus 2018
Umur : 23 tahun Jam : 09.34 WITA
Suku/bangsa : Rote
Agama : Kristen
Alamat : Fatululi
Pekerjaan : Karyawan swasta
Pendidikan : S1
Alasan MRS : Nyeri kepala
Diagnosa : Mild head Injury, Cephalgia
5. Secondary Survey
a. Sign and symptoms
1) Kesadaran komposmentis (E4, V5, M6)
2) Tekanan darah: 100/80 mmHg, Nadi: 80 kali per menit, Suhu: 36,40
C, respirasi rate: 22 kali per menit, SpO 2 99 %
3) Pasien mengatakan kepala terasa sakit seperti tertekan beban
berat , skala nyeri 5/4, nyeri bersifat menetap, tampak gelisah,
melindungi area nyeri.
b. Allergies
Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat alergi
c. Medications
Pasien mengatakan sebelumnya sudah berobat ke RS Kartini dan
mendapat terapi ibuprofen dan vitamin c.
d. Previous
Pasien mengatakan bahwa ia tidak memiliki riwayat penyakit kronis.
e. Last meal
Pasien mengatakan belum sempat sarapan sebelum ke RS.
f. Events
Pasien mengatakan bahwa ia memiliki riwayat kecelakaan lalu lintas
pada hari kamis. Saat kecelakaan pasien tidak menggunakan helm
dan kepalanya terbentur di aspal tetapi tidak ada benjolan, lesi,
perdarahan, tidak pingsan, muntah satu kali dan demam saat tiba di
rumah namun pasien tidak segera ke rumah sakit. Dua hari kemudian
kepalanya terasa sakit dan pasien sempat berobat ke RS Kartini akan
tetapi tadi malam kepalanya kembali sakit sehingga pagi ini ia diantar
orang tua ke RS untuk mendapat terapi lanjut.
g. Terapi saat ini
Nama obat Dosis Indikasi Kontraindikasi Cara kerja Efek samping
Ketorolac 30 mg • Nyeri akut Hipersensivitas • Menghambat • Nyeri ulu hati,
< 5 hari sintesis mual, muntah,
prostaglandin berkeringat,
yang telinga
menyebabkan berdenging
nyeri.
Merangsang
nosiseptor
Rangsangan
diteruskan ke medula
spinalis
Dipersepsikan di
korteks somatik
Nyeri
PENGKAJIAN
A. Identitas
Nama : Ny. G. M. A. Tgl. MRS : 7 Agustus 2018
Umur : 51 tahun Jam : 09.34 WITA
Suku/bangsa : Flores
Agama : Kristen
Alamat : Oepura
Pekerjaan : PNS
Pendidikan : S1
Alasan MRS : Nyeri ulu hati
Diagnosa : Dispepsia
5. Secondary Survey
a. Sign and symptoms
1) Kesadaran komposmentis (E4, V5, M6)
2) Tekanan darah: 150/100 mmHg, Nadi: 103 kali per menit, Suhu:
36,40 C, respirasi rate: 24 kali per menit, SpO 2 96 %, nyeri ulu hati,
terasa panas hingga ke dada, skala nyeri 7/6, nyeri bersifat
menetap.
b. Allergies
Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat alergi
c. Medications
Pasien mengatakan selama ini selalu rutin mengkonsumsi amlodipine
10 mg
d. Previous
Pasien mengatakan bahwa ia tidak memiliki riwayat hipertensi.
e. Last meal
Pasien mengatakan ia tidak sempat sarapan saat hendak ke kantor
sehingga ulu hatinya sakit.
f. Events
Pasien mengatakan bahwa pagi tadi ia tidak sempat sarapan saat ke
kantor dan ulu hatinya sakit hingga .ia pingsan dan diantar rekan
kerjanya ke RS. Saat dibawa ke RS pasien sudah sadarkan diri,
tampak berkeringat, gelisah, dan melindungi area nyeri.
