Anda di halaman 1dari 12

\

CRITICAL
JOURNAL REVIEW

MATA KULIAH
ELEKTRODINAMIKA

D
I
S
U
S
U
N

OLEH

KELOMPOK 2

KHAIRUN NISYA (NIM 8186175001)

NIDAUL KHAIRIYAH (NIM 8186175010)

RAHMAYANI (NIM 8186175004)

PENDIDIKAN FISIKA

PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

MEDAN
2019
KATA PENGANTAR

Puji Syukur kami panjatkan bagi Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat dan
karuniaNya, penulisan makalah ini dapat terselesaikan. Adapun Critical Jurnal review ini
dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah elektrodinamika.
Tugas ini menjadi penambahan wawasan sekaligus pemahaman terhadap materi
tersebut. Harapan kami semoga setelah penyelesaian penulisan Crtical Journal Review ini
kami semakin memahami tentang bagaimana penulisan Crtical Journal Review yang baik dan
benar.
Di lain sisi, kami mendapatkan pengalaman dan ilmu yang berharga dalam
penyusunan penulisan Critacal Journal Review ini. Kami sangat berterima kasih kepada
semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian CJR ini, khususnya kepada dosen
pengampu mata kuliah ini, Ibu Dr. Eva marlina Ginting.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan CJR ini masih sangat jauh dari
kesempurnaan, oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran serta bimbingan
dari para dosen demi penyempurnaan di masa-masa yang akan datang, semoga karya tulis
CJR ini bermanfaat bagi semuanya.

Medan, Agustus 2019


Penyusun

Kelompok 2
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Rasionalisasi pentingnya CJR


Keterampilan membuat CJR pada penulis dapat menguji kemampuan dalam
meringkas dan menganalisis sebuah jurnal atau artikel dan memberi nilai serta mengkritik
sebuah karya tulis yang dianalisis.
Seringkali kita bingung memilih jurnal atau artikel referensi untuk kita baca dan
pahami, terkadang kita hanya memilih satu jurnal saja untuk dibaca dan sebagai bahan
referensi tetapi hasilnya masih belum memuaskan misalnya dari segi analisis bahasa dan
pembahasan.
Pada kesempatan ini penulis membuat cjr mengenai aplikasi elektrostatika dalam
kehidupan. Dalam hal ini penulis mengambil jurnal yang berjudul A Technology-Enhanced
Unit of Modeling Static Electricity: Integrating scientific explanations and everyday
observations dan Evaluasi Sistem Penangkal Petir Eksternal Di Gedung Rektorat Universitas
Negeri Yogyakarta diharapkan setelah mereview jurnal tersebut, penulis dapat memperoleh
informasi tambahan tentang ilmu Statistika.

1.2.Tujuan penulisan CJR


1. Untuk memenuhi tugas mata kuliah elektrodinamika
2. Mengulas isi jurnal
3. Mencari dan mengetahui informasi yang ada dalam jurnal
4. Melatih diri untuk berpikir kritis dalam mencari informasi yang diberikan oleh setiap
sub pada jurnal
5. Membedakan keunggulan dan kelemahan isi jurnal pada pembahasan.

1.3. Manfaat CJR


Manfaat penulisan Critical Journal Review ( CJR), yaitu :
1. Dapat membandingkan dua atau lebih jurnal yang direview.
2. Dapat meningkatkan analisis kita terhadap suatu jurnal.
3. Supaya kita dapat mengetahui teknik-teknik penulisan CJR yang benar.
4. Dan dapat menulis bagaimana jurnal yang baik dan benar.
5. Menambah pengetahuan kita tentang isi-isi dari jurnal-jurnal penelitian.
1.4. Identitas Jurnal yang direview
Jurnal Pertama
Judul artikel : A Technology-Enhanced Unit of Modeling Static
Electricity: Integrating scientific explanations and
everyday observations
Nama Jurnal : International Journal of Science Education
Edisi terbit : Volume 33, Nomor 12, 1 Agustus 2011
Pengarang Artikel : Ji Shen dan Marcia C. Linn
Tahun terbit : 2011
Alamat situs : http://dx.doi.org/10.1080/09500693.2010.514012
Halaman : 1597 - 1623
ISSN : 0950-0693 (print)/ISSN 1464-5289 (online)

