Anda di halaman 1dari 16

TUGAS ILMU KESEHATAN LINGKUNGAN

KESEHATAN LINGKUNGAN PADA


PETERNAKAN AYAM PETELUR

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN


UNIVERSITAS UDAYANA
2014
DISUSUN
OLEH :

A.A Sagung Indah Prami I. 1209005002


Dwi Kusuma Komala Ratih 1209005003
I Wayan Suarnata 1209005006
Putu Agus Trisna Kusuma Antara 1209005012
Putu Chyntia Nirmalasari M. 1209005030
Komang Tri Astuti 1209005105
A.A Istri Ratih Pramiswari 1209005106
PENDAHULUAN

TINJAUAN
PUSTAKA
LOKASI DAN WAKTU
PENGAMATAN

METODELOGI
KONSEP
METODE
HASIL
PENGAMATAN

SIMPULAN
PENDAHULUAN

TINJAUAN
PUSTAKA

METODELOGI Perkandangan dan


KONSEP bangunan lainnya

HASIL Sistem produksi


PENGAMATAN
Sistem Pengelolaan
Limbah Ternak
SIMPULAN Pengolahan dan
Pemanfaatan
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Pengembangan usaha ternak layer (ayam petelur)
di Indonesia masih memiliki prospek yang bagus

Dalam dunia peternakan, kita tidak asing lagi


dengan ayam yang sengaja diternakan untuk
dihasilkan daging atau telurnya

Ayam itu sendiri terbagi ke dalam dua jenis yaitu


ayam jenis pedaging dan ayam jenis petelur.
PENDAHULUAN

Latar Belakang

Syarat kandang : jauh dari pemukiman, tapi


dekat dengan sumber pakan, air, dan
pemasaran.
Dalam hal penyakit pada ayam petelur juga
perlu diperhatikan karena sangat penting
juga dalam hal mengawinkan ternaknya
TINJAUAN PUSTAKA

Manajemen pemeliharaan

Tipe ayam petelur

Sifat ayam petelur

Pemeliharaan Periode Indukan

Tahap pemeliharaan lebih


lanjut
TINJAUAN PUSTAKA
Manajemen pemeliharaan

1. Pemilihan bibit
2. Pemeliharaan starter-grower
3. Pemeliharaan pullet
4. Pemeliharan ayam petelur periode layer
5. Pemberian pakan dan minum
6. Pemantauan produksi baik hen-day maupun egg mass
7. Biosecurity
8. Vaksinasi
TINJAUAN PUSTAKA
Tipe ayam petelur

Ada 2 tipe :
1. Tipe Ringan : dikembangkan untuk bertelur saja

2. Tipe Sedang : di kembangkan untuk produksi


telur dan di ambil dagingnya
TINJAUAN PUSTAKA
Sifat ayam petelur
1. Nervous (mudah terkejut)
2. Bentuk tubuh ramping
3. Cuping telinga berwarna putih
4. Produksi telur tinggi (200 butir / ekor / tahun )
5. Efisien dalam pengunaan ransum untuk membentuk telur
6. Tidak memiliki sifat mengengram

Pemeliharaan Periode Indukan

1. Pemberian pakan
2. Pengaturan alat pemanas
3. Pengontrolan kesehatan dan sanitasi
4. program vaksinasi
TINJAUAN PUSTAKA
Tahap pemeliharaan lebih lanjut

1. Pemberian pakan dan minum


2. Pengendalian suhu kandang
3. Pengendalian kepadatan kandang
4. Penyinaran
5. Pengontrolan pertumbuhan ayam
6. Pemindahan ke kandang baterai
METODOLOGI
LOKASI DAN WAKTU
PENGAMATAN

Jl. Pangkungtibah Langudu, Tabanan. Pengamatan


dilaksanakan pada hari Minggu,

METODE

OBSERVASI

WAWANCARA
HASIL PENGAMATAN
KESIMPULAN

Pengembangan usaha ternak layer (ayam


petelur) di Indonesia masih memiliki
prospek yang bagus, terlebih lagi konsumsi
protein hewani masih kecil.
Ayam itu sendiri terbagi ke dalam dua jenis
yaitu ayam jenis pedaging dan ayam jenis
petelur.
DISKUSI
TERIMA KASIH