0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
166 tayangan18 halaman

Laporan Fisioterapi Pediatri

Dokumen tersebut merupakan laporan hasil pemeriksaan fisioterapi yang dilakukan terhadap pasien berinisial Fatih Yahya berusia 10 bulun yang menderita Down Syndrome. Pemeriksaan menemukan adanya hipotonus dan joint laxity sehingga pasien belum bisa merangkak dan cenderung mengekstensikan tubuh. Diagnosis fisioterapi yang ditegakkan adalah adanya hipotonus dan joint laxity yang mengakibatkan keterbatasan dalam perubahan posisi

Diunggah oleh

dewa ary
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
166 tayangan18 halaman

Laporan Fisioterapi Pediatri

Dokumen tersebut merupakan laporan hasil pemeriksaan fisioterapi yang dilakukan terhadap pasien berinisial Fatih Yahya berusia 10 bulun yang menderita Down Syndrome. Pemeriksaan menemukan adanya hipotonus dan joint laxity sehingga pasien belum bisa merangkak dan cenderung mengekstensikan tubuh. Diagnosis fisioterapi yang ditegakkan adalah adanya hipotonus dan joint laxity yang mengakibatkan keterbatasan dalam perubahan posisi

Diunggah oleh

dewa ary
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

NAMA : NI KADEK RIMA SULISTYAWATI


NIM : 21021008
STASE : PEDIATRI
TEMPA
T : YPAC JAKARTA

Hari/ Identitas Diagnosis Diagnosis Fisioterapi TTD


Pemeriksaan Fisioterapi dan Penunjang Planning dan Intervensi
Tanggal Pasien Medis (ICF) CE

Senin, 27 Nama: Fatih Down Pemeriksaan Subjektif Body Impairment Planning


Desembe Yahya Syndrome  Keluhan Utama : ibu pasien  Body Function  Jangka Pendek
r 2021 Usia : 10 bulan mengatakan anaknya cenderung  b730 Muscle  Anak mampu merayap
Jenis meluruskan tubuhnya. power function  Anak mampu memfleksikan
Kelamin : Laki  Riwayat Penyakit Sekarang : pasien  b735 Muscle tone tubuhnya saat beraktivitas
- Laki datang diantar ibunya dan mengatakan function  Jangka Panjang
bahwa anaknya cenderung meluruskan  b715 Stability of  Anak mampu duduk.
(mengekstensikan) badan, kaki dan joint functions Intervensi
tangannya saat bergerak daripada  Aktivasi abdominal muscle : untuk
Activity Limitation
menekuk badannya (memfleksikan). mengaktivasi dan menguatkan otot
 d410 Changing basic
 Riwayat Psikososial : Fatih merupakan abdomen yang lemah. Anak posisi
body position (anak
anak asuh (anak angkat) yang dirawat terlentang, terapis melakukan pasif
belum mampu
oleh orang tua sejak lahir. fleksi trunk pada anak.
merangkak dan
 Fleksi ekstensi hip & knee (seperti
Pemeriksaan Objektif (Tanda Vital) melakukan supine to
mengayuh) : untuk menstimulasi
sit)
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

 HR : 120x/menit  d415 Maintaining a proprioseptif hip dan knee. Anak


 RR : 20x/menit body position posisi terlentang, kedua tangan

 Suhu : Afebris (mempertahankan terapis memegang kedua kaki anak,


posisi duduk) kemudian secara bergantian terapis
Pemeriksaan Pre-Kopetensi  d420 Transferring menekuk dan meluruskan kaki anak
 Inspeksi Statis oneself (anak belum (seperti mengayuh). Kemudian
 Anak datang dengan digendong mampu merangkak) dilanjutkan dengan penambahan
ibunya menghadap depan. abduksi hip.
 Terlihat lidah anak keluar Participation  Aktivasi gastrocnemius muscle :
 Ukuran kepala anak lebih besar dan Restriction untuk mengaktivasi otot
mata terlihat berair. Tidak ada gastrocnemius. Anak posisi
 Emosi anak stabil. terlentang, terapis memberikan
Contextual Faktor
 Inspeksi Dinamis stimulasi di telapak kaki agar terjadi
 Environmental
 Anak sudah mampu mengangkat reflex babinski sehingga terjadi
Faktor
kepala dan hand support. aktivasi otot gastrocnemius,
 e310 Immediate
 Anak sudah mampu berguling ke difiksasi agar tidak berlebihan.
family (ibu pasien
kanan dan kiri.  Pasif ROM & aproksimasi : untuk
turut serta selama
 Anak cenderung berguling dari memberi input proprioseptif. Anak
proses intervensi)
terlentang ke tengkurap posisi terlentang, terapis
 e580 health
 Palpasi memberikan pasif ROM dan
services systems
 Kelemahan core muscle. penekanan dis etiap sendi mulai dari
and policies
 Saat fleksi belum ada kontraksi otot. foot, ankle, knee, hip, wrist, elbow,
(anak
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

