SOAL UTS MK PHANTOM KEBIDANAN
Poin total
40/100
DOSEN
1. Deisye M.D.Pesik, SST.,M.Keb
2. Amelia Donsu, SST.,M.Keb
3. Dian Pratiwi, M.Keb
4. Gusti Ayu Tirtawati, SST.,M.Kes
5. Yulin Adam, SST, M.Kes
Nama
Virginia Sheril Sambur
NIM
711540120077
Tingkat
3A
3B
Seorang ibu hamil 25 th datang ke BPM untuk memeriksakan kehamilannya, belum pernah
melahirkan, belum pernah abortus masuk PAP, Punggung Kiri, DJJ :130 x/m, TTV dalam batas
normal, dengan keluhan pada 1 minggu terakhir merasakan sakit kepala dan pusing. Apakah asuhan
kebidanan yang diberikan bidan yang paling tepat untuk kasus tersebut??
3/3
Memberikan TT2
Persiapan Persalinan
Asupan Gizi / Nutrisi Ibu hamil
Deteksi tanda-tanda bahaya kehamilan
Penyuluhan tentang Gizi seimbang
Jam 05.30 Ibu Sela, G1P0A0 datang ke PBM Bidan Marlina dengan keluhan nyeri perut bagian bawah
dan keluar lendir campur darah dari jalan lahir, setelah dilakukan pemeriksaan Pembukaan Serviks 1
cm dilakukan observasi oleh Bidan marlina dan Jam 10.35 dilakukan kembali pemeriksaan dalam dan
hasilnya pembukaan serviks 5 cm . Pada Jam 15.40 tampak kontraksi sudah adekuat, hasil
pemeriksaan servik pembukaan sudah lengkap. Proses dimulai sejak terjadinya kontraksi uterus
dengan pembukaan serviks 1cm sampai pembukaan servix mencapai pembukaan lengkap adalah:
3/3
Fase laten persalinan
Fase aktif persalinan
Kala 1 Persalinan
Mendekati Persalinan
Fisiologi persalinan
Pada Jam 05.30 Saat Bidan Marlina melakukan pemeriksaan dalam pada Ibu Sela dengan hasil
pembukaan serviks 1 cm, adanya pengeluaran lendir campur darah dari jalan lahir. Hal ini
merupakan…………
0/2
Fase laten persalinan
Fase aktif persalinan
Kala 1 Persalinan
Mendekati Persalinan
Fisiologi persalinan
Seorang ibu hamil 22 th datang ke BPM dengan keluhan nyeri perut pada bagian bawah dilakukan
periksaan oleh Bidan dengan hasil kontraksi adekuat dan terjadi 3 kali dalam waktu 10 menit dan
berlangsung selama 40 detik, pembukaan serviks 6 cm. Tahap ini merupakan:
3/3
Fase laten persalinan
Fase aktif persalinan
Kala 1 Persalinan
Mendekati Persalinan
Fisiologi persalinan
Fase yang terbagi menjadi 3 fase yaitu akselerasi, dilatasi maximal, dan deselerasi merupakan:
*
0/3
Fase laten persalinan
Fase aktif persalinan
Fase dilatasi serviks
Fase pembukaan serviks
Fase in partu
Ny K, umur 35 th, hamil ke 2 melahirkan hidup 1 kali, datang ke BPS pada jam 10.00 WITA untuk
bersalin. Ibu mengatakan kenceng-kenceng sejak jam 07.00 WITA. Hasil pemeriksaan KU baik, TD
120/80 mmHg, nadi 88 x/m, suhu 36 C RR 20 x/m, his 3x dalam 10 menit, lama 45 detik, DJJ 144 x/m,
hasil VT pembukaan 8 cm. Diagnose yang tepat untuk kasus di atas adalah…
0/3
In partu kala 1 Fisiologis
In Partu kala 2 Fisiologis
In Partu kala 1 Fase Laten
In Partu kala 1 Fase Aktif
In Partu Kala 1 fase akselerasi
His menjadi lebih kuat, kontraksinya selama 50 -100 detik, datangnya tiap 2-3 menit, Ketuban
biasanya pecah pada kala ini ditandai dengan keluarnya cairan kekuning kuningan dan banyak,
kepala sudah sampai di dasar panggul, perineum menonjol, vulva menganga dan rectum terbuka.
