Anda di halaman 1dari 11

KONSEP LEADERSHIP DALAM MANAGEMENT KEPERAWATAN

A. Pengertian
Definisi kepemimpinan menurut Stogdill, adalah suatu proses yang
mempengaruhi aktivitas kelompok terorganisasi dalam upaya menyusun dan
mencapai tujuan. Namun ada pula istilah kepemimpinan dari berbagai ahli yaitu
kepemimpinan sebagai suatu proses persuasi dan memberi contoh sehingga
individu ataupun pimpinan kelompok membujuk kelompoknya untuk
mengambil tindakan yang sesuai dengan usulan pimpinan atau usulan bersama.
( Pengantar Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan untuk perawat klinis,
Russel C. Swanburg, 2000 ).
Kepemimpinan adalah suatu seni dan proses untuk mempengaruhi dan
mengarahkan orang lain supaya mereka memiliki motivasi untuk mencapai
tujuan yang hendak dicapai dalam situasi tertentu. Kepemimpinan juga
merupakan suatu inti kegiatan kelompok, hasil timbal balik, dan hubungan
antar pribadi, dan sebuah kepribadian yang memiliki pengaruh tertentu terhadap
orang lain untuk berfikir, bersikap, dan berperilaku dalam merumuskan cita-cita
kelompok atau organisasi dalam situasi yang sangat khusus. ( Manajemen
Keperawatan, Agus Kuntoro, 2010 )
A leader is someone who has the capacity to create a compelling vision
that takes people to a new place and to translate that vision into action. Leaders
draw other people to them by enrolling them in their vision. What leaders do is
inspire people, empower them. They pull rather than push. ( Five Keys to
successful nursing management, 2003 ).
Kepemimpinan adalah kemampuan untuk memandu dan memengaruhi
orang lain tanpa perlu mempunyai wewenang untuk mengarahkan perilaku
mereka (Manajemen Keperawatan, Irene McEachen,R.N.,Ed.D.Jim Keogh
2018).
B. Teori-Teori Leadership
Teori-teori kepemimpinan umum yang dapat manajer perawat terapkan:
1) Teori Sifat
Teori sifat menyatakan bahwa pemipin memiliki sifat bawaan, disebut
karakteristik, yang memebantu mereka memimpin. Karakteristik ini
memeiliki inteligensi, ambisi, keagresifan, kepercayaan diri, Berpikir
secara urut, dan fleksibilitas.
2) Teori Behavioral
Teori Behavioral menyatakan bahwa pemimpin tidak dilahirkan untuk
memimpin, tetapi mempelajari perilaku kepemimpinan. Perilaku ini
meliputi kemampuan untuk menciptakan struktur yang di dalamnya di
tetapkan jadwal, Prosedur di tulis, dan kebijakan di tetapkan, serta untuk
mempertimbangkan dan menghargai pandangan orang lain.
3) Teori Kontingensi
Teori Kontingensi menyatakan bahwa perilaku kepemimpinan
dipengaruhi oleh situasi. Sebagai contoh, seorang manajer perawat
memperlihatkan kepemimpinan agresif dalam keadaan darurat ketika
tugas-tugas harus dilakukan dengan cepat dan akurat. Akan tetapi, ketika
bekerja dengan perawat baru, manajer perawat mengadopsi perilaku
pengasuh (nurturing) yang memberikan waktu bagi perawat baru untuk
mengenal prosedur departemen.
4) Teori Karismatik
Teori Karismatik adalah gaya kepemimpinan yang dirumuskan oleh
komitmen emosional para manejer untuk mencapai tujuan.
5) Teori Transaksional
Teori Transaksional menyatakan bahwa pemimpin bekerja untuk menjaga
status quo dan memberikan umpan balik pada staf hanya ketika
kesalahan. Rutin biasanya berkembang dalam departermen yang memberi
baik pemimpin maupun stafnya rasa aman dan kenyamanan.
6) Teori Transformasional
Teori Transformasional berpostulat bahwa status quo berubah ketika staf
mengabdopsi visi dan keyakinan pemimpin untk mencapai tujuan.
Pemimpin terlebih dahulu membangu kepercayaan dan kemudian
memperlihatkan integritas. Staf kemudian diberdayakan untuk bekerja
mencapai tujuan.
7) Teori Kepemimpinan Bersama
Teori Kepemimpinan Bersama adalah teori ko-kepemimpinan yang
menyatakan bahwa pemimpin harus membangun kemitraan dengan staf
dan memberdayakan staf untuk mengurus diri mereka sendiri. Tiap tim
mengarahkan dirinya sendiri dan hanya membutuhkan super visi singkat,
alih-alih supervisi harian. Supervisi singkat adalah supervise dimana
keterlibatan manajer perawat dengan supervise harian terhadap kelompok
itu minimal. Teori ini tepat bagi anggota staf yang berpengalaman dan
acu diri (self-directed). (Manajemen Keperawatan, Irene
McEachen,R.N.,Ed.D.Jim Keogh 2018).

