RPS Gadar Maret 2024
RPS Gadar Maret 2024
3. Educator dan health promoter: Pendidikan dan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 232/U/2000 pasal 2
Promosi kesehatan bagi klien, keluarga, dan ayat 2 tentang program pendidikan profesional.
masyarakat
4. Manager dan Leader: Manajemen praktik atau
ruangan pada tatanan RS maupun masyarakat.
5. Decision Maker: Pengambil keputusan
Berdasarkan kaitan antara profil program studi dengan capaian pembelajaran, maka capaian pembelajaran untuk program studi adalah sebagai berikut:
Unsur SN PT dan
No Kode Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Prodi
KKNI
1 Sikap S1 Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
S2 Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika;
S3 Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa
S4 tanggungjawab pada negara dan bangsa;
Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau
S5 temuan orisinal orang lain;
Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan
S6 kemajuan peradaban berdasarkan pancasila;
S7 Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
S8 Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
S9 Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan;
S10 Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
Mampu bertanggung gugat terhadap praktik profesional meliputi kemampuan menerima tanggung
S11 gugat terhadap keputusan dan tindakan profesional sesuai dengan lingkup praktik di bawah
tanggungjawabnya, dan hukum/peraturan perundangan;
Mampu melaksanakan praktik keperawatan dengan prinsip etis dan peka budaya sesuai dengan Kode
S12
Etik Perawat Indonesia;
Memiliki sikap menghormati hak privasi, nilai budaya yang dianut dan martabat klien, menghormati
hak klien untuk memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan dan kesehatan yang diberikan,
S13
serta bertanggung jawab atas kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis, verbal dan elektronik yang
diperoleh dalam kapasitas sesuai dengan lingkup tanggungjawabnya.
Menguasai filosofi, paradigma, teori keperawatan, khususnya konseptual model dan middle range
2 Penguasaan pengetahuan PP1
theories;
PP2 Menguasai konsep teoritis ilmu biomedik;
PP3 Menguasai nilai-nilai kemanusiaan(humanity values);
Menguasai teknik, prinsip dan prosedur pelaksanaan asuhan/ praktik keperawatan yang dilakukan
secara mandiri atau berkelompok , pada bidang keilmuan keperawatan dasar, keperawatan medikal
PP4
bedah, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan keluarga,
keperawatan gerontik, dan keperawatan komunitas, serta keperawatan bencana;
PP5 Menguasai konsep dan teknik penegakkan diagnosis asuhan keperawatan;
PP6 Menguasai konsep teoretis komunikasi terapeutik;
Menguasai konsep, prinsip, dan teknik penyuluhan kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahan
PP7
penularan penyakit pada level primer, sekunder dan tertier;
Menguasai prinsip dan prosedur bantuan hidup lanjut (advance life support) dan penanganan trauma
PP8
(basic trauma cardiac life support/BTCLS) pada kondisi kegawatdaruratan dan bencana;
Menguasai konsep dan prinsip manajemen keperawatan secara umum dan dalam pengelolaan asuhan
PP9
keperawatan kepada klien di berbagai tatanan pelayanan kesehatan;
PP10 Menguasai pengetahuan faktual tentang sistem informasi asuhan keperawatan dan kesehatan
Menguasai prinsip-prinsip K3, hak dan perlindungan kerja ners, keselamatan pasien dan perawatan
PP11
berpusat atau berfokus pada pasien
Mampu melaksanakan praktik keperawatan dengan prinsip etis dan peka budaya sesuai dengan Kode
PP12
Etik Perawat Indonesia;
PP13 Menguasai konsep Evidence Based Nursing
Bekerja di bidang keahlian pokok untuk jenis pekerjaan yang spesifik, dan memiliki kompetensi kerja
3 Ketrampilan Umum KU 1
yang minimal setara dengan standar kompetensi kerja profesinya;
Membuat keputusan yang independen dalam menjalankan pekerjaan profesinya berdasarkan
KU 2
pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif;
Menyusun laporan atau kertas kerja atau menghasilkan karya desain di bidang keahliannya
KU 3 berdasarkan kaidah rancangan dan prosedur baku, serta kode etik profesinya, yang dapat diakses oleh
masyarakat akademik;
Mengomunikasikan pemikiran/argumen atau karya inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan
KU 4 profesi, dan kewirausahaan, yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika profesi,
kepada masyarakat terutama masyarakat profesinya;
Meningkatkan keahlian keprofesiannya pada bidang yang khusus melalui pelatihan dan pengalaman
KU 5
kerja;
KU 6 Bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang profesinya sesuai dengan kode etik profesinya;
Melakukan evaluasi secara kritis terhadap hasil kerja dan keputusan yang dibuat dalam melaksanakan
KU 7
pekerjaannya oleh dirinya sendiri dan oleh sejawat;
KU 8 Memimpin suatu tim kerja untuk memecahkan masalah pada bidang profesinya;
Bekerja sama dengan profesi lain yang sebidang dalam menyelesaikan masalah pekerjaan bidang
KU 9
profesinya;
KU
Mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan masyarakat profesi dan kliennya;
10
KU Mendokumentasikan, menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali data dan
11 informasi untuk keperluan pengembangan hasil kerja profesinya;
KU
Meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri.
