Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

“SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MANAJERIAL”

KELOMPOK 3
DISUSUN OLEH :
FEBIOLA J. JACOBIS (18 30 40 48)
CINTHYA FEHR (18 30 40 68)
ESTERLITA MANGOTO (18 30 40 62)
ALDA ETRI NURMALA SIMBALA (18 30 40 74)

FAKULTAS EKONOMI
2020
KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas izin-Nya lah
kami dapat menyelesaikan tugas ini dengan judul  “SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
MANAJERIAL”. Kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun
isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan,
petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam proses pembelajaran mata kuliah Sistem
Informasi Akuntansi (SIA).
Kami menyadari bahwa tugas ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu kami mengharapkan
kritik dan saran dari pembaca demi kesempurnaan tugas ini.
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………………..

DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………….

BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………………………………

A. Latar Belakang……………………………………………………………………
B. Rumusan Masalah………………………………………………………………….
C. Tujuan………………………………………………………………………………

BAB II PEMBAHASAN………………………………………………………………………………

A. Pengertian dan Tujuan serta Manfaat Sistem Informasi Akuntansi………………


B. Proses Akuntansi……………………………………………………………………
C. Laporan Keuangan dan Laporan Manajerial…………………………………………
D. Konsekuensi Laporan Manajerial…………………………………………………..
E. Sistem Informasi Penanggungjawaban Akuntansi……………………………………

BAB III PENUTUP…………………………………………………………………………………..


A. KESIMPULAN……………………………………………………………………………

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………………
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Perusahaan-perusahaan khusunya dalam lingkungan bisnis dituntut untuk melakukan


kegiatan operasionalnya secara efektif dan efisien untuk mepertahankan eksistensinya pada era
globalisasi yang sudah sangat pesat ini. Untuk memnuhi kebutuhan informasi bagi pihak dalam
maupun pihak luar perusahaan maka disusun suatu system akuntansi.
Sistem ini dirancang untuk menghasilkan informasi yang berguna bagi pihak luar
perusahaan. Pihak luar yang dimaksud adalah seperti investor, kreditor,supplier, pemerintah dan
masyarakat sedangkan pihak dalam perusahaan adalah direktur,akuntan,staff accounting dan
karyawan.
Disini system informasi akuntansi adalah salah satu system informasi yang digunakan
manajemen dalam mengelolah perusahaan. Sistem akuntansi ini disusun oleh perusahaan bias
secara manual atau proses dengan menggunakan mesin-mesin mulai dari mesin pembukuan yang
sederhana sampai dengan computer untuk manghasilkan sebuah informasi keuangan yang diolah
dari berbagai data keuangan agar bisa memenuhi kebutuhan pemakai intern maupun pemakai
ekstern.

B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian,tujuan dan manfaat Sistem Informasi Akuntansi
2. Bagaimana proses Akuntansi
3. Seperti apa Laporan Keuangan dan Laporan Manajerial
4. Bagaimana . Konsekuensi Laporan Manajerial
5.Bagaimana Sistem Informasi Pertanggungjawaan Akuntansi
C. Tujuan
Sesuai dengan Rumusan Masalah diatas, penulisan makalah ini dimaksudkan untuk
menginformasikan dan menjelaskan Sistem Informasi Akuntansi.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian, Tujuan dan Manfaat Sistem Informasi Akuntansi Manajerial


 Pengertian
Adalah Tatanan yang menggambarkan adanya rangkaian berbagai komponen yang
memiliki hubungan serta tujuan bersama secara serasi, terkoodinasi dalam jangka waktu tertentu.
Sistem Informasi Akuntansi melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan yang ditandai
dengan volume pengolahan data yang tinggi dimana pengolahan itu sendiri meliputi
pengumpulan data, penyimpanan data dan penyajian dokumen. Suatu perusahaan tidak dapat
menentukan untuk memiliki system informasi akuntansi atau tidak, itu merupakan suatu
keharusan. Sistem Informasi Akuntansi lebih berorientansi pada informasi dan datanya sebagian
besar bersifat historis.
 Tujuan :
- Mendukung fungsi kepengurusan manajerial perusahaan. Karena manajemen
bertanggung jawab untuk menginformasikan pengaturan dan penggunaan sumber daya
organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi tersebut.
- Mendukung pengambilan keputusan manajemen., karena system informasi memberikan
informasi yag diperlukan oleh pihak manajemen untuk melakukan tanggung jawab
pengambilan keputusan.
- Mendukung kegiatan Operasi Perusahaan.
 Manfaat :
- Menyediakan Informasi yang Akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas
utama pada value chain secara efektif dan efisien.
- Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa
- Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
Beberapa asumsi dasar dalam akuntansi :
1). Kesatuan Usaha (Business Entity)
2). Perusahaan Berjalan (Going Concern)
3). Periode Akuntansi (Time periods)
4). Satuan Uang (Money measurement)
5). Harta perolehan ( Costing of Assets )
6). Aspek Ganda (Dual aspek)
7). Konsep akrual (Accrual Concept

