Anda di halaman 1dari 6

PROSES BISNIS (slide 3)

Proses bisnis adalah kumpulan kegiatan yang dibutuhkan untuk menghasilkan suatu produk atau jasa.
Kegiatan ini didukung oleh aliran material, informasi, dan pengetahuan dari berbagai pihak yang terlibat
dalam proses bisnis. Proses bisnis juga mengacu pada cara yang unik di mana organisasi
mengoordinasikan pekerjaan, informasi, dan pengetahuan, serta cara-cara yang dipilih manajemen
dalam mengoordinasikan pekerjaan.

Proses bisnis sebuah perusahaan dapat menjadi sumber kekuatan kompetitif, jika mereka
memungkinkan perusahaan untuk berinovasi atau beroperasi lebih baik dari para pesaingnya. Proses
bisnis juga dapat menjadi beban jika mereka didasarkan pada cara kerja yang ketinggalan zaman/tidak
sesuai kebutuhan yang menghambat efisiensi dan respons organisasi.

Studi kasus :

TELUS adalah sebuah perusahaan telekomunikasi Kanada yang telah ada sekitar seabad yang lalu
dan ingin memastikan bahwa setiap orangKanada terhubung ke seluruh dunia, baik melalui koneksi
perangkat nirkabel, internet, televisi, ataupun saluran telepon tradisional. Perusahaan ini memiliki 12,7
juta rekening nasabah. Memberikan peayanan yang unggul merupakan tujuan utama perusahaan.
Manajemen berkeyakinan bahwa baik kerja sama tim maupun pembelajaran karyawan merupakan hal
yang sangat penting untuk mencapai tujuan ini. Sampai saat ini, sebagian besar karyawan di TELUS
belajar di kelas formal yang dibentuk di luar perusahaan.banyak dari apa yang dipelajari karyawan
bergantung pada pengetahuan yang dipresentasikan oleh instruktur, dan biaya metode pembelajaran ini
cukup mahal. Menurut kesimpulan manajemen, karyawan lebih baik belajar menurut bidang keahliannya
masing-masing.

BAGAIMANA TEKNOLOGI INFORMASI MENINGKATKAN PROSES BISNIS (slide 4)

Sistem informasi mengotomatisasikan banyak langkah dalam proses bisnis yang sebelumnya dilakukan
secara manual, seperti memeriksa kredit klien, atau mencetak tagihan, dan mengirim pesanan.

Teknologi informasi yang baru, sering kali mengubah cara organisasi bisnis dalam bekerja dan
mendukung model bisnis yang baru secara menyeluruh. Mengunduh berbagai macam e-book dari
amazon, membeli komputer secara online di Best Buy, dan mengunduh musik dari iTunes adalah proses
bisnis yang sangat baru berdasarkan model bisnis baru, yang tak dapat dibayangkan tanpa teknologi
informasi saat ini.

Studi kasus : Untuk mendukung inisiatif pembelajaranyang baru, TELUS memanfaatkan kemampuan
Mocrosoft SharePoint Server 2010 yang menyediakan akses langsung bagi anggota tim untuk saling
berbagi ilmu pengetahuan di dalam perusahaan dan kemampuan untuk mencari segala aset
pembelajaran yang dibutuhkan perusahaan secara simultan. TELUS menggunakan fitur SharePoint
MySites yang memungkinkan anggota tim menciptakan laman web mereka sendiri, guna
menggambarkan bidang keahlian merekadan keterampilan khusus. Anggota tim mampu melihat posisi
mereka dan orang lain dalam hirarki organisasi, trehubung dengan rekan kerja, dan membentuk
kelompok-kelompok informal dengan orang lain dengan kemampuan sejenis. Kemampuan sistem pakar
menyediakan hasil pencarian berperingkat yang mengidentifikasi karyawan dengan keahlian di bidang
tertentu di perusahaan TELUS

JENIS-JENIS INFORMASI (slide 5)

Melihat lebih dekat bagaimana sistem informasi mendukung proses-proses bisnis dalam sebuah
perusahaan.

Organisasi bisnis pada umumnya memiliki sistem-sistem yang mendukung proses-proses tersebut
dalam tiap area fungsi bisnis utama-penjualan dan pemasaran, manufaktur dan produksi, keuangan dan
akuntansi, serta sumber daya manusia.