g. Terapi saat ini
Nama obat Dosis Indikasi Kontraindikasi Cara kerja Efek samping
Ranitidine 1 Ulkus lambung • Lansia, Ibu Menghambat sekresi • Menghambat
ampul dan duodenum, hamil, Ibu asam lambung sekresi asam
Gastritis menyusui berlebih sehingga rasa lambung berlebih
sakit dapat reda dan sehingga rasa sakit
• Kanker luka pada lambung dapat reda dan luka
lambung perlahan-lahan pada lambung
sembuh perlahan-lahan
• Penyakit sembuh
ginjal
• Diabetes
• Penyakit
paru
Merangsang
nosiseptor
Rangsangan
diteruskan ke medula
spinalis
Dipersepsikan di
korteks somatik
Nyeri
DISPEPSIA
Mengiritasi
dinding esofagus
Disfagia ,
anorexia
Penurunan pembentukan ATP
Mual, muntah
Kelelahan
Ketidakseimbangan
nutrisi kurang dari Intoleransi aktifitas
keb. tubuh
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
CITRA HUSADA MANDIRI KUPANG (STIKES CHM-K)
PROGRAM PROFESI NERS
Jl. Manafe No. 17 Kota Baru Oebufu Kupang
Telp/faks. (62-0380) 8553961 / 8553590
Kupang – NTT Indonesia
Email : stikeschmk@yahoo.com
PENGKAJIAN
A. Identitas
Nama : Tn.D.T. Tgl. MRS : 11 Agustus 2018
Umur : 71 tahun Jam : 21.10 WITA
Suku/bangsa : Medan
Agama : Katolik
Alamat : Oebobo
Pekerjaan : Wiraswasta
Pendidikan : SMA
Alasan MRS : Nyeri ulu hati
Diagnosa : Dispepsia
5. Secondary Survey
a. Sign and symptoms
1) Kesadaran komposmentis (E4, V5, M6)
2) Tekanan darah: 110/90 mmHg, Nadi: 86 kali per menit, Suhu: 36,20
C, respirasi rate: 20 kali per menit, SpO 2 100 %,
3) Pasien mengatakan merasa nyeri ulu hati seperti tertusuk-tusuk,
skala nyeri 6/5, nyeri menetap, tampak gelisah dan meringis,
melindungi area nyeri
b. Allergies
Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat alergi
c. Medications
Pasien mengatakan belum mengonsumsi obat
d. Previous
Pasien mengatakan bahwa ia tidak memiliki riwayat sakit kronis
e. Last meal
Pasien mengatakan belum makan sejak pagi tadi
f. Events
Pasien mengatakan bahwa sejak pagi tadi ia belum makan dan hanya
minum kopi. Sejak sore hari tadi ia mengalami nyeri ulu hati. Nyeri
semakin bertambah pada malam hari sehingga ia diantar anak-
anaknya ke RS.
g. Terapi saat ini
Nama obat Dosis Indikasi Kontraindikasi Cara kerja Efek samping
Ranitidine 1 ampul • Ulkus • Lansia Menghambat • Sakit
lambung sekresi asam kepala,
dan • Ibu hamil lambung mengantuk
duodenum berlebih
• Ibu menyusui sehingga rasa
• Gastritis sakit dapat
• Kanker reda dan luka
lambung pada lambung
perlahan-
• Penyakit ginjal lahan sembuh
• Diabetes
• Penyakit paru
Merangsang
nosiseptor
Rangsangan
diteruskan ke medula
spinalis
Dipersepsikan di
korteks somatik
Nyeri
DISPEPSIA
Mengiritasi
dinding esofagus
Disfagia ,
anorexia
Penurunan pembentukan ATP
Mual, muntah
Kelelahan
Ketidakseimbangan
nutrisi kurang dari Intoleransi aktifitas
keb. tubuh
Virus, bakteri, atau
WOC GASTROENTERITIS toksinnya, parasit
Menimbulkan penyakit
yang menginfeksi sel-sel
Menghasilkan sitoktoksin
yang merusak sel / melekat
pada dinding sel
GEA
B1(Breath)
B2(Blood) B3(Brain) B4(Bladder) B5(Bowel) B6(Bone)
Ketidakmampuan usus menyerap
nutrirsi, cairan dan elektrolit
Peradangan Dehidrasi dan
Ketidakmampuan usus menyerap Penurunan Ketidakmampuan usus
ketidakseimbangan
BAB > 3 x/hari nutrisi,cairan dan elekrolit produksi urin menyerap nutrisi,cairan dan
elektrolit
elekrolit
pelepasan mediator kimia:
Dehidrasi prostaglandin,histamin
Malaise
Dehidrasi Oliguri dan anuri
Penurunan BB
Ketidakseimbangan elektrolit menstimulasi sel Kelemahan otot,
mast penurunan turgor
