Anda di halaman 1dari 3

Nama : Ari Gunawan, S.Pd.

NPM : A2K023012
Mata Kuliah UTS : Perencanaan Pendidikan
1. Sebut dan Jelaskan pendekatan perencanaan pendidikan!
Pendekatan perencanaan pendidikan merupakan sesuatu tata cara ataupun kerangka kerja
yang digunakan buat merancang serta mengelola sistem pendidikan. Berikut sebagian
pendekatan perencanaan pendidikan yang biasanya digunakan:
a. Pendekatan Sistem (Systems Approach):
Pendekatan ini memandang sistem pendidikan selaku sesuatu totalitas yang terdiri
dari bermacam komponen yang silih berhubungan, semacam siswa, guru, kurikulum,
fasilitas serta prasarana, dan kebijakan pendidikan. Tujuan utamanya merupakan buat
menguasai gimana seluruh komponen ini bekerja bersama- sama dalam menggapai
tujuan pendidikan yang diresmikan.
b. Pendekatan Kontekstual (Contextual Approach):
Pendekatan ini menekankan berartinya memikirkan konteks sosial, budaya, ekonomi,
serta politik yang pengaruhi sistem pendidikan. Dalam pendekatan ini, perencanaan
pendidikan wajib disesuaikan dengan kebutuhan serta ciri warga lokal.
c. Pendekatan Pertumbuhan (Developmental Approach):
Pendekatan ini berfokus pada tahap- tahap pertumbuhan orang serta gimana
pendidikan bisa menolong mereka menggapai kemampuan optimal dalam tiap sesi
pertumbuhan mereka. Ini mengacu pada teori pertumbuhan manusia serta pendidikan
anak.
d. Pendekatan Berbasis Hasil (Outcome- Based Approach):
Pendekatan ini menekankan penentuan tujuan serta hasil yang di idamkan dari
pendidikan, serta setelah itu merancang program pendidikan buat menggapai tujuan
tersebut. Fokus utamanya merupakan pada pengukuran hasil serta prestasi siswa.
e. Pendekatan Partisipatif (Participatory Approach):
Pendekatan ini mengaitkan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan dalam
proses perencanaan pendidikan, tercantum guru, siswa, orang tua, serta warga lokal.
Tujuannya merupakan buat membenarkan kalau keputusan yang diambil
mencerminkan kebutuhan serta aspirasi seluruh pihak yang ikut serta.
f. Pendekatan Holistik (Holistic Approach):
Pendekatan ini memandang pendidikan selaku sesuatu proses yang mengaitkan
pertumbuhan raga, emosional, sosial, serta intelektual siswa.

2. Terangkan kelebihan dan kelemahan setiap pendekatan pendidikan!


1. Pendekatan Sistem (Systems Approach):
 Kelebihan:
 Memungkinkan pemahaman yang mendalam tentang interaksi antara berbagai
komponen dalam sistem pendidikan.
 Mendorong pemikiran holistik dan integrasi antara elemen-elemen pendidikan.
 Kelemahan:
 Dapat menjadi rumit dan sulit diimplementasikan dalam praktik, terutama
dalam sistem pendidikan yang besar.
 Mungkin memerlukan sumber daya dan waktu yang signifikan untuk
menganalisis dan merancang sistem.
2. Pendekatan Kontekstual (Contextual Approach):
 Kelebihan:
 Meningkatkan relevansi pendidikan dengan mempertimbangkan budaya, nilai,
dan kebutuhan lokal.
 Dapat mengurangi ketidaksetaraan dan ketidakadilan dalam pendidikan.
 Kelemahan:
 Berpotensi sulit mencapai konsensus dalam konteks multikultural.
 Mungkin membutuhkan penyesuaian berulang untuk mengikuti perubahan
dalam konteks sosial dan ekonomi.
3. Pendekatan Perkembangan (Developmental Approach):
 Kelebihan:
 Meningkatkan kesesuaian pendidikan dengan tahap perkembangan individu.
 Menyediakan landasan teoritis untuk perencanaan kurikulum dan metode
pengajaran.
 Kelemahan:
 Kurangnya fleksibilitas untuk siswa dengan kebutuhan dan kemampuan yang
beragam.
 Mungkin memerlukan pemahaman yang mendalam tentang teori
perkembangan manusia.
4. Pendekatan Berbasis Hasil (Outcome-Based Approach):
 Kelebihan:
 Memfokuskan perencanaan pendidikan pada pencapaian tujuan konkret.
 Memungkinkan pengukuran yang objektif terhadap kemajuan siswa.
 Kelemahan:
 Risiko "pemaksaan" kurikulum yang terlalu terfokus pada tes dan evaluasi.
 Mungkin mengabaikan aspek pendidikan yang sulit diukur secara kuantitatif,
seperti keterampilan sosial dan kreativitas.
5. Pendekatan Partisipatif (Participatory Approach):
 Kelebihan:
 Meningkatkan keterlibatan dan dukungan dari berbagai pemangku
kepentingan.
 Menghasilkan kebijakan dan program yang lebih sesuai dengan kebutuhan
masyarakat.
 Kelemahan:
 Prosesnya bisa menjadi lambat dan rumit karena melibatkan banyak pihak.
 Tidak selalu memungkinkan untuk mencapai konsensus, dan beberapa pihak
mungkin memiliki kepentingan yang kontradiktif.
6. Pendekatan Holistik (Holistic Approach):
 Kelebihan:
 Mengakui pentingnya pengembangan seluruh individu, termasuk aspek fisik,
emosional, sosial, dan intelektual.
 Mendorong pendidikan yang lebih seimbang.
 Kelemahan:
 Mungkin sulit untuk mengukur dan mengevaluasi kemajuan dalam aspek-
aspek holistik.
 Memerlukan perencanaan dan pengelolaan sumber daya yang lebih kompleks.