SISTEM-SISTEM UNTUK KELOMPOK MANAJEMEN YANG BERBEDA

1. Sistem Pemrosesan Transaksi

Sistem pemrosesan transaksi (transaction processing system-TPS) memberikan informasi seperti ini.
Sistem pemrosesan transaksi adalah sistem komputerisasi yang mengoperasikan dan mencatat transaksi
rutin harian yang diperlukan untuk melakukan bisnis, seperti antri pesanan penjualan, pemesanan hotel,
penggajian, karyawan yang mencatat, dan pengiriman.

Tujuan utama dari sistem pada tingkat ini adalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan rutin dan
untuk memantau arus transaksi di seluruh perusahaan.

2. Sistem untuk Intelijen Bisnis

Perusahaan juga memiliki sistem intelijen bisnis yang berfokus pada pengiriman informasi untuk
mendukung manajemen dalam pengambilan keputusan. Intelijen bisnis (business intelligence) adalah
istilah terkini mengenai data dan perangkat lunak untuk mengorganisasi, menganalisis, dan menyediakan
akses kepada data untuk membantu manajer dan pengguna lain dalam suatu perusahaan dalam
membuat keputusan yang lebih berdasarkan informasi.

Studi kasus : TELUS menggunakan SharePoint untuk mengembangkan sistem yang disebut My
Communities, dimana tim proyek, departemen, dan kelompok-kelompok lainnya dapat bekerja sama
serta berbagi dokumen dan konten lainnya. TELUSTube memungkinkan anggota tim untuk mem-posting
dan menyaksikan video yang dibuat pengguna yang berisi cara penyelesaian suatu pekerjaan atau
pertanyaan-pertanyaan dari rekan kerja
SISTEM UNTUK KOLABORASI DAN BISNIS JEJARING SOSIAL (slide 6)

Kolaborasi (collaboration) adalah bekerja bersama-sama orang lain untuk mencapai tujuan bersama
yang jelas. Kolaborasi berfokus pada penyelesaian tugas ataupun misi, dan biasanya digunakan pada
organisasi bisnis, atau organisasi lainnya, atau antara satu bisnis dengan bisnis lainnya.

Kolaborasi dapat berlangsung singkat, selama beberapa menit, atau dalam jangka waktu yang lebih
lama, bergantung dari pekerjaan dan hubungan diantara partisipan. Kolaborasi dapat bersifat satu orang
dengan satu orang atau banyak orang dengan banyak orang.

Saat ini, kolaborasi dan kerja sama tim menjadi lebih penting dibandingkan sebelumnya karena
berbagai alasan.

Studi kasus : Google Cloud dan TELUS hari ini mengumumkan aliansi strategis untuk berinovasi
bersama pada layanan dan solusi baru yang mendukung transformasi digital dalam
sektor-sektor utama. industri, termasuk teknologi komunikasi, perawatan kesehatan,
pertanian, keamanan, dan rumah yang terhubung. Kolaborasi 10 tahun ini juga akan
mempercepat inisiatif modernisasi TI dan jaringan TELUS, memungkinkan
ketangkasan operasional lebih lanjut dan mendukung peningkatan pengalaman
pelanggan.
TELUS dan Google akan berkolaborasi dalam inisiatif berikut:
TELUS dan Google akan terus bermitra dengan TELUS International, inovator
pengalaman pelanggan digital (CX) yang merancang, membangun, dan memberikan
solusi generasi mendatang untuk merek global dan disruptif, untuk membantu
perusahaan mencapai tujuan transformasi digital mereka.

(Slide 7)

• Mengubah sifat pekerjaan. Sifat pekerjaan telah berubah dari perusahaan pabrikan dan kantor tanpa
komputer di mana setiap tahapan dalam proses produksi dilakukan secara terpisah satu sama lain, dan
dikoordinasikan oleh supervisor.

• Pertumbuhan bidang pekerjaan profesional. Bidang pekerjaan yang memerlukan banyak "interaksi",
cenderung menjadi bidang pekerjaan para profesional di bidang jasa, yang membutuhkan koordinasi dan
kolaborasi secara erat. Bidang pekerjaan profesional memerlukan pengetahuan tambahan serta
pendistribusian informasi guna menyelesaikan pekerjaan.