12
KU
Mampu melaksanakan peribadahan yang sesuai dengan keyakinan agamanya
13
KU
Mampu mengaplikasikan Asuhan Keperawatan berdasarkan evidence based nursing
14
Mampu memberikan asuhan keperawatan yang lengkap dan berkesinambungan yang menjamin
4 Ketrampilan Khusus KK1 keselamatan klien (patient safety) sesuai standar asuhan keperawatan dan berdasarkan perencanaan
keperawatan yang telah atau belum tersedia;
Mampu memberikan asuhan keperawatan pada area spesialisasi (keperawatan medikal bedah,
KK2 keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, atau keperawatan komunitas (termasuk
keperawatan keluarga dan keperawatan gerontik) sesuai dengan delegasi dari ners spesialis;
Mampu melaksanakan prosedur penanganan trauma dasar dan jantung (basic trauma and cardiac life
KK3
support/BTCLS) pada situasi gawat darurat/bencana sesuai standar dan kewenangannya;
Mampu memberikan (administering) obat oral, topical, nasal, parenteral, dan supositoria sesuai
KK4
standar pemberian obat dan kewenangan yang didelegasikan;
Mampu menegakkan diagnosis keperawatan dengan kedalaman dan keluasan terbatas berdasarkan
KK5 analisis data, informasi, dan hasil kajian dari berbagai sumber untuk menetapkan prioritas asuhan
keperawatan
Silabus dan Rencana Perkuliahan Semester (RPS)
FORMULIR MUTU
(Nurlela Petra Saragih, S.Kep., Ns., M. Kep)
(Dr. Karmila Br. Kaban, S.Kep., Ns., M.Kep)
Tanggal: Tanggal: Maret 2024
Program Studi: Kode: Nama Matakuliah: SKS: Dosen Pengampu:
S1 Keperawatan [KODE_MK] [Keperawatan Gawat Darurat] [ 4 BOBOT SKS] (Nurlela Petra Saragih, S.Kep., Ns., M. Kep)
CPMK 2 M2 Mampu Menerapkan filosofi, konsep holistic dan proses keperawatan kegawat daruratan
Mampu Melakukan simulasi pengelolaan asuhan keperawatan pada individu dengan kegawatan, kedaruratan dan kegawat
daruratan terkait berbagai sistem dengan memperhatikan aspek legal dan etis
CPMK 3 M3 Mampu Melakukan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus kegawatan, kedaruratan dan kegawat daruratan terkait
gangguanberbagai sistem pada individu dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
CPMK 4 M4 Mampu Melakukan simulasi pendidikan kesehatan dengan kasus kegawatan, kedaruratan, kegawat daruratan terkait gangguan
berbagai sistem pada individu dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
CPMK 5 M5 Mengintegrasikan hasil-hasil penelitian kedalam asuhan keperawatan dalam mengatasi masalah yang berhubungan dengan
kegawatan, kedaruratan dan kegawat daruratan terkait berbagai sistem
Deskripsi Matakuliah Mata kuliah ini membahas tentang konsep dan perencanaan asuhan keperawatan yang etis, legal dan peka budaya pada klien yang mempunyai masalah actual dan
resiko yang terjadi secara mendadak atau tidak dapat diperkirakan dan tanpa atau disertai kondisi lingkungan yang tidak dapat dikendalikan, serta kondisi klien yang
mengalami kritis dan mengancam kehidupan. Perencanaan asuhan keperawatan dikembangkan sedemikian rupa sehingga diharapkan mampu mencegah atau
mengurangi kematian atau kecacatan yang mungkin terjadi.