Hal ini merupakan
3/3
In partu kala 1 Fisiologis
In Partu kala 2 Fisiologis
In Partu kala 1 Fase Laten
In Partu kala 1 Fase Aktif
In Partu Kala 1 fase akselerasi
Seorang perempuan 27 tahun, melahirkan anak pertama 4 jam yang lalu di BPM, sudah turun dari
tempat tidur, mengeluh perut mulas, hasil pemriksaan : tanda vital dalam batas normal, TFU 2 jari di
bawah pusat, perdarahan normal, bayi menyusu kuat,.Apakah tindakkan yang tepat pada kasus di
atas?
*
0/2
Memantau perdarahan (kunjungan nifas 1)
Konseling ASI ekslusif
Mengajari ibu mobilisasi dini
Konseling fisiologis masa nifas
Mengajari ibu personal
Seorang perempuan berumur 25 tahun, P1A0 sedang dalam proses persalinan kala III di PMB dengan
keluhan mulas. Riwayat persalinan bayi lahir spontan dan segera menangis. Hasil pemeriksaan: KU
baik, N 86 x/menit, TFU sepusat, kontraksi keras, dan kandung kemih kosong.
Apa langkah selanjutnya yang paling tepat pada kasus tersebut?
0/3
Memotong Tali pusat
Menyuntikan oksitosin
Meregangkan tali pusat terkendali
Mengeluarkan plasenta
Melakukan massase uterus
Jam 14.15 Wita Ibu Indah melahirkan anak perempuan langsung diberikan suntikan oksitosin 10 UI
dan melakukan peregangan tali pusat terkendali (PTT). Tanda-tanda dari Pelepasan Plasenta yang
harus diperhatikan adalah:
3/3
Semburan darah
Adanya kontraksi
Pembukaan Serviks
Tali pusat menumbung
His yang kuat
Jam 14.20 Wita Ibu Indah melahirkan plasenta dan selama 2 jam Kala IV dilakukan pengawasan
jumlah perdarahan. Jumlah Perdarahan Ibu Indah dianggap normal bila jumlahnya diantara……
0/2
400- 500cc.
200-300cc
250-300cc
300-400cc
150-200cc
Seorang bayi laki-laki lahir spontan di Bidan Praktek Mandiri. Saat lahir bayi merintih, tonus otot
lemah, gerakan lemah, badan kemerahan tetapi ekstremitas pucat, dan denyut jantung 90x/ menit
Berapakah nilai APGAR bayi tersebut ?
3/3
Seorang bayi perempuan lahir 2 hari yang lalu di BPM, dengan usia kehamilan 37 minggu. Saat lahir
bayi dengan berat badan lahir 2400 gr. Ibu membawa bayi ke Bidan karena seluruh tubuhnya teraba
dingin dan banyak tidur. Pada pemeriksaan didapatkan gerakan bayi kurang aktif, tangisan lemah,
suhu tubuh 36 0 celsius, dan frekuensi nafas 55 x/menit Apakah diagnosa pada bayi tersebut ?
3/3
Hipotermi sedang
Hipotermi ringan
Hipotermi berat
Hipotermi akut
Stress dingin
Seorang perempuan umur 27 tahun hamil kedua, usia 9 bulan mengeluh merasa mual, nyeri
pinggang sampai ke perut, lendir darah sering keluar, nyeri pada saat perut kenceng. Hasil periksa
dalam : pembukaan 7 cm, penipisan 75%, KK +, penurunan di H III,. Kontraksi uterus kuat 4x dalam
10 menit lama 40 detik. Apakah data yang mendukung proses persalinan sesungguhnya ?
0/3
Merasa mual
Umur perempuan
Usia kehamilan 9 bulan
Nyeri pada saat perut kenceng
Nyeri pinggang sampai ke perut
Seorang perempuan umur 25 tahun hamil pertama dalam persalinan kala II di Bidan Praktik Mandiri,
dengan riwayat ketuban pecah spontan di rumah 2 jam yang lalu dengan warna kehijauan. Setelah
dipimpin meneran 30 menit, didapatkan DJJ 100x/menit. Apa langkah yang paling tepat
selanjutnya?