 Joint laxity mendapatkan dan shoulder, dilanjutkan dengan


 Hipotonus. intervensi dari posisi tengkurap.
fisioterapis)  Bridging : untuk mengaktivasi otot
Pemeriksaan Terkait
 Personal Faktor : gluteus, koordinasi pelvic dan ankle
 Kesan Awal
anak laki – laki movement. Anak posisi terlentang,
 Alertness : baik (saat mainan berusia 10 bulan kedua tangan terapis memegang
dibunyikan dan ada suara tepuk mudah diberikan pelvic anak, kemudian melakukan
tangan, anak mencari sumber suara) terapi dan tidak mobilization anterior dan posterior
 Awareness : kurang (anak masih cepat menangis tilting, dilanjutkan dengan bridging.
belum bisa, lebih refleks)
 Latihan Merayap : untuk melatih
 Motivasi : baik (anak tidak mudah Diagnosa Fisioterapi kemampuan motorik anak
menangis saat terapi) Adanya hipotonus dan (merayap). Anak posisi tengkurap,
 Emosi : stabil (anak tidak mudah joint laxity yang satu terapis mengarahkan lower
menangis dan memberontak saat mengakibatkan anak extremity dan terapis lain
diterapi) belum bisa merangkak mengarahkan upper extremity,
 Komunikasi : baik (anak memberi dan cenderung membantu anak melakukan pola
respon tertawa saat diajak bercanda) mengekstensikan merayap.
 Pemeriksaan Sensorik tubuhnya e.c Down  Latihan duduk dari posisi tidur :
 Taktil : baik (anak merespon dengan Syndrome. untuk menstimulasi duduk. Anak
memberikan gerakan saat telapak
posisi terlentang, kemudian terapis
kaki dan tangan disentuh)
membantu gerakan dari posisi
 Proprioseptif : baik (anak mampu
terlentang, tidur miring, kemudian
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

mempertahankan posisi duduk agar secara perlahan ke posisi duduk.


tidak terjatuh melalui (hand  Sitting position dengan hand support
support) : untuk melatih duduk anak. Posisi
 Vestibular : baik (VOR → diberi anak duduk dengan menyangga di
stimulus objek, mata anak bergerak depan, biarkan anak menahan
mengikuti objek tersebut. VCR → selama 30 detik.
diberi stimulus objek, leher dan Home Programe
kepala anak mengikuti objek.  Disarankan agar ibu melakukan
 Visual : baik (anak melihat terapis latihan bridging di rumah, angkat
saat diajak bercanda dan bicara, pantat bayi pada posisi terlentang,
serta mengikuti objek yang pastikan terlebih dahulu kaki bayi
diberikan oleh terapis). menumpu dengan baik dan berada di
 Auditory : baik (anak mendengar midline, 10 repetisi 3 set.
dengan baik terlihat saat anak Edukasi
menoleh ketika namanya dipanggil)  Berikan anak makan sedikit tapi
 Olfaktory : nT sering
 Gustatori : nT  Jika menggendong anak dengan
 Pemeriksaan Lainnya posisi miring, lakukan bergantian
 Ability : anak mampu mengangkat antara kanan dan kiri. Lebih baik
kepala, hand support, dan berguling menggunakan stroller.
secara mandiri.  Gunakan tali lentur atau resistance
 Pola postural : cenderung ekstensi band di paha anak untuk mencegah
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

 Deformitas : tidak ada. abduksi hip yang berlebihan.