Prasyarat Matakuliah Keperawatan Klinik (KMB, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Ilmu Keperawatan Jiwa)
Emergency Nurses Association. (2013). Sheehy’s Manual of Emergency Nursing: Principles and Practice. 7th ed. St Louis: Elsevier Inc
Proehl, Jean. A. (2009). Emergency Nursing Procedures. St Louis: Saunders
Fultz, J. & Sturt, P. (2005). Mosby’s Emergency Nursing Reference. St Louis: Elsevier Mosby
Sumber Belajar (Refrensi) Emergency Nursing Association. (2008). Emergency Nursing Core Curriculum (6 Eds). Philadelphia: WB Saunders Company
Tscheschlog, B. A. & Jauch, A. (2014). Emergency nursing made incredibly easy. Wolter Kluwers
Schumacher, L. & Chernecky, C. C. (2009).Saunders Nursing Survival Guide: Critical Care & Emergency Nursing, 2e. Saunders
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
1 Mahasiswa mampu Mampu Menerapkan Filosofi, konsep holistic dan proses Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nurses
Menerapkan filosofi, konsep filosofi, konsep holistic keperawatan kegawat Small Group iswa Association. (2013).
holistic dan proses dan proses Keperawatan Gawat Darurat Discussion Test mamp Sheehy’s Manual of
daruratan Collaborative ▪ Soal esay u Emergency Nursing:
keperawatan kegawat keperawatan kegawat
a. Konsep keperawatan gawat Learning ETS menja Principles and
daruratan. daruratan darurat- Contextual ▪ Oral test wab Practice. 7th ed. St
b. Peran dan fungsi perawat Learning ▪ Performa Kuis Louis: Elsevier Inc
gawat darurat Project Based nce test (65- Proehl, Jean. A.
c. Etik legal dan cultural sensitif Learning ▪ Test 100%) (2009). Emergency
dalam keperawatan gawat Sumatif Nursing Procedures.
darurat ▪ Test St Louis: Saunders
d. Efek kondisi kegawat formatif
daruratan terhadap pasien ▪ Test
dan keluarga Subjektif
e. Isu End of life di keperawatan - Tru
gawat darurat. false
f. Mekanisme trauma - MCQ
- Matchi
ng
- Relatio
Mahasiswa mampu nship
Mampu
Prosedur Keperawatan pada analysis
Mendemonstrasikan Mendemonstrasikan
kegawatan, kedaruratan dan
intervensi keperawatan pada intervensi
kegawat daruratan : Pengkajian
kegawat daruratan sesuai keperawatan pada
kegawatan, kedaruratan dan
dengan standar yang berlaku kegawat daruratan
kegawat daruratan
dengan berfikir kreatif dan sesuai dengan standar
inovatif sehingga yang berlaku dengan
menghasilkan pelayanan yang berfikir kreatif dan
efisien dan efektif inovatif sehingga
menghasilkan
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
pelayanan yang efisien
dan efektif
2 Mahasiswa mampu Mampu Menerapkan Proses Keperawatan pada pasien Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nurses
Menerapkan proses proses keperawatan di area Keperawatan gawat Diskusi Test iswa Association. (2013).
keperawatan kegawat kegawat daruratan dan darurat: Demonstrasi ▪ Soal esay mamp Sheehy’s Manual of
a. Proses keperawatan Roleplay ETS u Emergency Nursing:
daruratan dan Fungsi Fungsi advokasi dan
gawat darurat Problem based ▪ Oral test menja Principles and
advokasi dan komunikasi pada komunikasi pada kasus b. Pengkajian primer, learning ▪ Performa wab Practice. 7th ed. St
kasus kegawatan, kedaruratan kegawatan, Secondary Survey Eksperiment nce test Kuis Louis: Elsevier Inc
kedaruratan Fungsi advokasi dan komunikasi Tutorial ▪ Test (65- Proehl, Jean. A.
pada kasus kegawatan, Small Group Sumatif 100%) (2009). Emergency
kedaruratan: Simulation ▪ Test Nursing Procedures.
a. Peran perawat Gawat Discovery formatif St Louis: Saunders
Darurat Learning ▪ Test
b. Komunikasi dalam Directed Subjektif
keperawatan gawat Learning - Tru
darurat, Cooperative false
c. Ethical framework Learning - MCQ
(Kerangka pengambilan Collaborative - Matchi
keputusan etis fikir) Learning ng
untuk Contextual - Relatio
d. Dilema etis di area Learning nship
keperawatan gawat Project Based analysis
darurat Learning
e. Fungsi advokasi pada
pasien dengan kegawar
daruratan.