Gangguan kulit
G3 keseimbangan asam ketidaseimbangan elektrolit Eliminasi Urin
Ketidakseimbangan
Memproduksi Nutrisi Kurang dari
Asidosis metabolik Kebutuhuan Tubuh Intoleransi
endogenus (IL-1.1L-6) Aktivitas
penurunan kalium, natrium
Peningkatan PcO2
peningkatan thermostat sel point Suhu tubuh
Napas cepat & dangkal TD dan nadi pusat termoregulator > normal
menurun, suhu Hipertermi
tubuh meningkat
Gangguan Pertukaran
Risiko ketidakseimbangan
Gas
Kekurangan vol. cairan elektrolit
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
CITRA HUSADA MANDIRI KUPANG (STIKES CHM-K)
PROGRAM PROFESI NERS
Jl. Manafe No. 17 Kota Baru Oebufu Kupang
Telp/faks. (62-0380) 8553961 / 8553590
Kupang – NTT Indonesia
Email : stikeschmk@yahoo.com
PENGKAJIAN
A. Identitas
Nama : An. A. R. B. Tgl. MRS : 1 Agustus 2018
Umur : 4,5 tahun Jam : 08.40 WITA
Suku/bangsa : Flores Diagnosa : GEA
Agama : Katolik
Alamat : Oebobo
Pekerjaan : Belum bekerja
Pendidikan : TK
Alasan MRS : Muntah-muntah dan diare
5. Secondary Survey
a. Sign and symptoms
1) Kesadaran composmentis (E4, V5, M6)
2) Nadi:114 kali per menit; suhu: 34,40C; RR: 20 kali/menit; SpO 2
98%; CRT ≤ 3 detik
3) Ibu pasien mengatakan pasien mengalami muntah-muntah 3 kali
dan BAB encer ±6 kali pada pagi tadi
b. Allergies
Ibu pasien mengatakan pasien tidak memiliki riwayat alergi
c. Medications
Ibu pasien mengatakan sebelum di bawah ke RS pasien sempat
diberikan obat domperidon dan antasida sirup 1 sendok makan.
d. Previous
Ibu pasien mengatakan pasien tidak memiliki riwayat sakit kronis
e. Last meal
Ibu pasien mengatakan pagi tadi sebelum dibawah ke RS pasien
sempat makan tetapi hanya setengah porsi bubur dan telur
f. Events
Ibu pasien mengatakan sejak pagi tadi anaknya mengalami muntah-
muntah ± 3x serta BAB encer ± 6x (tidak ada lendir atau darah).
Pasien kemudian diberikan bubur dan telur akan tetapi nafsu makan
pasien berkurang dan pasien muntah setelah makan. Karena
kondisinya semakin lemas maka pasien dibawa orang tuanya ke RS.
g. Terapi saat ini
Nama obat Dosis Indikasi Kontraindikasi Cara Kerja Obat Efek Samping
RL 500 cc per • Ketidakseimbangan • Hipersensitivitas • Memberikan ekstra kalsium • Thrombosis vena atau flebitis
12 jam elektrolit dalam tubuh untuk tubuh
• Hypernatremia
• Diare • Memberiksn ekstra kalium
• Kerusakan sel hati untuk tubuh
• Luka bakar
• Asidosis laktat • Meningkatkan volume darah
• Hipertensi
• Menetralkan asam laktat
• Gagal ginjal akut dalam tubuh
• Aritmia
Ondancentron 4 mg (drip • Mual dan muntah • Hipersensivitas • Memblokir salah satu • Sakit kepala, pusing, muda
dalam RL) substansi natural tubuh mengantuk, konstipasi, sakit
(serotonin) yang perut
menyebabkan mual dan
muntah
Cefotaxime 2x1g • Infeksi saluran napas, • Hipersensivitas • Melemahkan dan • Colisitis, diare, mual, muntah,
saluran pencernaan memecahkan dinding sel nyeri abdomen, sakit kepala,
serta membunuh bakteri pusing
• Infeksi pada telinga
Lodia 3 x pulvis I • Diare • Hipersensitivitas • Mengurangi aktivitas pleksus • Kram perut, kantuk, mulut
myentric pada usus besar kering, mual, muntah, pusing
sehingga dapat
menenangkan dan
memperlambat ritme
kontraksi yang terjadi di usus
Peningkatan
frekuensi defekasi
Kehilangan cairan
dan elektrolit
Risiko
ketidakseimbangan
elektrolit
Menimbulkan penyakit
yang menginfeksi sel-sel
Menghasilkan sitoktoksin
yang merusak sel / melekat
pada dinding sel
GEA
B1(Breath)
B2(Blood) B3(Brain) B4(Bladder) B5(Bowel) B6(Bone)
