Kasus Hipertensi
Tn. K seorang pelayan toko yang berusia 43 tahun, TB 165 cm dan BB 60kg. mempunyai
kebiasaan makan 3x sehari dan mengemil kripik kentang paling tidak 1 bungkus/hari
@250gr dan kurang makan sayur dan buah. Dia sering mengalami sakit kepala dan lemas.
Dias udah di diagnosis menderita hipertensi sejak dua tahun lalu. saat ini tekanan darahnya
mencapai 180/100 mmHg
A. Pengkajian Gizi (Anamensis )
Data terkait gizi Standar/ nilai normal Masalah
Antropometri IMT normal : 18,5 -25 BBI = 100% X (165 –
BB = 60kg BBI : 65 kg 100)
TB 165 cm = 65 kg
Umur = 43 tahun 𝐵𝐵 60 60
IMT = (𝑇𝐵)2 = 1652 = 27,5
Jenis kelamin = laki-laki
= 22,03 (normal)
Biokimia Tekanan darah normal Berdasarkan hasil
Tekanan darah : 180/100 120/80 mmHg tekanan darah pasien
mmHg termasuk tinggi
Klinik dan fisik Sering mengalami sakit
kepala dan lemas
Diet / riwayat gizi
Makan 3 kali sehari
Mengemil kripik kentang
paling tidak 1 bungkus
250gr
Kurang makan sayur dan
buah
B. Diagnosa Gizi
P E S
Kepercayaan yang salah Berkaitan dengan kebiasaan Ditandai lemas dan sakit
tentang gizi makan tidak untuk memenuhi kepala
kebutuhan gizi
Perubahan nilai laboratorium Berkaitan dengan banyaknya Ditandai dengan tekanan
mengkonsumsi natrium darah tinggi yaitu 180/100
mmHg
C. Intervensi Gizi
A. jenis diet : diet rendah garam 1
B. bentuk makanan yaitu makanan biasa tanpa garam
C. pemberian : makanan diet diberikan secara oral
Tujuan diet
- membantu untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi
- memmbantu menghilangklan sakit kepala dan rasa lemas
- mempertahankan status gizi optimal
Syarat diet
- cukup energy, protein, lemak, KH, mineral dan vitamin
- menghindari makanan tinggi natrium / sodium
- makanan tanpa garam
Menghitung kebutuhan zat gizi
D. Intervensi Edukasi Gizi
a. Topik : Diet rendah garam I
b. Isi materi :
- Definisi Hipertensi
- Penyebab timbulnya Hipertensi
- Bahan makanan yang di anjurkan dan tidak di anjurkan bagi
penderita Hipertensi .
c. Tujuan :
- Menjelaskan tujuan di berikan diet rendah garam I
- Memberikan informasi kepada pasien dan keluarganya tentang
makanan yang di anjurkan dan tidak di anjurkan
- Memberikan contoh menu sehari
d. Alat bantu : leaflet dan food model
e. Waktu/tempat : Selama ±20 menit di ruang perawatan
f. Sasaran : pasien dan keluarga
g. Evaluasi : menanyakan kembali tentang materi yang di berikan terutama
mengenai bahan makanan yang harus di hindari .
E. Monitoring dan Evaluasi
a. Antropometri : mempertahankan BB pasien agar tetap dalam kondisis status
gizi normal
b. biokimia : keadaan tekanan darah
c. klinis dan fisik : sakit kepala dan lemas
d. dietary : asupan zat gizi protein, lemak, KH, vitamin, mineral. dan cairan
sesuai perhitungan dan syarat diet