NAMA : NI KADEK RIMA SULISTYAWATI


NIM : 21021008
STASE : PEDIATRI
TEMPA
T : YPAC JAKARTA

Hari/ Identitas Diagnosis Diagnosis Fisioterapi TTD


Pemeriksaan Fisioterapi dan Penunjang Planning dan Intervensi
Tanggal Pasien Medis (ICF) CE

Selasa, Nama: Hanni Cerebral Pemeriksaan Subjektif Body Impairment Planning


29 Usia : 16 tahun Palsy  Keluhan Utama : pasien kesulitan  Body Structure :  Jangka Pendek
Desembe Jenis Quadripleg menggerakkan keempat ekstremitasnya  s1100.389  Pasien mampu
r 2021 Kelamin : i  Riwayat Penyakit Sekarang : pasien Structure of mengoptimalkan gerakan fleksi
Perempuan datang diantar ibu dan kakaknya cortical lobes trunk
mengeluh kesulitan menggerakkan  s740.363  Pasien mampu
ekstremitasnya, terutama meluruuskan Structure of pelvic mengoptimalkan head neck
keempat ekstremitasnya, terasa kaku, region control
kesulitan untuk mempertahankan posisi  s750.383  Mengurangi kontraktur
miring kanan/kiri serta Structure of lower  Mencegah kontraktur
mempertahankan posisi duduk. extremity  Jangka Panjang
 Body Function  Pasien mampu duduk mandiri
 b260
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

Pemeriksaan Pre-Kopetensi Proprioseptive


 Inspeksi Statis function Intervensi
 Pasien datang menggunakan kursi  b710 Mobility of  Pasif ROM & aproksimasi : untuk
roda diantar ibu dan kakaknya serta joint function memberi input proprioseptif. Anak
terlihat ceria.  b715 Stability of posisi terlentang, terapis
 Adanya deformitas pada ekstremitas, joint function memberikan pasif ROM dan
ankle inversi  b7210 Mobility of penekanan disetiap sendi mulai dari
 Bentuk kaki valgus/scissors pattern pelvis foot, ankle, knee, hip, wrist, elbow,
 Pasien beberapa kali mengeluarkan  b730 Muscle dan shoulder, dilanjutkan dengan
air liur power function posisi tengkurap.
 Tangan dan kaki cenderung fleksi  b735 Muscle tone  Chin Tuck : untuk memperkuat otot-
 Trunk cenderung ekstensi function otot fleksor trunk dan abdominal.
 Inspeksi Dinamis  b7603 Supportive Latihan ini memberikan stretching
 Pasien sulit mengekstensikan function of arm pada bagian belakang neck, dan
keempat ekstremitasnya. and leg memobilisasikan dahi kea rah bawah
 Pasien sulit memfleksikan trunknya.  b7808 Sensation dalam hingga dahi menyentuh bagian
 Pasien mampu merayap, serta related to muscle sternum.
berguling ke kanan dan kiri dengan and movement  Aktivasi abdominal muscle : untuk
polanya sendiri function, other mengaktivasi dan menguatkan otot
 Munculnya tremor saat specified. abdomen yang lemah. Anak posisi
mempertahankan posisi abduksi hip Activity Limitation terlentang, terapis melakukan pasif
dan fleksi knee.  d410 Changing basic fleksi trunk pada anak.
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

 Sulit menegakkan tubuh sehingga body position (pasien  Tilting electric untuk melatih
cenderung jatuh saat duduk belum mampu proprioseptif. Pasien dipasangkan
 Palpasi melakukan supine to back slap, berdiri di tilting electrik
 Adanya peningkatan tonus otot sit) selama 30 menit
(hypertonus) / spastisitas dengan  d415 Maintaining a  Tube abduction untuk mengaktivasi
skala ashwort 4 body position dan melatih kekuatan otot-otot trunk
 Adanya kontraktur pada kedua (mempertahankan yang mengalami kelemahan.
iliopsoas. posisi miring
kanan/kiri dan posisi
Pemeriksaan Terkait duduk)
 Kesan Awal  d420 Transferring
 Alertness : baik (terlihat terlihat oneself (pasien
perhatian dari respon yang diberikan menggunakan kursi
saat diajak bicara) roda)
 Awareness : baik (pasien menyadari
Participation of
rangsangan yang diberikan oleh
Restriction
terapis dengan memberi respon
 d9200 Play
gerakan)
 Motivasi : baik (pasien tidak mudah
menangis saat terapi) Contextual Faktor