• Mengubah struktur organisasi perusahaan. Pada era industri, kebanyakan para manager
mengorganisasikan pekerjaan melalui model hierarki, perintah kerja turun secara hierarki, dan direspons
kembali ke atasan secara hierarki. Pada masa sekarang, pekerjaan diorganisasi berdasarkan kelompok-
kelompok dan tim kerja, dan masing-masing anggota diharapkan mengembangkan metode mereka
sendiri-sendiri dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.

• Mengubah ruang lingkup perusahaan. Pekerjaan dalam perusahaan telah berubah dari lokasi tunggal
menjadi banyak lokasi-kantor dan pabrik dalam satu wilayah, negara ataupun seluruh dunia. Sebagai
contoh, Henry Ford, pertama kali mendirikan satu pabrik mobil dengan kapasitas produksi massal di
Dearborn, Michigan. Pada 2012, perusahaan tersebut memperkerjakan lebih dari 166.000 karyawan di
90 pabrik dan fasilitasnya di seluruh dunia. Dengan kondisi global semacam ini, diperlukan koordinasi
yang erat dalam perancangan, produksi, pemasaran, distribusi, dan pelayanan. Perusahaan besar
berskala global, memerlukan tim kerja yang bekerja secara global.

• Mengubah budaya kerja dan bisnis. Sebagian besar riset mengenai kolaborasi mendukung gagasan
bahwa keragaman tim, memberikan hasil yang lebih baik dan lebih cepat ketimbang bekerja sendiri-
sendiri. Gagasan populer tentang keramaian juga mendukung budaya kolaborasi dan kerja sama tim.

MEMBANGUN BUDAYA DAN PROSES BISNIS YANG KOLABORATIF (slide 8)

Di dalam perusahaan bisnis, kolaborasi tidak dapat terjadi secara spontan, terutama jika tidak ada
budaya dan proses bisnis yang mendukung. Perusahaan bisnis, terutama yang berskala besar, memiliki
reputasi pada masa lalu sebagai organisasi yang bersifat " memerintah dan mengendalikan" dimana
semua masalah dan pemikiran penting dibebankan pada petinggi perusahaan, dan kemudian
memerintahkan bawahannya untuk menjalankan rencana dari manajemen senior. Pekerjaan manajemen
tingkat menengah dianggap hanya sebagai penerus pesan dari hierarki tingkat atas ke tingkat bawah.

PERANGKAT DAN TEKNOLOGI UNTUK KOLABORASI DAN BISNIS JEJARING SOSIAL

Budaya kerja yang kolaborasi dan berorientasi tim tidak akan memberikan hasil apa pun tanpa adanya
sistem informasi yang memungkinkan terwujudnya semua itu. Ratusan perangkat dirancang untuk
berhubungan dengan semua hal itu, bagaimanapun, agar sukses dalam pekerjaan yang kita jalani, kita
harus bergantung satu sama lain-dengan bawahan kita, pelanggan, pemasok, dan manajer. Beberapa
perangkat canggih, seperti IBM Lotus Notes cukup mahal, namun sangat berguna bagi perusahaan
berskala global. Beberapa perangkat tersebut tersedia gratis secara online, dan cocok untuk perusahaan
kecil. Mari kita lihat lebih dekat perangkat-perangkat ini.
Platform Kolaborasi dan Bisnis Jejaring Sosial (Slide 9)

Saat ini, tersedia produk perangkat lunak yang menyediakan platform (landasan program dalam
beroperasi) multifungsi untuk kolaborasi dan bisnis jejaring sosial diantara kelompok-kelompok karyawan
yang bekerja di berbagai lokasi berbeda. Platform paling banyak digunakan adalah konferensi audio
berbasis/menggunakan internet (internet-based audio conferencing) dan sistem videoconferencing
(pertemuan tatap muka lewat video secara online), layanan perangkat lunak online, seperti Google
Apps/Google Sites, cyberlockers, sistem-sistem kolaborasi untuk perusahaan, seperti Lotus Notes dan
Microsoft SharePoint, serta perangkat jejaring sosial untuk perusahaan, seperti Salesforce Chatter,
Microsoft Yammer, Jive, serta IBM Connections dan SmartCloud for Business.

