Anda di halaman 1dari 20

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

WAHAM
Dosen Pengajar : Ns, Mutia Rahmah

Oleh:
HERLINA NIM. 1810913420015

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN


UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARBARU
2019

1
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Inisial Klien : Ny. A Pertemuan/ SP : 1/I


Hari/Tanggal : Jumat, 27 Desember 2019 No. CM : XXX
Ruang : Mawar RSJ Sambang Lihum

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
Data Subjektif : Klien mengatakan hal yang tiidak nyata yaitu klien merasa
dirinya adalah nabi, klien mengatakan seseorang
membuatnya takut.
Data Objektif : Pembicaraan klien berulang-ulang, isi pembicaraan tidak
sesuai dengan kenyataan dan klien tampak bingung dan
ketakutan.
2. Diagnosa Keperawatan : Waham
3. Tujuan Khusus
a) Membina hubungan saling percaya
b) SP I
1) Identifikasi tanda dan gejala waham.
2) Bantu orientasi realita : panggil nama, orientasi waktu, orang dan
tempat / lingkungan.
3) Diskusikan kebutuhan yang tidak terpenuhi.
4) Bantu pasien memenuhi kebutuhan realistis.
5) Masukkan pada jadwal kegiatan pemenuhan kebutuhan.

4. Tindakan Keperawatan
a) Membina hubungan saling percaya
b) SP I
1) Identifikasi tanda dan gejala waham
2) Bantu orientasi realita : panggil nama, orientasi waktu, orang
dan tempat / lingkungan.

2
3) Diskusikan kebutuhan yang tidak terpenuhi
4) Bantu pasien memenuhi kebutuhan realistis
5) Masukkan pada jadwal kegiatan pemenuhan kebutuhan

B. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan


1. Pra interaksi
a) Perawat mengkaji perasaan dan persiapan diri sebelum melakukan
kegiatan dalam SP1 dengan halusinasi.
b) Perawat menganalisis kekuatan dan keterbatasan profesionalisme
diri sendiri
c) Perawat mempersiapkan alat yaitu alat tulis dan jam tangan.
d) Perawat mempersiapkan tempat pertemuan.
e) Perawat mencuci tangan.

2. Orientasi
a) Salam Terapeutik
“ Selamat pagi Ibu, perkenalkan nama saya perawat Herlina, saya
biasa dipanggil Herli, saya mahasiswa keperawatan ULM
Banjarbaru yang akan berdinas disini selama 2 minggu. Saya
bertugas di pagi hari sejak jam 08.00 pagi sampai siang jam 14.00
wita., Nama ibu siapa ? Ibu senangnya dipanggil siapa ya?”
(perawat mejulurkan tangan untuk berjabat tangan dan menatap
wajah pasien dengan senyuman. Posisi badan di depan pasien
dengan kaki menyerong ke samping saling bersilang dengan pasien
dengan jarak aman dari pasien)
b) Evaluasi / Validasi
“ Bagaimana kabarnya ibu hari ini ?”
“ Ibu sudah makan pagi? Bangun jam berapa ibu tadi pagi ? apa
saja yang sudah dilakukan?
c) Kontrak
Topik : “Bagaimana jika hari ini kita berbincang-bincang
mengenai apa yang ibu rasakan ?”