3 Mahasiswa mampu Mampu Menerapkan Pengelolaan asuhan keperawatan Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nurses
Menerapkan Pengelolaan Pengelolaan asuhan dengan kasus kegawat- daruratan : Diskusi iswa Association. (2013).
asuhan keperawatan dengan keperawatan dengan syok, Acute Miocard Infark, Demonstrasi mamp Sheehy’s Manual of
kasus kegawat- daruratan kasus kegawat- kegawatan obstetric mencakup: Roleplay Test u Emergency Nursing:
mencakup: intervensi daruratan mencakup: a. Asuhan keperawatan Problem based ▪ Soal esay menja Principles and
kolaborasi dan mandiri kasus intervensi kolaborasi kegawat daruratan learning ETS wab Practice. 7th ed. St
sebagai berikut: syok, dan mandiri kasus b. intervensi kolaborasi dan Eksperiment ▪ Oral test Kuis Louis: Elsevier Inc
Acute Miocard Infark, sebagai berikut: syok, mandiri (Medical, Tutorial ▪ Performa (65- Proehl, Jean. A.
kegawatan obstetri Acute Miocard Infark, farmakologi & diet) Small Group nce test 100%) (2009). Emergency
kegawatan obstetri c. pengkajian, analisa data, Simulation ▪ Test Nursing Procedures.
diagnosis keperawatan, Discovery Sumatif St Louis: Saunders
intervensi, implementasi Learning ▪ Test
dan evaluasi, Directed formatif
d. penelitian terkini terkait Learning ▪ Test
Pengelolaan /asuhan Cooperative Subjektif
keperawatan), Learning - Tru
e. Manajemen kasus Collaborative false
Learning - MCQ
Contextual - Matchi
Learning ng
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
Project Based - Relatio
Learning nship
Mahasiswa mampu Mampu Prosedur Keperawatan pada analysis
Mendemonstrasikan Mendemonstrasikan kegawatan, kedaruratan dan
kegawat daruratan : BCLS
intervensi keperawatan pada intervensi
kegawat daruratan sesuai keperawatan pada d. Definisi
dengan standar yang berlaku kegawat daruratan e. Persiapan alat
dengan berfikir kreatif dan sesuai dengan standar f. Prosedur kerja
inovatif sehingga yang berlaku dengan
menghasilkan pelayanan yang berfikir kreatif dan
efisien dan efektif inovatif sehingga
menghasilkan
pelayanan yang efisien
dan efektif
4 Mahasiswa mampu Mampu Menerapkan Pengelolaan asuhan keperawatan Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nurses
Menerapkan Pengelolaan Pengelolaan asuhan dengan kasus kegawat- daruratan : Diskusi iswa Association. (2013).
asuhan keperawatan dengan keperawatan dengan Trauma dada, kegawatan Psikiatri Demonstrasi Test mamp Sheehy’s Manual of
kasus kegawat- daruratan kasus kegawat- Roleplay ▪ Soal esay u Emergency Nursing:
mencakup:
mencakup: intervensi daruratan mencakup: Problem based ETS menja Principles and
kolaborasi dan mandiri kasus intervensi kolaborasi learning ▪ Oral test wab Practice. 7th ed. St
a. Asuhan keperawatan
sebagai berikut: trauma dada, dan mandiri kasus Eksperiment ▪ Performa Kuis Louis: Elsevier Inc
kegawat daruratan
kegawatan psikiatri sebagai berikut: Tutorial nce test (65- Proehl, Jean. A.
b. intervensi kolaborasi dan
trauma dada, Small Group ▪ Test 100%) (2009). Emergency
mandiri (Medical,
kegawatan psikiatri Discussion Sumatif Nursing Procedures.