Jurnal Pembanding
Judul Artikel : Evaluasi Sistem Penangkal Petir Eksternal Di Gedung
Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta
Nama Jurnal : Jurnal Edukasi Elektro
Edisi Terbit : Vol. 1, No. 2, November 2017
Pengarang Artikel : Rohani, Nurhening Yuniarti
Tahun Terbit : 2017
Alamat Situs : http://journal.uny.ac.id/index.php/jee/
Halaman : 187 – 195
ISBN : 2548-8260 (Media Online)
BAB II
RINGKASAN ISI JURNAL

2.1 Ringkasan Isi Artikel Jurnal Pertama


Penelitian ini berjudul Peningkatan Teknologi Pemodelan Listrik Statis melalui
integrasi ilmiah dan pengamatan. Penelitian ini merancang unit elektrostatik, menggunakan
integrasi pengetahuan kerangka kerja untuk membantu siswa menghubungkan antara
pengamatan dan ide-ide ilmiah. Peneliti menganalisis bagaimana pelajar mengintegrasikan
ide tentang muatan, partikel bermuatan, energi, dan peristiwa yang dapat diamati. Peneliti
membandingkan pembelajaran di sekolah umum dan sekolah terbaik di Amerika Serikat.
Peneliti menggunakan pra-tes, post-tes, studi literatur, dan post-tes untuk melihat integrasi
pengetahuan siswa.
Penelitian ini memiliki lima tahapan (syntax), yaitu : pertama, siswa menonton video
klip mengenai contoh kasus aplikasi dari elektrostatika, kemudian siswa memunculkan ide
awal dari video tersebut. Kedua, siswa melakukan percobaan elektrostatika yang dibantu oleh
guru contohnya penggaris yang digosokkan ke rambut, maka elektron dari rambut akan
pindah ke penggaris. Ketiga, melakukan analisa pada kejadian perpindahan elektron tersebut,
dan mencoba bahan-bahan yang lain dan dapat membedakan antara isolator dan konduktor.
Keempat, siswa membuat elektrophorus sederhana untuk menghasilkan bunga api di kelas,
dengan mengetahui konsep transformasi energinya. Pada tahap ini siswa
mengimplementasikan perpindahan elektron dari bahan yang telah dicobakan pada tahap ke-3
ke komputer, contohnya ke dalam aplikasi WISE. Terakhir, siswa meninjau kembali apa yang
telah mereka pelajari dari awal hingga akhir, dan mendiskusikannya dengan teman sekelas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa berhasil mendefenisikan muatan, jenis
muatan dan energi. Karena alat dan bahan yang mereka gunakan adalah yang biasa mereka
temukan sehari-hari. Namun, untuk implementasi pada software hanya sedikit siswa yang
mampu berhasil melakukannya. Secara khusus, siswa yang berasal dari sekolah terbaik
berhasil menghubungkan berbagai pandangan elektrostatik sedangkan siswa yang berasal dari
sekolah umum hanya dapat membuat koneksi.
2.2 Ringkasan Isi Artikel Jurnal Kedua
Jurnal pada penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem penangkal petir (SPP)
eksternal yang telah terpasang dan untuk mengetahui efektifitas sistem penangkal petir
konvensional dengan elektrostatis. Adapun objek pada penlitian ini adalah gedung rektorat
Universitas Negeri Yogyakarta. Karena gedung tersebut merupakan salah satu gedung
bertingkat yang ada di daerah kota Yogyakarta. Dimana gedung tersebut merupakan gedung
yang memiliki intensitas kegiatan akademik dan birokrasi yang tinggi sehingga memerlukan
keamanan dan kenyaman dari berbagai gangguan salah satunya gangguan alam yaitu
sambaran petir. Untuk menghindari bahaya sambaran petir maka diperlukan sistem penangkal
petir.
Metode penelitian yang digunakan adalah tekhnik pengumpulan data, yaitu dengan
observasi, pengukuran, studi pustaka dan wawancara dan terakhir dievaluasi. Langkah awal
pada tahap evaluasi yakni dimulai dengan pengambilan data. Pada tahapan ini data yang
diperlukan meliputi data hasil observasi, pengukuran dan studi pustaka. Data observasi
meliputi denah gedung dan Hari Guruh. Langkah selanjutnya adalah analisa data. Pada tahap
ini dilakukan analisa perhitungan terhadap data-data yang diperoleh untuk analisa penentuan
tingkat proteksi berdasarkan standar (SNI 037014.1-2004). Setelah mengetahui tingkatan
proteksi langkah selanjutnya yaitu melakukan analisa perhitungan radius proteksi baik
penangkal petir konvensional maupun nonkonvensional (elektrostatis) berdasarkan standar
(SNI 037014.1-2004) dan standar French NFC 17-102 September 2011, untuk konduktor
penyalur berdasarkan standar (SNI 037014.1-2004) dilihat dari ukuran minimum bahan yang
digunakan dan untuk terminasi bumi berdasarkan Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL)
2000 Pasal 3. 13.2. 10 dilihat dari tahanan pentanahan yang didapatkan dari hasil
pengukuran. Apabila hasil dari analisa data tidak sesuai dengan standar maka dilakukan
evaluasi berdasarkan standar yang teleh ditetapkan sehingga bangunan keseluruhan
terlindungi.
Berdasarkan penelitian, hasil yang diperoleh adalah gedung rektorat memiliki bahaya
sambaran petir yang sangat besar, sehingga sangat perlu adanya sistem penangkal petir. Hasil
evaluasi sistem penangkal petir konvensional pada gedung Rektorat UNY tampak depan
(selatan) tahap I, II dan III, menggunaka metode sudut proteksi dengan panjang terminasi
udara 1,4 meter, gedung Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta tampak depan (selatan)
tahap I, II dan III, tampak samping (timur) dan tampak samping (barat) belum mampu
sepenunya melindungi bangunan dari sambaran petir. Perlindungan efektif adalah jika semua
bagian bangunan/atap sudah terlindungi oleh penangkal petir atau berada dalam bidang
segitiga proteksi.
Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian tersebut adalah gedung Rektorat
UNY memiliki perkiraan bahaya sambaran petir sangat besar sehingga sangat perlu adanya
sistem penangkal petir dengan tingkat proteksi level III. Penangkal petir konvensional yang
terpasang pada atap gedung Rektorat tampak depan (selatan) tahap I, II dan III, tampak
samping (barat) dan tampak samping (timur) berdasarkan analisa metode sudut proteksi
masih membutuhkan peningkatan proteksi.
BAB III
PEMBAHASAN ANALISIS