 Emosi : stabil (pasien tidak mudah  Environmental

menangis dan memberontak saat Faktor


KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

diterapi)  e310 Immediate


 Komunikasi : baik (pasien memberi family (ibu pasien
respon tertawa dan menjawab saat turut serta selama
diajak bicara) proses intervensi)
 Pemeriksaan Sensorik  e580 health
 Taktil : baik (anak merespon dengan services systems
memberikan gerakan saat telapak and policies
kaki dan tangan disentuh) (pasien
 Proprioseptif : kurang (pasien sulit mendapatkan
mempertahankan head neck control, intervensi dari
dan posisi duduk) fisioterapis)
 Vestibular : baik (VOR → diberi  Personal Faktor :
stimulus objek, mata pasien anak perempuan
bergerak mengikuti objek tersebut. berusia 16 bulan
VCR → diberi stimulus objek, leher mudah diberikan
dan kepala pasien mengikuti objek. terapi dan tidak
 Visual : baik (pasien melihat terapis cepat menangis
saat diajak bercanda dan bicara).
 Auditory : baik (anak mendengar Diagnosa Fisioterapi
dengan baik terlihat saat anak Adanya spastisitas yang
menoleh ketika diajak bicara) mengakibatkan sulit
 Olfaktory : nT menggerakkan tubuhnya
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

 Gustatori : baik (pasien bisa e.c Cerebral Palsy


membedakan makanan yang Quadriplegi
enak/tidak)

NAMA : NI KADEK RIMA SULISTYAWATI


NIM : 21021008
STASE : PEDIATRI
TEMPA
T : YPAC JAKARTA

Hari/ Identitas Diagnosis Diagnosis Fisioterapi TTD


Pemeriksaan Fisioterapi dan Penunjang Planning dan Intervensi
Tanggal Pasien Medis (ICF) CE

Kamis, Nama: Raditya Cerebral Pemeriksaan Subjektif Body Impairment Planning


30 Usia : 10 tahun Palsy  Keluhan Utama : pasien kesulitan  Body Structure :  Jangka Pendek
Desembe Jenis Diplegi menggerakkan tubuhnya  s1100.389  Mengurangi kontraktur
r 2021 Kelamin : Laki  Riwayat Penyakit Sekarang : pasien Structure of  Mengurangi spastisitas
- Laki datang diantar ibunya dan mengatakan cortical lobes  Menguatkan otot-otot trunk
bahwa anaknya sulit menegakkan  s 7300 Structure  Jangka Panjang
tubunya, sulit meluruskan ekstremitas of upper arm  Anak mampu duduk.
dan cenderung emosional,  s740.363 Intervensi
Structure of  MWD : untuk vasodilatasi pembuluh
Pemeriksaan Pre-Kopetensi pelvic region darah. Time : 15 menit, Intensitas : 35
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

 Inspeksi Statis  s750.383 watt.


 Anak datang diantar ibunya Structure of  Elongasi Tendon Lengthening
menggunakan kursi roda. lower extremity
 Pola keempat eksremitas cenderung  Body Function
fleksi  b260
 Roundback posture Proprioseptive
 Forward head posture function
 Adanya strabismus pada kedua mata  b710 Mobility of
 Adanya deformitas pada joint function
ekstremitas, kedua ankle inversi  b715 Stability of
 Pola pelvic ke arah posterior tilting joint function
sehingga pasien cenderung duduk  b7210 Mobility
dengan sacrum of pelvis
 Inspeksi Dinamis  b730 Muscle
 Pasien diantar ibunya menggunakan power function
kursi roda  b735 Muscle tone
 Muncul klonus saat ekstremitas function
bawah digerakkan  b7603 Supportive
 Muncul gerakan involunter function of arm
 Pola pernapasan normal and leg
menggunakan pernapasan dada  b7808 Sensation
 Adanya elbow support pada posisi related to muscle
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

tengkurap and movement


 Saat melempar bola pasien dominan function, other
menggunakan tangan kiri specified.
 Head neck control masih lemah
 Palpasi
Participation of
 Akhral hangat
Restriction
 Kontraktur pada tendon hamstring
 d9200 Play
 Low tone (hypotonus) pada trunk
 Munculnya spastisitas yang ditandai
Activity Limitation
dengan adanya high tone
 d410 Changing basic
(hypertonus) pada ekstremitas dan
body position (pasien
nilai ashwort 4.
belum mampu
 Inaktivasi pada otot-otot gluteal
melakukan supine to
Pemeriksaan Terkait
sit)
 Kesan Awal
 d415 Maintaining a
 Alertness : baik (pasien
body position
memperhatikan siapapun yang
(mempertahankan
berbicara dengannya)
posisi miring
 Awareness : baik (pasien
kanan/kiri dan posisi
mengetahui situasi lingkungannya,
duduk)
seperti siapa saja yang ada
 d420 Transferring
disekitarnya dan sadar akan latihan
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