0/2
Baringkan miring ke kiri
Observasi DJJ setiap selesai kontraksi
Minta ibu meneran kembali saat kontraksi
Pastikan ibu menahan nafas ketika meneran
Posisikan ibu miring ke kanan dan anjurkan nafas Panjang
Seorang perempuan umur 30 tahun hamil pertama berada di Bidan Praktik Mandiri sejak jam 10.00
WIB. 2 jam kemudian Kulit ketuban pecah spontan. Hasil VT : pembukaan lengkap, KK Ө, UUK jam
13, Kepala di H IV. Setelah dipimpin meneran 10 menit perineum tampak meregang. Apakah
tindakan yang paling tepat selanjutnya?
0/3
Episiotomi medialis
Episiotomi transversa
Episiotomi mediolateralis
Episiotomi lateralis sinistra
Episiotomi lateralis dekstra
Seorang perempuan umur 23 tahun melahirkan bayi ke dua di Bidan Praktik Mandiri. Jam 12.00 WIB
telah diberikan oksitosin 10 IU IM. Telah dilakukan penegangan tali pusat terkendali (PTT) dan
didapatkan: Fundus uteri teraba setinggi pusat, tali pusat tidak memanjang dan bentuk uterus yang
globuler. Disebut apakah cara pelepasan plasenta tersebut ?
0/3
Klein
Duncan
Kustner
Schultze
Strassman
Seorang perempuan umur 30 tahun melahirkan bayi ketiga di Bidan Praktik Mandiri. Jam 13.00 WITA
telah diberikan oksitosin 10 IU IM. Didapatkan data: tampak semburan darah, fundus uteri teraba
setinggi pusat, tali pusat memanjang dan bentuk uterus yang globuler. Tindakan selanjutnya
dilakukan penegangan tali pusat terkendali (PTT). Bagaimanakah asuhan yang sebaiknya dilakukan
pada ibu saat tindakan?
2/2
Meneran saat his
Menarik nafas panjang
Membuka mulut saat his
Bernafas pendek-pendek
Meneran sekuat tenaga saat his
Seorang perempuan umur 22 tahun melahirkan bayi pertama di Bidan Praktik Mandiri. Jam 23.00
WIB akan dilakukan penegangan tali pusat terkendali (PTT). Klem terpasang pada tali pusat 15 cm
dari vulva. Apakah tindakan yang sebaiknya dilakukan?
0/3
Memotong tali pusat
Menggulung tali pusat pada klem
Memindahkan klem 5 cm dari vulva
Menarik tali pusat dengan terkendali
Memasang klem ke dua, 3 cm dari vulva
Seorang perempuan usia 29 tahun , baru saja melahirkan anak kedua di Bidan Praktik Mandiri jam
12.00 WITA, bayi menangis kuat saat lahir. Plasenta lahir lengkap dan terdapat robekan pada
mukosa vagina, komisura posterior. Apakah diagnosa yang tepat?
5/5
G II PI A0 umur 29 tahun Inpartu Kala IV dengan ruptur perineum derajat 1
G II PI AI umur 29 tahun Inpartu Kala IV dengan ruptur perineum derajat 1
II A0 umur 29 tahun Inpartu Kala IV dengan ruptur perineum derajat 1
PII A0 umur 29 tahun Inpartu Kala IV dengan ruptur perineum derajat 2
PI A1 umur 29 tahun Inpartu Kala IV dengan ruptur perineum derajat 2
Seorang perempuan umur 35 tahun hamil yang ketiga datang ke Bidan Praktik Mandiri mengeluh
kontraksi teratur sejak jam 12.00 WIB. Diagnosa pada jam 04.00 WIB : perempuan dalam persalinan
kala I fase aktif, janin tunggal, hidup, punggung kanan dengan presentasi belakang kepala. Apakah
denominator pada janin?