3
Tempat : “ Tempatnya ibu mau dimana ?”Bagaimana kalo disini
saja ibu ?”
Waktu : “Untuk waktunya sebentar saja ibu sekitar 15 menit saja.
Sekarang jam 09.00 di jam tangan saya, nanti kita
berbincang-bincang sampai jam 09.15. Bagaimana
apakah ibu bersedia ?”
3. Kerja
“Apa yang ibu rasakan saat ini? Saya mengerti bahwa ibu saat ini
merasa memjadi seorang nabi, namun saya masih sulit untuk
mempercayainya karena kita sama-sama tau bahwa nabi yang terakhir
yakni Nabi Muhammad SAW. dan setahu saya juga bahwa semua
nabi sudah tidak ada lagi.”
“Ibu ingatkan nama lengkap ibu? Iya benar. Sekarang ibu tau ibu
berada dimana? Ibu ingat ya hari ini hari apa dan tanggal berapa?
Tidak ingat ya bu, hari ini hari Jumat tanggal 27 Desember 2019 jam
09.00 pagi bu. Ibu mengenal siapa mereka itu? Tidak kenal ya bu?
Mereka adalah perawat yang berjaga di ruang ini dan merawat ibu
selama di rumah sakit ini.”
“Tampaknya Ibu A gelisah dan bingung ya, bisa ibu ceritakan apa
yang Ibu A rasakan sekarang ?”
“ Jadi seperti itu, ibu takut jika nanti diatur atur oleh orang lain dan
tidak punya hak untuk mengatur diri ibu sendiri ya ?”
“Kalau saya boleh tau siapa yang paling sering mengatur-ngatur diri
ibu ?”
“Jadi suami ibu ya yang terlalu mengatur-ngatur diri ibu ? Kalau ibu
sendiri maunya seperti apa ? Oh.. bagus sekali ibu sudah punya
rencana dan jadwal seperti itu. Jadi setiap harinya ibu ingin ada
kegiatan diluar rumah ya, seperti menanam buga di halaman rumah
agar ibu tidak merasa bosan karena di dalam rumah terus. Kita
masukan ke dalam jadwal pemenuhan kebutuhan ibu ya. Ibu maunya
jam berapa? Sekarang sudah jam 09.15 waktu kesepakatan kita tadi di
awal habis ya bu.”

4
4. Terminasi
a) Evaluasi subjektif
“Bagaimana ibu perasaannya setelah berbincang –bincang tadi?”
b) Evaluasi objektif
“Apa saja tadi yang telah kita bicarakan Ibu ?” “Iya benar benar
sekali.”
c) Rencana tindak lanjut
“Bagaimana kalau jadwal yang telah kita bicarakan tadi Ibu coba
lakukan, setuju bu ?” Iya, nanti ibu lakukan ya bu kegiatan yang
ada dijadwal.”
d) Kontrak yang akan datang
Topik : “Besok kita bertemu lagi ya bu untuk membicarakan
tentang kemampuan yang Ibu miliki”.
Tempat : “Untuk tempatnya Ibu maunya dimana ? disini saja ya
Ibu”.
Waktu : “Besok saya kembali lagi jam 09.00 ya Ibu”.
“ Baiklah kita cukupkan saja ya Ibu untuk hari ini,Ibu tadi sudah
sangat bagus sekali sudah mau menceritakan tentang perasaan Ibu
kepada saya. Saya permisi dulu Ibu. Assalamu alaikum. selamat
pagi”.
Perawat mencuci tangan.

5. Dokumentasi
Perawat mendokumentasikan kegiatan, nama, tanda tangan, tanggal,
jam dan hasil.

5
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Inisial Klien : Ny. A Pertemuan/ SP : 2/2


Hari/Tanggal : Sabtu, 28 Desember 2019 No. CM : XXX
Ruang : Mawar RSJ Sambang Lihum

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
Data Subjektif : Klien mengatakan hal yang tiidak nyata yaitu klien
merasa dirinya adalah nabi, klien mengatakan seseorang membuatnya
takut.
Data Objektif : Pembicaraan klien berulang-ulang, isi pembicaraan tidak
sesuai dengan kenyataan dan klien tampak bingung dan ketakutan.
2. Diagnosa Keperawatan : Waham
3. Tujuan Khusus
a) Mempertahankan hubungan saling percaya
b) SP II
1) Evaluasi kegiatan pemenuhan kebutuhan pasien dan berikan
pujian.
2) Diskusikan kemampuan yang dimiliki
3) Latih kemampuan yang dipilih, berikan pujian
4) Masukkan pada jadwal kegiatan pemenuhan dan kegiatan yang
telah dilatih
4. Tindakan Keperawatan
a) Mempertahankan hubungan saling percaya
b) SP II
1) Evaluasi kegiatan pemenuhan kebutuhan pasien dan berikan
pujian.
2) Diskusikan kemampuan yang dimiliki
3) Latih kemampuan yang dipilih, berikan pujian

6
4) Masukkan pada jadwal kegiatan pemenuhan dan kegiatan yang
telah dilatih

B. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan


1. Pra interaksi
a) Perawat mengkaji perasaan dan persiapan diri sebelum melakukan
kegiatan dalam SP2 dengan waham.
b) Perawat menganalisis kekuatan dan keterbatasan profesionalisme diri
sendiri
c) Perawat mempersiapkan alat yaitu alat tulis dan jam tangan.
d) Perawat mempersiapkan tempat pertemuan.
e) Perawat mencuci tangan.