Studi kasus : Presiden dan CEO TELUS. “Kemitraan strategis kami dengan Google akan mendorong
kepemimpinan digital kami di sektor teknologi komunikasi, layanan kesehatan, dan pertanian, sekaligus
memperkuat prioritas Utama Pelanggan kami, mendefinisikan ulang cara layanan diberikan di Kanada
dan secara global. Sebagai pemimpin dunia dalam kapitalisme sosial, organisasi kami akan memanfaatkan
potensi teknologi kami untuk menciptakan dampak sosial dan kemanusiaan yang bermakna, seiring kami
terus membangun komunitas yang lebih kuat, sehat, dan berkelanjutan.”

FUNGSI SISTEM INFORMASI DI DALAM BISNIS (Slide 10)

Hampir di setiap perusahaan bahkan yang terkecil sekalipun, departemen sistem informasi
(information systems department) adalah kelompok resmi dalam struktur organisasi yang bertanggung
jawab dalam memberikan jasa/pelayanan di sektor teknologi informasi. Departemen sistem informasi
bertanggung jawab memelihara perangkat keras, perangkat lunak, penyimpanan data, dan jaringan yang
mencakup keseluruhan infrastruktur TI yang dimiliki perusahaan.

DEPARTEMEN SISTEM INFORMASI

Departemen sistem informasi terdiri atas para spesialis seperti, pemrogram, analisis sistem, pemimpin
proyek, dan manajer sistem informasi.

Pada masa awal perkembangan komputer, kelompok sistem informasi hampir semuanya terdiri atas
pemrogram yang memiliki spesialisasi mendalam dibidangnya, namun fungsi teknis yang terbatas.
Dewasa ini, perbandingan antara anggota staf analis sistem dan spesialis jaringan terus berkembang,
dengan departemen sistem informasi sebagai agen pembaruan yang kuat di dalam suatu organisasi.
Departemen sistem informasi menyodorkan strategi bisnis yang baru, produk serta layanan berbasis
informasi yang baru, serta mengoordinasikan antara perkembangan teknologi dengan perubahan yang
direncanakan dalam organisasi.

Studi Kasus : Dalam perkembangan Perusahaan TELUS secara turun menurun sistem
informasi dalam bisnisnya dapat membantu bisnis dalam proses pengambilan
keputusannya. Dengan adanya sistem informasi, penyampaian semua informasi
penting menjadi lebih mudah untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
Selain itu, sistem informasi memungkinkan karyawan untuk berkomunikasi
secara efektif.

PENGORGANISASIAN FUNGSI SISTEM INFORMASI (slide 11)

Terdapat banyak jenis organisasi bisnis, dan terdapat banyak cara bagaimana fungsi teknologi
informasi disusun dalam perusahaan tersebut. Perusahaan yang kecil, tidak akan memiliki kelompok
sistem informasi yang formal. Mungkin perusahaan tersebut hanya memiliki satu orang karyawan yang
bertanggung jawab memelihara jaringan dan menjalankan aplikasinya, atau menggunakan jasa konsultan
dalam melakukan pekerjaan ini.

Studi kasus : fungsi adanya pengorganisasiaan sistem informasi akan berfungsi untuk
Mempercepat transformasi digital TELUS : TELUS akan mempercepat adopsi cloud
publiknya pada platform perusahaan Google Cloud untuk mendorong efisiensi
operasional yang lebih besar pada infrastruktur TI dan jaringan intinya. Melalui
kemitraan ini, Google Cloud juga akan menjadi salah satu mitra TELUS dalam
penyediaan layanan 5G dan Multi-Access Edge Computing (MEC), yang memanfaatkan
platform aplikasi terkelola Google Cloud, Anthos. TELUS akan memanfaatkan Google
Cloud Contact Center AI untuk menciptakan kembali pengalaman pelanggan,
meningkatkan interaksi pelanggan, dan mewujudkan penghematan yang
signifikan. Untuk meningkatkan peluang pertumbuhan, TELUS mengharapkan
peningkatan ketangkasan, skalabilitas, dan keandalan di seluruh layanan nirkabel dan
kabel serta berbagai lini bisnis termasuk keamanan, pertanian, dan perawatan kesehatan.

Anda mungkin juga menyukai