0/3
Ubun Ubun Kecil Depan
Ubun-Ubun Kecil Kiri Depan
Ubun Ubun Kecil Kiri Lintang
Ubun Ubun Kecil Kanan Depan
Ubun Ubun Kecil Kanan Lintang
Seorang perempuan usia 29 tahun hamil anak ketiga dating ke bidan mengeluh ingin mengedan dan
kenceng-kenceng semakin kuat. Hasil pemeriksaan : tanda-tanda vital baik, his 4x/10 menit lamanya
45”, DJJ 142x/menit. Hasil periksa dalam : serviks tidak teraba, pembukaan 10 cm, ketuban utuh,
presentasi kepala, penurunan H III+. Apakah asuhan segera yang diberikan?
0/2
Menganjurkan ibu mengambil nafas setiap mengedan
Menganjurkan berkemih sesering mungkin
Meminta ibu mengedan selama ada his
Menolong kelahiran kepala
Melakukan amniotomi
Seorang perempuan umur 25 tahun, hamil kedua, usia 9 bulan, datang ke tempat Bidan Praktik
mandiri dengan tanda gejala kala II. Sudah dipimpin meneran di selama 15 menit. Berapakah waktu
yang dibutuhkan agar persalinan kala II disebut normal?
0/2
15 menit
30 menit
45 menit
60 menit
75 menit
Seorang perempuan usia 25 tahun G1P0A0 hamil 9 bulan, datang ke Rumah Sakit dengan keluhan
perut mules keluar flek. Hasil pemeriksaan TD 110/80 MmHg, nadi 80x/menit, pernapsan 20x/menit,
suhu 36,50C, his 10 menit 2x 35 detik, ketuban utuh, pembukaan 8 cm penurunan kepala HIII+.
Tampak tali pusat. Berdasarkan kasus diatas diagnosanya yaitu :
*
0/3
Tali pusat menumbung
Tali pusat terkemuka
Plasenta previa
Sulosio Plasenta
Plasenta letak rendah.
Seorang perempuan berumur 23 tahun, P1A0 nifas hari ke-10, datang ke PMB dengan keluhan
puting sakit sejak 2 hari yang lalu. Hasil anamnesis: bayi minum ASI saja. Hasil pemeriksaan: TD
100/70 mmHg, N 84 x/menit, S 37 oC, P 20 x/menit, payudara penuh, puting kanan lecet, TFU tidak
teraba, dan lokia alba.
Apa edukasi yang paling tepat pada kasus tersebut?
0/3
Perawatan Mammae
Perdekatan yang baik
Istirahat menyusui
Penggunaan salep antibiotik
Penggunaan BH yang nyaman
Seorang perempuan berumur 35 tahun, P2A0, dalam proses persalinan di RS dengan keluhan pusing.
Riwayat persalinan: plasenta lahir lengkap dan perineum utuh. Hasil pemeriksaan: TD 100/60 mmHg,
N 82 x/menit, S 37,5 oC, P 20 x/menit, kontraksi lemah, bladder teraba penuh, dan total perdarahan
± 200 cc.
Apakah tatalaksana yang paling tepat pada kasus tersebut?
0/3
Massase uterus
Eksplorasi jalan lahir
Anjurkan Berkemih
Pasang Infus
Beri uterotonika
Seorang perempuan berumur 35 tahun, G2P1A0 hamil 38 minggu, datang ke RS dengan keluhan
mulas. Hasil anamnesis: keluar lendir darah dan belum makan apapun. Hasil pemeriksaan KU baik,
TD 120/80mmHg, N 80x/menit, S 36,5 ºC, P 20x/menit. TFU 34 cm, presentasi kepala 4/5, kontraksi
3x/10’/30”, DJJ 120 x/menit teratur, pembukaan 4 cm, ketuban (+), dan H-I.
Apa asuhan yang paling tepat pada kasus tersebut?
0/3
Ajarkan teknik relaksasi
Pemenuhan Nutrisi
Mobilisasi selama persalinan
Ajarkan teknik meneran
Pendamping persalinan
Seorang perempuan berumur 25 tahun, G2P1A0 hamil 34 minggu, datang ke PMB dengan keluhan
sesak nafas. Hasil anamnesis: dirasakan ketika berbaring dan tidak ada riwayat asma. Hasil
pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 84x/menit, P 24x/menit, S 37,2ºC, dan BB 68 kg.
Apa penyebab yang paling mungkin pada kasus tersebut?