B. Proses Akuntansi
1. Mencatat semua rincian transaksi dalam sebuah jurnal atau buku pencatatan pertama
(book of original enty). Jurnal dapat dikhususkan, misalnya ada beberapa jurnal
penjualan yang terpisah dan jurnal akun pembayaran yang terpisah.
2. Posting transaksi dalam suatu akun pada buku besar tambahan. Melakukan posting
berarti memindahkan atau memasukkan sejumlah uang transaksi. Sebagai contoh buku
besar tambahan dapat terdiri atas akun pelanggan direkam dalam akun pelanggan
tersebut.
3. Posting semua buku besar tambahan kedalam sebuah buku besar umum, yang mana
dalam system manual bagian ini merupakan satu buku besar yang mencatat setiap buku
besar tambahan sebagai satu akun dalam sebuah buku.
Biasanya jumlah dari semua akun dari masing-masing buku besar tambahan, dan bukan
masing-masing transaksi atau masing-masing transaksi atau akun secara total, yang diposting ke
buku besar. Dengan demikian jumlah yang dimasukkan kedalam buku besar biasanya telah
diringkaskan sebelumnya. Buku besar tambahan biasanya mensuplai informasi yang dibutuhkan
untuk pemrosesan data selanjutnya.
Sebagai contoh, menghasilkan laporan tentang pelanggan, analisis atas akun penerimaan
yang lalu dan analisi atas pola penjualan berdasar jenis pelanggan yang berbeda sebagaimana
terhadap pelanggan khusus. Buku besar umum adalah dasar untuk penyiapan laporan ringkas
seperti neraca pendapatan(income statement) dan neraca keuangan(balance sheet).

C. Laporan Keuangan dan Laporan Manajerial


Sistem Informasi Akuntansi adalah system informasi akuntansi yang dirancang untuk
menghasilkan laporan manajerial. Laporan manajerial adalah laporan yang khusus ditujukan
kepada manajemen untuk memenuhi kebutuhan informasi guna pengambilan keputusan dan
perancangan bisnis. Laporan manajerial bersifat detil, deskriptif dan analitis.
Dokumen Laporan
Transaksi Jurnal Buku Keuangan
Besar

Laporan
Buku Manajerial
Pembantu

D. Konsekuensi Laporan Manajerial


Data Keuangan harus dilakukan secara lebih detail dan lebih deskriptif. Tanpa data
pembukaan yang detil dan deskriptif, laporan manajerial tidak bias dibuat.
Contoh :
Laporan Mnajerial dalam bentuk analisi umur piutang tidak bisa dibuat jika pencatatan
piutang tidak detil dan deskriptif sesuai dengan tuntutan kelengkapan data dala analisis umut
piutang.
Sistem pengumpulan data antara lain :
 Data keuangan dikumpulkan berdasarkan divisi atau bagian yang bertanggungjawab
atas data keuangan
 Data keuangan per divisi selanjutnya diringkas sesuai dengan klasifikasi rekening
laporan keuangan.

E. Sistem Informasi Penanggungjawaan Akuntansi


Informasi yang dibutuhkan untuk keperluan kendali manajemen biasanya adalah
informasi yang memungkinkan dilakukannya perbandingan antara prestasi nyata dengan prestasi
ideal atau yang diharapkan dalam kurun waktu tertentu..
Sistem Informasi Pertanggungjawaan Akuntansi seringkali merupakan kandungan utama
dalam system kendali manajemen. Pada umumnya system informasi ini memberikan laporan
setap bulannya.
Tiga elemen dari tanggung jawab Akuntansi :
1. Tujuan Kegiatan jangka pendek yang ditentukan didepan sebagai standar kinerja.
2. Akumulasi biaya dan penghasilan dan perbandingannya dengan standar dan berdasarkan
pada unit-unit organisasi yang disebut pusat-pusat tanggung jawab.
3. Pemisahan antara biaya dan penghasilan dalam kategori terkendali dan tidak terkendali
untuk setiap unit organisasi, biasanya menurut unit yang menimbulkan biaya atau
memberikan penghasilan.
Sistem Informasi Pertanggungjawaan Akuntansi tidak berusaha untuk mengalokasikan biaya dan
penghasilan untuk evaluasi efesiensi produksi bagi setia produk, mengenakan biaya penjualan
dan tujuan persediaan kedalam biaya produk, menetapkan tanggung jawab atas biaya yang
disebabkan kurang dianfaatkannya kapasitas produksinya,dilakukan oleh sistem akuntansi biaya
yang menimbun biaya secara horizontal melalui proses produksi.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Akuntansi seringkali dinyatakan sebagai Bahasa perusahaan yang berguna untuk
memberikan informasi berupa data-data keuangan perusahaan yang dapat digunakan guna
pengambilan keputusan. Untuk memperoleh informasi-informasi , pengusaha hendaknya
mengadakan catatan yang teratur mengenai transaksi-transaksi yang dilakukan perusahaan yang
dinyatakan dalam satuan uang.
Sistem Informasi Akuntansi Manajerial adalah Tatanan yang menggambarkan adanya
rangkaian berbagai komponen yang memiliki hubungan serta tujuan bersama secara serasi,
terkoodinasi dalam jangka waktu tertentu
Sistem Informasi Akuntansi melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan yang ditandai
dengan volume pengolahan data yang tinggi.
DAFTAR PUSTAKA

https://www.academia.edu/33592767/makalah_Sistem_Informasi_Manajemen_Sistem_In
formasi_Akuntansi