Ketidakmampuan usus menyerap
nutrirsi, cairan dan elektrolit
Peradangan Dehidrasi dan
Ketidakmampuan usus menyerap Penurunan Ketidakmampuan usus
ketidakseimbangan
BAB > 3 x/hari nutrisi,cairan dan elekrolit produksi urin menyerap nutrisi,cairan dan
elektrolit
elekrolit
pelepasan mediator kimia:
Dehidrasi prostaglandin,histamin
Malaise
Dehidrasi Oliguri dan anuri Peningkatan
bising usus
Ketidakseimbangan elektrolit menstimulasi sel Kelemahan otot,
mast penurunan turgor
Gangguan kulit
G3 keseimbangan asam ketidaseimbangan elektrolit Eliminasi Urin BAB encer
Memproduksi Intoleransi
Asidosis metabolik Frek. BAB
endogenus (IL-1.1L-6) Aktivitas
penurunan kalium, natrium meningkat
Peningkatan PcO2
peningkatan thermostat sel point Suhu tubuh
Diare
Napas cepat & dangkal TD dan nadi pusat termoregulator > normal
menurun, suhu Hipertermi
tubuh meningkat
Gangguan Pertukaran
Gas
Kekurangan vol. cairan
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
CITRA HUSADA MANDIRI KUPANG (STIKES CHM-K)
PROGRAM PROFESI NERS
Jl. Manafe No. 17 Kota Baru Oebufu Kupang
Telp/faks. (62-0380) 8553961 / 8553590
Kupang – NTT Indonesia
Email : stikeschmk@yahoo.com
PENGKAJIAN
A. Identitas
Nama : Ny. S.D. Tgl. MRS : 31 Juli 2018
Umur : 58 tahun Jam : 12.06 WITA
Suku/bangsa : Sabu Diagnosa : GEA, CEPHALGIA
Agama : Kristen
Alamat : Naimata
Pekerjaan : IRT
Pendidikan : SD
Alasan MRS : BAB encer > 5x sehari
3. Primary Survey:
Airway : Jalan napas terbuka (tidak ditemukan adanya benda
asing)
Breathing : respirasi rate: 20 kali per menit; tidak ada penggunaan
otot bantu napas, irama napas teratur
Circulation : Nadi kuat (98 kali), tekanan darah 110/80 mmHg, CRT
< 3 detik, akral hangat, membrane mukosa pucat
Disability : Composmentis (E4, V5, M6)
Eksposur : Tidak ditemukan adanya cedera
Foley kateter : Tidak ditemukan adanya masalah perkemihan
Gastric tube : Tidak ditemukan adanya masalah
4. Pemeriksaan fisik Head to Toe
Normal Deskripsi abnormalitas
Kepala Terasa sakit seperti tertindih
beban berat, skala nyeri ¾,
nyeri menetap
Wajah
Leher
Dada
Abdomen Perut terasa sakit setelah
makan pagi dengan sayur
kangkung, perut terasa
terlilit, skala nyeri 4/5, nyeri
hilang timbul. Pasien sudah
BAB encer >5x sejak tadi
pagi
5. Secondary Survey
a. Sign and symptoms
1) Kesadaran komposmentis (E4, V5, M6)
2) TD: 110/80 mmHg; Nadi:98 kali per menit; suhu: 38.10C; RR: 20
kali/menit; SpO2 100%; CRT < 3 detik
3) Pasien mengatakan perutnya terasa sakit setelah makan pagi
dengan sayur kangkung, perut terasa terlilit, skala nyeri 4/5, nyeri
hilang timbul. Ia sudah BAB encer >5x sejak tadi pagi. Selain itu
kepalanya terasa sakit seperti tertindih beban berat, skala nyeri ¾,
nyeri menetap
b. Allergies
Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat alergi
c. Medications
Pasien mengatakan sebelum ke RS pasien sempat mengkonsumsi
entrostop 1 tablet tetapi ia masih BAB encer
d. Previous
Pasien mengatakan bahwa ia tidak memiliki riwayat sakit kronis.
e. Last meal
Pasien mengatakan perutnya terasa sakit karena mengkonsumsi sayur
kangkung berlebihan. Sebelum ke RS ia sempat makan 1 piring bubur.
f. Events
Pasien mengatakan sejak tadi pagi perutnya terasa sakit dan BAB
encer setelah makan sayur kangkung yang berlebihan. Selain itu
kepalanya pun terasa sakit seperti tertindih beban berat, skala nyeri ¾,
nyeri menetap Hingga malam hari pun perutnya masih terasa sakit
sehingga ia diantar anaknya ke RS untuk mendapatkan penanganan
lebih lanjut.