3.1 Pembahasan Isi Jurnal


Pada jurnal utama adalah jurnal pendidikan mengenai elektrostatika yaitu melihat respon
siswa dan pemahaman siswa pada materi listrik statis. Adapun penelitian pada jurnal utama
dilakukan di dua sekolah yang berbeda. Sekolah yang utama adalah sekolah favorit di
Amerika, dan sekolah yang kedua adalah salah satu sekolah umum yang ada di Amerika.
Kemudian, dengan perlakuan yang sama diberikan di dua sekolah yang berbeda tersebut
menghasilkan hasil yang berbeda pula. Siswa yang berasal dari sekolah favorit lebih
menunjukkan keberhasilan daripada sekolah yang berasal dari sekolah umum.
Sedangkan pada jurnal kedua adalah implementasi dari elektrostatika. Yakni
mengevaluasi alat penangkal petir yang ada di gedung rektorat Universitas Negeri Yogyakarta.
Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian tersebut adalah gedung Rektorat UNY
memiliki perkiraan bahaya sambaran petir sangat besar sehingga sangat perlu adanya sistem
penangkal petir dengan tingkat proteksi level III. Penangkal petir konvensional yang
terpasang pada atap gedung Rektorat tampak depan (selatan) tahap I, II dan III, tampak
samping (barat) dan tampak samping (timur) berdasarkan analisa metode sudut proteksi
masih membutuhkan peningkatan proteksi. Untuk meningkatkan proteksi dengan metode
yang sama membutuhkan 27 batang penangkal petir dengan panjang 1,4 m yang saling
terhubung membentuk sangkar Faraday. Sedangkan penangkal petir nonkovensional
(elektrostatis) yang terpasang pada atap gedung Rektorat tampak depan (utara) berdasarkan
analisa perhitungan menggunakan standar NCF 17-102 radius proteksinya 100 m. Meskipun
radius proteksi hanya 100 m, namun sudah mampu melindungi seluruh gedung Rektorat
UNY, sehingga tampa ada peningkatan proteksi pada penangkal petir konvensional bangunan
sudah terlindungi karena seluruh bangunan Rektorat UNY masuk dalam radius/zona
penangkal petir nonkonvensional.
3.2 Kelemahan dan Kelebihan Jurnal

