Anda di halaman 1dari 10

Islam sebagai sebuah agama

berkembang di negeri tirai bambu


badan administrasi china memperkirakan
bahwa jumlah penduduk islam mencapai 20
juta jiwa artinya populasi muslim di negeri
panda kurang dari 2% populasi sehingga
islam di cina adalah salah satu agama dari 5
agama yang menjadi minoritas. Terdapat
36.000 mesjid dan tempat ibadah islam yang
dipimpin oleh lebih 4500 imam. Namun
dalam wilayah negara seluas 9.500.000 km 2
ini hanya terdapat sepuluh sekolah islam saja
kajian sejarah menyebutkan bahwa agama
islam telah berkembang lebih dari 1400
tahun lalu dan salah satu pioner dengan
ajaran islam adalah sahabat Saad bin abi
waqas RA dan jafar bin abu Thalib RA
Sahabat saad bin abi
waqas
Sahabat saad bin abi waqas tercatat
telah tiga kali memimpin perwakilan
islam ke negeri china. Kunkujang pertama
beliau pada tahun 616 M merupakan
utusan langsung dari Rasulullah SAW dan
ketika masa kekhalifahan Utsman bin
affan beliau kembali menjadi utusan ke
cina. Kunjungan ini dilakukan 20 tahun
setelah Rasul wafat. Kunjungan beliau
diterima oleh kaisar Gaozong yang
berkuasa pada dinasty Tang.
mesjid
Huaisheng

Salah satu bukti baik antara kekaisaran China dan


kekhalifahan Islam adalah pembangunan mesjid
Huaisheng. Mesjid pertama yang dibangun di China.
Selain sebagai fasilitas ibadah yang diberikan
pemerintah. Mesjid Huaisheng adalah bentuk
penghormatan kaisar pada Rasul SAW. Sapai
sekarang mesjid yang berada di Guangzhou masih
berdiri kokoh. Cina dengan luas wilayah dengan
umur peradabannya termasuk bangsa yang
berpengaruh termasuk pada awal turunnya islam
Dinasty Tang
Kepemimpinan Rasul SAW yang diteruskan
oleh khalifah Abu bakar As sidiq, Umar bin
Khatab hingga Utsman bin affan RA mampu
menjalani kerjasama yang baik dengan
dinasty Tang. Satu lagi pelajaran bahwa islam
mengenal diplomasi dengan bangsa lain
tanpa adanya pertumpahan darah dan acuan
pedang dalam genggaman. Islam adalah
agama penyempurna dan penutup agama
ilahi oleh karenanya islam menuntun dan
memandu secara lengkap kehidupan umat.
Termasuk dalam urusan bertata negara
islam dan cina
Romantisme hubungan islam dan
cina menunjukan bahwa islam
mampu menyebar ke beberapa
dunia melalui jalan damai. Islam
sebuah agama 14 abad yang lalu
bukanlah ancaman bagi sebuah
negara yang mapan dan negara
yang besar pun dapat memeberi
ruang yang nyaman bagi umat
islam meski berstatus kaum
minoritas
Kondisi sekarang
Indonesia sebagai dominasi muslim terbesar dianggap
ancaman terhadap kaitan tindak pidana terorisme,
serangan sporadis oleh kaum mujahid Indonesia dianggap
perusak tatanan dunia sehingga ada opini besar yang
menganggap islam sebagai musuh yang berbahaya bagi
negara adikuasa. Di lain sisi umat muslim yang menjadi
minoritas negara mapan justru menjalankan hambatan
dalam praktek menjalankan aqidah dan menunjukan
prinsip keimanan. Diskriminasi berlatar agama adalah
sebuah isu yang sering mengemuka. Namun dalam
beberapa kasusu hingga saat ini belum ditemukan
solusinya. Seperti dilarangnya penggunaan hijab di
perancis. Ketimbangan antara islam dan kekuatan mapan
adalah pertanda yang nyata adanay pergeseran prinsip
keagamaan dengan pengelolaan negara.pemimpin negara
teguh pada prinsip islam phobia.
Laksamana cheng ho
Cina dan islam tak lepas dari peranan
laksamana cheng ho. Pria yang hidup
pada tahun 1371-1433 M adalah salah
satu tokoh sejarah penting tak hanya cina
namun aktor penting dalam sejarah
penyebaran islam. Laksamana Cheng Ho
adalah seorang panglima yang memimpin
angkatan laut china dari dinasti Ming.
Melibatkan 317 kapal laut yang
membawa hampir 28000. perjalanan
Cheng Ho tercatat pada11 juli 1405.
Ekspedisi Laksamana
Pertama armada laut laksamana Cheng Ho
mengunjungi kepulauan nusantara
khususnya sumatera dan jawa dalam
ekspedisi yang kelima 1417-1419 M berhasil
memperkenalkan Islam di kota Mogadishuzo
kini berada di wilayah somalia afrika. Catatan
sejarah juga membuktikan bahwa laksamana
beserta pasukan telah menginjakan kaki di
kota suci mekah di tahun 1433 M namun
sayang selepas mengunjungi mekah
laksamana dikabarkan gugur dan dicatan
yang akhirnya dikubur dilautan
masjid
Cheng Ho

Jejakkunjungan Laksama Chegn


Ho di Indonesia masih mampu
diabadikan hingga di masa
modern salah satu buktinya
adalah keberadaan masjid Cheng
Ho di beberapa kota termasuk
semarang dan surabaya.
Laksamana Cheng Ho bagi
Komunitas muslim China di
Indonesia
Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) organisasi berdiri 16 April
1961 adalah sebuah wadah bagi minoritas muslim keturunan china.
Selama Indonesia berada pada rezim orde baru komunitas PITI
adalah minoritas yang mengalami pengekangan. Orde baru dibawah
soeharto amat ketat memperhatikan etnis china. Pola politik yang
menekan china pada masa itu dalam orde baru untuk menumpas
paham komunisme. Gerakan makar yang dilakukan partai komunis
Indonesia (PKI) akhirnya mengkaitkan komunis dengan poros timur
khususnya Republic Rakyat China. Praktek hal hal berbau china
dengan komunisme adalah beban hidup etnis china di masa itu.
Namun bila menyebut cina semua komunis adalah cap salah dan
untuk itulah PITI didirikan menjadi sebuah dakwah bahwa ada
komunitas yang berisikan warga china yang memeluk islam. Inti
perjalan PITI sebagai organisasi adalah melindungi keturunan china
muslim untuk mendapatkan haknya. Utamanya dalam menjalankan
ibadah. Kini PITI dipimpin oleh KH. Tan hok Lian, pria kelahiran Tebing
Tinggi Sumatera Utara dikenal dengan H.Anton Medan. Aktifitas PITI
lebih dari 52 tahun adalah lembaga dakwah sekaligus lembaga
bantuan soisal.