g. Terapi saat ini
Nama Dosis Indikasi Kontraindikasi Cara kerja Efek samping
obat
RL Loading • Ketidakseimbangan • Hipersensitivitas • Memberikan • Phlebitis
500 cc elektrolit dalam ekstra kalsium
tubuh • Hypernatremia untuk tubuh
• Homocystinuria • Mengatasi
kekurangan
• Kekurangan vitamin b12
vitamin b12
• Anemia pernisiosa
• Penyakit paru
Tekanan osmotic
usus
Peningkatan
frekuensi defekasi
Diare
PENGKAJIAN
A. Identitas
Nama : Nn. N.C.I Tgl. MRS : 3 Agustus 2018
Umur : 24 tahun Jam : 18.34 WITA
Suku/bangsa : Rote
Agama : Kristen
Alamat : Pasir panjang
Pekerjaan : Karyawan swasta
Pendidikan : SMA
Alasan MRS : Nyeri perut dan nyeri saat BAK
Diagnosa : Acute Abdominal Pain, BSK, susp. Apendicitis
5. Secondary Survey
a. Sign and symptoms
1) Kesadaran komposmentis (E4, V5, M6)
2) TD: 110/80 mmHg; Nadi:88 kali per menit; suhu: 38.10C; RR: 20
kali/menit; SpO2 100%; CRT < 3 detik
3) Pasien mengatakan perut bagian kanan bawah terasa sakit, nyeri
seperti teriris, skala nyeri 7/6, nyeri bersifat menetap, tampak
melindungi area nyeri, Selain itu pasien juga merasa mual dan nyeri
saat BAK.
b. Allergies
Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat alergi
c. Medications
Pasien mengatakan sering mengkonsumsi paracetamol 500 mg
apabila sakit pada perutnya kambuh, selain itu lokasi nyeri juga diolesi
dengan balsam.
d. Previous
Pasien mengatakan bahwa ia tidak memiliki riwayat sakit kronis tetapi
pernah didiagnosa menderita usus buntu pada satu tahun yang lalu
dan sudah disarankan untuk operasi tetapi tidak disetujui orang tuanya.
e. Last meal
Pasien mengatakan sakit pada perutnya bertambah parah setelah ia
makan nasi dan sambal.
f. Events
Pasien mengatakan sejak seminggu yang lalu perut bagian kanan
bawahnya terasa sakit. Ia juga merasa sakit saat berkemih tetapi sakit
yang paling ia rasakan adalah sakit pada perutnya. Akan tetapi ia
merasa sakitnya belum begitu parah sihingga diabaikan saja. Pada
siang hari tadi ia sempat makan nasi dan sambal. Setelah itu sakit
pada perutnya terasa semakin parah dan tak tertahan lagi sehingga ia
diantar rekan kerjanya ke RS untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
g. Terapi saat ini
Nama Dosis Indikasi Kontraindikasi Cara kerja
obat
RL Loading • Ketidakseimbang • Hipersensitivitas • Memberikan • Phlebitis
500 cc an elektrolit ekstra kalsium
dalam tubuh • Hypernatremia untuk tubuh
• Penyakit paru
Ondancen 2 mg • Mual dan muntah • Hipersensivitas • Memblokir • Sakit kepala
tron salah satu
substansi
natural tubuh
(serotonin)
yang
menyebabkan
mual dan
muntah
ANALISA DATA (Jumat, 3 Agustus 2018)
No. Data Etiologi Masalah
1. Subjektif: Pasien mengatakan perut bagian kanan bawah terasa sakit, nyeri seperti teriris, skala nyeri Kerusakan jaringan Nyeri akut
(agen cedera fisik)
7/6, nyeri bersifat menetap. Selain itu pasien juga merasa mual dan nyeri saat BAK.
Reaksi inflamasi
0
(pelepasan mediator
Objektif: TD: 110/80 mmHg; Nadi:88 kali per menit; suhu: 38.1 C; RR: 20 kali/menit; SpO2 100%; CRT < kimia: bradikinin,
3 detik, akral hangat, tampak berkeringat, gelisah dan melindungi area nyeri (perut bagian kanan bawah) histamin, dan
prostaglandin)
Merangsang
nosiseptor
Rangsangan
diteruskan ke medula
spinalis
Dipersepsikan di
korteks somatik
Nyeri
APPENDICITIS
Operasi
Sekresi mucus berlebih pada
lumen apendik
Luka insisi Ansietas
Apendik tegang
Kerusakan Port de entry
jaringan
Tek. Intralumen > tek. vena
Risiko infeksi
Ujung saraf
terputus Hipoksia jar. apendik
Anestesi
Peristaltic
usus menurun Depresi system pernapasan
Akumulasi secret
Mual muntah
Anorexia Ketidakefektifan
bersihan jalan napas
Ketidakseimbangan
nutrisi < keb.tubuh