Modern theoris of leadership and management (continued)


No Theory name Theory author View of leadership process Basic theory principles
1 Contingency theory
of leadership Fiedler, F.E.A Theory of Leadership is a function of the  Staff effectiveness is the
Leadership Effectiveness. interactions between the leader’s result of the interactive of the
New York: McGraw-Hill behavioral style and “situations” leader’s style (motivational
Book Co.,1967 that include leader-staff system) and the favorability
relationships, the formal position of the situation.
of the leader in the organization,  An important measure of
and the nature of the task. leader personality is the
determination of the Least
Preferred Coworker, such as
the staff perso with whom the
leader has the greatest
difficulty working
2 Behavioral theories
Managerial God Model Blake, R.R, and Mouton, J. Managers and leaders exhibit Five leadership style:
The Monogerial Grid: Key five basic leadership style that  Team Style
Orientations for Achieving integrate two variables: concern  Middle of The Road Style
Production through people. for people and concern for task  Produce or Perish Style
Houston: Gulf Publishing. accomplishment.  Country Club Style
1964  Impoverished Style

Theory X McGregor, D.The Human People have an inherent dislike  The average worker must be
Side of The Enterprise New for work and are externally controlled, directed, and
York: McGraw-Hill Book motivated by reward and motivated by reward, and
Co.,1960 punishment. punishment to ensure the
achievement of goals

Theory Y McGregor, D.The Human People intrinsically value work  The goals of the individual
Side of The Enterprise New and are motivated not only by worke and the organization
York: McGraw-Hill Book rewards but also by meeting can be integrated.
Co.,1960 goals and making a contribution.  Workest commitment to
objectives is inherently
rewarding in it self
3 Cognitive/development/
theory
Cognitive view of Gardner,H.Leading Minds: Leadership is a procces in which  Leadership can be direct on
leadership An Anatomy of Leadership. in the leader affects thoughts indirect. Indirect leaders
New York: Basic Books, feelings, and behaviors of influence others through their
1995 significant number of symbolic creations, such as
individuals. writings, scientific
discoveries, or art.
4 Decision theory Vroo, V.H.,and yetton, Leadership is a function of  Leadership styles are broadly
Vroom, yetton, jago P.W.Leadership and applying one of a variety of categorized as autocratic,
leader participation Decision Making. leadership styles to the type of consultative, or participative
model Pittsburgh: University Press, environmental contingencies at (based on group decision
1973. hand. Leaders who consciously making).
determine their style according to  The decision environment is
environmental characteristic broadly categorized into one
make the most effective in which obtaining the
decisions. highest. Possible quality
decision is most important and
another in which getting
others to accept the decision
once it’s made is most
important. The model
provides a series of step-type
question so that managers can
arrive at the best approach
The model hashigh validity, as
demonstrated by research on
its use.
5 teractional tInheories Onchi W.G.Theory Z ; How Bullding on macGregor’s theory  Leadership style is
American business can neet Y, leadership is democratic and democratic, consensus-
Theory Z the Japanese challenge rooted in holistic concern and building, with shared
reading. Mass; Addison- respect for workers re. responsibility among workers
wesley-longman publishing and managers
co. 1981  Leaders seek to match
employee strengths to the
work at hand.
 Using quality circles
employees and managers
review approaches to work.
 Leaders support long time
inpestement in employees
with job security and slow
movement up the ladder.
 Leaders evaluate management
decisions for theirlong-term
effects.
Transformational Burns. J.M.Leadership, New There are to types of leaders:  Leaders indetivity commont
leadership York; harper and ro, 1978 transactional leaders, who values that capture the
maintain day-to-day operations
using incentypes to motivate imagination and trust of
subordinates, and subordinates.
transformational leaders, who
inspire and empower others with
 The inspire subordinates with
their vision of what is possible.
a long-term vision that
involves commitment from
both the leader and the
followers.