farmakologi & diet)
Role-Play & ▪ Test St Louis: Saunders
c. pengkajian, analisa data,
Simulation formatif
diagnosis keperawatan,
Discovery ▪ Test
intervensi, implementasi
Learning Subjektif
dan evaluasi,
Directed - Tru
d. penelitian terkini terkait
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
Pengelolaan /asuhan Learning false
keperawatan), Cooperative - MCQ
e. Manajemen kasus Learning - Matchi
Collaborative ng
Learning - Relatio
Prosedur Keperawatan pada Contextual nship
Mahasiswa mampu Mampu kegawatan, kedaruratan dan Learning analysis
Mendemonstrasikan Mendemonstrasikan kegawat daruratan : Pembebasan Project Based
intervensi keperawatan pada intervensi Learning
jalan nafas dan control servikal
kegawat daruratan sesuai keperawatan pada
dengan standar yang berlaku kegawat daruratan a. Definisi
dengan berfikir kreatif dan sesuai dengan standar b. Persiapan alat
c. Prosedur kerja
inovatif sehingga yang berlaku dengan
menghasilkan pelayanan yang berfikir kreatif dan
efisien dan efektif inovatif sehingga
menghasilkan
pelayanan yang efisien
dan efektif
5 Mahasiswa mampu Mampu Menerapkan Pengelolaan asuhan keperawatan Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nurses
Menerapkan Pengelolaan Pengelolaan asuhan dengan kasus kegawat- daruratan : Diskusi Test iswa Association. (2013).
asuhan keperawatan dengan keperawatan dengan trauma abdomen, overdosis dan Demonstrasi ▪ Soal esay mamp Sheehy’s Manual of
kasus kegawat- daruratan kasus kegawat- Roleplay ETS u Emergency Nursing:
keracunan mencakup:
mencakup: intervensi daruratan mencakup: Problem based ▪ Oral test menja Principles and
kolaborasi dan mandiri kasus intervensi kolaborasi learning ▪ Performa wab Practice. 7th ed. St
a. Asuhan keperawatan
sebagai berikut: trauma dan mandiri kasus Eksperiment nce test Kuis Louis: Elsevier Inc
kegawat daruratan
abdomen, sebagai berikut: Tutorial ▪ Test (65- Proehl, Jean. A.
b. intervensi kolaborasi dan
overdosis dan keracunan trauma abdomen, Small Group Sumatif 100%) (2009). Emergency
mandiri (Medical,
overdosis dan Discussion ▪ Test Nursing Procedures.
farmakologi & diet)
keracunan Role-Play & formatif St Louis: Saunders
c. pengkajian, analisa data,
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
diagnosis keperawatan, Simulation ▪ Test
intervensi, implementasi Discovery Subjektif
dan evaluasi, Learning - Tru
d. penelitian terkini terkait Directed false
Pengelolaan /asuhan Learning - MCQ
keperawatan), Cooperative - Matchi
e. Manajemen kasus Learning ng
Collaborative - Relatio
Learning nship
Prosedur Keperawatan pada Contextual analysis
Mahasiswa mampu Mampu kegawatan, kedaruratan dan Learning
Mendemonstrasikan Mendemonstrasikan kegawat daruratan: Kumbah Project Based
intervensi keperawatan pada intervensi lambung Learning
kegawat daruratan sesuai keperawatan pada
dengan standar yang berlaku kegawat daruratan a. Definisi
dengan berfikir kreatif dan sesuai dengan standar b. Persiapan alat
inovatif sehingga yang berlaku dengan c. Prosedur kerja
menghasilkan pelayanan yang berfikir kreatif dan
efisien dan efektif inovatif sehingga
menghasilkan
pelayanan yang efisien
dan efektif
6 Mahasiswa mampu Mampu Menerapkan Pengelolaan asuhan keperawatan Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nurses
Menerapkan asuhan asuhan keperawatan dengan kasus kegawat- daruratan : Diskusi iswa Association. (2013).
keperawatan dengan dengan trauma kepala, luka bakar Demonstrasi Test mamp Sheehy’s Manual of
Kegawatdaruratan trauma Kegawatdaruratan Roleplay ▪ Soal esay u Emergency Nursing:
mencakup:
kepala, luka bakar. trauma kepala, luka Problem based ETS menja Principles and
bakar learning ▪ Oral test wab Practice. 7th ed. St
a. Asuhan keperawatan
Eksperiment ▪ Performa Kuis Louis: Elsevier Inc
kegawat daruratan
Tutorial nce test (65- Proehl, Jean. A.
