Anda di halaman 1dari 2

KEMENTERIAN DALAM NEGERI

INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI


KAMPUS SUMATERA BARAT
Jl. Raya Bukittinggi – Payakumbuh Km. 14 Baso – 26192 Telp. (0752) 426805 Fax. (0752) 426803

UJIAN TENGAH SEMESTER V NINDYA PRAJA


TAHUN AKADEMIK 2021/2022

Mata Kuliah : PAJAK DAERAH


Hari/Tanggal : Kamis, 30 September 2021
Waktu : 10.15 – 12.15 (120 Menit)
Kelas : F1 dan F2
Prodi : Keuangan Publik
Dosen : Drs. Rotzami, M.Si

Petunjuk Ujian :
1. Ujian bersifat Open Book.
2. Dilarang menyontek dan/atau bekerjasama dengan peserta lain selama ujian berlangsung.
3. Kerjakan soal yang dapat anda jawab terlebih dahulu/
4. Jawaban diketik menggunakan MS Office Word, dengan ketentuan: jawaban setiap nomor
soal sekurang-kurangnya terdiri dari 250 kata, ukuran kertas A4, huruf Arial 12, spasi
1,5, dengan judul file: Nama_ NPP_Kelas,
5. Jawaban diunggah melalui bagian Tugas akun Google Classroom Mata Kuliah Pajak
Daerah masing-masing praja sebelum berakhirnya jadwal ujian ini.

Soal :
1. Salah satu sumber pendapatan daerah adalah pajak daerah. Sebagaimana diatur dengan
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah terdapat 2 kelompok pajak
daerah yaitu Pajak Daerah Provinsi dan Pajak Daerah Kabupaten/Kota. Jelaskan pajak
daerah apa saja yang terdapat pada Provinsi dan Kabupaten/Kota daerah asal
pendaftaran anda, serta dasar hukum yang mengatur setiap pajak daerah tersebut.

2. Pajak Kendaraan Bermotor adalah salah satu jenis pajak daerah yang yang dipungut oleh
Pemerintah Provinsi di seluruh Indonesia. Jelaskan subyek, obyek dan wajib pajak serta
dasar pengenaan pajak dan tarif pajak dari Pajak Kendaraan Bermotor pada Provinsi
daerah asal pendaftaran anda. Bagaimana pendapat anda, perbandingan antara
ketentuan yang diatur oleh UU 28/2009 dengan Peraturan Daerah provinsi masing-
masing.

3.....
KEMENTERIAN DALAM NEGERI
INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI
KAMPUS SUMATERA BARAT
Jl. Raya Bukittinggi – Payakumbuh Km. 14 Baso – 26192 Telp. (0752) 426805 Fax. (0752) 426803

3. Pajak Hotel dan Pajak Restoran adalah pajak idola bagi setiap Kabupaten dan Kota, oleh
karena itu seluruh Kabupaten dan Kota memungut jenis pajak daerah ini. Kemukakan
ketentuan dasar pengenaan pajak dan tarif pajak dari Pajak Hotel dan Pajak Restoran
serta dasar hukumnya pada Kabupaten/Kota asal pendaftaran masing-masing. Kemudian
bandingkan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009.
4. Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) merupakan salah satu
penyumbang pajak daerah terbesar bagi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota.
Sajikan data target dan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan
(PBB-P2) selama 3 (tiga) tahun terakhir dari Kabupaten/Kota daerah asal pendaftaran
anda. Berikan komentar anda terhadap data target dan realisasi tersebut

--------------------------------------------