ASPEK YANG DI NILAI Journal I Journal II


STRUKTUR JURNAL
Nama pengarang  
Tahun terbit  
Kota penerbitan x x
Volume  
Nomor  
Nama Journal  
ISSN/ISBN  
Penerbit  
Pendahuluan  
Tinjauan teoritis  
Metode penelitian  
Hasil  
Pembahasan  
Kesimpulan  
Daftar Pustaka  
BAHASA DAN TULISAN
Bahasa Journal ini menggunakan Journal ini menggunakan
B. Inggris B. Indonesia
Font Plantin Times New Rowman
Bahasa yang efektif Jurnal pertama ini setiap Jurnal kedua ini setiap
penggunaan kalimat di penggunaan kalimat di
dalam nya sudah cukup dalam nya sudah cukup
efektif dan mudah efektif dan mudah
dipahami. dipahami.
Kerapian tulisan Jurnal ini cukup rapi Jurnal ini cukup rapi karna
karna jurnal ini jurnal ini menggunakan
menggunakan rata rata kanan kiri sehingga
kanan kiri sehingga penulisannya terkesan rapi
penulisannya terkesan dan enak untuk dilihat dan
rapi dan enak untuk dibaca. Meskipun tidak di
dilihat dan dibaca. bagi kedalam kolom-
kemudian di bagi ke kolom.
dalam dua kolom
Gambar Jurnal ini mencantumkan Journal ini mencantumkan
gambar – gambar gambar - gambar sehingga
sehingga sangat sangat mendukung
mendukung pembaca pembaca untuk memahami
untuk memahami maksud setiap isi jurnal.
maksud setiap isi jurnal.
Tabel Jurnal ini memuat tabel Jurnal ini memuat table
Grafik Jurnal ini memuat grafik Jurnal ini memuat grafik
KONTEN ATAU ISI
Kelengkapan materi Materi yang ditampilkan
J Materi yang ditampilkan
dalam artikel jurnal dalam artikel jurnal
pertama sudah lengkap. pertama sudah lengkap.
Karena terdapat Karena terdapat
sistematika penulisan sistematika penulisan
jurnal yaitu jurnal yaitu pendahuluan,
pendahuluan, metode, metode, hasil dan
hasil dan pembahasan pembahasan dan
dan kesimpulan. kesimpulan.
BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang diperoleh dari jurnal pertama adalah siswa berhasil mendefenisikan
muatan, jenis muatan dan energi. Karena alat dan bahan yang mereka gunakan adalah yang
biasa mereka temukan sehari-hari. Namun, untuk implementasi pada software hanya sedikit
siswa yang mampu berhasil melakukannya. Secara khusus, siswa yang berasal dari sekolah
terbaik berhasil menghubungkan berbagai pandangan elektrostatik sedangkan siswa yang
berasal dari sekolah umum hanya dapat membuat koneksi.
Sedangkan kesimpulan pada jurnal kedua adalah gedung Rektorat UNY memiliki
perkiraan bahaya sambaran petir sangat besar sehingga sangat perlu adanya sistem penangkal
petir dengan tingkat proteksi level III. Penangkal petir konvensional yang terpasang pada atap
gedung Rektorat tampak depan (selatan) tahap I, II dan III, tampak samping (barat) dan
tampak samping (timur) berdasarkan analisa metode sudut proteksi masih membutuhkan
peningkatan proteksi.

4.2 Rekomendasi
Untuk pendidik yang sedang mencari referensi jurnal pendidikan, khususnya
pendidikan fisika, sangat direkomendasikan membaca jurnal yang utama. Karena jurnal
tersebut adalah jurnal pendidikan dan penelitiannya sudah mendapatkan respon positif dari
siswa. Namun, jika sedang mencari referensi untuk penelitian atau implementasi dari
elektrostatis maka disarankan menggunakan jurnal pembanding. Karena jurnal pembanding
adalah evaluasi penangkal petir yang ada di gedung Universitas Negeri Yogyakarta, dan di
dalam jurnal tersebut juga banyak dijelaskan mengenai alat penangkal petir yang sudah SNI.
DAFTAR PUSTAKA

Rohani, dan Yuniarti, Nurhening. (2017). Evaluasi Sistem Penangkal Petir Eksternal di
Gedung Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta.Jurnal Edukasi Elektro.1(2).187-195

Shen, Ji dan Linn, Marcia C. (2011). A Technology-Enhanced Unit of Modeling Static


Electricity: Integrating scientific explanations and everyday observations.
International Journal of Science Education.33(12). Pp 1597 – 1623.