Anda di halaman 1dari 18

STUDI KELAYAKAN BISNIS

VI
Analisis Aspek Manajemen &
Sumber Daya Manusia
BAHASAN ANALISIS SUB-ASPEK
MANAJEMEN?
Proses & tahap-tahap yang harus dilakukan pada
proses pembangunan bisnis

BAHASAN ANALISIS SUB-ASPEK


SUMBER DAYA MANUSIA?
Ketersediaan & Kesiapan tenaga kerja, baik jenis,
kualitas, maupun jumlah yang dibutuhkan untuk
dapat menjalankan bisnis.
TUJUAN ANALISIS ASPEK MANAJEMEN
& SUMBER DAYA MANUSIA?

1.Penjadwalan Pelaksanaan Pembangunan Bisnis


2. Waktu yang diperlukan oleh tiap jenis kegiatan pembangunan tsb
3. Biaya yang diperlukan untuk melaksanakan tiap jenis pekerjaan
4. Metode Pengadaan Tenaga Kerja
5. Kesiapan Tenaga Kerja
6. Jenis-2 jabatan & struktur organisasi yang sesuai dengan bisnis
METODE ANALISIS SUB-ASPEK MANAJEMEN

1. Bagan GANTT
Diperkenalkan pertama kali oleh Hendry L. Gantt, dikenal juga
dengan istilah Time Table

2. PERT CPM
Diperkenalkan pertama kali oleh Booz A. Hamilton,
menyempurnakan kekurangan-2 yang dimiliki oleh bagan
GANTT. Penjadwalan tahapan kegiatan dengan alur yang logis
untuk mendapatkan tempo waktu & biaya yang optimal.
I. Bagan GANT
Keuntungan & Kelemahan Bagan GANTT
II. Diagram PERT CPM
Tahapan dalam Diagram PERT - CPM
ALUR KEGIATAN
(Earliest Start & Latest Finish )
TABEL PERHITUNGAN DIAGRAM PERT-CPM
ANALISIS SUB ASPEK - SDM
PROYEKSI KEBUTUHAN TENAGA KERJA
Metode Work Force Analysis

Dilakukan dengan menghitung Man Hour yang diperlukan untuk


memproduksi suatu barang, memproses sebuah berkas, atau
melayani konsumen, dengan cara menghitung beban kerja total
dibagi dengan per-satuan barang yang diperlukan selama periode
tertentu, sehingga didapat berapa jumlah tenaga kerja yang
diperlukan
CONTOH SOAL
Metode Work Force Analysis

Perusahaan sepatu merencanakan produksi sepatu sebanyak


25.000 pasang tiap bulan. Proses menghasilkan 1 pasang sepatu
5 jam kerja per karyawan. Rata-rata 1 karyawan perbulan bekerja
8 jam/hari, selama 25 hari tiap bulan.

Beban kerja yang diperlukan tiap bulan adalah : 5 x 25.000 =


125.000 jam.
Rata-rata tiap karyawan bekerja tiap bulan : 8 x 25 = 200 jam
Jumlah karyawan yang dibutuhkan : 125.000 / 200 = 625
karyawan
CONTOH SOAL
Metode Work Force Analysis

Bagaimana jika diprediksi absensi (ketidak hadiran) karyawan tiap


bulan 5% & turnover (perputaran-keluar masuk) karyawan 2% ?

Workload = = 125.000
Absensi = 125.000 x 5% = 6.250
Turnover = 125.000 x 2% = 2.500
------------- +
= 133.750

Dengan demikian jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan adalah :

133.750 / 200 = 669 tenaga kerja