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
b. intervensi kolaborasi dan Small Group ▪ Test 100%) (2009). Emergency
mandiri (Medical, Discussion Sumatif Nursing Procedures.
farmakologi & diet) Role-Play & ▪ Test St Louis: Saunders
c. pengkajian, analisa data, Simulation formatif
diagnosis keperawatan, Discovery ▪ Test
intervensi, implementasi Learning Subjektif
dan evaluasi, Directed - Tru
d. penelitian terkini terkait Learning false
Pengelolaan /asuhan Cooperative - MCQ
keperawatan), Learning - Matchi
e. Manajemen kasus Collaborative ng
Learning - Relatio
Contextual nship
Prosedur Keperawatan pada Learning analysis
Mahasiswa mampu Mampu kegawatan, kedaruratan dan Project Based
Mendemonstrasikan Mendemonstrasikan kegawat daruratan :Pembalutan Learning
intervensi keperawatan pada intervensi
kegawat daruratan sesuai keperawatan pada a. Definisi
dengan standar yang berlaku kegawat daruratan b. Persiapan alat
dengan berfikir kreatif dan sesuai dengan standar c. Prosedur kerja
inovatif sehingga yang berlaku dengan
menghasilkan pelayanan yang berfikir kreatif dan
efisien dan efektif inovatif sehingga
menghasilkan
pelayanan yang efisien
dan efektif
7 Mahasiswa mampu Mampu Menerapkan Pengelolaan asuhan keperawatan Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nurses
Menerapkan asuhan asuhan keperawatan dengan kasus kegawat- daruratan : Diskusi iswa Association. (2013).
keperawatan dengan dengan Demonstrasi Test mamp Sheehy’s Manual of
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
Kegawatdaruratan trauma Kegawatdaruratan trauma muskuloskletal mencakup: Roleplay ▪ Soal esay u Emergency Nursing:
muskuloskletal trauma muskuloskletal Problem based ETS menja Principles and
a. Asuhan keperawatan learning ▪ Oral test wab Practice. 7th ed. St
kegawat daruratan Eksperiment ▪ Performa Kuis Louis: Elsevier Inc
b. intervensi kolaborasi dan Tutorial nce test (65- Proehl, Jean. A.
mandiri (Medical, Small Group ▪ Test 100%) (2009). Emergency
farmakologi & diet) Discussion Sumatif Nursing Procedures.
c. pengkajian, analisa data, Role-Play & ▪ Test St Louis: Saunders
diagnosis keperawatan, Simulation formatif
intervensi, implementasi Discovery ▪ Test
dan evaluasi, Learning Subjektif
d. penelitian terkini terkait Directed - Tru
Pengelolaan /asuhan Learning false
keperawatan), Cooperative - MCQ
e. Manajemen kasus Learning - Matchi
Collaborative ng
Learning - Relatio
Mahasiswa mampu Mampu Contextual nship
Mendemonstrasikan Mendemonstrasikan Learning analysis
intervensi keperawatan pada intervensi Prosedur Keperawatan pada Project Based
kegawatan, kedaruratan dan Learning
kegawat daruratan sesuai keperawatan pada
kegawat daruratan : Pembidaian
dengan standar yang berlaku kegawat daruratan a. Definisi
dengan berfikir kreatif dan sesuai dengan standar b. Persiapan alat
inovatif sehingga yang berlaku dengan c. Prosedur kerja
menghasilkan pelayanan yang berfikir kreatif dan
efisien dan efektif inovatif sehingga
menghasilkan
pelayanan yang efisien
dan efektif
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
8 Ujian Tengah Semester
9 Mahasiswa mampu Mampu Prosedur Keperawatan pada Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nursing
Mendemonstrasikan intervensi Mendemonstrasikan kegawatan, kedaruratan dan Diskusi iswa Association. (2008).
keperawatan pada kegawat intervensi keperawatan kegawat daruratan : Needle Demonstrasi Test mamp Emergency Nursing
thoracocentesis/pneumotoraks Roleplay ▪ Soal esay u Core Curriculum (6
daruratan sesuai dengan pada kegawat
a. Definisi Problem based ETS menja Eds). Philadelphia:
standar yang berlaku dengan daruratan sesuai b. Persiapan alat learning ▪ Oral test wab WB Saunders
berfikir kreatif dan inovatif dengan standar yang c. Prosedur kerja Tutorial ▪ Performa Kuis Company
sehingga menghasilkan berlaku dengan berfikir Simulation nce test (65- Tscheschlog, B. A. &
pelayanan yang efisien dan kreatif dan inovatif Discovery ▪ Test 100%) Jauch, A. (2014).
efektif sehingga menghasilkan Learning Sumatif Emergency nursing
pelayanan yang efisien Directed ▪ Test made incredibly
Learning formatif easy. Wolter Kluwers
dan efektif
Cooperative ▪ Test
Learning Subjektif
Collaborative - Tru
Learning false
Contextual - MCQ
Learning - Matchi
Project Based ng
Learning - Relatio
nship
analysis
10 Mahasiswa mampu Mampu Prosedur Keperawatan pada Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nursing
Mendemonstrasikan intervensi Mendemonstrasikan kegawatan, kedaruratan dan Diskusi iswa Association. (2008).