 Leaders constantly examine


the effects of actions and
make adjustments as needed.

 Leader demonstrate a work at


ethic that inspires others to do
the same so that goals will be
achieved.

 The transformational leader is


the deviner of reality and the
keeper of the dream.
6 Motivational and style House,R.J.And Leadership involves coaching, Leaders are flexible,using any of
theory Mitchell,T.R.”path goal gulding,and rewarding staff in four leadership styles as the
Path goal theory theory of leadership, choosing the best paths to reach situation demands:
“journal of contemporary organizational goals.  Leaders use
business 3;81-97,1974. achievementeoriented style to
set challenging goals and
expectations for competent
followers able to respon to
challenges.
 Leaders use directive style to
set expectations and methods
of operation for followers.
 Leader who need to consult
and ask for follower’s
suggestions use particivative
style.
 Leader who need to be
friendly,approachable,and
nonthreatening to followers
use supportif style, especially
usepfull in building followers
trust and confidence.
7 Quantum theory Foter-O’Grady,T,”quantum Leadership in an age of change is  Leaders must expect ,
Quantum leadership mechanics and the future of a function of the application of embrace, and adapt to
healthcare the systems thingking, which is changes in services, structure,
leadership,”journal of holistic, relational, integrated, technology, and outcome.
nursing administration and fluidly adaptif.  Leaders should “read
27(1);15-20,January 1997. signposts”and potentials” in
orther to manage
change,instead of predicting
defuture, with is a gamble at
best.
 Leaders are translators of
information that should be
used to support the users.

 Leaders and courage staff to


Quantum leadership salf-manage,engage in team
(continued) work, and embrace the power
of technology to transform
work in the service of patients
and providers.

8 Situational theory

Hersey beanchard Hersey.P.et al.management For interrelated factors determine Leaders assess the maturity of the
situational leadership of organizational behavior: leadership style: the amount of staff in order to select demost
theory leading human resources 8 direction given, the degree of of appropriate of four
th ed.upper saddele social support, situational leadership style:
river.N.J:prentice hall, 2001. components, and the maturity of  Telling is a high task/low
the staff and followers. relationship situation with low
follower readinass. It’s best
applied in command-and-
control situations.
 Selling is a high task/high
relationship situation in whith
the leaders is in primary
control but is as sisting the
follower to buil confidence.
 Participating is an high
relationship/low task-behavior
in which leaders and followers
share in decision making.
 Delegating is a low
relationship/low task behavior
in which followes are
competent to perform and can
assume full responsibility.

