Anda di halaman 1dari 23

FISIKA 1

Fenomena Alam,
Pengamatan,
Deskripsi matematis
KINEMATIKA
CAKUPAN KAJIAN FISIKA
MENINJAU OBYEK PENGAMATAN

http://www.cosmolearning.com/video-lectures?page=5
SASARAN PEMBELAJARAN

Memberikan dasar yang memadai untuk


memahami fenomena alam yang terjadi
dalam kehidupan sehari-hari
(mampu menerjemahkan pengamatan fenomena alam dalam
formulasi/deskripsi matematika)

dapat menurunkan dan memakai


formulasi fisika untuk pemecahan
masalah (problem solving)
PUSTAKA RUJUKAN

http://www.indowebster.com/download/files/Raymond_A_Serway_Physics_for_Scientists_and_Engineers_5ed
http://www.indowebster.com/download/files/fundamentals_of_physics_7th_edition_edited
http://www.indowebster.com/download/files/fundamental_physic_8th_ed
SEBARAN MATERI FISIKA KURIKULUM SMA
(MENANGKAP) FENOMENA ALAM
GERAK LURUS
GERAK SEDERHANA:
Gerak benda pada lintasan/garis LURUS
Gerak benda pada lintasan yang dianggap sebagai garis LURU
ASUMSI GERAK LURUS (SEDERHANA) : KINEMATIK
(1)Benda (obyek) dianggap dapat bergerak dengan
sendirinya
(2)Dimensi (ukuran) dan massa benda diabaikan
(benda dianggap sebagai titik /partikel tak bermassa)
ASUMSI GERAK KINEMATIKA

(3) Gerak benda berlangsung pada koordinat Cartesian


(koord.-xy)
MENANGKAP FENOMENA ALAM GERAK SEDERHANA MENJADI
DESKRIPSI FISIS
(dasar pendeskripsian gerak lurus secara matematis)
Deskripsi fisis:
penjabaran dari pengamatan fenomena
alam yang bisa dinyatakan dengan angka
melalui penyimbolan/variabel/formulasi

Informasi yang terekam


Jarak x yang
ditempuh
Lama waktu tempuh t

Fenomena yang ditangkap:


Cepat lambatnya gerak kecepatan (v )
PARAMETER GERAK (1): cepat lambatnya (laju)
KECEPATAN perubahan perpindahan posisi
benda

PARAMETER GERAK (2):


cepat lambatnya (laju)
PERCEPATAN
perubahan kecepatan yang
dialami benda
PERSAMAAN GERAK KINEMATIKA

x vt
v vo at
(v v0 )
x
v 2 vo at
t 2
2
ambil v vo at 2
(vo at vo )
v 2 vo 2voat a 2t 2
x t 2
2 v 2 vo 2a (vot 12 at 2 )
(vot at 2 vot )
x
2 namun (vot 12 at 2 ) x
CONTOH (1) ANALISIS KONSEP GERAK LURUS

Sesorang melajukan mobilnya pada 50 km/jam mendekati persimpangan


pada waktu lampu lalu lintas menyala kuning. Ia tahu bahwa lampu kuning
hanya menyala selama 2 detik sebelum lampu merah menyala dan jaraknya
dari perempatan 30 m. Lebar jarak perempatan itu sendiri 12 m. Haruskan
ia berhenti menunggu lampu merah menyala atau malah menancap gas
saja untuk menghindari lampu merah menyala?
(Abaikan panjang mobil. Perlambatan maksimum mobil adalah 6 m/s2 atau
bila dipercepat, mobil dapat melaju dari 50 km/jam menjadi 70 km/jam
dalam selang waktu 6 detik).
CONTOH (2) ANALISIS KONSEP GERAK LURUS

Dinner at a Distance
Chameleons catch
insects with their
tongues, which they
can extend to great
lengths at great
speeds. A chameleon
is aiming for an insect
at a distance of 18 cm.

The insect will sense the attack and move away 50 ms after it begins. In the
first 50 ms, the chameleons tongue accelerates at 250 m/s2 for 20 ms, then
travels at constant speed for the remaining 30 ms. Does its tongue reach the
18 cm extension needed to catch the insect during this time?
Gerak Lurus Vertikal: *Gerak Jatuh Bebas
Beberapa asumsi yang mendasari konsep gerak jatuh bebas, yaitu:
jatuh bebas vo = 0
percepatan yang bekerja pada benda adalah percepatan gravitasi
bumi
dua benda dengan massa berbeda akan jatuh secara bersamaan
udara bertindak sebagai penghalang untuk benda-benda yang
mempunyai luas penampang permukaan yang lebar.
Resistansi udara diabaikan
In air
A stone falls faster than a
feather
Air resistance
affects stone
less
In a vacuum
A stone and a feather will
fall at the same speed.
Initial velocity at A is upward (+) and
acceleration is g (-9.8 m/s2)
At B, the velocity is 0 and the
acceleration is g (-9.8 m/s2)
At C, the velocity has the same
magnitude as at A, but is in the
opposite direction
The displacement is 50.0 m (it
ends up 50.0 m below its starting
point)
RINGKASAN PERSAMAAN KINEMATIKA
(Gerak Lurus sepanjang sumbu-x dan sumbu-y)