yang diberikan) oneself (pasien


 Motivasi : kurang (jarang menggunakan kursi
melakukan latihan diruamah, roda)
terlihat dari kontraktur yang
semakin bertambah pada kedua
hamstring pasien)
Contextual Faktor
 Emosi : tidak stabil (pasien
 Environmental
cenderung menangis saat diberi
Faktor
latihan)
 e310 Immediate
 Komunikasi : baik (pasien bisa
family (ibu
menjawab setiap pertanyaan dengan
pasien turut serta
bahasa yang baik, dengan artikulasi
selama proses
yang cukup jelas)
intervensi)
 Pemeriksaan Sensorik
 e580 health
 Taktil : baik (Pasien dapat
services systems
membedakan sensasi kasar, halus,
and policies
tajam, tumpul)
(pasien
 Proprioseptif : kurang (pasien
mendapatkan
kurang mampu mempertahankan
intervensi dari
posisi tubuhnya ketika unsupport)
fisioterapis)
 Vestibular : VOR : baik → bola
 Personal Faktor :
mata bergerak mengikuti gerakan
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

benda. VCR : baik → leher ikut anak laki-laki


bergerak mengikuti gerakan benda, berusia 10 tahun
VSR kurang → badan tidak ikut mudah diberikan
bergerak dengan maksimal terhadap terapi dan tidak
gerakan benda oleh karena low tone cepat menangis
pada trunk)
 Visual : baik (anak melihat terapis
saat diajak bercanda dan bicara,
serta mengikuti objek yang Diagnosa Fisioterapi
diberikan oleh terapis). Adanya spastisitas pada
 Auditory : baik (Pasien mampu ekstremitas, low tone
mendengar dengan baik instruksi pada trunk, dan
yang diberikan terapis ketika kontraktur yang
latihan) mengakibatkan sulit
 Olfaktory : nT menggerakkan tubuhnya
 Gustatori : nT e.c Cerebral Palsy
 Pemeriksaan Lainnya Diplegy
 Ability : pasien mampu berguling,
namun belum mampu merayap,
merangkak, dan duduk dengan
mandiri
 Tonus postural : hypertonus
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

 Pola postural : ekstremitas


cenderung fleksi, namun bagian
proksimal tubuh cenderung
inaktivasi.
 Deformitas : adanya deformitas
pada ankle.

NAMA : NI KADEK RIMA SULISTYAWATI


NIM : 21021008
STASE : PEDIATRI
TEMPA
T : YPAC JAKARTA

Hari/ Identitas Diagnosis Diagnosis Fisioterapi TTD


Pemeriksaan Fisioterapi dan Penunjang Planning dan Intervensi
Tanggal Pasien Medis (ICF) CE

Selasa, Nama: Hanni Cerebral Pemeriksaan Subjektif Body Impairment Planning


29 Usia : 16 tahun Palsy  Keluhan Utama : pasien kesulitan  Body Structure :  Jangka Pendek
Desembe Jenis Quadripleg menggerakkan keempat ekstremitasnya  s1100.389  Pasien mampu
r 2021 Kelamin : i  Riwayat Penyakit Sekarang : pasien Structure of mengoptimalkan gerakan fleksi
Perempuan datang diantar ibu dan kakaknya cortical lobes trunk
mengeluh kesulitan menggerakkan  s740.363  Pasien mampu
ekstremitasnya, terutama meluruuskan Structure of pelvic mengoptimalkan head neck
keempat ekstremitasnya, terasa kaku,
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