2. Orientasi
a) Salam Terapeutik
“ Selamat pagi ibu, masih ingat dengan saya ibu ? Iya benar sekali saya
perawat Herli, masih dengan ibu A ?” (perawat mejulurkan tangan
untuk berjabat tangan dan menatap wajah pasien dengan senyuman.
Posisi badan di depan pasien dengan kaki menyerong ke samping
saling bersilang dengan pasien dengan jarak aman dari pasien)
b) Evaluasi / Validasi
“ Bagaimana kabarnya ibu hari ini ?”
“ Apakah ibu masih ingat dengan apa yang kita jadwalkan kemarin ?
Sudah dilakukan ibu ? Bagus sekali ibu”.
c) Kontrak
Topik : “ Sesuai janji kita kemarin ibu, bahwa hari ini kita akan
menggali kemampuan yang ibu miliki”.
Tempat : “ Sesuai dengan rencana kita juga kemarin tempatnya
disini saja ya ibu ”
Waktu : “ Untuk waktunya sebentar saja ibu sekitar 15 menit saja.
Sekarang jam 09.00 di jam tangan saya, nanti kita

7
berbincang-bincang sampai jam 09.15. Bagaimana apakah
ibu bersedia ?”

3. Fase Kerja
“Kalau saya boleh tau kemampuan apa saja yang sekarang ibu miliki, ibu
senangi dan yang masih dapat dilakukan dirumah sakit?”
“jadi ibu suka menanam dan merawat bunga ya ? Itu bagus sekali Ibu,
dan menurut saya itu dapat dilakukan di rumah sakit ini diwaktu kosong
Ibu”.
“Sebelumnya apakah Ibu sudah tau bagaimana caranya menanam dan
merawat bunga dengan benar ? bisa dicontohkan ibu?”
“Bagus sekali Ibu, itu sudah benar apa yang tadi ibu lakukan. Bagaimana
kalau latihan ini kita masukan ke dalam jadwal harian ibu? Ibu maunya
jam berapa ? jadi pagi hari setelah Ibu membersihkan kamar tidur dan
makan pagi ya bu.”

4. Terminasi
a) Evaluasi subjektif
“Bagaimana ibu perasaannya setelah berbincang –bincang dan latihan
tadi?”
b) Evaluasi objektif
“Apa saja tadi yang telah kita latih hari ini Ibu ?” “Iya benar sekali.
Bagus sekali ibu.”
c) Rencana tindak lanjut
“Jadi sekarang ibu sudah dapat menjalankan latihan yang tadi sesuai
jadwal ya bu, setuju bu ?”
d) Kontrak yang akan datang
Topik : “Besok kita bertemu lagi ya bu untuk membicarakan
tentang manfaat obat yang nantinya akan Ibu konsumsi”.
Tempat : “Untuk tempatnya apakah disini saja Ibu?”.
Waktu :“Besok kita bertemu jam 09.00 lagi ya ibu”.

8
“ Baiklah kita cukupkan saja ya ibu untuk hari ini,ibu tadi sudah sangat
bagus sekali sudah mau menceritakan perasaan dan latihan kegiatan
ibu hari ini. Saya permisi dulu ibu, Assalamu alaikum. selamat pagi”.
Perawat mencuci tangan.

5. Dokumentasi
Perawat mendokumentasikan kegiatan, nama, tanda tangan, tanggal, jam
dan hasil.

9
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Inisial Klien : Ny. A Pertemuan/ SP : 3/3


Hari/Tanggal : Minggu, 29 Desember 2019 No. CM : XXX
Ruang : Mawar RSJ Sambang Lihum