3. Berikan contoh untuk setiap pendekatan tersebut.


1) Pendekatan Tradisional: Seorang guru memberikan ceramah tentang sejarah dunia
kepada siswa dan kemudian memberikan tugas membaca bab tertentu dari buku teks
untuk menguji pemahaman mereka.
2) Pendekatan Progresif: Dalam pelajaran sejarah, siswa diberikan proyek penelitian di
mana mereka harus menyusun presentasi tentang peristiwa sejarah penting dan
berpartisipasi dalam diskusi kelompok untuk berbagi hasil penelitian mereka.

3) Pendekatan Montessori: Di taman kanak-kanak Montessori, anak-anak diberi


kebebasan untuk memilih aktivitas pendidikan yang mereka minati, seperti memilih
alat peraga matematika atau bermain dengan bahan konstruktif.

4) Pendekatan Pembelajaran Jarak Jauh: Siswa mengakses modul pembelajaran online


yang mencakup video pelajaran, tugas, dan ujian. Mereka belajar mandiri dengan
bimbingan guru secara daring.

4. Bagaimanakah implementasi 4 pendekatan dalam suatu Negara, apakah memilih


salah satu pendekatan atau semua pendekatan digunakan bersama-sama? Berikan
argumentasi saudara!
Menurut pendapat saya pendekatan pendidikan dalam suatu negara dapat bervariasi
tergantung pada konteks, tujuan, dan sumber daya yang tersedia. Oleh karna itu bisa
didasarkan pada pertimbangan berikut:
a) Kebutuhan Pendidikan: Negara harus mengevaluasi kebutuhan pendidikan yang
spesifik. Beberapa pendekatan mungkin lebih cocok untuk mengatasi masalah
tertentu, seperti meningkatkan literasi atau keterampilan teknologi.
b) Keanekaragaman Siswa: Mengingat keberagaman siswa dalam negara,
menggabungkan beberapa pendekatan bisa menjadi solusi yang bijaksana untuk
mengakomodasi berbagai gaya belajar dan kebutuhan individual siswa.
c) Sumber Daya: Tersedianya sumber daya, termasuk anggaran dan tenaga pengajar,
dapat mempengaruhi pilihan pendekatan. Pendekatan yang lebih mahal atau
memerlukan pelatihan tambahan mungkin memerlukan alokasi sumber daya yang
lebih besar.
d) Budaya Pendidikan: Pendekatan pendidikan harus konsisten dengan budaya dan
nilai-nilai pendidikan negara tersebut. Ini dapat memengaruhi pemilihan strategi
pembelajaran.
e) Tujuan Pendidikan: Negara harus memiliki tujuan pendidikan yang jelas.
Pendekatan yang dipilih harus sesuai dengan visi pendidikan nasional dan mampu
mencapai tujuan tersebut.

5. Pendekatan manakah yang palin cocok untuk Indonesia saat ini?


Untuk system pembelajaran di Indonesia lebih cocok pendekatan Progresif dan
Montessori. Hal ini karena pendekatan ini dapat mengutamakan pemahaman konsep,
keterlibatan aktif siswa, dan pembelajaran mandiri, yang penting untuk menghadapi
tantangan pendidikan yang beragam dan mempersiapkan siswa dengan keterampilan
yang relevan di era Industri 4.0. Namun, pilihan pendekatan harus disesuaikan dengan
kebijakan pendidikan nasional dan kebutuhan spesifik di berbagai wilayah di seluruh
Indonesia.

6. Metode perencanaan manakah yang sering digunakan disekola anda, dalam


menyusun Rencana Pengembangan Sekolah!
Rencana Pengembangan Sekolah di SMK Negeri 3 Bengkulu Selatana lebih ke
Perencanaan Strategis. Dikarenakan perencanaan ini melibatkan pengembangan visi,
misi, tujuan, dan rencana tindakan jangka panjang untuk mencapai perbaikan pendidikan
yang berkelanjutan dan di dukung system link and match dengan Dunia industry.

Anda mungkin juga menyukai