keperawatan pada kegawat intervensi keperawatan kegawat daruratan : occlusive Demonstrasi Test mamp Emergency Nursing
Roleplay ▪ Soal esay u Core Curriculum (6
daruratan sesuai dengan pada kegawat dressing
Problem based ETS menja Eds). Philadelphia:
standar yang berlaku dengan daruratan sesuai learning ▪ Oral test wab WB Saunders
a. Definisi
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
berfikir kreatif dan inovatif dengan standar yang b. Persiapan alat Tutorial ▪ Performa Kuis Company
sehingga menghasilkan berlaku dengan berfikir c. Prosedur kerja Simulation nce test (65- Tscheschlog, B. A. &
pelayanan yang efisien dan kreatif dan inovatif Discovery ▪ Test 100%) Jauch, A. (2014).
Learning Sumatif Emergency nursing
efektif sehingga menghasilkan
Directed ▪ Test made incredibly
pelayanan yang efisien Learning formatif easy. Wolter Kluwers
dan efektif Cooperative ▪ Test
Learning Subjektif
Collaborative - Tru
Learning false
Contextual - MCQ
Learning - Matchi
Project Based ng
Learning - Relatio
nship
analysis
11 .Mahasiswa mampu Mampu Prosedur Keperawatan pada Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nursing
Mendemonstrasikan intervensi Mendemonstrasikan kegawatan, kedaruratan dan Diskusi iswa Association. (2008).
keperawatan pada kegawat intervensi keperawatan kegawat daruratan : RJP Bayi Demonstrasi Test mamp Emergency Nursing
Roleplay ▪ Soal esay u Core Curriculum (6
daruratan sesuai dengan pada kegawat
a. Definisi Problem based ETS menja Eds). Philadelphia:
standar yang berlaku dengan daruratan sesuai learning ▪ Oral test wab WB Saunders
b. Persiapan alat
berfikir kreatif dan inovatif dengan standar yang Tutorial ▪ Performa Kuis Company
c. Prosedur kerja
sehingga menghasilkan berlaku dengan berfikir Simulation nce test (65- Tscheschlog, B. A. &
pelayanan yang efisien dan kreatif dan inovatif Discovery ▪ Test 100%) Jauch, A. (2014).
efektif sehingga menghasilkan Learning Sumatif Emergency nursing
pelayanan yang efisien Directed ▪ Test made incredibly
Learning formatif easy. Wolter Kluwers
dan efektif
Cooperative ▪ Test
Learning Subjektif
Collaborative - Tru
Learning false
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
Contextual - MCQ
Learning - Matchi
Project Based ng
Learning - Relatio
nship
analysis
12 Mahasiswa mampu Mampu Prosedur Keperawatan pada Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nursing
Mendemonstrasikan intervensi Mendemonstrasikan kegawatan, kedaruratan dan Diskusi iswa Association. (2008).
keperawatan pada kegawat intervensi kegawat daruratan dengan Demonstrasi Test mamp Emergency Nursing
Roleplay ▪ Soal esay u Core Curriculum (6
daruratan sesuai dengan keperawatan pada overdosis dan keracunan obat :
Problem based ETS menja Eds). Philadelphia:
standar yang berlaku dengan kegawat daruratan Needle decompression learning ▪ Oral test wab WB Saunders
berfikir kreatif dan inovatif sesuai dengan standar Tutorial ▪ Performa Kuis Company
sehingga menghasilkan yang berlaku dengan a. Definisi
Simulation nce test (65- Tscheschlog, B. A. &
b. Persiapan alat
pelayanan yang efisien dan berfikir kreatif dan Discovery ▪ Test 100%) Jauch, A. (2014).
c. Prosedur kerja
efektif inovatif sehingga Learning Sumatif Emergency nursing
menghasilkan Directed ▪ Test made incredibly
Learning formatif easy. Wolter Kluwers
pelayanan yang efisien
Cooperative ▪ Test
dan efektif Learning Subjektif
Collaborative - Tru
Learning false
Contextual - MCQ
Learning - Matchi
Project Based ng
Learning - Relatio
nship
analysis
13 Mahasiswa mampu Mampu Prosedur Keperawatan pada Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nursing
Mendemonstrasikan Mendemonstrasikan kegawatan, kedaruratan dan Diskusi iswa Association. (2008).