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
Data Subjektif : Klien mengatakan hal yang tiidak nyata yaitu klien
merasa dirinya adalah nabi, klien mengatakan seseorang membuatnya
takut.
Data Objektif : Pembicaraan klien berulang-ulang, isi pembicaraan tidak
sesuai dengan kenyataan dan klien tampak bingung dan ketakutan.
2. Diagnosa Keperawatan : Waham
3. Tujuan khusus
a) Mempertahankan hubungan saling percaya
b) SP III
1) Evaluasi kegiatan pemenuhan kebutuhan pasien, kegiatan yang
dilakukan pasien, dan berikan pujian
2) Jelaskan tentang obat yang diminum (jelaskan 6 benar obat, jenis,
guna, dosis, frekuensi, kontinuitas minum obat) dan tanyakan
manfaat yang dirasakan pasien.
3) Masukan pada jadwal pemenuhan kebutuhan dan kegiatan yang
telah dilatih serta obat
4. Tindakan Keperawatan
a) Mempertahankan hubungan saling percaya
b) SP III
1) Evaluasi kegiatan pemenuhan kebutuhan pasien, kegiatan yang
dilakukan pasien, dan berikan pujian

10
2) Jelaskan tentang obat yang diminum (jelaskan 6 benar obat, jenis,
guna, dosis, frekuensi, kontinuitas minum obat) dan tanyakan
manfaat yang dirasakan pasien.
3) Masukan pada jadwal pemenuhan kebutuhan dan kegiatan yang
telah dilatih serta obat

B. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan


1. Pra interaksi
a) Perawat mengkaji perasaan dan persiapan diri sebelum melakukan
kegiatan dalam SP3 dengan halusinasi.
b) Perawat menganalisis kekuatan dan keterbatasan profesionalisme diri
sendiri
c) Perawat mempersiapkan alat yaitu alat tulis dan jam tangan.
d) Perawat mempersiapkan tempat pertemuan.
e) Perawat mencuci tangan.

2. Orientasi
a) Salam Terapeutik
“ Selamat pagi ibu, masih ingat dengan saya ibu ? Iya benar sekali saya
perawat Herli, masih dengan ibu A ?” (perawat mejulurkan tangan
untuk berjabat tangan dan menatap wajah pasien dengan senyuman.
Posisi badan di depan pasien dengan kaki menyerong ke samping
saling bersilang dengan pasien dengan jarak aman dari pasien)
b) Evaluasi / Validasi
“Bagaimana kabarnya ibu hari ini ?”
“Apakah ibu masih ingat dengan apa yang kita pelajari kemarin?
Sudah dilakukan ibu? Bagus sekali ibu.”
“Apakah kebutuhan ibu sudah terpenuhi hari ini ? Bagaimana untuk
membersihkan halamannya dan menanam merawat bunga, apakah
sudah dilakukan ? Wah,, bagus sekali Ibu, pertahnkan ya ibu.”

11
c) Kontrak
Topik : “ Sesuai janji kita kemarin Ibu, bahwa hari ini saya
membawa obat yang biasa ibu minum untuk ibu, dan kita
akan berlatih bagaimna cara meminum obat dengan benar”.
Tempat : “ Sesuai permintaan ibu juga kemarin tempatnya disini saja
ya Ibu ”
Waktu : “ Untuk waktunya sebentar saja ibu sekitar 15 menit saja.
Sekarang jam 09.00 di jam tangan saya, nanti kita
berbincang-bincang sampai jam 09.15. Bagaimana apakah
ibu bersedia ?”

3. Fase Kerja
“ Apakah Ibu sebelumnya sudah tau ini obat apa ? Belum tau ya ibu, jadi
ini adalah obat yang nantinya harus ibu minum, ini jenis obat tablet ibu,
dimana dengan obat ini nantinya dapat mempercepat proses
penyembuhan ibu. Jadi ibu minum obat ini sesudah makan ya bu
sebanyak 1 tablet dalam setiap bungkusnya dan diminum 3 kali sehari.
Ibu bisa minum obat jam 06.00 pagi, jam 14.00 siang dan 22. 00 malam
ya bu. Bisa juga dilihat dibagian labelnya ya bu, disini sudah ada tertera
untuk aturan pakainya dan obat ini harus diminum secara teratur ya ibu.
Ibu meminum obatnya juga tidak boleh putus-putus ya karena itu akan
semakin memperpanjang proses penyembuhan. Saat ibu ingin meminum
obat ibu, ibu periksa dulu apakah nama yang tertera pada label obat
adalah nama ibu dan memeriksa kembali jumlah dan macam obat ya bu.
Apabila ada yang ibu bingung atau ragu-ragu, sebaiknya ibu tanyakan
kembali kepada perawat yang jaga ya bu. Bagaimana Ibu apakah sudah
bisa dipahami ? apakah ibu sudah merasakan manfaat dari minum obat
selama ibu di rawat? Iya ibu,,benar sekali. Sekarang bagaimana kalau kira
masukan jadwal minum obat ini ke dalam jadwal harian Ibu ? Ingat ya
Ibu harus diminum 3 kali dalam sehari sesudah makan”.