kesulitan untuk mempertahankan posisi region control


miring kanan/kiri serta  s750.383  Mengurangi kontraktur
mempertahankan posisi duduk. Structure of lower  Mencegah kontraktur
extremity  Jangka Panjang
Pemeriksaan Pre-Kopetensi  Body Function  Pasien mampu duduk mandiri
 Inspeksi Statis  b260
 Pasien datang menggunakan kursi Proprioseptive Intervensi
roda diantar ibu dan kakaknya serta function  Pasif ROM & aproksimasi : untuk
terlihat ceria.  b710 Mobility of memberi input proprioseptif. Anak
 Adanya deformitas pada jari tangan joint function posisi terlentang, terapis
dan kaki serta kedua ankle  b715 Stability of memberikan pasif ROM dan
 Bentuk kaki valgus joint function penekanan disetiap sendi mulai dari
 Pasien beberapa kali mengeluarkan  b7210 Mobility of foot, ankle, knee, hip, wrist, elbow,
air liur pelvis dan shoulder, dilanjutkan dengan
 Tangan dan kaki cenderung fleksi  b730 Muscle posisi tengkurap.
 Trunk cenderung ekstensi power function  Chin Tuck : untuk memperkuat otot-
 Inspeksi Dinamis  b735 Muscle tone otot fleksor trunk dan abdominal.
 Pasien sulit meekstensikan keempat function Latihan ini memberikan stretching
ekstremitasnya.  b7603 Supportive pada bagian belakang neck, dan
 Pasien sulit memfleksikan trunknya. function of arm memobilisasikan dahi kea rah bawah
 Pasien mampu merayap, serta and leg dalam hingga dahi menyentuh bagian
berguling ke kanan dan kiri dengan  b7808 Sensation sternum.
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

polanya sendiri related to muscle  Aktivasi abdominal muscle : untuk


 Munculnya tremor saat and movement mengaktivasi dan menguatkan otot
mempertahankan posisi abduksi hip function, other abdomen yang lemah. Anak posisi
dan fleksi knee. specified. terlentang, terapis melakukan pasif
 Palpasi Activity Limitation fleksi trunk pada anak.
 Adanya peningkatan tonus otot  d410 Changing basic  Tilting electric untuk melatih
(hypertonus) / spastisitas dengan body position (pasien proprioseptif
skala ashwort 4 belum mampu
 Adanya kontraktur pada kedua melakukan supine to
iliopsoas. sit)
 d415 Maintaining a
Pemeriksaan Terkait body position
 Kesan Awal (mempertahankan
 Alertness : baik (terlihat terlihat posisi miring
perhatian dari respon yang diberikan kanan/kiri dan posisi
saat diajak bicara) duduk)
 Awareness : baik (pasien menyadari  d420 Transferring
rangsangan yang diberikan oleh oneself (pasien
terapis dengan memberi respon menggunakan kursi
gerakan) roda)
 Motivasi : baik (pasien tidak mudah
Contextual Faktor
menangis saat terapi)
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

 Emosi : stabil (pasien tidak mudah  Environmental


menangis dan memberontak saat Faktor
diterapi)  e310 Immediate
 Komunikasi : baik (pasien memberi family (ibu pasien
respon tertawa dan menjawab saat turut serta selama
diajak bicara) proses intervensi)
 Pemeriksaan Sensorik  e580 health
 Taktil : baik (anak merespon dengan services systems
memberikan gerakan saat telapak and policies
kaki dan tangan disentuh) (pasien
 Proprioseptif : kurang (pasien sulit mendapatkan
mempertahankan head neck control, intervensi dari
dan posisi duduk) fisioterapis)
 Vestibular : baik (VOR → diberi  Personal Faktor :
stimulus objek, mata pasien anak perempuan
bergerak mengikuti objek tersebut. berusia 16 bulan
VCR → diberi stimulus objek, leher mudah diberikan
dan kepala pasien mengikuti objek. terapi dan tidak
 Visual : baik (pasien melihat terapis cepat menangis
saat diajak bercanda dan bicara).
 Auditory : baik (anak mendengar Diagnosa Fisioterapi
dengan baik terlihat saat anak Adanya spastisitas yang
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM SARJANA FISIOTERAPI DAN PROFESI FISIOTERAPI
Jalan PB. Sudirman, Denpasar 80232 Bali, Telepon (0361) 222510, Fax. (0361) 246656
Laman : www.unud.ac.id, E-mail : psfisioterapi@unud.ac.id

menoleh ketika diajak bicara) mengakibatkan sulit


 Olfaktory : nT menggerakkan tubuhnya
 Gustatori : baik (pasien bisa e.c Cerebral Palsy
membedakan makanan yang Quadriplegi
enak/tidak)

Anda mungkin juga menyukai