Anda di halaman 1dari 3

Nama : Mochamad Basroni Rizal

Nim : 858682957

Tulisan reflektif pembelajaran terpadu

1. Mendeskripsikan jalan pembelajaran terpadu

Pertama-tama guru mempersiapkan segala sesuatu yang akan mendukung


pelaksanaan proses pembelajaran terpadu seperti: megatur ruangan,menyiapkan
alat/media pembelajaran yang akan digunakan. Kemudian siswa dikondisikan ke
dalam situasi belajar yang kondusif dan guru menyampaikan secara lisan dan
menuliskan di papan tulis materi yang akan di pelajari,dilanjutkan dengan
menjelaskan kemampuan-kemampuan yang diharapkan dapat dicapai siswa
setelah pertemuan pembelajaran. Setelah itu menjelaskan langkah-langkah
kegiatan yag harus dilakukan siswa selama pembelajaran berlangsung. Kemudian
Guru melakukan kegiatan apersepsi dengan cara mengajak siswa melakukan
beberapa kegiatan diantaranya : berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran,
menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan melakukan beberapa tepuk literasi,
sebagai motivasi untukmembangkitkan gairah belajar siswa.

Guru mengajak anak-anak bermain di halaman sekolah, kemudian


membuat kelompok terdiri 4 orang. Setelah itu kelompok pegamat menceritakan
hasil pengamatannya. Mereka akan bercerita bagaimana teman-temanya bermain.
Setiap kelompok memberikan jawaban yang beragam. Kemudian guru menuntun
siswa bahwa tujuan pengamatan adalah melihat cara teman bermain. Saat
mengamati tentu terlihat teman yang pandai atau hebat dalam bermain suatu
permainan. Menyampaikan kehebatan teman dalam suatu hal diungkapkan dalam
sebuah pujian. Guru kemudian meminta siswa untuk membaca buku siswa.
Kemudian siswa membaca percakapan antara Siti dan teman-temannya di
halaman tersebut. Setelah waktu membaca selesai, minta setiap kelompok untuk
mengingat kembali hasil pengamatan cara teman di kelompok lain bermain. Minta
setiap kelompok untuk berdiskusi, lalu menyebutkan nama teman yang tadi sangat
bagus dalam permainan.
Selesai berdiskusi, minta setiap kelompok untuk mencoba membuat
kalimat pujian tetntang teman yang tadi sangat bagus dalam memainkan permaian.
satu kelompok menyampaikan kalimat pujian,kelompok lain mendengarkan agar
dapat membuat kalimat pujian juga. Setelah semua kelompok telah selesai ,untuk
memperkuat pengenalan kalimat pujian siswa secara individu mengerjakan
laltihan pada buku siswa.
Setelah siswa mengerjakan latihan,sebelum melanjutkan belajar
berikut guru mempersilahkan siswa untuk minum air putih . Selesai minum,
guru bertanya sudah berapa kali kalian diminta minum air putih?mengapa
kalian diminta minum air putih sebelum melanjutkan aktivitas?apa
hubungannya dengan musim kemarau yang saat ini kita alami? Siswa
memberikan beragam jawaban,lalu guru dan siwa menyimpulkan jawaban
bahawa dimusim kemarau cuaca sangat panas sehingga perlu minum air putih.
Setiap kelompok diminta berdiskusi agar dapat menggali informasi tentang
aturan menjaga dan menghemat penggunaan air bersih di rumah saat musim
kemarau
Setelah mendapatkan informasi dari masing-masing kelompok lalu
membuat ilustrasi kegiatan dirumah yang menerapkan aturan menjaga dan
menghemat air di musim kemarau,kemudian ilustrasi/gambar setiap kelompok
di bacakan di depan kelas secara bergiliran.
Setelah selesai semua, guru bertanya kepada siswa apakah ada
persamaan antara aturan yang dipresentasikan dengan aturan yang dibuku
siswa?
Guru dan siswa lalu bersama-sama menyimpulkan aturan umum untuk
menjaga sumber air bersih masing-masing. Siswa dibimbing untuk menarik
kesimpulan dari apa yang telah dibahas dalam pertemuan ini
Tindak lanjut dengan memberikan pembiasaan untuk selalu menjaga
kebersihan dan kesehatan
2. Kesan yang di peroleh siswa dalam pembelajaran terpadu ialah
Pembelajaran Terpadu diperlukan dalam proses pembelajaran siswa
Sekolah Dasar karena akan membentuk pengalaman secara totalitas dalam
pribadi anak. Dengan pembelajaran tematik ini, sekiranya dapat
memberikan keuntungan bagi siswa maupun bagi guru sendiri, yaitu : (1)
siswa lebih memusatkan perhatiannya pada suatu tema tertentu, (2) siswa
dapat mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi
dasar antara mata pelajaran dalam tema yang sama, (3) pemahaman
terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan, (4) kompetensi
dasar dapat dikembangkan lebih baik dengan mengaitkan mata pelajaran
lain dengan pengalaman pribadi siswa, (5) guru dapat menghemat waktu
karena mata pelajaran disajikan secara terpadu, sehingga materi dapat
dipersiapkan sekaligus dan dapat diberikan dalam dua atau tiga pertemuan,
(6) siswa lebih bergairah belajar atau termotivasi, dan pembelajaran
menjadi lebih bermakna bagi siswa karena dapat berkomunikasi dalam
situasi nyata. Dari ke-6 keunggulan model ini maka dapat disimpulkan,
bahwa pembelajaran tematik dapat mengatasi kejenuhan pada siswa saat
mengikuti kegiatan pealajaran.
Sedangkan bagi mahasiswa pembelajaran terpadu ialah
 Seluruh kegiatan belajar lebih bermakna bagi siswa sehingga hasil
belajar akan dapat bertahan lebih lama.
 Pembelajaran terpadu dapat menumbuh kembangkan keterampilan
berpikir
 Menyajikan kegiatan yang bersifat pragmatis sesuai dengan
permasalahan yang sering ditemui dalam lingkungannya.
 Menumbuhkembangkan keterampilan sosial siswa seperti kerja
sama, toleransi, komunikasi, dan respek terhadap gagasan orang
lain.
3. Gagasan untuk memaksimalkan pembelajaran terpadu ialah dengan
mengacu pada prinsip-prinsip pembelajaran terpadu yang terbagi menjadi
3 yaitu : prinsip penggalian tema, prinsip pelaksanaan dan prinsip evaluasi