12
4. Terminasi
a) Evaluasi subjektif
“Bagaimana ibu perasaannya setelah latihan untuk memium obat tadi
?”
b) Evaluasi objektif
“Apa saja tadi yang telah kita latih hari ini Ibu ?” “Iya benar sekali.
Bagus sekali ibu.”
c) Rencana tindak lanjut
“Jadi sekarang Ibu sudah tau apa manfaat obat ini dan bagaimana cara
meminumnya secara benar, jadi ibu dapat rutin meminum obat nya
mulai hari ini, setuju bu ?”
d) Kontrak yang akan datang
Topik : “Besok kita bertemu lagi ya bu untuk membicarakan dan
melatih tentang pemenuhan kebutuhan ibu yang lain dan
juga kemampuan Ibu selain menyapu halaman dan
menanam bunga ya Ibu”.
Tempat : “Untuk tempatnya apakah disini saja ibu?”.
Waktu : “Besok kita bertemu jam 09.00 ya ibu”.
“ Baiklah kita cukupkan saja ya ibu untuk hari ini,ibu tadi sudah
sangat bagus sekali dalam latihannya. Saya permisi dulu. Assalamu
alaikum ibu selamat pagi”.
Perawat mencuci tangan.

5. Dokumentasi
Perawat mendokumentasikan kegiatan, nama, tanda tangan, tanggal, jam
dan hasil.

13
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Inisial Klien : Ny. A Pertemuan/ SP : 4/4


Hari/Tanggal : Senin, 30 Desember 2019 No. CM : XXX
Ruang : Mawar RSJ Sambang Lihum

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
Data Subjektif : Klien mengatakan hal yang tidak nyata yaitu klien
merasa dirinya adalah nabi, klien mengatakan seseorang
membuatnya takut.
Data Objektif : Pembicaraan klien berulang-ulang, isi pembicaraan
tidak sesuai dengan kenyataan dan klien tampak bingung
dan ketakutan.
2. Diagnosa Keperawatan : Waham
3. Tujuan khusus
a) Mempertahankan hubungan saling percaya
b) SP IV
1) Evaluasi kegiatan pemenuhan kebutuhan, kegiatan yang telah
dilatih dan minum obat, beri pujian.
2) Diskusikan kebutuhan lain dan cara memenuhinya.
3) Diskusikan kemampuan yang dimiliki dan memilih yang akan
dilatih. Kemudian latih.
4) Masukan pada jadwal pemenuhan kebutuhan, kegiatan yang telah
dilatih, dan minum obat.
4. Tindakan Keperawatan
a) Mempertahankan hubungan saling percaya
b) SP IV
1) Evaluasi kegiatan pemenuhan kebutuhan, kegiatan yang telah
dilatih dan minum obat, beri pujian.

14
2) Diskusikan kebutuhan lain dan cara memenuhinya.
3) Diskusikan kemampuan yang dimiliki dan memilih yang akan
dilatih. Kemudian latih
4) Masukan pada jadwal pemenuhan kebutuhan, kegiatan yang telah
dilatih, dan minum obat.

B. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan


1. Pra interaksi
a) Perawat mengkaji perasaan dan persiapan diri sebelum melakukan
kegiatan dalam SP4 dengan halusinasi.
b) Perawat menganalisis kekuatan dan keterbatasan profesionalisme diri
sendiri
c) Perawat mempersiapkan alat yaitu alat tulis dan jam tangan.
d) Perawat mempersiapkan tempat pertemuan.
e) Perawat mencuci tangan.
2. Orientasi
a) Salam Terapeutik
“ Selamat pagi ibu, masih ingat dengan saya ibu ? Iya benar sekali saya
perawat Herli, masih dengan ibu A ?” (perawat mejulurkan tangan
untuk berjabat tangan dan menatap wajah pasien dengan senyuman.
Posisi badan di depan pasien dengan kaki menyerong ke samping
saling bersilang dengan pasien dengan jarak aman dari pasien)
b) Evaluasi / Validasi
“ Bagaimana perasaannya ibu hari ini ?”
“ Apakah kebutuhan ibu sudah terpenuhi hari ini ? Bagaimana untuk
merawat bunganya bu, apakah sudah dilakukan ? Obatnya apakah
sudah diminum sesuai aturan bu ? Wah,, bagus sekali Ibu, pertahankan
ya Ibu ”.
c) Kontrak
Topik : “ Sesuai janji kita kemarin Ibu, bahwa hari ini melatih
tentang pemenuhan kebutuhan Ibu yang lain dan juga
kemampuan Ibu selain merawat bunga ya Ibu”.

15
Tempat : “ Sesuai permintaan ibu juga kemarin tempatnya disini
saja ya Ibu ”
Waktu : “ Untuk waktunya sebentar saja Ibu sekitar 15 menit saja.
Sekarang jam 09.00 di jam tangan saya, nanti kita
berbincang-bincang sampai jam 09.15. Bagaimana apakah
Ibu bersedia ?”

3. Fase Kerja
“ Ibu kalau saya boleh tau, ada tidak kebutuhan ibu yang saat ini belum
terpenuhi ? Apa itu ibu? Oh.. Jadi ibu ingin mempunyai teman baru ya
untuk diajak ngobrol ? Bagaimana kalau sekarang ibu berlatih untuk
berbincang-bicang kepada teman sekamar ibu. Bisa dengan
menanyakan kabarnya hari ini, kegiatan apa saja yang diikuti di rumah
sakit ? Bagaimana ibu, apakah bisa ibu praktekan sekarang. Iya ibu
seperti itu, bagus sekali ibu”.
“Untuk latihan yang kedua ibu kita akan berlatih untuk melakukan
kemampuan apa yang ibu miliki. Apakah ada ibu ? menyapu lantai ya
ibu ? Apakah sebelumnya ibu masih ingat bagaimna caranya ? Apakah
bisa di praktekan ibu ? Wah, bagus sekali ibu, ternyata Ibu sangat
bagus dalam menyapu lantainya.Bagaimana kalau 2 latihan yang tadi
kira tambahkan ke dalam jadwal harian ibu ? Ibu maunya jam
berapa?”.

4. Terminasi
a) Evaluasi subjektif
“Bagaimana ibu perasaannya setelah berbincang-bincang dan
berlatih tadi ?”
b) Evaluasi objektif
“Apa saja tadi yang telah kita latih hari ini Ibu ?” “Iya benar
sekali. Bagus sekali Ibu bisa mengingatnya.”

16
c) Rencana tindak lanjut
“Jadi sekarang Ibu sudah dapat melakukan 2 hal tersebut sesuai
dengan jadwal yang telah dibuat, setuju bu ?”
d) Kontrak yang akan datang
Topik : “Besok kita bertemu lagi ya bu untuk mengobrol
sekaligus mengevaluasi 4 pertemuan kita yang lalu”.
Tempat : “Untuk tempatnya apakah disini saja ibu?”.
Waktu : “Besok kita bertemu jam 09.00 ya ibu”.

“ Baiklah kita cukupkan saja ya ibu untuk hari ini, ibu tadi sudah
sangat bagus sekali sudah berbincang-bincang dan berlatih 2
kegiatan sekaligus. Saya permisi dulu Ibu. Assalamualaikum.
selamat pagi.”
Perawat mencuci tangan.

5. Dokumentasi
Perawat mendokumentasikan kegiatan, nama, tanda tangan, tanggal,
jam dan hasil.

17
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Inisial Klien : Ny. A Pertemuan/ SP : 5/5


Hari/Tanggal : Selasa, 31 Desember 2019 No. CM : XXX
Ruang : Mawar RSJ Sambang Lihum

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
Data Subjektif : Klien mengatakan hal yang tidak nyata yaitu klien
merasa dirinya adalah nabi, klien mengatakan seseorang
membuatnya takut.
Data Objektif : Pembicaraan klien berulang-ulang, isi pembicaraan
tidak sesuai dengan kenyataan dan klien tampak bingung
dan ketakutan.
2. Diagnosa Keperawatan : Waham
3. Tujuan khusus
a) Mempertahankan hubungan saling percaya
b) SP V