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
intervensi keperawatan pada intervensi kegawat daruratan : Heimlich Demonstrasi Test mamp Emergency Nursing
kegawat daruratan sesuai keperawatan pada manuver Roleplay ▪ Soal esay u Core Curriculum (6
dengan standar yang berlaku kegawat daruratan Problem based ETS menja Eds). Philadelphia:
a. Definisi learning ▪ Oral test wab WB Saunders
dengan berfikir kreatif dan sesuai dengan standar
b. Persiapan alat Tutorial ▪ Performa Kuis Company
inovatif sehingga yang berlaku dengan Simulation nce test (65- Tscheschlog, B. A. &
c. Prosedur kerja
menghasilkan pelayanan yang berfikir kreatif dan Discovery ▪ Test 100%) Jauch, A. (2014).
efisien dan efektif inovatif sehingga Learning Sumatif Emergency nursing
menghasilkan Directed ▪ Test made incredibly
pelayanan yang efisien Learning formatif easy. Wolter Kluwers
dan efektif Cooperative ▪ Test
Learning Subjektif
Collaborative - Tru
Learning false
Contextual - MCQ
Learning - Matchi
Project Based ng
Learning - Relatio
nship
analysis
14 Mahasiswa mampu Mampu Prosedur Keperawatan pada Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nursing
Mendemonstrasikan Mendemonstrasikan kegawatan, kedaruratan dan Diskusi iswa Association. (2008).
intervensi keperawatan pada intervensi kegawat daruratan : Mind mapping Demonstrasi Test mamp Emergency Nursing
Roleplay ▪ Soal esay u Core Curriculum (6
kegawat daruratan sesuai keperawatan pada kegawatdaruratan system respirasi
Problem based ETS menja Eds). Philadelphia:
dengan standar yang berlaku kegawat daruratan learning ▪ Oral test wab WB Saunders
dengan berfikir kreatif dan sesuai dengan standar Tutorial ▪ Performa Kuis Company
inovatif sehingga yang berlaku dengan Simulation nce test (65- Tscheschlog, B. A. &
menghasilkan pelayanan yang berfikir kreatif dan Discovery ▪ Test 100%) Jauch, A. (2014).
efisien dan efektif inovatif sehingga Learning Sumatif Emergency nursing
menghasilkan Directed ▪ Test made incredibly
Learning formatif easy. Wolter Kluwers
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
pelayanan yang efisien Cooperative ▪ Test
dan efektif Learning Subjektif
Collaborative - Tru
Learning false
Contextual - MCQ
Learning - Matchi
Project Based ng
Learning - Relatio
nship
analysis
15 Mahasiswa mampu Mampu Prosedur Keperawatan pada Ceramah 3x50’ 1x100’ Non test Mahas 10% Emergency Nursing
Mendemonstrasikan Mendemonstrasikan kegawatan, kedaruratan dan Diskusi iswa Association. (2008).
intervensi keperawatan pada intervensi kegawat daruratan : Mind mapping Demonstrasi Test mamp Emergency Nursing
Roleplay ▪ Soal esay u Core Curriculum (6
kegawat daruratan sesuai keperawatan pada kegawatdaruratan system GI tract
Problem based ETS menja Eds). Philadelphia:
dengan standar yang berlaku kegawat daruratan learning ▪ Oral test wab WB Saunders
dengan berfikir kreatif dan sesuai dengan standar Tutorial ▪ Performa Kuis Company
inovatif sehingga yang berlaku dengan Simulation nce test (65- Tscheschlog, B. A. &
menghasilkan pelayanan yang berfikir kreatif dan Discovery ▪ Test 100%) Jauch, A. (2014).
efisien dan efektif inovatif sehingga Learning Sumatif Emergency nursing
menghasilkan Directed ▪ Test made incredibly
Learning formatif easy. Wolter Kluwers
pelayanan yang efisien
Cooperative ▪ Test
dan efektif Learning Subjektif
Collaborative - Tru
Learning false
Contextual - MCQ
Learning - Matchi
Project Based ng
Learning - Relatio
nship
analysis
Pertemu Kemampuan Akhir Yang Indikator Capaian Bahan Kajian Metode Alokasi Waktu Evaluasi Penilaian Sumber Belajar
an diharapkan (SUB CPMK) Pembelajaran
ke dan Pengalaman T P Jenis Kriteri Bobot
Belajar a
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
16 Ujian Akhir Semester