3/3
Peredaran darah tidak lancar
Kebutuhan oksigen meningkat
Kapasitas vital paru meningkat
Terjadi peningkatan berat badan
Uterus menekan diagframa
Seorang perempuan berumur 33 tahun, G2P1A0 hamil 37 minggu, datang ke PMB untuk periksa
hamil. Hasil anamnesis: HPHT lupa dan nafsu makan baik. Hasil pemeriksaan: TD 120/90 mmHg, N
80x/menit, P 23 x/menit, S 36,8ºC, TFU 32 cm, presentasi kepala 4/5, dan DJJ 144x/menit teratur.
Apa pendidikan kesehatan yang paling tepat pada kasus tersebut?
0/3
Persiapan persalinan
Pemenuhan kebutuhan nutrisi
Senam hamil
Mengenali adanya kelainan letak
Membangun hubungan saling percaya
Seorang perempuan berumur 25 tahun, G2P1A0 hamil 11 minggu, datang ke PMB dengan keluhan
pusing. Hasil anamnesis: penglihatan berkunang kunang. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 100/70
mmHg, N 82 x/menit, P 26 x/menit, dan konjungtiva tampak pucat.
Apa pemeriksaan penunjang yang paling tepat pada kasus tersebut?
3/3
Haemoglobin
Laju endap darah
Darah tepi
Golongan Darah
Leukosit
Seorang perempuan berumur 23 tahun, G1P0A0 partus kala II di PMB. Hasil pemeriksaan: TD 110/70
mmHg, N 84x/menit, S 36,5ºC, P 24x/menit, kepala berada di vulva, tidak ada lilitan tali pusat, dan
sudah melakukan putaran paksi luar.
Apa prosedur lanjutan yang paling tepat pada kasus tersebut?
0/3
Melahirkan bahu depan
Melakukan sangga susur
Melahirkan bahu belakang
Melahirkan seluruh badan bayi
Pegang secara biparietal
Seorang bayi baru lahir di PMB. Riwayat persalinan aterm, segera menangis, tonus otot baik, kulit
tampak kemerahan, bayi dikeringkan, dan tali pusat dipotong.
Apa tindakan lanjutan yang paling tepat pada kasus tersebut?
*
3/3
Lanjutkan IMD
Injeksi Vitamin K
Memberi salep mata
Pemeriksaan antropometri
Jaga kehangatan bayi
Seorang perempuan berumur 35 tahun, G3P2A0 hamil 32 minggu, datang ke PMB dengan keluhan
keluar darah sedikit dari kemaluan berwarna merah segar sejak 2 jam lalu. Hasil anamnesis: tidak
ada mulas ataupun nyeri. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N 88 x/menit, S 36,5° C, P
22x/menit, TFU 30 cm, tidak ada kontraksi, kepala belum masuk PAP, dan DJJ 150x/menit. Apa
rencana tindakan yang paling tepat pada kasus tersebut?
0/3
Suntik HB 0
Lakukan pemeriksaan fisik
Mandikan bayi
Injeksi vitamin K1
Pasang gelang identitas
Seorang perempuan, umur 25 tahun, G1P0A0,hamil 24 minggu, datang ke BPM untuk kunjungan
ulang . Hasil anamnesis: sering merasa lelah dan mudah mengantuk, gerakan janindirasakan aktif.
Hasil pemeriksaan: konjungtiva merah muda, TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, TFU
setinggi pusat, ballotement (+), DJJ 120 x/menit.
Pemeriksaan penunjang apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
0/3
Hemoglobin
Glukosa Urin
Reduksi Urin
Inspekulo
USG
Seorang perempuan umur 20 tahun, P1A0, sedang dalam kala IV persalinan di RS. Hasil anamnesis:
merasa Lelah, jalan lahir terasa nyeri. Hasil pemeriksaan: TD 120/70 mmHg, N 88x/menit, TFU 2 jari
di bawah pusat, uterus teraba keras, kandung kemih kosong, perdarahan 150 cc, terdapat laserasi
jalan lahir derajat II.
3/3
Mukosa vagina sampai otot perineum
Spingter ani interna
Mukosa rectum
Kulit dan mukosa vagina
Kulit perineum
Konten ini tidak dibuat atau didukung oleh Google. – Persyaratan Layanan – Kebijakan Privasi
Google Formulir