1) Evaluasi kegiatan pemenuhan kebutuhan, kegiatan yang dilatih,


dan minum obat. Beri pujian.
2) Nilai kemampuan yang telah mandiri
3) Nilai apakah frekuensi munculnya waham bekurang. Apakah
waham terkontrol
4. Tindakan Keperawatan
a) Mempertahankan hubungan saling percaya
b) SP V

1) Evaluasi kegiatan pemenuhan kebutuhan, kegiatan yang


dilatih, dan minum obat. Beri pujian.
2) Nilai kemampuan yang telah mandiri
3) Nilai apakah frekuensi munculnya waham bekurang. Apakah
waham terkontrol

18
C. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan
1. Pra interaksi
a) Perawat mengkaji perasaan dan persiapan diri sebelum melakukan
kegiatan dalam SP5 dengan waham.
b) Perawat menganalisis kekuatan dan keterbatasan profesionalisme diri
sendiri
c) Perawat mempersiapkan alat yaitu alat tulis dan jam tangan.
d) Perawat mempersiapkan tempat pertemuan.
e) Perawat mencuci tangan.
2. Orientasi
a) Salam Terapeutik
“ Selamat pagi ibu, masih ingat dengan saya ibu ? Iya benar sekali saya
perawat Herli, masih dengan ibu A ?” (perawat mejulurkan tangan
untuk berjabat tangan dan menatap wajah pasien dengan senyuman.
Posisi badan di depan pasien dengan kaki menyerong ke samping
saling bersilang dengan pasien dengan jarak aman dari pasien)
b) Evaluasi / Validasi
“ Bagaimana perasaannya ibu hari ini ?”
c) Kontrak
Topik : “ Sesuai janji kita kemarin Ibu, bahwa hari ini melatih
tentang kebutuhan, kegiatan,minum obat yang sudah kita
latih ya Ibu”.
Tempat : “ Sesuai permintaan ibu juga kemarin tempatnya disini
saja ya Ibu ”
Waktu : “ Untuk waktunya sebentar saja Ibu sekitar 15 menit saja.
Sekarang jam 09.00 di jam tangan saya, nanti kita
berbincang-bincang sampai jam 09.15. Bagaimana apakah
Ibu bersedia ?”
3. Fase Kerja
“ Apakah kebutuhan ibu sudah terpenuhi hari ini ? Bagaimana untuk
merawat bunganya bu, apakah sudah dilakukan ? berkenalan dan

19
berbincang-bincang juga sudah dilakukan? Kalau membersihkan
lantai? Obatnya apakah sudah diminum sesuai aturan bu ? Wah,, bagus
sekali Ibu, pertahankan ya Ibu...nah dari kegiatan yang sudah kita latih
tersebut apakah ibu memiliki hambatan dalam melakukannya?..ibu
bisa sendiri melakukannya atau butuh bantuan?..bagaimana perasaan
ibu setelah berhasil melakukannya?..iya bagus sekali..

4. Terminasi
a) Evaluasi subjektif
“Bagaimana ibu perasaannya setelah berbincang-bincang dan
berlatih tadi ?”
b) Evaluasi objektif
“Apa saja yang kita bincangkan hari ini.”
c) Rencana tindak lanjut
“Jadi sekarang Ibu tetap melakukan dan melatih kegiatan-
kegiatan tersebut ya bu sesuai jadwal ?”
d) Kontrak yang akan datang
Topik : “Besok kita bertemu lagi ya bu untuk mengobrol
mengenai kegiatan lain yang dapat ibu latih”.
Tempat : “Untuk tempatnya apakah disini saja ibu?”.
Waktu : “Besok, kita bertemu jam 09.00 ya ibu”.

“ Baiklah kita cukupkan saja ya ibu untuk hari ini, ibu tadi sudah
sangat bagus sekali sudah berbincang-bincang dan berlatih 2
kegiatan sekaligus. Saya permisi dulu Ibu. Assalamualaikum.
selamat pagi.”
Perawat mencuci tangan.

6. Dokumentasi
Perawat mendokumentasikan kegiatan, nama, tanda tangan, tanggal,
jam dan hasil.

20