C. Gaya Kepemimpinan
Secara mendasar gaya kepemimpinan dibedakan atas tiga macam, yaitu
otokratik, demokratik, atau partisipatif dan laisez-faire atau (Koonts, O’Doneli,
Weihrich, 1980; Gillies, 1994; La Monica, 1986; Kadarman dan Udaya, 1994).
Ketiga tipe atau gaya kepemimpinan tersebut satu sama lain memiliki
karakteristik yang berbeda.
Gaya kepemimpinan otokratik merupakan gaya pemimpin utama yang
berorientasi pada tugas dengan menggunakan jabatan dan kekuatan pribadinya
untuk mencapai tujuan (Gillies, 1994).
Gaya kepemimpinan demokratis biasanya melibatkan kelompok dalam
pengambilan keputusan dan memberikan tanggung jawab pada para
karyawannya (La Monica, 1986).
Gaya kepemimpinan terakhir adalah kepemimpinan laizes-faire atau “free
rain”. Gaya kepemimpinan ini oleh Gillies (1994) disebut juga kepemimpinan
“membiarkan”, artinya pemimpin melepaskan tanggung jawabnya,
meninggalkan karyawan tanpa arah, supervisi, dan koordinasi yang jelas serta
memaksa karyawan untuk membuat perencanaan, mengimplementasikannya,
dan menilainya menurut apa yang mereka rasakan tepat tanpa adanya suatu
standar yang jelas. Dalam kondisi tertentu pemimpin hanya berfungsi sebagai
fasilitator (Kadarman dan Udaya, 1994).
(Buku Ajar Manajemen Keperawatan, 2010)

D. Kepemimpinan dan keperawatan.


Keperawatan biasanya di dalam daftar kepemimpinan nasional kurang
menyolok. Pemakai jasa tingkat nasional tidak menerima bahwa kepemimpinan
perawat mempunyai kekuasaan. Pandanagan culter pada tenaga-tenaga pendidik
keperawatan dan pelayanan keperawatan adalah bahwa mereka merupakan
produk dari kepemimpinan yang bersifat mengarahkan dan otoriter.
Menurut sejarah, para perawat menhindari kesempatan untuk memperoleh
kekuasaan dan kekuatan politis. Sekarang para pekerja mengerti bahwa
kekuasaan dan akal-akal politis akan membantu dalam pencapaian tujuan untuk
memperbaiki pelayanan kesehatan dan meningkatkan otonomi perawat. Milio
percaya bahwa perawat mempunyai kapasitas kekuatan untuk mempengaruhi
kebijakan masyaraakat dan menganjurkan untuk mempersiapkan langkah-
langkah berikut:

1. Mengatur.
2. Melakukan pekerjaan: belajar mengerti proses politik, kelompo-
kelompok penting, masyarakat dan kejadian tertentu.
3. Menyusun perbedaan pendapat yang bersipat memancing untuk
mencocokkan target peserta dengan mengajukan pembatalan biaya,
dukungan politik, kejujuran dan keadilan, dan data lain yang ada
berhubungan dengan hal-hal tertentu.
4. Mendukung dan memperkuat kedudukan pembuat kepetusan yang tidak
mantap.
5. Menghimpun kekuatan.
6. Merangsang perdebatan masyarakat
7. Membuat kedudukan perawat di media massa
8. Memilih suatu strategi utama yang paling efektif.
9. Bertindak pada saat yang tepat
10. Mempertahankan kegiatan
11. Memelihara format desentralisasi organisasi.
12. Mendapatkan dan mengembangkan data penelitian yang terbaik untuk
menunjang posisi masin-masing.
13. Mempelajari pengalaman.
14. Jangan menyerah tanpa mencoba.
Perawat dalam posisi kepemimpinan adalah paling berpengaruh.
(Buku pengantar kepemimpinan & menejemen keperawatan untuk perawat
klinis, 2000).

Daftar Pustaka

Jim Keogh, Irene McEachen,2018. R.N.,Ed.D. Nurse Management, DeMYSTiFieD,


A Self- Teaching Guide. Yogyakarta

Kuntoro, Agus, 2010. Manajemen Keperawatan


Swanburg, Russel C, 2000. Pengantar Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan
untuk Perawat Klinis. Jakarta.

Wilkins, Lippincott Williams, 2003. Five Keys to Successful Nursing Management.


United States of America.